Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik)
S4
Sinta Score
ISSN : -     EISSN : -
Articles
63
Articles
Profil Miskonsepsi Siswa Kelas X di Sebuah SMA Swasta di Karanganyar

Liina, As Syaffa Al, Pitorini, Dewi Ekaputri, Salma, Safina, Nisa, Salis Khoirun, Prayitno, Baskoro Adi

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil miskonsepsi siswa kelas X di sebuah SMA Swasta di Karanganyar pada materi fotosintesis dan respirasi tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA kelas X MIA. Teknik sampling menggunakan purposive random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 siswa. Miskonsepsi diukur menggunakan tes pilihan ganda Science & Plant For School yang disertai Certainty of Response Index (CRI) pada konsep fotosintesis dan respirasi tumbuhan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa persentase siswa yang mengalami miskonsepsi pada konsep Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan sebesar 41,6%, siswa yang tahu konsep sebesar 38% dan siswa yang tidak tahu konsep sebesar 20,4%. AbstractThis study aims to determine the profile misconception of class X students in a private high school in Karanganyar of photosynthesis and plant respiration material. This study used survey meta-analysis. The study population is all high school students of X class MIA. The sampling technique uses purposive random sampling with the number of samples as much as 25Student. Misconceptions measured were measured using the Science & Plant For School multiple-choice test accompanied by the Certainty of Response Index (CRI) on the concept of photosynthesis and plant respiration. Data analysis used quantitative descriptive analysis. The results showed that the percentage of students who experienced misconceptions on the concept of photosynthesis and plant respiration 41.6%, students who know the concept of 38% and students who do not know the concept of 20.4%.

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Terpadu Model Sequenced Tema Berbagai Pekerjaan Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar

Vidianto, Inggar Drasnitya, Riyanto, Yatim, Nasution, Nasution

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran terpadu model sequenced pada tema berbagai pekerjaan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN Tambak Sumur Kecamatan Waru. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap persiapan yang bertujuan mengembangkan perangkat dengan mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) yang dimodifikasi menjadi 3-D dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan pembelajaran di kelas dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Data hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: hasil validasi perangkat pembelajaran berkatogori baik dan dapat digunakan dengan revisi. Tingkat kesulitan BAS sangat rendah dan mudah dipahami. Tingkat keterbacaan BAS sangat tinggi dan mudah dipahami. Skor keterlaksanaan pembelajaran sebesar 3,34 yang berkategori baik. Frekuensi aktivitas siswa yang menonjol adalah mendengarkan atau memperhatikan penjelasan guru sebesar 26,37%. Persentase respon siswa terhadap model pembelajaran sebesar 94,6%. Skor ketuntasan belajar siswa dari Tes Hasil Belajar (THB) uji coba I soal pretest adalah 66,5 (20%), pada posttest 88 (90%). Uji coba II soal pretest adalah 57,1 (17%), pada posttest 81,5 (92%). Kendala dalam kegiatan pembelajaran adalah media yang dimiliki sekolah sangat sedikit dan pada awal pertemuan ada beberapa siswa yang masih pasif, namun pada pertemuan berikutnya sudah tidak nampak. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran terpadu model sequenced untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan dan mempunyai kualitas yang baik, namun masih memerlukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi di sekolah.                                                                                                                                AbstractResearch aim to develop an integrated learning device type sequenced in a sub-theme “various job” to train the critical of student thinking skill of grade 4 in SDN Tambak Sumur Waru. This research is carried out in two stages, namely preparation stage that aims is to develop an equipment to follow the design of 4D models from Thiagarajan (1974) that was modified to 3D continued with the lesson in class with using the draft one group pretest-posttest design. Result of research data is as follows: result of the validation BAS has good category and can be used by revision. Level of difficulty students textbook is very low and easy to understand. High legibility student textbook is very high and it is easy to understand. The score completed learning is 3,34 were categorized as well. The major frequency of dominant students activities are listening or implementing of the teacher explanation is 26,37%. The percentage of students response to learning model is 94,6%. The score completed score of the learning result test (THB) trial I about pretest is 66,5 (20%) in posttest 88 (90%). Trial II, pretest is 57,1 (17%), in posttest 81,5 (92%). The problems of learning activities are a lack of in media school and at the beginning of the meetings, there are a number of students who are passive but do not come in the next meeting. Based on the analysis data result, it can be concluded that integrated learning device type sequenced to train critical of thinking skills can be developed and have a good quality, but still needs adjustment to the situation and conditions in schools. 

Pengembangan Bahan Ajar Cetak dengan Model Discovery Learning untuk Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Kelas X

Meidy, Ria Devita, Patmanthara, Syaad, Arifin, M. Zainal

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari langkah-langkah penelitian dan pengembangan (RnD) dengan melakukan sedikit modifikasi. Seluruh proses pengembangan terbagi dalam 10 langkah yakni : (1) masalah dan potensi, (2) pengumpulan data, (3) pengembangan produk, (4) validasi ahli materi dan ahli media, (5) revisi produk, (6) uji kelompok kecil, (7) revisi produk, (8) Uji coba kelompok besar, (9) revisi produk, (10) produksi Produk.Hasil penelitian dan pengembangan Buku Ajar Cetak Komputer dan Jaringan Dasar dengan model Discovery Learning yang telah dikembangkan dan divalidasi oleh beberapa ahli yaitu: (1) ahli materi diperoleh 94,1%, (2) ahli media diperoleh 93,54%, (3) uji coba kelompok kecil diperoleh 80,4%, (4) uji coba kelompok besar diperoleh 91,96%, dan rata-rata keseluruhan diperoleh 90,79%.  Berdasarkan hasil validasi tersebut dapat dikatakan bahwa Bahan Ajar Cetak Komputer dan Jaringan Dasar Layak digunakan pada proses pembelajaran di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, khususnya pada mata pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar kelas X program keahlian TKJ.AbstractThe development method used in this research and development steps adapted from research and development (RnD) that doing a little modification. The entire development process is divided into 10 steps: (1) problems and potential, (2) data collection, (3) product development, (4) expert validation material and media expert, product revision (5), (6) small group testing, product revision (7), (8) trial, a large group (9) revision of the product, (10) the production of the product.The results of the research and development of the print Textbook of the teaching computer and Basic Network Discovery Learning with a model that has been developed and validated by some experts, namely: (1) expert material retrieved 94.1%, (2) media experts gained 93.54%, (3) test group 80.4%, obtained a small (4) large groups of trials retrieved 91.96%, and overall average gained 90.79%. Based on the results of the validation can be said that the Printed of learning materials of the computer and basic network is feasibility to be used in the learning process in SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, particularly on the subjects of computer and Basic network class X  programs vocational skills on Computer Engineering and Networks (TKJ). 

Mengembangkan Keterampilan Memecahkan Masalah melalui Pembelajaran Berdasar Masalah

Rahayu, Imami Arum Tri, Adistana, Gde Agus Yudha Prawira

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah tujuan pembelajaran level tinggi dalam ranah kognitif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran tertentu memberikan dampak peningkatan yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah dan sikap sosial pebelajar. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dilakukan selama dua siklus dan pengukuran hasil belajar dilakukan dengan menggunakan instrumen penilaian non-test berupa lembar penilaian. Analisis data selanjutnya dilakukan dengan menggunakan metode penskoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus satu kemampuan pemecahan masalah siswa belum optimal karena 75% subyek tidak berhasil menyelesaikan permasalahan. Selain itu, masih banyak ditemukan sikap yang tidak relevan dengan proses pembelajaran. Pada siklus kedua terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dengan indikasi bahwa 75% siswa mampu menyelesaikan permasalahan yang diberikan dan disertai dengan penurunan sikap yang tidak relevan. AbstractProblem solving ability is a high level learning goal in the cognitive domain. Some studies show that using certain learning models has a significant impact on improving cognitive learning outcomes. This research is a collaborative classroom action research which aims to find out how the influence of the use of problem-based learning models on students problem solving abilities and social attitudes. The application of the problem-based learning model was carried out for two cycles and the measurement of learning outcomes was carried out using a non-test assessment instrument in the form of an assessment sheet. Data analysis is then carried out using the scoring method. The results showed that in the cycle one the problem solving ability of students was not optimal because seventy-five percent of the subjects did not succeed in solving the problem. In addition, there are still many attitudes that are not relevant to the learning process. In the second cycle there is an increase in problem solving ability with an indication that seventy-five percent of students are able to solve the problems given and accompanied by a decrease in irrelevant attitudes.

Pentingnya Pengembangan Geography Virtual Laboratory (Geo V-Lab) sebagai Media Pembelajaran Litosfer

Wijayanto, Pradika Adi, Rizal, Muhammad Fatkhur, Subekti, Elok Ayu Khumaerok Ertika, Novianti, Tiara Annisa

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Laboratorium geografi sangat dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA). Keberadaan laboratorium geografi rill dan alami mampu menunjang proses pembelajaran geografi pada materi litosfer menjadi aktif, efektif, serta menyenangkan. Pengadaan laboratorium geografi di SMA memiliki kendala terkait biaya, peningkatan kompetensi profesional pendidik dalam memanajemen laboratorium, serta kurangnya partisipasi dari berbagai pihak. Kendala  tersebut dapat diminimalisir dengan mengembangkan geography virtual laboratory yang berguna untuk mengatasi keterbatasan dalam penyediaan laboratorium geografi rill dan alam. Kajian ini membahas pentingnya pengembangan geography virtual laboratory (GEO V-LAB) yang bermanfaat sebagai media pembelajaran materi litosfer yang praktis, efektif meningkatkan pemahaman konstekstual  siswa, menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter, menghemat waktu dan biaya. Memenuhi  hal tersebut maka pengembangannya diharapkan menjadi solusi alternatif pihak Sekolah.AbstractGeography laboratory is needed in the learning activities at Senior High School (SMA). The existence of a laboratory of natural and natural geography able to support the process of geography learning on lithosphere material to be active, effective, and fun. The procurement of geography laboratories in SMA has cost related constraints, increased professional competence of educators in laboratory management, and lack of participation from various parties. These constraints can be minimized by developing a virtual laboratory geography that is useful to overcome the limitations in the provision of laboratory geography of nature and nature. This study discusses the importance of the development of virtual laboratory geography (GEO V-LAB) which is useful as a learning media of practical lithosphere materials, effectively improving students contextual understanding, instilling character education values, saving time and cost, Fulfilling it is expected to be the solution school alternative.

Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dan Think Pair Share (TPS) Berbantuan Modul Ajar Terhadap Kemandirian dan Hasil Belajar Rancang Bangun Jaringan

Kurniawan, Hafizd Rizky, Elmunsyah, Hakkun, Muladi, Muladi

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah  satu faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa adalah penggunaan model pembelajaran terapan yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemandirian dan hasil belajar Designing Network menggunakan model Project Based Learning dan modul digital seminar Think Pair Share padasiswakelas XI TKJ di SMKN 3 Malang. Metodepenelitianinimenggunakan Quasi Experiment dengan Post-Test Only Design. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi independensi dan ketermapilan, serta pertanyaan postest dalam bentuk pilihan ganda dengan jumlah 34 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam kemandirian siswa dengan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) = 0,003. Namun, tidak ada perbedaan  yang signifikan dalam hasil belajar dari domain pengetahuan Sig. (2-tailed) = 0,577 dan Sig keterampilan siswa. (2-tailed) = 0,431.AbstractOne of the factors causing low student learning outcomes is the use of applied learning model is not optimal. The purpose of this research is to know the difference of self-reliance and learning result of Designing Network using model of Project Based Learning and Think Pair Share digital seminar module in student class XI TKJ in SMKN 3 Malang. This research method uses Quasi Experiment with Post-Test Only Design. The instrument used is the observation sheet of independence and ketermapilan, as well as posttest questions in the form of multiple choice with the number 34 questions. The results showed that there was a significant difference in student self-reliance with significance value of Sig. (2-tailed) = 0.003. However, there is no significant difference in the learning outcomes of the Sig knowledge domain. (2-tailed) = 0.577 and Sig student skills. (2-tailed) = 0.43.

Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Role Playing dengan Media Film terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pelajaran Sejarah Materi Perang Palembang Kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang

Oktivianto, Orchidta Ikhwani, Hudaidah, Hudaidah, Alian, Alian

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Role Playing dengan Media Film Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pelajaran Sejarah Materi Perang Palembang Kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang”. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan bentuk Quasi Experimental Design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Maret 2018 sampai dengan 17 Maret 2018 selama tiga kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen.  Populasi  dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket.  Statistik yang digunakan untuk membuktikan hipotesis analisis adalah uji regresi sederhana dengan taraf nyata 0,05. Berdasarkan uji hipotesis analisis didapatkan nilai Fhitung ≤ Ftabel, atau 0,64 ≤ 4,20. jika nilai Fhitung Ftabel maka tolak Ha.  Karena Flinier hitung lebih kecil dibandingkan dengan Ftabel, maka tolak Ha dan terima H0, artinya tidak terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pelajaran sejarah materi Perang Palembang kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang.

Hubungan Pengetahuan Pedagogik Mahasiswa dan Keteladanan Guru Saat Kajian Praktik Lapangan dengan Persepsi Berkarir Sebagai Guru Bagi Mahasiswa Prodi S1 PTI UM

Fitriyah, Fitriyah, Putro, Setiadi Cahyono, Widiyaningtyas, Triyanna

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengungkap hubungan antara pengetahuan pedagogik mahasiswa (X1), keteladanan guru saat Kajian Praktik Lapangan (KPL) (X2) dengan persepsi berkarir  sebagai guru (Y). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Prodi S1 PTI FT UM angkatan 2014 yang telah menempuh matakuliah kependidikan dan melaksanakan KPL sejumlah 130 responden. Teknik pengumpulan data variabel X2 dan Y pada penelitian menggunakan angket dan variabel X1 menggunakan dokumentasi Data Nilai Akhir (DNA). Hasil data angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas yang didapatkan dari skor nilai angket yang diisi oleh responden. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasional parsial dan regresi linier. Dari hasil penelitian didapat persamaan regresi Y = -1,010 + 0,565 X1 + 1,174 X2  dengan signifikan sebesar 0,000 yang artinya ada hubungan positif dan signifikan antara X1, X2 dengan Y secara simultan.The purpose of this research was to reveal the significance of the relationship between studend’t knowledge of pedagogic (X1) and teachers exemplary when field practice review (X2), with perception of career as a teacher (Y). This research uses descriptive correlational research design. The sampel of this research is student of S1 PTI FT UM 2014 who has pursued pedagogic knowledge courses and conducts field practice studies a number of 130 respondents. In conducting this research the writer collects the data variable X2 and Y by using the questionnaries and variable X1 by using documentation of DNA. The result of the data that have tasted the validity and reliability which is obtained from the questionnaire scores filled by the respondents. Data analysis technique uses partial correlation analysis and liniar regression. From the research result are obtained the regression equation Y = -1,010 + 0,565 X1 + 1,174 X2 with a significance of 0,000 which means there is a positive and significant relationship between X1, X2, with Y simultaneously.

Korelasi Pemahaman Keteknikan dan Kebermaknaan Praktikum dengan Literasi Keguruan Teknik Mahasiswa PTE UM

Huda, Miftahul, Putro, Setiadi Cahyono, Prihanto, Dwi

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui hubungan secara simultan antara pemahaman keteknikan (X1)dan kebermaknaan praktikum (X2) dengan literasi keguruan teknik (Y). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional yang bersifat ex post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 PTE FT UM angkatan 2014 sejumlah 113 mahasiswa. Data tingkat pemahaman keteknikan adalah daftar nilai akhir (data sekunder), sedangkan data tingkat kebermaknaan praktikum diungkap dengan angket yang reliabilitasnya 0,728 (alpha cronbach’s) dan data literasi keguruan teknik juga diungkap dengan angket yang reliabilitasnya 0,935 (alpha cronbach’s). Analisis yang digunakan yaitu analisis regresi ganda. Dari uji hipotesis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan secara simultan antara tingkat pemahaman keteknikan dan tingkat kebermaknaan praktikum dengan literasi keguruan teknik. AbstractThe aims of this study is to know the correlation simultaneously between the understanding of engineering (X1) and the practical significance (X2) with engineering teacher training literacy (Y). This study uses descriptive correlation study design which is ex post facto. Subject in this study is S1 students of PTE FT UM 2014 generation with number of 113 students. The data of engineering understanding is the list of final score (secondary data), while the data of practicum significance is revealed with the questionnaire which reliability 0,728 (alpha Cronbach) and engineering literacy data is also revealed with questionnaire which reliability 0,935 (alpha Cronbach). The analysis used is multiple regression analysis. From the hypothesis test that has been done can be concluded that there is a positive and significant correlation simultaneously between the understanding of engineering and the practical significance with engineering teacher training literacy.

Peningkatan Critical Thinking dan Collaborative Skill Matematika melalui Model Group Investigation Berbantuan Magic Ball

Avisca, Keke Citra Wahyu, Mawardi, Mawardi, Astuti, Suhandi

Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

 Permasalahan dalam proses pembelajaran matematika di SD Negeri Panjang 03 Ambarawa adalah bahwa keterampilan Critical Thinking dan Collaborative masih rendah dan berdampak pada hasil belajar siswa yang belum memuaskan. Berdasarkan permasalah tersebut maka perlu dilakukan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari lima tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative melalui penerapan model Group Investigation berbantuan media Magic Ball. Instrumen  pengumpulan data menggunakan kuisioner untuk mengukur  Critical Thinking dan Collaborative dan lembar observasi untuk memperoleh data tentang aktivitas pembelajaran. Tehnik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative terlihat dari peningkatan total skor peserta didik setiap siklus. Persentase peningkatan keterampilan Critical Thinking sebesar 35% pada siklus I. Setelah diperbaiki rancangan pembelajarannya  pada siklus II berhasil meningkat sebesar 64%. Peningkatan juga terjadi pada keterampilan Collaborative, yaitu  sebesar 29% pada siklus I dan sebesar 68% pada siklus II. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation berbantuan media Magic Ball efektif dalam meningkatkan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative. AbstractThe problem in the mathematics learning process at SD Negeri Panjang 03 Ambarawa is that Critical Thinking and Collaborative skills are still low and have an impact on the students learning outcomes that have not been satisfactory. Based on these problems it is necessary to conduct classroom action research conducted in two cycles, each cycle consists of five stages: planning, action implementation, observation, evaluation, and reflection. The purpose of this research is to improve Critical Thinking and Collaborative skill through application of Group Investigation model assisted Magic Ball media. The data collection instrument used questionnaires to measure Critical Thinking and Collaborative and observation sheets to obtain data on learning activities. Data analysis techniques using quantitative and comparative descriptive techniques. The results showed that the improvement of Critical Thinking and Collaborative skills was evident from the increase in total score of learners per cycle. Percentage improvement of Critical Thinking skill by 35% in cycle I. After improved the learning design in cycle II succeeded to increase by 64%. The increase also occurred in Collaborative skill, which is 29% in cycle I and 68% in cycle II. Based on the above description it can be concluded that the application of Group Investigation model assisted Magic Ball media is effective in improving Critical Thinking and Collaborative skills.