cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 17, No 3 (2015)" : 9 Documents clear
Komunitas Arthropoda Tanah di Kawasan Sumur Minyak Bumi di Desa Mangunjaya Kecamatan Babat Toman Muli, Risda; Irsan, Chandra; Suheryanto, Suheryanto
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan struktur komunitas arhtropoda tanah di sekitar lo-kasi eksplorasi minyak bumi.. pH, kelembapan dan suhu tanah) serta kadar TPH diukur dan dianalisis untuk mengetahui pengaruhnya terhadap indeks keanekaragaman, dominansi dan kemerataan arthropoda. Lokasi pengambilan sampel di sumur minyak bumi di desa Mangunjaya kecamatan Babat Toman pada tanggal 19-24 Februari 2015. Sampel arthropoda diambil dengan menggunakan pit fall traps dan corong barlese-tullgren, to-tal titik pengambilan sampel yaitu 96 titik. Identifikasi famili arthropoda dilakukan di Laboratorium Entomologi Jurusan Hama Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian. Analisis kadar TPH tanah dilakukan di Laboratorium Kimia Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya menggunakan metode Gravimetri. Hasil identifikasi famili arthropo-da dilanjutkan dengan penghitungan indeks keanekaragaman, dominansi dan kemerataan arthropoda. Anali-sis Varian pada taraf 5 % dilakukan untuk mengetahui pengaruh lokasi eksplorasi dan jarak tumpahan minyak bumi dari sumur minyak bumi terhadap kadar TPH, pH, kelembapan, suhu, indeks keanekaragaman, domi-nansi dan kemerataan arthropoda. Analisis Regresi multi-linier dilakukan untuk mengetahui hubungan kadar TPH tanah terhadap pH, kelembapan dan suhu tanah serta hubungan indeks komunitas terhadap TPH, pH, ke-lembapan dan suhu tanah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata TPH dan pH tanah di lokasi eksplorasi mi-nyak bumi yang dilakukan oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ramba lebih rendah daripada di lokasi yang dila-kukan eksplorasi oleh masyarakat. Kelembapan dan suhu tanah di lokasi eksplorasi oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ramba lebih tinggi daripada di lokasi eksplorasi masyarakat. Kadar TPH, pH, kelembapan dan suhu ta-nah tidak berpengaruh terhadap indeks keanekaragaman, dominansi dan kemerataan arhropoda dikedua lo-kasi eksplorasi minyak bumi (Pertamina Asset 1 Field Ramba. Tetapi, rata-rata indeks keanekaragaman arthro-poda tergolong rendah dengan nilai indeks tertinggi di lokasi eksplorasi oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ram-ba (0,95).
Pengaruh Pemberian Asam Retinoat terhadap Perkembangan Fetus Mencit (Mus musculus L.) Swiss Webster Sari, Dessi Irmala; Nita, Sri; Salni, Salni; Setiawan, Arum
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian asam retinoat terhadap perkemban-gan fetus mencit selama periode organogenesis. Dua puluh empat ekor mencit bunting dibagi secara acak menjadi 6 kelompok perlakuan dengan masing-masing 4 ulangan. Asam retinoat dilarutkan dalam olive oil se-banyak 0,3 ml, diberikan secara injeksi subcutan pada saat kebuntingan hari ke 6. Dosis perlakuan asam reti-noat adalah 40; 60; 80; 100 mg/kg bb dan pada perlakuan kelompok kontrol tidak diberi perlakuan, serta ke-lompok pembanding diberi perlakuan pelarut olive oil. Induk mencit dipelihara sampai umur kebuntingan 18 hari. Pada umur kebuntingan 18 hari mencit dibunuh dengan cara dislokasi pada leher, dilaparatomie, memo-tong uterus, mengamati fetus yang resorp, menghitung jumlah fetus hidup dan mati, menimbang bb fetus, lalu melakukan pengamatan secara visual untuk melihat kecacatan yang terjadi pada mencit. Data jumlah dari ha-sil pengamatan tersebut diatas dianalisis dengan Anova Satu Arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asam retinoat yang diberikan pada mencit bunting selama periode organogenesis memberikan pengaruh terhadap perkembangan fetus mencit yang ditandai dengan semakin menurunnya jumlah fetus hidup, bb fetus, dan peningkatan fetus mati dan fetus resorp, dibandingkan dengan kontrol dan pembanding.
Studi Komunitas Plankton di Sungai Kundur Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan Kartika, Ade; Hanafiah, Zazili; Salni, Salni
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui komposisi dan kelimpahan plankton dalam Studi Ko-munitas Plankton di Sungai Kundur Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, yang di-laksanakan pada bulan Agustus dan September 2014 di 5 stasiun penelitian, adapun parameter fisika – ki-mianya yang diukur antara lain yaitu; suhu, kecerahan, kedalaman, pH, DO, BOD, nitrat, fosfat dan kandun-gan minyak. Parameter biologi yang diukur meliputi komposisi dan kelimpahan plankton, indeks keanekara-gaman (H’) plankton, indeks dominansi (C) plankton, dan indeks kesamaan plankton antar stasiun. Dari hasil pengamatan ditemukan 23 genus dari 4 kelas fitoplankton yang terdiri dari Bacillariophyceae 9 genus, Cyano-phyceae 6 genus, Chlorophyceae 5 genus, Euglenophyceae 2 genus dan 1 kelas zooplankton yaitu Maxillopo-da 1 genus. Berdasarkan indeks keanekaragaman plankton di Sungai Kundur saat surut dikategorikan kestabi-lan komunitas rendah pada stasiun 1, 3, 4 dan 5 dengan nilai indeks berkisar dari 0.69 – 1.06. Sedangkan kes-tabilan komunitas sedang terdapat pada stasiun 3 dan stasiun 5 dengan nilai indeks berkisar dari 1.77 – 2.18.
Arthropoda pada Varietas Padi di Lahan Organik di Desa Tegal Binangun Kecamatan Plaju Kelurahan Plaju Darat Palembang Hendra, Hendra; Irsan, Chandra; P.Priadi, Dwi
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisah-kan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Serangga sebagai salah satu komponen ekosistem memiliki perananan penting dalam jaringan makanan. Masalah dalam penelitian ini (1) Apakah varietas padi inroduksi yang ditanam dapat mempengaruhi keanekaragaman spesies arthropoda yang datang atau hidup di tanaman padi tersebut yang ditanam di sawah organik?; (2) Apakah varietas padi introduksi yang tahan hama dapat mempengaruhi kemerataan arthropoda yang datang?; (3) Apakah lingkungan dapat mempengaruhi keaneka-ragaman arthropoda pada varietas padi introduksi?; Pengambilan data menggunakan metode eksplorasi dengan pengamatan satu lahan padi organik yang berumur 30 HST. Parameter yang diamati adalah indeks keragaman (H’) dari Sannon-Weaver, kemerataan jenis (E) dari Pielou. Hasil penelitian pada Bulan Febru-ari—Mei 2014 didapatkan 2 kelas yaitu Insekta dan Archanida dengan jumlah arthropoda pada varietas Mi-ra-1 162 ekor dan varietas Bestari 158 ekor, dengan pengamatan 10, 20, 30 hari setelah tanam. Berdasarkan perhitungan indeks keragaman menunjukkan pada varietas padi Mira-1 2.658 dan padi varietas Bestari 2.443 masih stabil dengan indeks keragaman 1≤ H’≤3. Perhitungan Indeks kemerataan padi varietas Mira-1 1.604 dan pada padi varietas Bestari 1.597, indeks kemerataan padi varietas Mira-1 dan pada padi varietas Bes-tari menunjukkan kemerataan tinggi dan populasi stabil denga indeks kemerataan 0.6<E’≤1.0.
Keanekaragaman Plankton dan Hubungannya dengan Kualitas Perairan Terusan Dalam Taman Nasional Sembilang Banyuasin Sumatera Selatan Handaiyani, Sapta; Ridho, Moh. Rasyid; Bernas, Siti Masreah
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem mangrove di perairan Terusan Dalam Taman Nasional Sembilang Banyuasin sebagai eko-sistem peralihan antara laut dan darat mempunyai gradien sifat lingkungan yang sangat tajam. Plankton meru-pakan salah satu komponen penting dalam ekosistem perairan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian ten-tang keanekaragaman plankton dan hubungannya dengan kualitas perairan Terusan Dalam Taman Nasional Sembilang Banyuasin Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel dengan menentukan stasiun dengan memilih daerah yang mewakili lokasi penelitian. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan gambaran data yang mewakili kondisi perairan tersebut. Pengamatan di setiap stasiun dilakukan dengan 3 kali ulangan. Setelah semua titik pengama-tan ditetapkan, dilakukan pengambilan sampel dan pengukuran parameter-parameter yang diperlukan, baik parameter fisika, kimia dan biologi. Indeks kemerataan plankton pada bulan April 2012 berkisar antara 0,242-0,648 ind/L, sedangkan pada bulan Juni 2012 berkisar antara 0,35-3,422 ind/L. Indeks dominansi plankton pada bulan April 2012 berkisar antara 0,00059-1,2228 ind/L, sedangkan pada bulan Juni 2012 berkisar antara 0,00118-0,70298 ind/L. 
Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu sebagai Pupuk Cair Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) Aliyenah, Aliyenah; A Napoleon, A Napoleon; Yudono, Bambang
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu Sebagai Pupuk Cair Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) ini telah dilaksanakan pada Ja-nuari - Maret 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan limbah cair industri tahu agar dapat digunakan sebagai pupuk cair organik untuk tanaman kangkung darat. Penelitian ini dilakukan dengan meng-gunakan Rancang Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan konsentrasi pupuk cair organik dari limbah tahu sebesar 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5% dan 15%. Dan masing-masing perlakukan diulang sebanyak 3 kali. Ha-sil penelitian menunjukan bahwa pupuk cair organik tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kangkung darat. Pengaruh yang signifikan dan nyata terlihat dari perlakuan pemberian konsentrasi pupuk cair sebesar 7,5%, 10%, 12,5% dan 15% yang berpengaruh terhadap berat basah tanaman kangkung da-rat yaitu 10,89 gr, 16,32 gr, 23,47 gr dan 37,61 gr. Sedangkan perlakuan terhadap berat kering tanaman kang-kung darat yaitu 2,59 gr, 3,28 gr, 4,11 gr, 5,31 gr dan 9,60 gr. Dari analisis sidik ragam pada taraf Uji 5%, di-dapat nilai F hitung (349,677) lebih tinggi dari nilai F tabel (2,209) pada berat basah tanaman kangkung darat. Sebaliknya untuk berat kering didapat nilai F hitung (412,665) lebih tinggi dari nilai F tabel (2,209). Sehingga dari analisis tersebut terdapat pengaruh yang signifikan dan nyata antara pemberian konsentrasi pupuk cair limbah tahu terhadap produksi tanaman kangkung darat (H1 diterima dan H0 ditolak).
Studi Pengaruh Bahan Aditif Multi Walled Carbonnanotube (MWCNT) dan Acetylene Black (AB) pada Komposit LTO sebagai Bahan Elektroda untuk Baterai Li-ion Utama, Tiara Hardayanti; Ramlan, Ramlan; Subhan, Achmad
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Li4Ti5O12 atau LTO merupakan salah satu material alternatif untuk menggantikan graphite sebagai komponen anoda pada baterai Li-ion. Hal ini juga didukung dengan adanya struktur material LTO yang ti-dak mengalami perubahan bentuk selama terjadi interkalasi ion Li+. Penelitian ini fokus terhadap masalah pe-milihan material komposit aditif Acetylene Black (AB) dan Multi Walled Carbon Nanotube (MWCNT), sementa-ra LTO sebagai filler yang digunakan. Pembahasan utama dalam penelitian ini yaitu menganalisa efek dari kedua bahan aditif dan juga efek penambahan massa bahan aditif MWCNT dengan variasi massa sebesar 2%wt, 4%wt dan 8%wt. Dari hasil pengujian XRD menunjukkan terbentuknya fasa LTO pada semua sampel dengan parameter kisi 8.35 A. Untuk hasil pengujian SEM, terjadi aglomerasi pada MWCNT. Untuk mengeta-hui sifat elektrokimia LTO komposit dilakukan pengujian baterai full cell yang terdiri dari pengujian EIS, cyclic voltammetry dan pengujian kapasitas charging discharging.Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil bahwa penggunaan AB memiliki perfoma baterai yang lebih baik dari pada MWCNT. Sedangkan untuk hasil pengu-jian konduktivitas lembaran LTO komposit didapatkan bahwa dengan penambahan massa aditif MWCNT se-banyak 4%wt dapat meningkatkan konduktivitas listrik hingga mencapai 1.56 x 10-2 S/m.
Fitoremediasi Logam Berat Timbal (Pb) dengan Menggunakan Hydrilla verticillata dan Najas indica (Phytoremediation Heavy Metals Lead (Pb) using Hydrilla verticillata and Najas indica) Mutmainnah, Fadila; Arinafril, Arinafril; Suheryanto, Suheryanto
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan timbal (Pb) di industri dan penambangan semakin meningkat seiring dengan mening-katnya penambangan, peleburan, pembersih, dan berbagai industri. Suatu perairan yang telah terkontaminasi senyawa/ ion-ion Pb, sehingga jumlahnya dalam perairan melebihi konsentrasi yang semestinya dapat menga-kibatkan kematian bagi biota perairan. Fitoremediasi merupakan salah satu upaya mengreduksi cemaran Pb dari perairan dengan memanfaatkan tumbuhan. Hydrilla verticillata dan Najas indica merupakan tumbuhan air yang tergolong submerge yang banyak dijumpai di Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan di Laborato-rium Riset Terpadu PascaSarjana Universitas Sriwijaya. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial dengan 2 faktor, yaitu macam jenis tanaman yaitu Hydrilla verticillata dan Najas indica, serta macam konsentrasi yaitu kontrol, 5 mg/l, 10 mg/l, 15 mg/l. Perlakuan ini dilakukan dengan 3 kali ulangan. Analisa kandungan Pb didalam tumbuhan dan di dalam air di-lakukan pada hari ke-5, hari ke-10, hari ke-15 dan hari ke-20 dengan metode analisa AAS yang dilakukan di di laboratorium penelitian Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya. Hasil yang diperoleh dari analisa laboratorium dilakukan Analisis Varian (ANAVA), jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncans (DNMRT) pada taraf 5% dan dilakukan perhitungan kecepatan penyerapan Hydrilla verticillata dan Najas indi-ca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hydrilla verticillata dan Najas indica memiliki kemampuan mereme-diasi timbal (Pb) dengan kandungan Pb dalam tumbuhan berbeda nyata pada perlakuan mulai B2. Hydrilla verticillata memiliki ketahanan lebih baik dalam mengakumulasi timbal (Pb) sampai hari ke-20 jika dibanding-kan Najas indica. Tetapi Najas indica memiliki kecepatan penyerapan lebih baik jika dibandingkan Hydrilla verticillata dengan waktu kontak optimum Hydrilla verticillata pada hari ke-20 dan waktu kontak optimum un-tuk Najas indica pada hari ke-15. Dengan demikian Hydrilla verticillata dan Najas indica memiliki potensi da-lam meremediasi timbal (Pb)
Pengaruh Perilaku Masyarakat terhadap Kualitas Air dan Kesehatan Masyarakat di Sungai Aur Kelurahan 9 - 10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Kota Palembang Matolisi, Elizabet; Sriati, Sriati; Faruk, Husni
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku dari masyarakat sekitas Daerah Aliran Sungai seperti membuang sampah sembarangan, membangun rumah berdekatan dengan sepadan sungai hingga membuang limbah rumah tangga secara lang-sung ke sungai memberikan dampak. Terhadap kualitas air sungai. Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi se-jauh mana hubungan antara variabel-variabel ini pada faktor terkait dengan variabel pada satu atau lebih fak-tor-faktor lain berdasarkan koefisien korelasi. Hipotesis yang diajukan dalam studi ini adalah: (1) kesadaran lingkungan dipengaruhi oleh variabel pengetahuan, sikap, perilaku dan partisipasi; (2) kesediaan untuk mem-bayar dipengaruhi oleh variabel pengetahuan, sikap, perilaku, dan partisipasi melalui kesadaran lingkungan. diperoleh nilai Kolmogorov Smirnov untuk variabel Perilaku Masyarakat sebesar 0,899 dengan p-value sebesar 0,394. Karena p-value lebih besar dari 0,05, maka H0 diterima, artinya data pada variabel Perilaku Masyarakat berdsitribusi normal. Nilai Kolmogorov Smirnov untuk variabel Kualitas Kesehatan Lingkungan sebesar 0,732 dengan p-value sebesar 0,658. Karena p-value lebih besar dari 0,05, maka H0 diterima, artinya data pada va-riabel Kualitas Kesehatan Lingkungan berdistribusi normal. Untuk peneliti yang akan datang hendaknya dapat melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap Kualitas Kesehatan Lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9