cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 3 (2009)" : 10 Documents clear
Pengkuantuman Tak Setara dan Statistika Kuantum bagi Sistem Zarah Identik Tanpa Spin Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dikaji pengkuantuman tak setara dan kaitannya dengan statistika kuantum bagi sistem zarah identik tanpa spin. Pengkuantuman tak setara bagi sistem berpadanan-(1-1) dengan wakilan uniter tak tersusutkan (WUTT) grup fundamental π1(QN(Ʃ)) bagi ruang konfigurasi sistem QN(Ʃ) yang isomorfis dengan grup braid BN(Ʃ). Statistika bagi sistem diberikan oleh wakilan yang berbeda bagi çN(Ʃ) yang merupakan subgrup bagi BN(Ʃ) yang dibangkitkan oleh permutasi zarah σ. Dari elaborasi yang telah dilakukan tampak bahwa untuk sistem zarah identik tak berspin, statistika skalar yang berpadanan-(1-1) dengan WUTT berdimensi-1 bagi grup braid BN(Ʃ) terrangkum dalam statistika- ϴ (statistika fraksional) dengan statistika Bose dan Fermi merupakan kasus khusus bagi statistika itu. Sementara WUTT berdimensi lebih tinggi bagi BN(Ʃ) akan memberikan berbagai jenis statistika yang lebih kaya.
Keanekaragaman Spesies Tumbuhan pada Kawasan Mangrove Nipah (Nypa fruticans Wurmb.) di Kec. Pulau Rimau Kab. Banyuasin Sumatera Selatan Indriani, Dwi Puspa; Marisa, Hanifa; Zakaria, Zakaria
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan kualitas dan kuantitas fungsi ekologis pada kawasan mangrove nipah di Kab.Banyuasin Sumsel berpotensi mereduksi kandungan keanekaragaman spesies tumbuhan didalamnya. Keanekaragaman spesies tumbuhan pada suatu kawasan memiliki peran utama dalam keberlangsungan produktifas, fungsi ekologi dan daya resilensi suatu ekosistem. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman spesies tumbuhan pada kawasan mangrove nipah di Kec. Pulau Rimau Kab.Banyuasin Sumsel. Sampling dilakukan pada bulan April 2008 dengan menggunakan 6 transek dan tiap transek terdiri atas 6 plot kuadrat yang terbagi atas tingkat pohon (100m2), pancang (25m2) dan semai (4m2). Indeks keanekaragaman spesies menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil identifikasi dan analisa data menunjukkan terdapat 21 spesies yang tergolong dalam 17 famili. Indeks keanekaragaman spesies tertinggi terdapat pada tingkat pancang (0,88), dan terendah pada tingkat pohon (0,34, sedangkan pada tingkat semai 0,46. Berdasarkan klasifikasi Maguran (1988), maka dapat disimpulkan bahwa tingkat keanekaragaman spesies pada kawasan mangrove nipah terkategori rendah baik pada tingkat pohon, pancang dan semai. Meskipun demikian, keanekaragaman spesies tumbuhan yang terdapat di kawasan mangrove nipah tersebut potensial untuk dieksplorasi kegunaanya sebagai bahan baku obat dan fungsi ekonomis lainnya.
Identidikasi Flavonoid dari Buah Tumbuhan Mempelas Fitrya, Fitrya; Anwar, Lenny; Sari, Fitria
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan identifikasi senyawa flavonoid dari fraksi diklorometana buah tumbuhan mempelas (Tetracera indica). Ekstraksi tumbuhan dilakukan dengan metode maserasi dan pemisahan senyawa dilakukan menggunakan teknik kromatografi. Hasil pemisahan diperoleh krisatal berbentuk jarum berwarna kuning kehijauan seberat 4,2 mg dengan titik leleh 195 - 197_C. Munculnya puncak serapan pada spektrum UV pada 274 nm mengindikasikan bahwa senyawa hasil isolasi mempunyai ikatan rangkap terkonyugasi yang lazimnya merupakan cincin aromatis. Spektrum IR memberikan puncak absorbsi pada bilangan gelombang 3065 cm−1 (C-H aromatik), 2926 - 2855 cm−1 (C-H alifatik), 1659 – 1580 cm−1 (C=C aromatik), 1738 cm−1 (C=O) dan 1078 cm−1 (C-O-C). Berdasarkan spektrum MS, berat molekul senyawa flavonoid adalah 284 gr/mol. Spektrum 13C-NMR menunjukkan pergeseran kimia yang sangat mirip dengan wogonin (5,7-dihidroksi-8-metoksiflavon). Berdasarkan data-data spektroskopi dan dibandingkan dengan data pada literatur dapat disimpulkan bahwa struktur senyawa flavonoid adalah 5,7-dihidroksi-8-metoksiflavon.
Perubahan Sifat-sifat Fisik Mata Jaringan Insang Hanyut Setelah Digunakan 5, 10, 15, dan 20 Tahun Puspito, Gondo
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan ukuran mata, kekuatan putus mata dan stabilitas simpul jaring insang hanyut setelah pemakaian 5, 10, 15 dan 20 tahun. Ukuran mata awal adalah 2, 5”, 3, 0” and 3, 5”. Hasil pengukuran akan memberikan informasi umur teknis jaring insang. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan usia pakai menyebabkan ukuran mata menjadi lebih besar. Ini diilustrasikan dengan persamaan UM2,5” = 0, 122t + 6, 106 untuk ukuran mata 2, 5”, UM3,0” = 0, 266t + 7, 314(3, 0”), dan UM3,5” = 0, 0206t + 8, 486(3, 5”). Peningkatan waktu pemakaian akan diikuti oleh penurunan kekuatan putus mata. Penurunan terendah kekuatan putus mata terjadi pada usia pakai 5 tahun. Hubungan keduanya digambarkan dengan persamaan KM2,5” = −1, 51t+11, 12 untuk ukuran mata 2, 5”, KM3,0” = −1, 094t+11, 10(3, 0”), dan KM3,5” = −1, 037t+10, 83(3, 5”). UM adalah ukuran mata, KM kekuatan putus mata dan t waktu pemakaian. Sementara, uji terhadap stabilitas simpul tidak memberikan satu pun pergeseran simpul untuk setiap usia pakai. Dari penelitian ini didapatkan bahwa usia teknis jaring insang adalah 5 tahun.
Penerapan Analisa Faktor dalam Membentuk Faktor Laten yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa di Jurusan Matematika FMIPA Universitas Sriwijaya Dwipurwani, Oki; Maiyanti, Sri Indra; Desiani, Anita; Octarina, Shinta
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengenai penggunaan analisis faktor untuk membentuk faktor laten menggunakan metode Maksimum Likelihood untuk menduga parameternya dan pengaruh prestasi mahasiswa di Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kesimpulan yang diperoleh dari pengaplikasiannya adalah terbentuknya 8 faktor umum, yaitu Kelengkapan Fasilitas Belajar, Latar Belakang Keluarga, Sistem Pembelajaran, Motivasi dan Teman, Minat dalam Belajar Matematika, Persepsi Terhadap Dosen, Kelengkapan Laboratorium Komputer dan Pelayanan Akademik, dan Kedisiplinan dalam Belajar untuk Mendapatkan Nilai Tinggi. Variansi total yang mampu dijelaskan oleh delapan faktor tersebut adalah 64%. Hal ini menunjukan kebaikan model sudah terpenuhi.
Studi Gangguan Kaporit terhadap Analisis Natrium secara Spektroskopi Atom Yuliasari, Nova
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian gangguan kaporit sebagai desinfektan terhadap analisis Natrium (Na) menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom pada air ketel (Waste Heat Boiler dan Package Boiler) dan air pendingin pabrik PT.PUSRI telah dilakukan. Kaporit berkonsentrasi 1 ppm hingga 30 ppm menghasilkan klorida (Cl−) sebesar 39,9% hingga 31,57 %. Persamaan garis lurus dari hubungan ini adalah [Cl−] = 0, 3209[kaporit] + 0, 1569, dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,9982. Larutan Na 1 ppm dengan variasi konsentrasi klorida (Cl−) dari 0 ppm hingga 150 ppm tidak memberikan kecenderungan perubahan hasil pengukuran. Air ketel (WHB dan PB) tidak mengandung Na dan mengandung klorida masing-masing sebesar 0,16 ppm dan 0,24 ppm. Air pendingin mengandung Na sebesar 27,38 ppm dan klorida sebesar 240,63 ppm. Perbandinga Na dan klorida pada air pendingin sebesar 1 : 8, 79 ppm masih dibawah perbandingan konsentrasi Na dan Klorida pada penelitian ini. Klorida pada air ketel dan air pendingin pabrik PT. PUSRI disimpulkan tidak mengganggu analisis Na menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom.
Analisis Penyelesaian Integrasi Perkalian dalam Membentuk Model Peluang Kebangkrutan Suatu Perusahaan Asuransi Andriani, Yuli
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traditional techniques used to compute the probability of ultimate ruin converge slowly to desired probabilities. Product integration can be used in such situations to yield fast and accurate estimates of ruin probabilities. Since product integration uses quadrature weights suited to the underlying distribution. Especially when claims risk model are from a heavy-tailed distribution, such as Weibull distribution.
Aktivitas Antioksidan Senyawa Fenol dari Manggis Hutan (Garcinia bancana Miq.) Muharni, Muharni; Supriyatna, Supriyatna; Bahti, Husein H.; Dachariyanus, Dachariyanus
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan uji aktivitas antioksidan dari tiga senyawa fenol 1,5-dihidroksi-3,6-dimetoksi-2,7-di-(3-metilbut-2-enil)santon (1), (-)-epikatekin (2), dan isosantosimol (3) dari kulit batang manggis hutan (G. bancana). Uji aktivitas dilakukan dengan metode santin oksidase (XO) berdasarkan jumlah asam urat yang terbentuk. Hasil pengukuran meunjukkan nilai IC50 untuk ketiga senyawa berturut-turut 9,7; > 200; dan 8,6 μg/mL. Berdasarkan nilai IC50 ini disimpulkan bahwa isosantosimol (3) dan (-)-epikatekin (2) bersifat aktif antioksidan sedangkan 1,5-dihidroksi-3,6- dimetoksi-2,7-di-(3-metilbut-2-enil)santon bersifat tidak aktif.
Aplikasi Analisis Faktor Konfirmatori untuk Mengetahui Hubungan Peubah Indikator dengan Peubah Laten yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa di Jurusan Matematika FMIPA UNSRI Maiyanti, Sri Indra; Dwipurwani, Oki; Desiani, Anita; Aprianah, Betty
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Faktor Konfirmatori adalah salah satu metode pada analisis multivariat yang digunakan untuk mengkonfirmasikan apakah model yang dibangun sesuai dengan yang dihipotesiskan. Untuk mengetahui hubungan peubah indikator dengan peubah laten yang mempengaruhi prestasi mahasiswa di Jurusan Matematika FMIPA UNSRI digunakan Analisis Faktor Konfirmatori dengan metode kemungkinan maksimum untuk menduga parameter modelnya. Hasil yang diperoleh bahwa peubah laten untuk latar belakang keluarga (Ԑ1) diukur oleh peubah indikator Pendidikan ayah (x1), Pendidikan ibu (x2) dan Penghasilan orang tua (x3), di mana peubah indikator yang memberikan kontribusi terbesar adalah Pendidikan ibu (0,84). Peubah laten lingkungan belajar di luar kampus (Ԑ2) diukur oleh peubah indikator waktu tempuh dari rumah ke kampus (x4), fasilitas belajar di rumah (x5) dan konsentrasi belajar (x8), di mana peubah indikator dengan kontribusi terbesar adalah fasilitas belajar di rumah (0,80). Peubah laten sikap terhadap almamater (Ԑ3) diukur oleh peubah indikator Fasilitas ruang belajar di jurusan (x11), Fasilitas perpustakaan (x12) dan Fasilitas komputer (x13), di mana peubah indikator dengan kontribusi terbesar adalah Fasilitas ruang belajar di jurusan (x11) (1,08). Peubah laten Persepsi terhadap dosen (Ԑ4) diukur oleh peubah indikator Sistem evaluasi oleh dosen (x16), Sistem pembelajaran oleh dosen (x17), Sistem penugasan oleh dosen (x18) dan Hubungan dengan pembimbing akademik (x19), di mana peubah indikator dengan kontribusi terbesar adalah Sistem pembelajaran oleh dosen (x17) (0,73). 
Konstruksi Single Disruptant Penggantian Gen Target dari Ragi Saccharomyces cerevisiae dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) Hermansyah, Hermansyah
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi suatu single disruptant merupakan langkah penting dalam mempelajari fungsi suatu gen dari S. cerevisiae. Dalam studi ini kami mengkonstruksi transforman dengan menghilangkan gen PPG1 pengkode protein fosfatase non essential untuk pertumbuhan, tapi terlibat dalam pengendalian akumulasi glikogen dan diduga berperan dalam proses meiosis pada pertumbuhan sel. Konstruksi ppg1_::CgHIS3 single disruptant ini menggunakan metode penggantian gen target (PPG1) dengan suatu marker auksotrop Candida albicans HIS3 yang diamplifikasi menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR) atau disebut PCR mediated disruption. Transforman yang tumbuh di media selektif tanpa histidin dilakukan konfirmasi dengan menggunakan amplifikasi PCR. Hasil elektroforesis gel agarosa 1% menunjukkan bahwa transforman ppg1_::CgHIS3 memiliki pita berukuran 3,3 kb, sedangkan wild type strain memiliki pita berukuran 2,6 kb jika diamplifikasi menggunakan forward primer dan reverse primer yang masing-masing terletak −1000 hingga −979 downstream dan +480 hingga +500 upstream dari urutan PPG1.

Page 1 of 1 | Total Record : 10