cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " No 9 (2001)" : 14 Documents clear
Model 1-D Perpindahan Panas Dalam Medium Berpori Virgo, Frisnsyah
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model 1-D perpindahan panas dalam medium berposi menggambarkan proses konduksi dan konveksi yang terjadi dalam medium berpori dengan model bumi berupa lapisan tak-hingga. Pendekatan matematis yang digunakan dalam permodelan ini adalah metoda beda hingga, dimana hasil dari permodelan akan dibandingkan dengan metoda analisis pada keadaan kesetimbangan termalnya. 
Aplikasi Interpolasi Fungsi Dua Peubah Dalam Tabel Faktor Pendingin Angin Yahdin, Sugandi
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menurunkan rumusan interpolasi fungsi dua peubah dengan studi kasus dalam faktor pendingin angin untuk menghitung nilai interpolasi dalam tabel faktor pendingin angin. Interpolasi Linier Fungsi Dua Peubah dan Interpolasi Lagrange Fungsu Dua Peubah untuk m=n=2 menghasilkan hasil dan kesalahan yang sama pada kasus Tabel Faktor Pendingin Angin. Interpolasi Lagrange dapat menghasilkan hasil yang lebih akurat dibandingkan dengan metode Interpolasi Linier karena m dan n dapat lebih besar dari dua, yang berarti lebih banyak menggunakan data. Interpolasi Linier mempunyai kesalahan relatif 5% sedangkan Interpolasi Lagrange yang menggunakan semua data mempunyai kesalahan relatif sebesar 0,74%.
Kajian Aspek Reproduksi Ikan Bilih (Mystacoleucuc padangensis Bleeker.) di Danau Singkarak, Sumatera Barat Junaidi, Endri
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian terhadap aspek reproduksi ikan bilih (Mystacoleucus padangensis Bleeker.) telah dilakukan pada bulan Maret sampai Agustus 1999 yang bertujuan untuk mengetahui aspek reproduksi ikan bilih meliputi seksualitas, nisbah kelamin dan fekunditas. Pengambilan sample ikan bilih dilakukan dengan menggunakan gill net dengan ikuran mata jaring 0,75 inci sebanyak satu kali per satuan dari jam 18.00 – 06.00 wib. Metode Gravimetrik digunakan untuk menghitung fekunditas. Hasil tangkapan ikan bilih berjumlah 31.751 ekor yang terdiri dari 9.256 ekor (29,15%) ikan bilih betina dan 22,495 ekor (70,85) ikan bilih jantan. Fekunditas ikan bilih betina didapatkan berkisar antara 902 – 7.434 butir/ekor dengan rataan 2.321 butir/ekor. Rataan fekunditas tertinggi didapatkan pada bulan Agustus (2.769 butir/ekor) dan terendah pada bulan Juni (1.994 butir/ekor).
Analisis Gejala Chaos pada Dobel Pendulum Monado, Fiber
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan alanisis gejala chaos pada dobel pendulum. Analisis dilakukan dengan grafik times series, diagram ruang fasa dan plot Poincare. Diperoleh tiga karakteristik utama dinamika gerak: periodik, quasiperiodik dan chaos. Masing-masing keadaan dicapai bila dimasukkan kondisi awal posisi dan momentum yang bersesuaian.
Simulasi Numerik Osilasi Bioluminesensi Kunang-Kunang Syarif, Nirwan
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai pola osilasi yang terjadi pada proses bioluminesensi dilakukan dengan menggunakan teknik simulasi numerik. Simulasi numerik diterapkan pada suatu model matematis yang merupakan satu set persamaan differensial kecepatan reaksi spesi kimia yang terlibat dalam reaksi dan merupakan hasil elusidasi dari mekanisme reaksi yang telah diusulkan oleh peneliti lain sebelumnya. Beberapa langkah operasi matematis diterapkan terhadap persamaan diferensial hingga dihasilkan diagram fase parameter. Diagram tersebut merupakan informasi mengenai berbagai kondisi dinamis sistem termasuk pola osilasi dan kestabilan sistem. Hasil pengamatan dari simulasi numerik model matematis yang ditemukan menunjukkan bahwa terdapat empat keadaan dinamis dengan dua pola osilasi yang terjadi pada proses ini, yaitu: osilasi teredam (damped oscillations), dan osilasi berkelanjutan (sustained oscillations) atau osilasi dengan siklus batas. 
Perubahan Aktivitas Enzim Peroksidase Selama Organogenesis Kalus Padi (Oriza sativa L.) Kultivar Lalan Hanun, Laila; Juswardi, Juswardi
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perubahan enzim peroksida (PO) kalus padi kultivar Lalan selama organogenesis. Kalus diinduksi dari biji pada medium dasar Murashige dan Skoog (MS) yang ditambah 10-5 M asam 2,4-diklorofenoksi asetat (2,4-D). Selanjutnya kalus diregenerasi pada medium pertunasan (shoot) dan medium perakaran (root). Pada organogenesis kalus membentuk pinak tanaman dievalusi kadar protein dan perubahan aktivitas PO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kadar protein dan perubahan aktivitas PO selama organogenesis. Kadar protein pada organogenesis shoot, root dan pinak tanaman lebih tinggi dari proliperasi kalus. Perubahan aktivitas PO pada organogenesis shoot meningkat, organogenesis root menurun dan pada pinak tanaman kembali manurun menyamai aktivitas PO kalus.
Model Persamaan Diferensial Proses Kelahiran Yule-Furry Dengan Dua Jenis Kelamin Ngudiantoro, Ngudiantoro
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model stokastik dari proses kelahiran dengan dua  jenis kelamin, karena model stokastik dari proses ini belum disajikan, sementara banyak fenomena yang ditemukan di lapangan dapat menggambarkan suatu peristiwa dari proses stokastik tersebut. Perumusan model stokastik ini pada prinsipnya ditujukan untuk mendapatkan bentuk postulat dan model persamaan diferensial. Hasil dari penelitian ini adalah postulat dan model persamaan diferensial dari proses kelahiran Yule-Furry dengan dua jenis kelamin.
Penentuan Konsentrasi Hambat Minimum Senyawa Antibakteri N-2141-Dimetil Pentan-20-Aminopregn-5-Ene-3-OL Dari Kulit Akar Rhizophora apiculata Blum Elfita, Elfita
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa N-2141-dimetil pentan-20-aminopregn-5-ene-3-ol diisolasi dari fraksi heksan kulit akar Rhizophora apiculata Blum melalui teknik-teknik kromatografi kolom. Uji aktivitas antibakteri senyawa ini dilakukan dengan penentuan harga konsentrasi hambat minimum (MIC) menggunakan metoda dilusi kaldu. Diperoleh harga MIC 370 mg/ml terhadap Escherichia coli dan 440 mg/ml terhadap Bacillus subtilis.
Rancangan Teknik Interpolasi Jst-Langsung Global Pada Digital Terrain Model Satya, Octavianus Cakra
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dirancang suatu teknik interpolasi menggunakan jaringan syaraf tiruan (JST) yang dapat melakukan interpolasi pada Digital Terrain Model, yang dinamakan Teknik JST Langsung-Global.Teknik JST Langsung Global melakukan interpolasi 3 dimensi secara langsung dengan penelitian data secara global. Teknik JST ini menggunakan kaidah belajar propagasi balik dengan algoritma Levenberg-Marquardt.Pelatihan dan pengujian JST terhadap DMT yang diperoleh dari model yang diturunkan dari data terrain sesungguhnya yaitu berupa daerah 1, daerah 2 dan daerah 3 dengan perbedaan tinggi meksimum masing-masing 5000 m, 10000 m dan 2000 m.Secara umum hasil interpolasi DMT Irregular oleh teknik JST Langsung-Global lebih baik dari metoda Kuadrat Terkecil dan metode Permukaan Bergerak. Teknik JST Langsung-Global memberikan hasil yang lebih baik pada terrain yang memiliki kemiringan linier seperti pada terrain Daerah 2.
Pengaruh Penambahan Enzim Bromelin Kasar Dari Kulit Nenas (Ananas Sativus) Terhadap Jumlah Minyak, Bilangan Asam Dan Bilangan Peroksida pada Pembuatan Minyak Kelapa Bakti, I.A. Rivai; Susanti, Rifnida
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enzim Bromelin yang diisolasi dari kulit nenas, dengan menggunakan metoda Anson mempunyai Aktivitas  Proteolitiknya yaitu 15,96 μmol/menit, dan mampu meningkatkan jumlah minyak kelapa dari kelapa parut dua kali dari tanpa penambahan enzim bromelin. Tetapi enzim bromelin dapat juga mempengaruhi peningkatan bilangan asam dan bilangan peroksidanya meskipun dalam peningkatan yang kecil. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa bilangan asam dan bilangan peroksida minyak kelapa masih dibawah Standar Industri Indonesia (SII).Hal ini diketahui dengan memvariasikan lama pemeraman dan konsentrasi enzim bromelin, yaitu 18 jam, 21 jam dan 24 jam dengan konsentrasi larutan enzim bromelin yang ditambahkan ke kelapa parut sebesar 0,3%, 0,6%, 0,9% dan 1,2% terhadap kelapa parut.

Page 1 of 2 | Total Record : 14