Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : -
The aim of this journal is to publish high quality research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 39 Documents
Peran entering behaviour terhadap efektivitas pembelajaran matematika di kota salatiga

Istiqlal, Muhammad

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.89 KB) | DOI: 10.26486/jm.v3i1.643

Abstract

Penelitian ini berusaha menjelaskan pola entering behaviour dengan cara mengoptimalkan kegiatan pembuka dan kegiatan penutup dalam pembelajaran matematika di kelas.  Permasalahan yang muncul dalam kegiatan pembelajaran adalah tidak adanya perencanaan pembelajaran yang baik dari guru. Hal ini mengakibatkan waktu yang disediakan dirasa tidak mencukupi untuk menyampaikan materi yang telah dirumuskan dalam silabus. Guru dapat memangkas waktu pembelajaran dengan teknik memulai dan mengakhiri pembelajaran (entering behaviour) yang tepat. Dengan menjadikan setiap pertemuan menjadi sebuah mata rantai pembelajaran yang tidak terputus maka guru dimungkinkan dapat melaksanakan pembalajaran dengan efisien dan efektif. Optimalisasi kemampuan membuka dan menutup pelajaran juga dimungkinkan untuk menekan atau bahkan meniadakan pekerjaan rumah siswa. Kreativitas guru menjadi bagian yang terintegrasi dengan entering behaviour. Penelitian ini berusaha untuk mengetahui peran entering behaviour terhadap efektivitas pembelajaran matematika di Kota Salatiga.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dinyatakan berhasil jika nilai rata-rata kelas III atau V MI mencapai lebih dari atau sama dengan 76,00, ketuntasan belajar termasuk dalam kategori baik dari jumlah peserta didik seluruhnya, dan keaktifan guru dan peserta didik termasuk dalam kategori baik berdasarkan hasil pengamatan guru peneliti dan pengamat. Setelah melaksanakan penelitian tindakan kelas ini diharapkan peserta didik dapat menyelesaikan program pembelajaran lebih cepat dari yang sudah direncanakan.Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan pola Entering Behaviour memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, hasil belajar siswa juga meningkat dan dapat memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Nasional. Selain itu, dengan menggunakan pola ini, siswa tidak lagi terbebani dengan banyaknya PR, karena tugas sudah langsung dikerjakan dan selesai saat pembelajaran berakhir.

Pendekatan problem solving pada pembelajaran matematika

Atsnan, Muh. Fajaruddin, Gazali, Rahmita Yuliana

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.541 KB) | DOI: 10.26486/jm.v3i1.651

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika dengan pendekatan problem solving pada materi statistika. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 7 Banjarmasin yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tak terstruktur untuk mengetahui bagaimana siswa mengecek kembali proses dan hasil penyelesaian masalah secara mendalam. Sedangkan dokumentasi berupa hasil penyelesaian masalah yang disajikan pada LKS 1 dan LKS 2. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan persentase dan kualitatif dengan deskripsi tentang hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika melalui pendekatan problem solving (pemecahan masalah) pada materi statistika di kelas VIII E SMP Negeri 7 Banjarmasin berjalan 75% Dari empat langkah pendekatan problem solving, 3 langkah yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian dan menyelesaikan dilaksanakan oleh siswa pada saat berkelompok. Diperlukan pembiasaan menyajikan soal-soal pemecahan masalah (non rutin), agar anak terbiasa dan memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Perbedaan model problem based learning dan discovery-inquiry ditinjau dari hasil belajar matematika siswa

Dinnullah, Riski Nur Istiqomah

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.123 KB) | DOI: 10.26486/jm.v3i1.654

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar dengan menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) dan Discovery-Inquiry pada siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Malang tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan dua kelas yang dipilih dengan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Kedua kelas diberikan perlakuan yang bebeda dengan materi yang sama yakni Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV). Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan tes yang terlebih dahulu dilakukan uji coba instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Selanjutnya analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sampel T-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Discovery-Inquiry pada siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Malang tahun ajaran 2017/2018 dengan diperoleh signifikansi<0,05 yaitu 0,013<0,05. Selanjutnya, nilai rata-rata kelas yang menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi dari pada kelas dengan Model Discovery-Inquiry, yaitu dengan nilai rata-rata masing-masing kelas adalah 79,839 dan 71,613. Hal ini menunjukkan bahwa Model Problem Based Learning (PBL) lebih unggul daripada Model Discovery-Inquiry

PERFORMANCE OF TRAPEZOIDAL METHOD AND GAUSS-LEGENDRE METHOD IN SETTLEMENT OF CERTAIN INTEGRAL ASSISTED MATLAB

Prasetia, Adi

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.044 KB) | DOI: 10.26486/mercumatika.v1i1.189

Abstract

 This study aimed to compare the performance of a particular integral calculation using the Trapezoid and Gauss-Legendre method in five integral cases to determine the accuracy of the integral results value of both methods which are based on the relative error percentage. This study is a literature research which formulate mathematical problem that can be solved with the usual arithmetic operations or calculations which are addition, subtraction, multiplication and division to obtain numeral with the best accuracy. Trapezoidal method formula used is while the Gauss-Legendre formula used is , This study shows that the Gauss-Legendre method has better performance by giving the percentage of error which is relatively better than Trapezoid method used in the five cases. Keywords: Numerical Methods, Trapezoid method, the method of Gauss-Legendre

THE CORRELATION BETWEEN SELF EFFICACY AND MOTIVATION LEARNING WITH MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES STUDENTS CLASS XI IPS SMA NEGERI 5 BATAM ACADEMIC YEAR 2013/2014

Hutagalung, Dora Detrina

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.748 KB) | DOI: 10.26486/mercumatika.v1i1.187

Abstract

This research is motivated by low self efficacy and motivation to study the effect on mathematic learning outcomes become less good. This study was carried out aimed to determine : (1) the correlation between self efficacy in mathematics learning outcomes (2) the correlation of learning motivation and learning outcomes mathematics (3) the correlation between self efficacy and motivation to learn mathematics results. This type of research is survey research with correlational approach using research subjects which its population amount to 225 students and a sample amount to 146 students. Research instrument research trials conducted on 46 respondents. Data collection of self efficacy and motivation to learn by using a questionnaire, and the learning outcomes conducted by documentation. The results of this research that there is a significant correlation between: (1) self efficacy in mathematics learning outcomes with value of  = 0,744 and  at the 5% significance level. Self efficacy contributed to 55,3% on learning outcomes of mathematics (2) motivation to learn in mathematics learning outcomes with value of = 0,579 and . Motivation to learn to contribute 33,6% of the mathematics learning outcomes (3) self efficacy and motivation to learn the mathematics learning outcomes with value of = 0,759 dan . Self efficacy and motivation to contribute 57,6% of the math learning outcomes. So it can be concluded that in this study the first hypothesis, the second and third receiving   and rejecting .   Keyword: self-efficacy, motivation, learning math 

Estimasi Value At Risk Dengan Distribusi Normal Untuk Memprediksi Return Investasi

Hermansah, Hermansah

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1890.759 KB) | DOI: 10.26486/mercumatika.v1i2.250

Abstract

Jurnal ini membahas metode untuk mengestimasi Value at Risk dengan distribusi normal untuk return aset tunggal. Distribusi normal memiliki sifat yang thin tailed dan simetris. Sehingga estimasi Value at Risk dengan pendekatan distribusi normal diharapkan dapat memberikan estimasi kerugian yang baik untuk data yang memiliki sifat thin tailed dan simetris. 

Identifikasi kesulitan mahasiswa dalam memecahkan masalah open ended materi nilai mutlak

Amir, Mohammad Faizal

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.247 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.291

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan faktor penyebab kesulitan mahasiswa dalam memecahkan masalah matematika berbasis open ended materi nilai mutlak berbentuk persamaan dan pertidaksamaan, serta memberikan saran untuk dosen. Subjek penelitian terdiri dari 138 mahasiswa PGSD UMSIDA pada matakuliah konsep dasar matematika tahun ajaran 2016-2017. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian terdiri dari Lembar Tes Pengetahun Nilai Mutlak dan pedoman wawancara. Berdasarkan data, jenis-jenis kesulitan mahasiswa meliputi tidak dapat sepenuhnya mengaplikasikan konsep jarak dan definisi nilai mutlak sehingga langkah penyelesaian tidak tuntas; mengalami misunderstanding syarat nilai mutlak; mengalami miskonsepsi berupa anggapan nilai mutlak selalu bernilai positif; mengalami kesulitan dalam hal konseptual, prosedural, dan algoritma. Faktor-faktor penyebab kesulitan diantaranya mahasiswa menghafal rumus dan teorema tanpa memahami konsep dasar jarak dan definisi nilai mutlak; mahasiswa terbiasa menggunakan rumus cepat sebagai bekal untuk masuk perguruan tinggi. Saran penelitian yakni dosen yang akan mengajarkan nilai mutlak harus menanamkan pentingnya konsep dasar dan melakukan pembiasaan pembelajaran konstruktivistik.

Pengembangan perangkat pembelajaran lembar kerja siswa dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa

Pawestri, Estu, Sukoco, Heru

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.497 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa lembar kerja siswa (LKS) dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi kubus dan balok, dan untuk mengetahui kualitas perangkat pembelajaran LKS berdasarkan pada aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE, yaitu Analysis (Analisis) melalui analisis kurikulum, Design (Perancangan), yaitu menyusun perangkat pembelajaran, Development (Pengembangan) yaitu memvalidasi perangkat pembelajaran, Implementation (Implementasi) yaitu melakukan kegiatan ujicoba pada proses pembelajaran dikelas VIIIB dan VIIIC MTs Assalafiyyah, dan Evaluation (Evaluasi) yaitu mengevaluasi perangkat pembelajaran.Hasil penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berupa LKS Sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran LKS dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. 

The Effectiveness of Teams Game Tournament Seen From Communication and Problem Solveing Capabilities (Experimental Study of Class VIII students in SMP Negeri 1 Seyegan)

Nuryadi, Nuryadi, Khuzaini, Nanang

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2609.477 KB) | DOI: 10.26486/mercumatika.v1i1.185

Abstract

Cooperative learning is the type of Teams Games Tournament (TGT) which is a learning model in which there are stages such as games which can make the students communicate mathematically, more creative, have a positive attitude towards mathematics, and appropriate in solving mathematical problems. But in fact, communication skills and problem solving that should be owned by the students as a result of the learning process of mathematics meet the minimum completeness criteria (KKM). This study aims to describe the effectiveness of Cooperative learning of TGT type at mathematics learning in terms of communication skills and problem solving in class VIII SMP N 1 Seyegan the school year 2016/2017.  This research is a quasi ekspreriment research with pre-posttest nonequivalent control group design. This study uses two groups: the experimental group and the control group. The population study includes all students of class VIII which consists of four classes. From the existing population, it is drawn randomly two classes, namely VIII A and VIII C as samples. Mathematics Learning in class VIII A (experimental group) uses TGT type Cooperative learning and mathematics learning in class VIII C (control group) uses direct instruction. The instrument of this study is testing the communication and problem solving capability. To test the effectiveness of the study, it is used the analysis of one sample t-test. Whereas the T2 test hotteling is foolowed by univariate t-test which is used to determine more effective model. The result of research indicates that: (1) Cooperative learning of TGT-type and direct instruction in mathematics is effective in terms of communication skills and problem-solving; and (2) Cooperative learning of TGT type is more effective than direct instruction type in term of communication skill in class VIII SMPN 1 Seyegan. Keywords: TGT, mathematical communication, problem solving

COMPARISON OF CTL LEARNING METHOD AND OPEN-ENDED METHOD APPLICATION IN TERMS OF LEARNING STYLES VIEWED FROM THE STUDENTS’ MATHEMATICS LEARNING ACHIEVEMENT AND INTEREST

Setiana, Dafid Slamet

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.203 KB) | DOI: 10.26486/mercumatika.v1i1.191

Abstract

The purpose of this research is to describe: (1) the achievement and the interest in mathematics learning of the students taught using the CTL method and that of those taught using the Open-Ended method in the material on probability, (2) the effect of students’ mathematics learning styles on their achievement of mathematics on probability material, (3) the effect of students’ mathematics learning styles on their learning interest in mathematics on probability material, (4) the effect of teaching method and  students’ mathematics learning styles on their achievement and interest in learning mathematics on the probability material. This research used a quasi-experimental research design by two experimental groups. The analysis of the data used normality and homogeneity testing, the multivariate analysis, and the post-hoc test involving the Bonferroni procedure.The results of the research are as follows: (1) In the probability material, the group of students taught by the CTL method has better achievement and mathematics learning interest than that of those who are taught using the Open-Ended learning method. (2) There is an learning style effect (auditory, visual, and kinesthetic) on their achievement of mathematics in the probability material.(3) There is an effect of learning style (auditory, visual, and kinesthetic) on their learning interest in mathematics probability material. (4) There is no effect of teaching method and students’ mathematics learning styles on their  achievement and learning interest in mathematics in the probability material. Keywords: CTL, Open-Ended, learning styles, achievement, learning interest 

Page 1 of 4 | Total Record : 39