Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : -
The aim of this journal is to publish high quality research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 4 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 2 (2019): Artikel In Press" : 4 Documents clear
Peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran problem based learning (PBL) siswa Kelas 4 SD

Eismawati, Eka, Koeswanti, Henny Dewi, Radia, Elvira Hoesein

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Artikel In Press
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.26486/jm.v3i2.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 4 SDN Ngasinan 01 Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus dan masing-masing siklus tiga kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas 4 SDN Ngasinan 01 yang berjumlah 25 siswa. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu model Problem Based Learning dan variabel terikat yaitu hasil belajar matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif yang berupa presentase dari hasil belajar matematika antara pra siklus dan setelah siklus.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning  dapat meningkatkan  hasil belajar pada mata pelajaran matematika materi bangun datar.  Hasil sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus hanya 11 siswa atau 44% yang tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 16 siswa atau 64% yang tuntas belajar matematika dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 22 siswa yang tuntas belajar matematika atau 88%. Penelitian ini dikatakan berhasil karena mencapai indikator kinerja yaitu  ≥ 80%  dari seluruh siswa dengan KKM ≥ 70. 

Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematik Siswa SMP dengan Menggunakan Pendekatan Metaphorical Thinking Berbantuan Software Geogebra

Bernard, Martin, Senjayawati, Eka

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Artikel In Press
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.26486/jm.v3i2.558

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih rendahnya kemampuan koneksi matematik siswa, dengan tujuan penelitian adalah untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan koneksi siswa SMP melalui pembelajaran menggunakan pendekatan metaphorical thinking berbantuan software Geogebra. Metode pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan dua kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, desain penelitian berupa pretest, postest, dan uji gain ternormalisasi. Instrumen tes penelitian terdiri dari 5 soal tes kemampuan koneksi matematik berbentuk uraian. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP di Kabupaten Bandung Barat, sedangkan sampelnya adalah SMP Krida Utama Padalarang. Sampel kelas VIII diambil secara acak kelas dari 12 kelas, diperoleh kelas VIII D sebagai kelas ekperimen, dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Kelas Eksperimen memperoleh pembelajaran dengan pendekatan metaphorical thinking berbantuan software Geogebra, dan kelas kontrol memperoleh pembelajaran biasa. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil pretes, postes , dan uji gain ternormalisasi, yang diolah melalui uji uji normalitas, dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan koneksi matematik antasa siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan methaporical thinking berbantuan software Geogebra lebih baik dengan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa. Kata Kunci : Pendekatan Metaphorical Thinking, Koneksi Matematik, Software Geogebra   AbstractThis research is motivated because of the low mathematical connection ability of students, with the aim of the study is to examine and improve the access speed of junior high school students through learning using the Geogebra software-assisted metaphor thinking approach. The method in this study is the experimental method with two groups, namely the experimental class and the control class, the research design in the form of pretest, posttest, and normalized gain test. The research test instrument consists of 5 test questions on the ability of mathematical connections to form a description. The population of this study were all junior high school students in West Bandung Regency, while the sample was Krida Utama Padalarang Middle School. The sample of class VIII was obtained directly from the second grade class, grade VIII was obtained as the experimental class, and class VIII C was the control class. Classroom Experiment learning with a metaphorical thinking approach aided by Geogebra software, and ordinary learning control classes. The research data was obtained from the results of pretest, posttest, and normalized gain test, which were processed through the normality test, and Mann-Whitney test. The results of the study showed that connecting and connecting students and students who used the Geogebra software-assisted method of metabolic thinking was better with students who read ordinary learning. 

Efektivitas model problem based learning ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika

Jana, Padrul, Supiati, Endah

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Artikel In Press
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.26486/jm.v3i2.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem Based Learning dengan pembanding model pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Pajangan dengan mengambil sampel siswa kelas X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi Eksperiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis data uji coba soal posttest kemampuan pemecahan masalah matematika, analisis data hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan model Problem Based Learning dan model pembelajaran langsung, dan analisis data hasil posttest kemampuan pemecahan masalah matematika yang meliputi uji normalitas dengan menggunakan uji Kolmogorov Smirnov serta uji hipotesis dengan menggunakan uji T dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelas dalam keadaan awal yang setimbang. Berdasarkan uji normalitas nilai posttest kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas eksperimen diperoleh nilai sig. 0,057 > α dan pada kelas kontrol diperoleh nilai sig. 0,200 > α, sehingga kedua kelas berdistribusi normal. Berdasarkan uji T nilai posttest kemampuan pemecahan masalah matematika pada kedua kelas diperoleh  > , sehingga dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning lebih efektiv daripada model pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Pajangan Bantul.

Model galat spasial untuk jumlah produksi padi tahun 2014 di jawa barat

Lumbantoruan, Alicia Anggelia, Setiawan, Adi, Susanto, Bambang

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Artikel In Press
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.26486/jm.v3i2.753

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil padi sehingga luas lahan yang ditanami padi merupakan faktor utama yang mempengaruhi produksi padi. Pada studi ini, diusulkan Model Galat Spasial (Spatial Error Model) dalam penerapan untuk jumlah produksi padi dan jumlah produksi padi tetangga. Model ini mengasumsikan bahwa galat (error) dalam model memiliki hubungan spasial antara satu wilayah dan wilayah lain. Data yang digunakan adalah luas lahan produksi padi dan jumlah produksi padi di setiap kabupaten di Jawa Barat pada tahun 2014. Matriks pembobot juga digunakan dalam menggambarkan kedekatan antar wilayah. Hasil yang diperoleh dari model spasial diketahui bahwa konstanta dan juga jumlah total produksi wilayah tetangga tidak berpengaruh terhadap produksi padi suatu wilayah. Regresi sederhana tanpa konstanta adalah model terbaik untuk memodelkan jumlah produksi tanaman padi yang hanya bergantung pada luas lahan  produksi sehingga model galat spasial tidak dapat digunakan dalam kasus ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 4