cover
Filter by Year
Jurnal Ecopsy
ISSN : -     EISSN : -
Ecopsy Journal is a scientific journal that focuses on the Science of Psychology, particularly with regard to issues of Environmental Psychology and other branches of Psychological Sciences (General Psychology, Social Psychology, Developmental Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, Psychology of Religion, Industrial & Organizational Psychology and Indigenous Psychology). Journal Ecopsy as a means of communication to disseminate the results of scientific research in the field of psychology. The journal is published by Psychology Studies Program, Faculty of Medicine, University Lambung Mangkurat (ULM) since 2013, published regularly in the print and electronic editions, Ecopsy Journal published three times a year at the month of April, August and December.
Articles
112
Articles
GAMBARAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF PADA MAHASISWA PENGGEMAR ANIME

Perdana, Rachmadiar, Rachmah, Dwi Nur

Jurnal Ecopsy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Anime merupakan animasi khas Jepang dengan beragam jenis penonton, baik anak-anak hingga orang dewasa. Anime bukan hal asing bagi mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Lambung Mangkurat. Beberapa dari mahasiswa yang menggemari anime tersebut memiliki prestasi belajar rendah ditunjukkan dalam indeks prestasi dibawah 2,5 selama empat semester berturut-turut. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kemampuan metakognitif pada mahasiswa penggemar anime. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi. Subjek penelitian yaitu dua orang mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Lambung Mangkurat, masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa yang menggemari anime cenderung memiliki efikasi diri negatif dan kurangnya kesadaran akan regulasi diri dalam belajar yang berdampak pada kurangnya kemampuan metakognitif dalam mengatasi prestasi belajar rendah yang dimiliki.

EFEKTIVITAS PELATIHAN GOAL SETTING UNTUK MENINGKATKAN KOMITMEN TUGAS PADA SISWA SMPN 1 MARTAPURA TIMUR

Hidayatullah, Muhammad Syarif, Zwagery, Rika Vira

Jurnal Ecopsy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Permasalahan remaja pada aspek perilaku dan sosial semakin marak terjadi saat ini dan mengalami peningkatan setiap tahunnya.  Permasalahan tersebut juga tidak terlepas dari permasalahan akademik. Permasalahan yang terjadi khusunya pada bidang akademik tidak dapat dibiarkan begitu saja karena selain dapat merusak masa depan dan perkembangan remaja yang bersangkutan, juga dapat merusak masa depan bangsa karena remaja merupakan generasi penerus. Oleh karena itu dibutuhkan suatu upaya penanggulangan yang dapat mengatasi masalah remaja tersebut. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan akademik siswa SMP adalah dengan meningkatkan komitmen siswa dalam mengerjakan tugas melalui pembuatan tujuan (goal setting). Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan one group pretest – post test design. Subjek dari penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Martapura Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan skala Komitmen tugas sebelum dan sesudah perlakuan berupa pelatihan Goal setting. Berdasarkan analisa dengan paired samples test menghasilkan nilai t = 0,781 dengan nilai signifikansi 0,439 (p›0,05). Analisis data statistik ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan komitmen tugas pada kelompok subjek sebelum dan sesudah perlakuan dilaksanakan.

PERANAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP REGULASI DIRI DALAM BELAJAR PADA SANTRIWATI DI SMP DARUL HIJRAH PUTERI MARTAPURA

Husna, Triana Asmaul, Mayangsari, Marina Dwi, Rachmah, Dwi Nur

Jurnal Ecopsy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peranan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah terdapat peranan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar pada santriwati di SMP Darul Hijrah Puteri Martapura. Subjek pada penelitian ini berjumlah 100 orang. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner yang terdiri dari skala kecerdasan spiritual dan regulasi diri dalam belajar. Berdasarkan hasil uji normalitas nilai signifikansi untuk skala kecerdasan spiritual bernilai 0,200 (>0,05)  dan regulasi diri dalam belajar bernilai 0,078 (>0,05) yang berarti sebaran data berdistribusi normal. Hasil uji linearitas untuk skala kecerdasan spiritual dan regulasi diri dalam belajar bernilai 0,000 (<0,05), analisis ini menunjukkan bahwa kedua variabel penelitian memiliki hubungan yang linier. Hasil uji regresi linier sederhana menemukan terdapat peranan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar dengan diperoleh t hitung (5,530) > t table (1,984). Berdasarkan analisis data terdapat peranan positif kecerdasan spiritual dengan regulasi diri dalam belajar dengan asumsi semakin tinggi kecerdasan spiritual maka semakin tinggi regulasi diri dalam belajar. Sumbangan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar adalah sebesar 23,8% sedangkan 76,2 % sisanya sumbangan dari faktor lain selain kecerdasan spiritual.

HUBUNGAN KELEKATAN DAN KEPUASAN HUBUNGAN ROMANTIS PADA MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN DR. SOEPRAOEN MALANG YANG DI MEDIASI OLEH KEPERCAYAAN

Renanda, Shinta

Jurnal Ecopsy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat hubungan gaya kelekatan terhadap kepuasan hubungan romantis pada mahasiswa yang dimediasi oleh kepercayaan. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa  D3 Kebidanan semester 1 angkatan 2017 Poltekkes RS dr. Soepraoen Malang yang berjumlah 39 orang. Data dikumpulkan melalui angket menggunakan skala Relationship Style Questionnaire untuk mengukur gaya kelekatan, skala kepercayaan dan Relationship Assesment Scale untuk mengukur kepuasan hubungan romantis. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh  dan pengumpulan data menggunakan skala likert. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kelekatan, kepercayaan dengan kepuasan hubungan romantis dengan nilai p (0,003 < 0,05).

HUBUNGAN ANTARA DIMENSI BIG FIVE PERSONALITY DAN RELIGIUSITAS DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING KARYAWAN

Karim, Sukri

Jurnal Ecopsy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Subjective well-being atau kesejahteraan subjektif merupakan evaluasi afektif dan kognitif individu terhadap kehidupan yang dirasakan di tempat kerja. Salah satu teori yang berhubungan dengan kesejahteraan adalah big five personality dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara big five personality dan religiusitas dengan subjective well-being. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional dengan menggunakan tiga instrumen yaitu The Big Five Inventory, Religious Orientation Scale Revised, Satisfaction with Life Scale. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa extraversion dan well-being memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai koefisien korelasi 0,269, p = 0,047 < 0,05. Agreableness dan well-being tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai koefisien korelasi 0,150, p = 0,274 > 0,05. Conscientiousness dan well-being tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai koefisien korelasi 0,225, p = 0,098 > 0,05. Neuroticism dan well-being tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai koefisien korelasi 0,252, p = 0,064 > 0,05. Namun openness dan well-being memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai koefisien korelasi 0,301, p = 0,026 < 0,05. Sedangkan religiusitas dan well-being memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan nilai koefisien korelasi 0,351, p = 0,009 < 0,05.

KESEIMBANGAN KERJA-KEHIDUPAN PADA WANITA KARIR

Mayangsari, Marina Dwi, Amalia, Dhea

Jurnal Ecopsy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Wanita karir yang memiliki peran ganda memiliki tuntutan yang tidak mudah untuk diselesaikan. Kedua peran menuntut kinerja yang sama baiknya, apabila wanita lebih memprioritaskan pekerjaan maka dapat mengorbankan banyak hal untuk keluarganya. Keseimbangan kerja-kehidupan diperlukan agar seseorang dapat menyeimbangkan antara waktu ditempat kerja dan aktivitas lain diluar kerja termasuk keluarga dan kehidupan pribadinya. Jika hal ini tidak terpenuhi maka dapat menjadi sumber konflik yang menguras energi bagi diri sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran keseimbangan kerja-kehidupan pada wanita karir yang ditinjau dari dimensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan kerja-kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah wanita berusia 36 tahun, ibu rumah tangga sekaligus bekerja di salah satu Bank di Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakaan wawancara semi tersturktur dan observasi. Dari hasil penelitian diketahui subjek belum mampu menyeimbangkan dirinya dalam hal WIPL (Work Interference with Personal Life) dan WEPL (Work Enchacement Of Personal Life). Faktor yang mempengaruhi ketidakmampuan keseimbangan kerja-kehidupan pada subjek antara lain pada karakteristik kepribadian ditemukan profesionalitas, tanggung jawab, dan perasaan mudah berubah, pada karakteristik keluarga ditemukan kurang memperhatikan anak, pada karakteristik pekerjaan ditemukan memiliki target yang harus di capai, dan pada sikap ditemukan terfokus pekerjaan yang menimbulkan stress dan terjadi konflik dirumah.

PENGARUH PENDIDIKAN BENCANA PADA PERILAKU KESIAPSIAGAAN SISWA

Widjanarko, Mochamad, Minnafiah, Ulum

Jurnal Ecopsy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendidikan bencana untuk mengurangi risiko bencana di masa anak-anak menjadi sangat penting. Pengenalan awal bencana dan kemanfaatan hutan serta ekosistem yang ada di lingkungan sekitar rumah tempat tinggal merupakan media nyata yang bisa digarap dan diberikan untuk para generasi muda dalam membentuk perilaku kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh pendidikan bencana pada perilaku kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi  bencana. Tipe penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain kelompok tunggal dengan pretest-posttest atau one-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas 5 di SD 5 Rahtawu. Peralatan yang digunakan adalah lembar pretest dan posttest, layar sorot (LCD), alat peraga pendidikan bencana dan alat tulis. Analisis data berupa uji hipotesis dengan teknik uji T yang hasilnya 0,118 dalam dua ekor, yang dihitung dalam satu ekor 0,118/2= 0,059, dimana 0,059 di atas p < 0,05 maka Ho ditolak berarti hipotesis yang diajukan ditolak dan menunjukkan tidak ada pengaruh pendidikan bencana pada perilaku kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi  bencana.

PENGARUH KEPEMIMPINAN PROFETIK TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH

Septiawati, Sriana

Jurnal Ecopsy Vol 5, No 1 (2018): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara kepemimpinan profetik terhadap kepuasan kerja karyawan di Universitas Muhammadiyah Aceh. Menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah karyawan Universitas Muhammadiyah Aceh yang berjumlah 66 orang dan dengan teknik sampling jenuh. Menggunakan analisis data regresi sederhana dan analisis regresi berganda, dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kepemimpinan profetik terhadap kepuasan kerja yang artinya hipotesis mayor yang penulis ajukan diterima. Sedangkan untuk pengaruh setiap aspek dari kepemimpinan profetik shiddiq, amanah, tabligh dan fathanah menunjukkan bahwa hanya aspek amanah saja yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja yang artinya hipotesis minor aspek amanah yang penulis ajukan diterima. Pengaruh aspek-aspek kepemimpinan profetik secara bersama-sama yaitu shiddiq, amanah, tabligh dan fathanah sebesar 47,8 % dengan nilai F 58,568 dan nilai p 0,000 < 0,005. Sedangkan untuk aspek amanah besar sumbangan 50,3 % dengan nilai p 0,000 < 0,005.

KONDISI PSIKOLOGIS PENDERITA SPINAL CORD INJURY (SCI) DI KALIMANTAN SELATAN

Fauzia, Rahmi, Helmi, Zairin Noor

Jurnal Ecopsy Vol 4, No 3 (2017): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Spinal Cord Injury (SCI) merupakan salah satu permasalahan kesehatan fisik diakibatkan terjadinya cedera permanen pada tulang belakang yang berpotensi memicu munculnya masalah psikologis pada penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologis pada penderita SCI. Dengan menggunakan desain studi kasus, penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara sebagai alat untuk mengumpulkan data serta pedoman wawancara yang disusun berdasarkan aspek-aspek psikologis, sedangkan subyek penelitian ini berjumlah 1 (satu) orang yang saat penelitian dilakukan berstatus sebagai pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Ratu Zaleha Martapura. Pasien berjenis kelamin laki-laki, berusia 52 tahun, menderita SCI selama 10 tahun. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh gambaran kondisi psikologis pada subyek antara lain aspek: (1) penerimaan diri, (2) kontrol emosi, (3) serangan nyeri yang menurunkan status suasana hati menjadi negatif, (4) spiritualitas, (5) motivasi untuk sembuh.

PENGARUH SELF ESTEEM DAN KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN KECENDERUNGAN MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS PRANIKAH

Sanjaya, Ersa Lanang

Jurnal Ecopsy Vol 4, No 3 (2017): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk melihat apakah ada pengaruh antara self-esteem dan kualitas persahabatan dengan kecenderungan melakukan hubungan seks pranikah pada mahasiswa. Hal ini dikarenakan tingginya angka perilaku seks pranikah pada remaja, sehingga dibutuhkan pemahaman-pemahaman  yang lebih luas dan lebih dalam mengenai perilaku seks pranikah. Untuk bisa mengukur kecenderungan seks pranikah, maka digunakan teori kecenderungan Fishbein & Ajzen (1975). Dengan menggunakan teori kecenderungan, aspek yang diukur masih berada dalan tahap kognitif, dan belum menjadi perilaku yang tampak. Tipe penelitian yang digunakan disini adalah kuantitatif explanatoryAlat pengumpul data dalam penelitian ini adalah kuisioner.Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Universitas X. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling dengan jumlah responden 67 orang. Analisis penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda  dengan bantuan SPSS versi 16.0 for Windows. Dari hasil analisis data, diperoleh data bahwa ada pengaruh antara self-esteem dan kualitas persahabatan dengan kecenderungan melakukan hubungan seks pranikah. Faktor self dan kehidupan sosial, dalam hal ini kualitas persahabatan, merupakan hal yang penting bagi remaja dimana hal ini sesuai dengan tahapan perkembangan remaja. Berdasarkan hal ini, maka jika kedua hal itu tidak terpenuhi maka remaja akan cenderung untuk mencari cara lain yang cenderung menyimpang untuk memenuhi hal itu dimana dalam hal ini adalah kecenderungan melakukan perilaku seks pranikah.