cover
Contact Name
irfai fathurohman
Contact Email
irfai.fathurohman@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kredo@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra
ISSN : 25983202     EISSN : 2599316X     DOI : -
Jurnal ilmiah "Kredo" merupakan jurnal ilmiah bahasa dan sastra, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun, yakni pada tiap bulan Oktober dan April.
Arjuna Subject : -
Articles 47 Documents
WUJUD PILIHAN BAHASA DALAM RANAH KELUARGA PADA MASYARAKAT PERUMAHAN DI KOTA PURBALINGGA wardhani, pramika
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i2.2147

Abstract

Keberagaman bahasa yang digunakan masyarakat tutur di Kota Purbalingga mempresentasikan adanya masyarakat dwibahasa maupun multibahasa. Kondisi tersebut memunculkan adanya pilihan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Kota Purbalingga khususnya yang tinggal di perumahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud pilihan bahasa yang digunakan dalam ranah keluarga. Data dikumpulkan dengan metode simak dilanjutkan dengan teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan teknik hubung banding (HBB). Berdasarkan tuturan masyarakat yang tinggal di Perumahan Kota Purbalingga, diperoleh hasil penelitian wujud pilihan bahasa berupa (1) tunggal bahasa, yang meliputi bahasa Indonesia ragam nonformal dan bahasa Jawa ragam ngoko; (2) alih kode; serta (3) campur kode.
SYMBOLIC VIOLENCE AGAINST WOMEN IN SEPASANG MATA DINAYA YANG TERPENJARA SHORT STORY BY NI KOMANG ARIANI Arianto, Tomi
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v2i1.2526

Abstract

Sepasang Mata Dinaya yang Terpenjara short story expressed various problems related to the imbalance of social structure between women and men in Bali society. This is done in a structured and continuous to become a convention that is rooted down to the smallest social structure in society that is family. From the problems above, the research defined that the social problems present in those literary work included to the scope of sociological problems in literature work. The formulations of the problems in this research are as follows: 1) What is the scope of symbolic violence contained in Sepasang mata dinaya yang terpenjara? 2) How does the symbolic violence forms contained in a short story Sepasang mata dinaya yang terpenjara? To answer the research question, the researcher used literary theory related with the approach of sociology Pierre Bourdieu. The method used in this analysis is qualitative descriptive. The result of the analysis shows that the short story reveals various problems related to the inequality of social structure between women and men in Balinese society which has been formed in a structured and continuous culture that is rooted down to the smallest social structure in the family. From the dichotomy of these structures then arise forms of symbolic violence adopted from Bourdieu’s terminology. This form of symbolic violence is experienced in layers by agents who have more capital and dominate such as the parents of Dinaya, her husband, and the people who apply the patriarchal culture. This form of symbolic violence is reflected in: symbolic violence by parents (including Dinaya's mother) against her child (Dinaya). symbolic violence of an individual Man (Dinaya's husband) against his wife (Dinaya), and Symbolic Violence by Society (cultural norms) on Balinese women.
ANALISIS BUKU BACAAN ANAK “BELAJAR SAMBIL BERTERNAK AYAM” BERDASARKAN PENDEKATAN STUKTURAL Roysa, Mila
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1750

Abstract

Pendidikan sastra di sekolah dasar adalah pembelajaran sastra anak. Sastra anak merupakan pembayangan atau pelukisan kehidupan anak yang imajinatif ke dalam bentuk struktur bahasa anak. Sastra anak merupakan sastra yang ditujukan untuk anak, bukan sastra tentang anak. Sastra tentang anak bisa saja isinya tidak sesuai untuk anak-anak, tetapi sastra untuk anak sudah tentu sengaja dan disesuaikan untuk anak-anak selaku pembacanya (Puryanto, 2008: 2). Pemilihan buku bacaan anak harus disesuaikan dengan usia tingkat perkembangan usia anak. Analisis yang digunakan dalam pembahasan ini menggunakan teknik deskriptif dengan menganalisis teks cerita yang berjudul “Belajar Sambil Berternak Ayam” yang sesuai untuk pengoptimalan kognitif anak. Berdasarkan analisis bacaan judul cerita tersebut sesuai untuk siswa sekolah dasar untuk siswa kelas tinggi.Kata Kunci: Pendekatan struktural.
FUNGSI PRAGMATIS TUTURAN HUMOR MADIHIN BANJAR Faridah, Siti
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fungsi pragmatis dalam tuturan humor madihin Banjar yang dituturkan oleh pemadihinan John Tralala. Pendekatan yang  digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan adalah pendekatan pragmatis, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan pendekatan deskriptif. Data penelitian ini berupa penggalan wacana humor dalam madihin Banjar yang mengandung fungsi pragmatis. Sumber data penelitian ini adalah wacana humor dalam madihin Banjar. Metode dan teknik analisis data digunakan adalah metode heuristik Leech (1983), metode normatif dan teknik interaktif Miles dan Huberman (1984). Pengumpulan data dilakukan dengan metode rekam, simak dan catat. Hasil penelitian ini adalah di dalam tuturan humor madihin Banjar ditemukan (1) subfungsi pragmatis memuji, (2) subfungsi pragmatis mengucapkan terima kasih, (3) subfungsi pragmatis mengkritik dan (4) subfungsi pragmatis mengeluh
MEMBERDAYAKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK UNTUK BUDAYA LITERASI BAHASA Suhaimi, Imam
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1754

Abstract

Prinsip dasar anak yaitu bermain, aktifitas yang muncul yang sering dijumpai adalah gerakan yang aktif dan atraktif. Inilah sebuah kecerdasan kinestetik anak yang seharusnya mampu kita manfaatkan sebagai orang dewasa yang ada di sekitar mereka, kecerdasan kinestetik ini apabila dikombinasikan dengan kecerdasan pemerolehan bahasa maka akan tercipta sebuah pembiasaan literasi anak semenjak dini. Bahasa yang merupakan identitas sebagai manusia itu sendiri menuntut kita untuk terus mengembangkan ilmu bahasa, maka dari itu tulisan ini mencoba mengakomodir keinginan tersebut melalui pembahasan keterpaduan kecerdasan kinestetik dan budaya literasi bahasa. Budaya literasi diharapkan tumbuh semenjak dini atas prakarsa anak itu sendiri tanpa ada tekanan dari guru, orang tua, atau orang sekitarnya yang lain, baik dalam pemerolehan bahasa Indonesia, atau Bahasa asing.
TEACHER’S PERCEPTION ON FOLKLORES IN ENGLISH TEXTBOOK IN SMA 1 BAE KUDUS Cahyaningsih, Riyan Dwi
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1756

Abstract

Pemilihan bahan ajar merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh guru. Melalui proses pemilihan bahan ajar yang tepat, proses belajar menjadi sukses. Pentingnya mengetahui persepsi guru dalam penggunaan bahan ajar sangat penting diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru tentang teks cerita rakyat dalam buku teks bahasa Inggris di kelas X SMA 1 Bae Kudus. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Daftar pernyataan dan pertanyaan yang diberikan kepada guru kelas X SMA 1 Bae Kudus untuk mengetahui persepsi guru terhadap teks cerita rakyat bahan ajar kelas X.Hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa persepsi guru berbeda bila menanggapi teks cerita rakyat yang digunakan untuk materi pembelajaran. Kelas X guru bahasa Inggris ada yang menjawab "Ya" ada juga yang menjawab "Tidak" baik dalam pernyataan atau pertanyaan yang diberikan oleh peneliti. Jawabannya berbeda karena persepsi guru terhadap masalah yang timbul dalam belajar keterampilan membaca, ketepatan dalam memanfaatkan kearifan lokal dan makna dalam cerita rakyat. Peneliti menyarankan agar teks cerita rakyat yang digunakan dalam mengajar siswa kelas X adalah teks cerita rakyat yang mengelilingi lingkungan siswa yang memiliki nilai dan pesan yang penting untuk diketahui siswa dan dapat dipertahankan terus menerus. Pentingnya pemilihan bahan ajar yang tepat dibuat sesuai dengan konteks lingkungan belajar sehingga siswa akan tepat sasaran dengan target agar siswa dapat melindungi dan melestarikan cerita rakyat.Kata kunci: Persepsi guru, Cerita Rakyat, Buku Teks.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BERMUATAN NILAI KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA SD Nurul Rizka Arumsari, Muhammad Noor Ahsin
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar bahasa Indonesia bermuatan nilai kewirausahaan,  dan mengetahui kelayakan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan. Penelitian ini didasarkan pada kurang tersedianya bahan ajar bahasa Indonesia bermuatan nilai kewirausahaan. Tahapan yang digunakan diambil dari gagasan Borg dan Gall. Tahapan penelitian, meliputi: pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produksi awal, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, revisi produk, uji coba lapangan, revisi produk akhir, dan desiminasi serta implementasi. Validasi bahan ajar dinilai oleh dua validator. Berdasarkan analisis data uji ahli, diketahui bahwa bahan ajar yang dikembangkan berkategori baik dari aspek kelayakan isi, penyajian bahasa, dan kegrafikan karena persentasi lebih dari 76 %. Hasil uji coba lapangan diperoleh nilai siswa rata-rata 82. Jadi, berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar bahasa Indonesia berbasis kewirausahaan layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah Dasar kelas IV.Kata Kunci: Pengembangan, bahan ajar, bahasa Indonesia, kewirausahaan
MEDIA WAYANG MINI DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAGI PEMELAJAR BIPA A1 UNIVERSITAS EZZITOUNA TUNISIA Widianto, Eko
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1757

Abstract

Penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media wayang mini untuk pembelajaran keterampilan berbicara bagi pemelajar BIPA tingkat A1 di Universitas Ezzitouna, Tunisia. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan manfaat penggunaan media wayang mini dalam pembelajaran keterampilan berbicara bagi pemelajar BIPA di Universitas Ezzitouna, Tunisia. Media wayang mini juga dapat digunakan sebagai sarana diplomasi budaya dalam aspek sosiokultural. Adapun manfaat penggunaan media pembelajaran tersebut yaitu (1) pembelajaran lebih komunikatif dan menarik; (2) meminimalkan proses translasi/terjemah dalam pembelajaran; (3) menguatkan ingatan pemelajar BIPA terhadap suatu kosakata maupun konsep karena media bersifat ikonis; (4) pemelajar lebih banyak beraktivitas dalam mengeksplorasi media; (5) bahan ajar menjadi lebih bermakna; dan (6) sarana diplomasi budaya Indonesia. Dalam penelitian ini, dikemukakan pula langkah-langkah pembelajaran yang dapat dilakukan dalam pembelajaran BIPA keterampilan berbicara menggunakan media wayang mini.
MAKNA DAN NILAI BUKA LUWUR SUNAN KUDUS (Sumbangan Pemikiran Mewujudkan Visi Kampus Kebudayaan) Irfai Fathurohman dan Deka Setiawan, Erik Aditia Ismaya
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1752

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui makna dan nilai dalam Buka Luwur Sunan Kudus serta merancang model implementasi makna dan nilai dalam Buka Luwur Sunan Kudus untuk mewujudkan visi Kampus Kebudayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buka Luwur dilaksanakan dalam rangka memperingati haul Sunan Kudus. Haul adalah upacara untuk memperingati wafat seorang ulama atau tokoh yang berjasa. Buka Luwur Kudus Sunan mengandung makna dan simbol nilai-nilai luhur dan nilai edukatif yang tinggi yaitu: rasa toleransi kepada sesama, rasa saling tolong-menolong dan menghargai, melatih dan membiasakan diri bersedekah, selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, mampu membina budi pekerti luhur dan mengekang perbuatan negatif serta mengingatkan agar orang-orang supaya beramal-ibadah yang baik untuk bekal kehidupan sesudah mati. Makna dan nilai Buka Luwur yang tergali sangat relevan dengan Universitas Muria Kudus yang memiliki visi menjadi “Kampus Kebudayaan” dengan ciri khas lulusan “Cerdas dan Santun”. Melalui Tri Darma perguruan maka makna dan nilai Buka Luwur dapat diimplementasikan dalam setiap darma dalam upaya mewujudkan visi “Kampus Kebudayaan”. 
MENGGALI NILAI DAN FUNGSI CERITA RAKYAT SULTAN HADIRIN DAN MASJID WALI AT-TAQWA LORAM KULON KUDUS Kanzunnudin, Mohammad
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1748

Abstract

Penelitian tentang cerita prosa rakyat “Sultan Hadirin dan Masjid Wali At-Taqwa Loram Kulon” di desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah; bertujuan untuk mendeskripsikan nilai dan fungsi cerita rakyat Sutan Hadirin dan Masjid Wali At-Taqwa Loram Kulon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data  dengan  studi pustaka, observasi, wawancara mendalam, perekaman, pencatatan, dan pemotretan. Hasilnya menunjukkan bahwa cerita prosa rakyat “Sutan Hadirin dan Masjid Wali At-Taqwa Loram Kulon” memiliki nilai-nialai kearifan lokal dan nilai pendidikan. Nilai kearifan lokal  berupa nilai kepemimpinan, nilai pengabdian, nilai tradisi, nilai budaya, dan nilai sosial. Nilai pendidikan mencakupi etika dan moral, budi pekerti, keteladanan dan kepahlawanan, dan religius. Adapun fungsinya mencakupi (1)sarana pendidikan, (2) sarana untuk mengesahkan pranata-pranata sosial bersifat kolektif yang harus ditaati oleh anggota masyarakat, (3) sarana untuk membangun karakter dan identitas suatu masyarakat, (4) Sarana untuk pengenalan dan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya suatu masyaraka, dan (5) sebagai modal sosial untuk berinteraksi dan berkomunikasi antaranggota atau komunitas suatu masyarakat.Kata kunci:  Nilai, fungsi, cerita prosa rakyat Sultan Hadirin dan Masjid Wali At-Taqwa Loram Kulon.