cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah)
Published by STKIP Nurul Huda
ISSN : 25499076     EISSN : 2549905X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JIPFRI: Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah is a scientific journal published with a view to facilitating academics and researchers to publish their research results in the field of Physics Education Innovation and Scientific Research in the field of physics.
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
Fun Science: Roket Air Sebagai Media Edu-Sains untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Pitriana, Pina; Agustina, Rena Denya; Zakwandi, Rizki; Ijharudin, Muhammad; Kurniawan, Dede Trie
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 2 No 1 (2018): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - Mei 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.531 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v2i1.143

Abstract

Learning science is considered to be difficult and complicated for most students since it requires high reasoning and imagination. This study aims to increase the motivation of students in Primary School to learn science using water rockets interspersed with game. The results of the research show that there is an increase in learning motivation of learners in Lesson Subject. The design of training and games connected with PAKEM shows a positive and intensive response for students. The results showed that more than 90% of the learners provide a positive response to learning.  In addition, students’ motivation and learning activities were improved during the learning process.
Rancangan Sederhana Penentuan Modulus Puntir Batang Besi untuk Pembelajaran Peserta Didik Firdaus, Thoha
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 1 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - Mei 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.068 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v1i1.6

Abstract

Modulus puntir merupakan materi yang asing di kalangan pelajar, mereka lebih akrab dengan materi modulus Young. Ini dikarenakan sulitnya seorang guru menjelaskan fenomena dan eksperimen yang pasti tentang materi ini.  Percobaan sederhana penentuan modulus puntir batang besi telah dilakukan dengan menggunakan metode pelengkungan. Metode yang digunakan adalah dengan analisis regresi linier tanpa bobot hubungan antara sudut puntir dengan massa beban tambahan, dan pengambilan data untuk penentuan nilai modulus puntir batang besi dilakukan dengan variasi massa beban. Setiap variasi massa, sudut yang terbentuk diukur menggunakan busur derajad sebanyak 7 kali. Koefisien modulus puntir dapat dihitung dari gradien garis hasil regresi antara sudut puntir dengan massa beban tambahan. Setelah dilakukan regresi dari 7 data eksperimen, diperoleh nilai koefisien modulus puntir batang besi sebesar G=(0,055 ± 0,007) × 1012Pa, nilai ini tidak jauh berbeda dengan perkiraan nilai modulus puntir pada bahan-bahan yang sejenis lainnya.
Pemberian Reward Pengaruhnya Terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Fisika Dasar Effendi, Effendi
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 1 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - Mei 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.678 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v1i1.35

Abstract

Reward merupakan salah satu faktor diluar dari pribadi mahasiswa. Dengan pemberian reward dalam proses perkuliahan secara tidak langsung akan membuat mahasiswa lebih bersemangat dan aktif sehingga terjadi proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pemberian reward berpengaruh terhadap aktivitas mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasidalam penelitian adalah seluruh seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah fisika dasar. Variabel dalam penelitian ini ada dua, yaitu variabel bebas adalah pemberian reward, dan variabel terikat adalah aktivitas belajar mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi. Setelah data terkumpul, kemudian data dianalisis dengan ststistik uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan analisis data yang dilakukan didapat thitung = 6,20 dan tdaftar = 2,01, hipotesis akan diterima apabila thitung terletak antara –t(1-1/2α) < t < t(1-1/2α). Dari hasil perhitungan dapat diketahui 6,20 tidak terletak antara -2,01 dan +2,01, sehingga kesimpulannya bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh pemberian reward terhadap aktivitas belajar mahasiswa.
Penerapan Metode Quantum Teaching untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika pada Materi Optik Rohman, Fatkhur; Kotimah, Siti; Lusiyana, Ayu
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 1 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - Mei 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.359 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v1i1.37

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan metode pembelajaran quantum teaching untuk meningkatkan hasil belajar fisika pada materi optik di MTs Nurul Huda. Penelitian ini dilatar belakangi dari tidak maksimalnya siswa dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru mata pelajaran IPA. Hal ini disebabkan karena siswa sering kali hanya bermain dan bergurau bersama teman-temannya, tidak begitu mendengarkan penjelasan dari guru di depan kelas. Setelah mengkaji dari beberapa literatur, penulis menemukan bahwa metode pengajaran yang tepat dengan hal tersebut adalah metode quantum teaching.Dengan Memanfaatkan pola perilaku siswa dan mengatur atau mendesain lingkungan serta suasana belajar menjadi menyenangkan bahkan terkesan bermain-main namun sebenarnya serius, diharapkan hasil belajar siswa dapat meningkat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran quantum teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi optik di kelas VIII1 MTs Nurul Huda. Hasil belajar pada penelitian ini adalah hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik. Peningkatan nilai rata-rata kognitif pada siklus I dari 70,43 menjadi 80,43. Ketuntasan klasikal mengalami peningkatan dari 61% menjadi 87%. Nilai rata-rata afektif siswa dalam hal minat meningkat dari siklus I sebesar 68% menjadi 85% pada siklus II. Nilai rata-rata psikomotorik siklus I sebesar 70% meningkat pada siklus II menjadi 84%.
PENGARUH PEMBERIAN TUGAS MANDIRI TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MADRASAH TSANAWIYAH NURUL HUDA Rofiqah, Siti Anisatur; Erwin, Erwin; Gunarto, Wahid
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 1 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - Mei 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.664 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v1i1.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa yang telah diberi tugas mandiri struktur. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Nurul Huda tahun pembelajaran 2011/2012. Pengambilan sampel dilakukan secara acak yaitu kelas VIII-1 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-4 sebagai kelas eksperimen. Data tes hasil belajar diperoleh dengan pemberian tugas mandiri terstruktur. Perhitungan statistik uji Z yang  digunakan untuk uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan taraf signifikan (α=5%) Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pebedaan hasil belajar siswa yang diberi tugas mandiri terstruktur dengan yang tidak diberi tugas mandiri terstruktur dengan  hasil perhitungan diperoleh nilai Zhit= 4,01 tidak terletak antara -1,96 dan 1,96 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Skor hasil belajar fisika dengan menggunakan metode pemberian tugas mandiri terstruktur lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak diberikan tugas mandiri terstruktur yaitu rata-rata nilai kelas eksperimen 73,69, varians 122,59 dan standar deviasi 11,07. Sedangkan rata-rata nilai kelas kontrol 63,90, varians 74,34 dan standar deviasi 8,62.
Sampul JIPFRI Vol 1 No 1 (2017) Editor, JIPFRI
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 1 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - Mei 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.909 KB)

Abstract

JIPFRIS Cover  Vol 1 No 1 (2017)
Susunan Dewan Redaksi, Kata Pengantar, Daftar Isi Editor, JIPFRI
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 1 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - Mei 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.218 KB)

Abstract

Susunan Dewan Redaksi, Kata Pengantar, Daftar Isi
Evaluasi Program Model CIPP pada Proses Pembelajaran IPA Bhakti, Yoga Budi
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 2 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - November 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.366 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v1i2.109

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan evaluasi model CIPP (Contexs, Input, Prosess, Product), mengetahui hasil belajar siswa pada bidang studi IPA dan mengetahui keefektifan proses pembelajaran IPA dengan menggunakan evaluasi model CIPP di SMP IT Raudlatul Jannah. Penentuan keefektifan suatu proses pembelajaran dilihat dari seberapa besar tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran yang telah ditentukan pada awal pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan model CIPP dengan mengevaluasi tiap komponen konteks, input, proses dan produk untuk mencapai proses pembelajaran yang efektif. Sumber data penelitian adalah Guru IPA, wakil bidang kurikulum, serta Kepsek yang berada di SMP IT Raudlatul Jannah. Pengumpulan data primer menggunakan instrumen observasi sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi dan wawancara. Data hasil observasi yang diperoleh kemudian dianalisis secara kuantitatif sedangkan data hasil dokumentasi dan wawancara dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran yang meliputi persyaratan pelaksanaan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran dinyatakan cukup efektif.
Pembelajaran Fisika Problem Based Learning (PBL) Menggunakan Metode Eksperimen dan Metode Proyek Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Abstrak Siswa Okyranida, Indica Yona
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 2 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - November 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.104 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v1i2.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi penggunaan model Problem Based Learning (PBL), metode eksperimen, metode proyek, kemampuan berpikir abstrak  terhadap hasil  belajar. Desain penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Madiun kelas VIII. Sampel diambil dengan teknik Cluster Random Sampling, sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VIII A dan VIII B. Kelas VIII A diberi pembelajaran dengan Problem Based Learning (PBL) menggunakan metode eksperimen, sedangkan VIII B diberi pembelajaran  Problem Based Learning (PBL) dengan metode proyek. Data hasil belajar kognitif, kemampuan berpikir abstrak dan  kemampuan berpikir kreatif  diambil menggunakan instrumen tes,  sedangkan data hasil belajar afektif dan  psikomotor  menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis variansi anava dua jalan dan dilanjutkan dengan uji Compare Means. Hasil penelitian menunjukkan: 1) tidak terdapat pengaruh pembelajaran fisika Problem Based Learning (PBL) menggunakan metode eksperimen dan proyek terhadap hasil belajar; 2) terdapat pengaruh kemampuan berpikir abstrak terhadap hasil belajar kognitif dan psikomotor, namun tidak terdapat pengaruh terhadap hasil belajar afektif; 3)  tidak terdapat interaksi pembelajaran fisika Problem Based Learning (PBL) mengunakan metode eksperimen dan proyek dengan kemampuan berpikir abstrak terhadap hasil belajar.
Penerapan Model Pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) Berbantuan Multimedia untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA pada Pokok Bahasan Fluida Ismail, Ali
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 1 No 2 (2017): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - November 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.242 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v1i2.114

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains fisika siswa setelah diterapkan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbantuan multimedia pada pokok bahasan fluida statis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian randomized control group Pretest-Potstest design. populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI di salah satu SMA di Kabupaten Bekasi sedangkan sampel dari penelitian ini adalah di pilih dua kelas kelas XI dari keseluruhan populasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan proses sains setelah diterapkan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbantuan multimedia meningkat secara signifikan dilihat dari nilai gainnya. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata N-gain keterampilan proses sains 57%  untuk kelas eksperimen dan 49%  untuk kelas kontrol,Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbantuan multimedia dapat lebih meningkatkan keterampilan proses sains di bandingkan dengan pembelajaran konvensional berbantuan multimedia.