AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian merupakan jurnal ilmiah publikasi hasil-hasil penelitian dan review bidang ilmu pertanian. Bidang ilmu pertanian melingkupi agribisnis, pangan, peternakan dan teknologi pertanian.
Articles
29
Articles
Efektivitas Dosis Pupuk Bokasi Pada Fase Vegetatif Tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata Ness)

sudarmi, sudarmi, Wartini, Wartini

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pertumbuhan  tanaman sangat dipengaruhi oleh kandungan unsur hara tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dosis pupuk bokashi yang tepat agar mendapatkan pertumbuhan  terbaik dari tanaman sambiloto (Andrographis paniculata Ness).  Metode penelitian adalah eksperimen, dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), dengan perlakuan tunggal yaitu variasi dosis pupuk bokashi dengan 3 ulangan. Variasi dosis  pupuk bokashi  ada 4 level yaitu : Tanpa dipupuk bokashi  (B1) sebagai pembanding; Pupuk bokashi 5 ton/ha  (B2); Pupuk bokashi 10 ton/ha (B3); Pupuk bokashi 15 ton/ha (B4). Hasil penelitian  Dosis   pupuk bokashi berpengaruh  terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah daun. Kesimpulan dosis  15 ton/ha pupuk bokashi menunjukkan pertumbuhan yang paling optimal hasil rata-rata meliputi : tinggi tanaman  60,07 cm/tanaman, jumlah  cabang 24,11 buah/tanaman dan jumlah daun 121,33 buah/tanaman berbeda nyata dengan tanpa pupuk bokashi sebagai kontrol. Kata Kunci : dosis, pupuk bokashi,  pertumbuhan, sambiloto

Analisis Potensi Pengembangan Komoditas Salak Pondoh (Salaca Edulis) Di Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara

hidayatun, hidayatun

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung pendapatan usahatani salak pondoh, menganalisis bagaimana potensi produksi dan potensi pengembangan komoditas salak pondoh di Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan Bulan November hingga Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survey, pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan mengambil Desa Pekandangan dan Desa Sipedang di Kecamatan Banjarmangu yang paling banyak mengusahakan tanaman salak. Responden dalam penelitian ini berjumlah 80 responden yang terdiri dari 60 responden petani salak pada analisis pendapatan, 20 responden dalam analisis SWOT yang terdiri dari 6 dinas pemerintah, 10 petani salak, dan 4 pedagang. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan, analisis LQ dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani salak pondoh sebesar Rp 4.964.615/bulan. Produksi salak pondoh pada periode 2012 – 2014 bukan merupakan komditas basis dengan nilai LQ < 1, sedangkan pada Tahun 2015 dan 2016 merupakan komoditas basis di Kecamatan Bajarmangu dengan nilai LQ 1,726 pada Tahun 2015 dan 1,560 pada Tahun 2016. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa skor pada matrik IFE 2,97 dan matrik EFE menunjukkan skor sebesar 2,76. Skor tersebut menunjukkan potensi pengembangan komoditas salak di Kecamatan Banjarmangu berada pada kuadran 1 yang menunjukkan bahwa komoditas salak pondoh memiliki kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang yang ada.Kata kunci: basis, pengembangan, potensi, salak pondoh.

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Daging Ayam Broiler pada Rumah Tangga di Kabupaten Demak

Rahmadani, Febrianti

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler dan mengetahui jumlah permintaan rumah tangga terhadap daging ayam broiler. Lokasi penelitian secara purposive , metode yang digunakan adalah metode survei, pengambilan sampel secara Quota Sampling , dan penentuan responden dengan metode Multistage Random Sampling yang terdiri dari 90 responden dari 3 Kecamatan di Kabupaten Demak. Analisis data menggunakan rumus Regresi Linier Berganda dalam fungsi logaritma (Ln). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah harga daging ayam broiler (X1), harga ayam kampung (X2), pendapatan konsumen (X3), jumlah anggota keluarga (X4) dan selera konsumen (X5). Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas yang diamati secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler. Secara parsial harga ayam kampung, jumlah anggota keluarga dan selera konsumen berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler, sedangkang harga ayam broiler dan pendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler. Kata kunci : ayam broiler, faktor permintaan ABSTRACT The aimed of this research is to know the factors that influence the demand of broiler chicken and to know the number of household demand for broiler meat. The research location is purposive, the method used is survey method, sampling by Quota Sampling, and respondent determination by Multistage Random Sampling method consisting of 90 respondents from 3 District in Demak District. Data analysis using Multiple Linear Regression formula in logarithmic function (Ln). The variables observed in this research are broiler chicken price (X1), chicken price (X2), consumer income (X3), number of family member (X4) and consumer appetite (X5). The results showed that the observed independent variables significantly affect the demand of broiler chicken meat. Partially the price of chicken, the number of family members and consumer tastes significantly affect the demand of broiler chicken meat, broiler prices and broiler prices did not significantly affect the demand of broiler chicken meat. Keywords : broiler chicken, demand factor

Analisis Menurunnya Minat Petani Menanam Padi Organik Dengan Pendekatan Fishbone Diagram Di Kabupaten Ngawi

Widodo, Ari Leksono Marhaen

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis keragaan pendapatan petani padi organik dan petani padi konvensional, mengetahui faktor penyebab apa yang paling utama menyebabkan menurunnya minat petani menanam padi organik, serta mencari tindakan apa yang dapat meningkatkan minat petani menanam padi organik. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner, serta dokumen dan pencatatan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penelitian dilakukan di Kabupaten Ngawi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan usahatani, analisis efisiensi usahatani, serta analisis fishbone diagram. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa pendapatan usahatani padi konvensional lebih tinggi apabila dibandingkan dengan usahatani padi organik dengan nilai Rp. 18.131.817,66,-/ha/MT berbanding dengan Rp. 11.330.399,35,-/ha/MT. Analaisis Efisiensi menunjukan bahwa kedua jenis usahatani telah efisien namun nilai efisiensi usahatani padi konvensional lebih tinggi apabila dibandingkan dengan usahatani padi organik dengan nilai 3,09/MT berbanding dengan 2,01/MT. Berdasarkan analisis fishbone diagram menunjukan bahwa faktor yang paling berpengaruh adalah dari faktor manusia yaitu dengan permasalahan penerimaan uang yang terlambat.

Peran Kelompok Tani Terhadap Tingkat Pengetahuan Petani Jambu Biji Getas Merah Di Kelompok Tani Makmur Kecamatan Pagerruyung Kabupaten Kendal

Lestari, Wahyu Puji

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRACTThe study on the role of farmer groups in order to improve knowledge of guava farmers had been conducted on December 2017 in Makmur Farmer Group in Pagerruyung, Kendal. The location was determined by the fact that Makmur farmer group has the largest number of guava production in Pagerruyung. This study aims were to analyze the role of the farmer group in the knowledge level of the farmers and to analyze the knowledge level of the farmers of planting guava. The result of this analysis implies that the roles of farmer group as a learning activities, production unit, and business unit simultaneously influence the knowledge level of the farmers. From the partial research result, it found that the business unit, as the direct variable, significantly influences the knowledge level of the farmers. The roles of the farmer group as a learning media, cooperation media, and production unit partially have indirect and no significant influence towards the knowledge of the farmers.   Key words : role of group, knowledge, farmer group, guava ABSTRAKPenelitian tentang peran kelompok tani terhadap tingkat pengetahuan petani telah dilakukan pada bulan Desember 2017 di Kelompok Tani Makmur Kecamatan Pagerruyung, Kabupaten Kendal. Penentuan lokasi dilakukan dengan pertimbangan bahwa kelompok tani Makmur memiliki jumlah petani dan jumlah produksi jambu biji getas merah terbanyak di Kecamatan Pagerruyung. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peran kelompok terhadap tingkat pengetahuan petani dan menganalisis tingkat pengetahuan petani dalam bertani jambu biji getas merah. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran kelompok sebagai media belajar, media kerjasama, unit produksi, dan unit usaha berpengaruh secara serempak terhadap tingkat pengetahuan petani. Hasil uji secara parsial menunjukkan jika variabel yang langsung berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengetahuan petani yaitu unit usaha. Peran kelompok sebagai media belajar, media kerjasama, dan unit produksi secara parsial tidak berpengaruh langsung dan tidak signifikan terhadap pengetahuan petani.  Kata kunci : peran kelompok, pengetahuan, kelompok tani, jambu

Analisis Efisiensi Teknis Dan Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung Hibrida Di Kelompok Tani Sido Mulyo 01 Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati

Yudhi Tungga Dewi, Augustina Rosarinda

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the technical and economic efficiency of hybrid maize plantation in Porang – Paring Village, Sukolilo, Pati. This study was conducted on December 2017 until January 2018. The respondents participated in this study ate the hybrid maize farmers who are also the members of SidoMulyo 01 Farmer Group in Porang – Paring Village. This study implements a survey as the research method, while the respondents are determined by using Simple Random Sampling method with the number of respodents is as many as 57 farmers out of 133 hybrid maize farmers. The study analyzes the technical and economic efficiency by employing multiple linear regressions with Cobb-Douglas production function. The result of this study shows that the all production factors simultaneously influence the production of hybrid maize, and the land area, seeds, and pesticide production factors partially influence the production of hybrid maize. Meanwhile, urea, phonska, organic fertilizer, and labor factors are found to have no influence. All production factors, such as land area, seeds, urea, phonska fertilizer, pesticide and labor, are not technically. The land area, seeds, urea, phonska fertilizer, pesticide and labor factors are also not economically efficient. Keywords       : efficiency, production factors, hybrid maize.

Pengaruh Imbangan Aquadest Dalam Pembuatan Sabun Mandi Cair Berbahan Virgin Coconut Oil (VCO)

Widyasanti, Asri, Ramadha, Cindy Almas

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sabun merupakan surfaktan yang digunakan bersama air untuk membersihkan atau mencuci yang tersedia dalam bentuk padat dan cair. Bahan baku sabun mandi cair menggunakan minyak kelapa murni (VCO). Penelitian ini bertujuan untuk membuat sabun mandi cair, mencari jumlah imbangan aquadest yang terbaik dalam pembuatan sabun mandi cair, dan mengetahui perbandingan mutu sabun mandi cair yang dihasilkan terhadap karakteristik sabun mandi cair. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental desain laboratorium dengan analisis deskriptif dengan pembuatan sabun metode panas. Perlakuan pada penelitian ini dengan perbedaan imbangan aquadest yang diberikan untuk pembuatan sabun mandi cair berbahan minyak kelapa murni yaitu A = sabun mandi cair dengan imbangan aquadest : pasta sabun (1:1), B = sabun mandi cair dengan imbangan aquadest : pasta sabun (2:1), dan C = sabun mandi cair dengan imbangan aquadest : pasta sabun (3:1) dari 200 gram basis sabun. Pengamatan pada sabun mandi cair antara lain sifat fisik sabun, sifat kimia sabun, dan uji organoleptik. Hasil analisis menunjukan bahwa semua formula sabun mandi cair memenuhi persyaratan berdasarkan SNI sabun mandi cair 06-4085-1996. Formula sabun mandi cair dengan perlakuan C (sabun mandi cair dengan imbangan aquadest : pasta sabun (3:1)) merupakan produk terbaik secara keseluruhan. Hasil analisis sabun mandi cair pada perlakuan C adalah bobot jenis 1,055, kadar alkali bebas 0,0073 %, nilai pH 9,07 , nilai angka lempeng total 1  koloni/g, nilai viskositas 3400 cPs , dan nilai stabilitas busa 27,66%. Sehingga teknologi proses pembuatan sabun mandi cair dengan minyak kelapa murni dengan imbangan aquadest yang terbaik dapat dikembangkan dan diaplikasikan pada skala rumah tangga dan industri.Kata kunci: Imbangan Aquadest,  Minyak Kelapa Murni, Sabun Cair,  Mutu Sabun

Pendugaan Umur Simpan Keripik Tempe Sagu Dalam Pengemas Aluminium Foil

Afriyanti, Afriyanti

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Keripik tempe sagu adalah salah satu alternatif modifikasi tempe kedelai yang memiliki tekstur yang lebih renyah, penampakan yang lebih menarik dan rasa yang lebih gurih.  Tepung tapioka atau biasa disebut tepung sagu menjadi bahan campuran saat proses fermentasi.  Kerenyahan produk ini tidak tahan lama jika tidak dikemas dengan pengemas yang sesuai.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui umur simpan keripik tempe sagu dalam pengemas aluminium foil dengan metode Arrhenius.  Metode penelitiannya dengan penyimpanan produk pada suhu 50C, 270C dan 500C selama satu bulan.  Analisis terhadap kadar air dan kadar asam lemak bebas dilakukan setiap 6 hari sekali.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk keripik tempe sagu yang disimpan dengan pengemas aluminium foil memiliki umur simpan selama 108 hari atau 3,6 bulan.

Analisis Pengaruh Agrowisata Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Bunga Krisan Di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang

Lestariningsih, Umi

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani bunga krisan sebelum dan sesudah adanya agrowisata, serta menganalisis pengaruh agrowisata terhadap peningkatan pendapatan petani bunga krisan di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara purposive di Agrowisata Kampung Krisan Clapar Bandungan. Responden ditentukan secara purposive, yaitu anggota Kelompok Tani Gemah Ripah yang menanam bunga krisan yang berjumlah 32 orang. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November – Desember 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang dibantu menggunakan kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah Paired Sample T-test dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan petani bunga krisan sebelum dan sesudah adanya agrowisata. Pendapatan petani setelah adanya agrowisata lebih tinggi dibanding pendapatan petani sebelum adanya agrowisata. Agrowisata berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan petani bunga krisan di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang.Kata Kunci : agrowisata, bunga krisan, pendapatan petani. ABSTRACT            The aims of this study is to analyze the difference of chrysanthemum farmers income before and after agrotourism, and to analyze the effect of agrotourism on increasing of chysanthemum farmers income in Bandungan, Semarang Regency. The method was use survey method. The location of this study was in Kampung Krisan Clapar Bandungan Agrotourism that chosen by purposive method. Respondents were determined by purposive sampling, that is members of Gemah Ripah Farmer Group who planted chrysanthemum flower totaling 32 respondents. This study was done in November – December 2017. Data were collected by interview using quetionnaires. The analysis method was used Paired Sample T-test and Multiple Linear Regression. The results showed that there was a difference of chrysanthemum farmers income before and after agrotourism. Farmers income after agrotourism is higher than farmers income before agrotourism. Agrotourism affected the increasing of chrysanthemum farmers income in Bandungan, Semarang Regency. Keyword : agrotourism, chrysanthemum, farmers income.

Produksi dan Komposisi Susu Kambing Peranakan Ettawa Melalui Pemberian Ekstrak Meniran

Astuti, Puji, Suripta, Heru, Sukarini, NE

AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This  research  was  conducted  to  determine  the  difference  in  quantity  and quality (specific weight, fat, protein, total solid, total solid non fat, fatty acid omega 6 and 3) of milk in ettawa goat   fed  meniran extract  (Phyllanthus niruri). Experimental  animals  used  in this  study  were  12 peranakan ettawa goat    that  were  producing  at  the  second  lactation  with average  body  weight  of  50  kg  and  milk  production  about  1-2  liters.  They  were divided  into  four  groups,  each  groups  containing  3  animal.  Group  1  (without meniran extract),  group  2  (50 mg meniran extract/kg body weight),   group  3  (100 mg meniran extract/kg body weight), and group  4  (150 mg meniran extract/kg body weight). Quality  of  milk  calculated  at the end  in  research  and  quantity  of  milk  calculated  every  day  twice  a  day  in  the morning and evening. The data obtained in the study were analyzed with ANOVA. The results  showed  there  were  significant  difference  (p<0,05)  in  feed consumption,  milk quantity, but not at   milk quality (specific  weight,  protein,  total  solid  non  fat)  of  Peranakan ettawa goat  fed  meniran extract. Key word : Peranakan ettawa goat, milk quantity dan quality, meniran extract