cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Mosharafa
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mosharafa (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan hasil penelitian dan kajian analitis kritis dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Berkaitan dengan hasil-hasil penelitian pendidikan matematika di setiap level, berupa desain pembelajaran, analisis kesulitan siswa dalam pembelajaran, penelitian kuantitatif, kajian teoritis, penelitian kualitatif, Jurnal ini dipublikasikan oleh program studi pendidikan matematika STKIP Garut dan terbit tiga kali setahun yaitu bulan Januari, Mei, dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (2018)" : 15 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ADAPTIVE REASONING SISWA Nuraida, Ida
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kemampuan adaptive reasoning siswa yang masih rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menggunakan pembelajaran Realistic Mathematics Education karena tahap pembelajaran ini mendukung pada indikator kemampuan adaptive Reasoning siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan dan pencapaian kemampuan adaptive Reasoning siswa melalui pendekatan pembelajaran RME. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian the nonequivalent pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya Tahun Pelajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling dengan kelas IXF sebagai kelas eksperimen yaitu pembelajaran RME dan kelas IXG sebagai kelas kontrol yaitu pembelajaran biasa yang masing-masing terdiri dari 32 orang siswa. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan instrumen tes berupa uraian berjumlah 4 soal. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji t dan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data, analisis data dan pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan bahwa Peningkatan adaptive reasoning siswa kategori PS (atas dan menengah) yang memperoleh pembelajaran RME lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran Konvensional. Kata Kunci: Matematika Realistik, Adaptive Reasoning. Abstract This research is motivated by the ability of adaptive reasoning of students who are still low. To overcome these problems, researchers use Realistic Mathematics Education because this learning stage supports the indicators of Adaptive Reasoning ability of students. The purpose of this research is to know the improvement and achievement of Adaptive Reasoning ability of students through learning approach of RME. The method used in this research is the quasi experiments with the nonequivalent design study of pretest-posttest control group design. The population in this research is all students of class IX SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya Lesson Year 2015/2016. Sampling in this research is done by purposive sampling with class IXF as experiment class that is learning of RME and class IXG as control class that is conventional which each consist of 32 students. Technique of collecting data that is using test instrument in the form of description is 4 problems. Data analysis techniques used to test the hypothesis are t test and Mann-Whitney test with significance level of 5%. Based on the results of research, data processing, data analysis and hypothesis testing, it is concluded that the increase of adaptive reasoning of (upper and middle) PS category students who gain RME learning is better than students who get conventional learning. Keyword: Realistic Mathematics Education, Adaptive Reasoning.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIK MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Prabawati, Mega Nur
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan kemampuan literasi matematika mahasiswa calon guru matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Negeri berdasarkan kemampuan matematika. Untuk mengetahui kemampuan literasi matematik mahasiswa berdasarkan kemampuan matematika terlebih dahulu dilakukan pengelompokan kemampuan matematik mahasiswa yaitu tingkat kemampuan matematika rendah, sedang dan tinggi. Masing-masing pada tingkatan tersebut dipilih 1 orang untuk dijadikan sebagai subjek penelitian, sehingga terpilih 3 mahasiswa yang dijadikan sebagai subjek penelitian., yaitu M1 (mahasiswa berkemampuan tinggi), M2 (mahasiswa berkemampuan sedang), M3 (mahasiswa berkemampuan rendah). Semua subjek penelitian diberikan soal tes kemampuan literasi matematik kemudian dilanjutkan dengan wawancara untuk mengetahui sudah sampai level berapa dan pada indikator mana kemampuan literasi matematik yang telah mereka capai. Berdasarkan analisis yang telah dilaksanakan M1 berada pada level 4 kemampuan literasi matematik, M2 berada pada level 3 kemampuan literasi matematik, dan M3 berada pada level 2 kemampuan literasi matematik. Kata Kunci: Kemampuan Literasi Matematik, level kemampuan literasi matematik, tingkat kemampuan matematik. Abstract This study was conducted to describe and illustrate the mathematical literacy skills student teachers of mathematics the Faculty of Education University of Siliwangi State based math skills. To determine the ability of students based on the mathematical literacy mathematical ability grouping first performed mathematical ability of students is the level of mathematical ability is low, medium and high. Respectively at the level of the selected one person to serve as a research subject, so that the selected three students who serve as research subjects., The M1 (high-ability students), M2 (student-capable medium), M3 (low-ability students). All the study subjects given about mathematical literacy skills test is then followed by an interview to determine what level is already up and on which indicators mathematical literacy skills they have achieved. Based on the analysis performed at the level M1 4 mathematical literacy skills, M2 is at level 3 mathematical literacy skills, and M3 are at level 2 mathematics literacy skills. Keyword: Mathematical Literacy ability, level of mathematical literacy, mathematical ability level.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP PANGUDI LUHUR SALATIGA DITINJAU DARI BERPIKIR KRITIS Mahardiningrum, Anita Sri; Ratu, Novisita
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penyelesaian yang ditempuh siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan tahapan Polya pada siswa SMP ditinjau dari berpikir kritis FRISCO (Fokus, Reason, Inference, Situasion, Clarity, and Overview). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling dan diperoleh 3 subjek yang diambil dari siswa SMP Pangudi Luhur Salatiga dengan kategori berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pemecahan masalah subjek pada tahap: (1) Memahami masalah, subjek kategori tinggi dan sedang mampu menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan dengan tepat serta memenuhi kriteria berpikir kritis FRISCO, sedangkan subjek kategori rendah belum mampu (2) Menyusun rencana pemecahan masalah, subjek kategori tinggi dan sedang mampu menentukan keterkaitan antara informasi serta memenuhi kriteria FRISCO, sedangkan subjek kategori rendah tidak memenuhi kriteria; (3) Melaksanakan rencana pemecahan, subjek kategori tinggi dan sedang mampu menggunakan langkah-langkah melaksanakan rencana, serta memenuhi kriteria berpikir kritis FRISCO, kategori rendah tidak memenuhi kriteria berpikir kritis Kata Kunci: pemecahan masalah tahapan Polya, berpikir kritis FRISCO. Abstract This research is aims to describe steps of how junior high school students solve the math problems based on Polya Steps, this research is viewed from FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity and Overview) critical thinking. This is a descriptive qualitative research. Subjects sampling method used is Purposive Sampling and three subjects taken are from Pangudi Luhur Salatiga Junior High School students which were divided into diferent categories; high, medium, and low proficiency in Math. The results of the research show that: on step (1) Understanding Problem, subjects on high and medium categories could analyze what was asked correctly and could fulfill FRISCO critical thinking criterias, while, subject on low category could not. (2) Developing Plans to Solve the Problem, subjects on high and medium categories could decide interconection of informations and also could fulfill FRISCO critical thinking criterias,meanwhile, subject on low category could not. (3) Do the Plans to Solve the Problem, subjects on high and medium categories could follow the steps in the plans to solve the problems correctly and also could fulfill FRISCO critical thinking criterias, while, subject on low category could not follow the steps correctly, unable to answer the questions and also unable to fulfill critical thinking criterias. Keyword: Polya Problem Solving, FRISCO Critical Thinking.
KEMAMPUAN MENGAJUKAN MASALAH DIRELASIKAN DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIK Puspitasari, Nitta
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kajian ini memaparkan tentang kemampuan mengajukan masalah matematis direlasikan dengan kemampuan berpikir logis matematis. Kemampuan mengajukan masalah serta berpikir matematis merupakan kemampuan esensial yang dimiliki dan dikembangkan oleh siswa untuk bisa menghadapi kemajuan IPTEK yang semakin pesat. Karena kedua kemampuan tersebut menjadi hal yang penting, maka diperlukan panduan pengembangan kemampuan tersebut jika dikaitkan satu dengan yang lainnya. Pada kajian ini juga menyajikan bagaimana rubrik penilaian mengajukan masalah direlasikan dengan kemampuan berpikir logis. Hal ini diharapkan dapat menjadi stimulus untuk mengembangkan kemampuan mengajukan masalah matematis secara optimal. Kata Kunci: mengajukan masalah, berpikir logis. Abstract This study presents a mathematical problem posing ability related to the ability to logical thinking mathematically. The ability mathematical problem posing and logical thinking is an essential capability owned and developed by students to deal with advances in science and technology that rapidly. Since both the ability it becomes important, then needed the capability development guidance if it is associated with the other. In this study also present how the rubric assessment mathematical problem posing to related with the ability logical thinking. It is expected to be a stimulus to develop mathematical problem posing capability optimally. Keyword: Mathematical problem posing, logical thinking.
PENGEMBANGAN RUBRIK BERPIKIR KREATIF SISWA MENENGAH ATAS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Fitriani, Silvia; Yarmayani, Ayu
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik produk pengembangan rubrik keterampilan berpikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah matematika pada materi program linier dan mengetahui Kelayakan rubrik ketrampilan berfikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah matematika, melalui penilaian guru matematika SMA sebagai pengguna dan pertimbangan validasi (ahli). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan model pengembangan yang digunakan yaitu 4D, model pengembangan ini terdiri dari 4 tahap sesuai dengan namanya, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Karena keterbatasan waktu maka penelitian hanya dilakukan sampai pada tahap develop (pengembangan). Berdasarkan penilaian dari validator dan guru, instrumen yang dikembangkan sudah layak dan dapat diterapkan untuk siswa kelas XI IPA. Kata Kunci: rubric, berpikir kreatif, pemecahan masalah. Abstract The purpose of this research was to knew the characteristics of the product development of creative thinking skills rubric students in mathematical problem solving in the subject matter of program linier in the Senior High School City of Jambi and knew the eligibility section of creative thinking skills of students in mathematical problem solving, through consideration of assessment junior high school math teacher as a user and validation (expert). This type of research used in this study is the development of research and development model used is 4D, this development model consists of four stages in accordance with its name, define (definition), design (design), develop (development), and disseminate (spread). because of limited time the research only done until development step. Based on the assesment from the validator and the teacher, the instrument which development had been and can to be apply for students on Senior high school of eight grade in the class. Keyword: rubric, creative thinking, mathematical problem solving.
KONTRIBUSI RESILIENSI MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN AKADEMIK MAHASISWA PADA MATA KULIAH STATISTIKA MATEMATIKA Zanthy, Luvy Sylviana
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi matematis dengan kemampuan akademik mahasiswa pada mata kuliah Statistika Matematika. Penelitian ini didasari oleh capaian akademik pada mata kuliah Statistika Matematika yang tergolong rendah. Mahasiswa merasa kesulitan dan mudah menyerah dalam menyelesaikan soal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah metode survey dengan teknik korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika IKIP Siliwangi, sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 orang mahasiswa yang mengambil mata kuliah Statistika Matematika. Instrumen dalam penelitian ini berupa soal tes uraian kemampuan akademik dan soal non tes berupa skala resiliensi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara resiliensi matematis dengan kemampuan akademik mahasiswa, dengan kontribusi resiliensi matematis sebesar 48,5 % terhadap kemampuan akademik mahasiswa. Kata Kunci: Resiliensi matematis, kemampuan akademik, statistika matematika. Abstract The aims of this study was to determined the relationship between mathematical resilience with academic ability of students in Mathematics Statistics. This research is based on low academic achievement of students in Mathematics Statistics course. Students find difficulty and easily give up in solving the problem. The method used in this research is survey method with correlation technique. Population in this research is all student in study program of mathematics in IKIP Siliwangi, research sample is taken by purposive sampling technique as many as 30 students who take on Mathematics Statistics course. The Instruments in this study are test description of academic ability questions and non test questions in the form of mathematical resilience scale. The results showed that there was a positive correlation between mathematical resilience and students academic ability, with mathematical resilience contribution of 48,5% to students academic ability. Keyword: Mathematical resilience, academic ability, mathematical statistics.
PENGARUH SIKAP ILMIAH SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI BANGUN RUANG SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 MINASATENE Razak, Firdha; Kamaruddin, Rahmat
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Matematika adalah pelajaran yang kurang diminati oleh siswa, dalam belajar lebih banyak siswa pasif, sehingga sikap ilmiah siswa kurang berkembang, sehingga hasil belajar siswa cenderung menurun. Sehingga guru matematika selalu berusaha mengembangkan metode pembelajaran untuk meningkatkan sikap ilmiah siswa, yang berdampak pada hasil belajar siswa. Pernyataan tersebut menarik peneliti untuk mengambil isu studi kelas VIII SMP Negeri 3 Minasatene. Populasi yang diambil adalah kelas VIII SMP Negeri 3 Minasatene, dengan sampel penelitian kelas VIIIA sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data sikap ilmiah dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi sedangkan hasil belajar dengan menggunakan uji. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Signifikansi koefisien regresi dan model regresi kelinearan didapatkan pengaruh sikap ilmiah (X) terhadap hasil belajar (Y), menurut persamaan regresi Y = 0,0109 + 0.138X. Untuk menguji koefisien signifikansi regresi yang diperoleh t hitung 5.197 diatas tabel 2.02 maka Ho ditolak yang berarti koefisien regresi signifikan. Uji kelinearan diperoleh Fhitung 26,801 di atas Ftabel 4,08, dan signifikan 0,00
PROFIL PROSES BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH OPEN-ENDED BERDASARKAN TEORI WALLAS Febriani, Siwi; Ratu, Novisita
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah Open-Ended berdasarkan teori Wallas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah SMP Pangudi Luhur Salatiga yang ditentukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu oleh instrumen pendukung berupa soal tes dan pedoman wawancara. Teknik validitas instrumen yang digunakan adalah uji triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan mencakup transkrip hasil wawancara, reduksi data, analisis, dan triangulasi. Hasil penelitian Siswa yang berkemampuan tinggi bisa melewati tahap persiapan dan inkubasi dengan baik, tetapi melewati tahap iluminasi dan verifikasi dengan cukup. Hasil penelitian Siswa yang berkemampuan sedang bisa melewati tahap persiapan dan inkubasi dengan baik, tetapi melewati tahap iluminasi dan verifikasi dengan cukup. Hasil penelitian Siswa yang berkemampuan rendah melewati setiap tahap dengan kurang. Kata Kunci: Proses berpikir kreatif, Pemecahan masalah Open-Ended, Teori Wallas. Abstract The purpose of this study was to determine the profile of the students’ creative thinking in solving Open-Ended problems based on the theory of Wallas. The type of this research is descriptive qualitative research. The subjects were three students from SMP Pangudi Luhur Salatiga who had high, medium, and low capability, determined by purposive sampling. The data collection techniques used were a test, interview, and documentation. The research instrument in this study was the researchers themselves and assisted by some supporting instruments in the form of test and interview guidelines. The technique used to measure the validity of the instruments was the triangulation test. The result of the research was the high-skilled and medium-skilled students could pass the preparation and incubation stages well, but passed the illumination and verification stages adequately. Meanwhile, the low-skilled student passed each stage, but could not complete the requirements of the stages. Keyword: Creative thinking process, Problem Solving Open-Ended, Wallas Theory.
KEMAMPUAN MAHASISWA MEMAHAMI PERSAMAAN DIFERENSIAL BERNAULI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GAME MENEMPEL NAMA Mardiani, Dian
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil pengamatan penulis tentang bagaimana game menempel nama diterapkan di perkuliahan Persamaan Diferensial pada tema Persamaan Diferensial Bernauli? Ini merupakan penelitian deskriptif. Observasi dilakukan di salah satu kelas mata kuliah Persamaan Diferensial di STKIP Garut. Instrument penelitian yang digunakan berupa lembar observasi untuk mengeksplorasi bagaimana metode game menempel nama digunakan dalam suatu perkuliahan persamaan diferensial. Berdasar hasil observasi diperoleh game ini membuat peserta didik lebih bergairah mendrill kemampuannya dalam menentukan solusi suatu persamaan diferensial Bernauli secara mandiri. Drill berulang untuk mahir menggunakan prosedur tertentu tak terasa membosankan bagi peserta didik, dengan harapan namanya dapat tertempel lebih banyak dari teman lainnya. Dengan game ini, diperoleh produk berupa buku lipat warna warni berisikan soalyang beragam dan penyelesaiannya yang dapat digunakan sebagai bank soal. Kata Kunci: game, menempel nama, persamaan diferensial Bernauli. Abstract The goal of this study is to describe the result of the research by the writer about how adhere name games be applied in teaching and learning Differential Equations with Bernauli Differential Equations theme? This study is descriptive study. An observation was conducted in one of classes with Differential Equations in STKIP Garut. Instrument used in this study was observation sheets to explore how Adhere Name Method used in one of Differential Equations subject. Based on the observation, the game made the students more enjoy in drilling their ability in deciding a solution of Bernauli Differential Equations independently. Continuity drill make skilled in using certain procedure wouldn’t bore for students, with hopes their names could adhere more than other friends. With this game, it produced colorful fold book contained variety questions and the answer that can be used as bank questions. Keyword: Game, Adhere Name Games, Bernauli Differential Equation.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERBASIS METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SEGERI Alam, Zam Immawan; Razak, Firdha
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan uji coba terbatas yang bertujuan untuk mengembangkan lembar kegiatan siswa matematika berbasis metode penemuan terbimbing. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Segeri dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, dan tahap implementasi dan evaluasi. Lembar Kegiatan Siswa yang dikembangkan dengan metode penemuan terbimbing divalidasi dan mengalami beberapa kali revisi sehingga didapatkan hasil yang layak untuk digunakan. Hasil dari uji coba terbatas menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 81,21 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 8,51; (2); banyaknya siswa yang tuntas belajar adalah 25 dari 27 orang (92,59%); (3) aktivitas siswa dalam proses pembelajaran memenuhi kriteria waktu yang ditetapkan; (4) tanggapan siswa terhadap lembar kegiatan siswa dengan metode penemuan terbimbing sangat positif (5) guru mampu mengelolah pembelajaran dengan menggunakan metode penemuan terbimbing dengan skala penilaian sangat baik. Kata Kunci: Research and Development, metode penemuan terbimbing, model ADDIE. Abstract This research is a research and development research with limited trial which aim to develop activity sheet of mathematics student based on guided discovery method. The subjects of this study were the students of class XII IPS 3 SMA Negeri 1 Segeri with a total of 27 students. The development procedure used in this research is the ADDIE model which includes five stages, namely the analysis phase, the design stage, the development stage, and the implementation and evaluation stage. The Student Activity Sheet developed under the guided discovery method is validated and undergone several revisions to obtain appropriate results for use. The results from the limited trial show that (1) the average score obtained by the students on the learning result test is 81.21 from the ideal score of 100 with the standard deviation of 8.51; (2); the number of students who complete the study is 25 of 27 people (92.59%); (3) the student activity in the learning process meets the specified time criteria; (4) students responses to students activity sheets with guided discovery method is very positive (5) teachers are able to manage learning by using guided discovery method with very good rating scale. Keyword: Research and Development, discovery learning method, ADDIE model.

Page 1 of 2 | Total Record : 15