cover
Filter by Year
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) with registered number ISSN 2541-0628 (Online), ISSN 2528-6714 (Print) is a periodical journal conducted by a team of Science Education Studies Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pancasakti Tegal collaborate with PPII (Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia).
Articles
34
Articles
Pertumbuhan Ikan Petek (Leiognathus equulus) di Ekosistem Mangrove Perairan Kabupaten Tegal

Hendrayana, Hendrayana, Millyaningrum, Intan Herwindra, Hartanti, Ninik Umi

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.519 KB)

Abstract

Ikan petek merupakan salah satu ikan ekonomis penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan  ikan  petek  (Leiognathus    equulus) di Perairan Kabupaten Tegal. Penelitian dilaksanakan di Perairan Larangan dan Suradadi, Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Analisis data pertumbuhan dilakukan dengan menggunakan persamaan Von Bertalanffy. Panjang ikan petek di Perairan Larangan berkisar antara 1,6 – 6,9 cm dan Perairan Suradadi berkisar antara 1,6–9,4 cm. Pertumbuhan ikan petek di Perairan Larangan diperkirakan mampu mencapai panjang maksimal (L∞) sebesar 7,26 cm, sedangkan di perairan Suradadi sebesar 9,89 cm.Kata Kunci: Ikan  petek  (L. equulus), Pertumbuhan, Ekosistem Mangrove, Kabupaten Tegal

Efektivitas Penggunaan LKS IPA Terpadu Bervisi Salingtemas (Sains-Lingkungan-Teknologi-Masyarakat) Berbasis Science Entrepreneurship terhadap Keterampilan Komunikasi Ilmiah dan Minat Berwirausaha Siswa

Ulfiatun, Ulfiatun, Dewi, Novi Ratna, Khusniati, Miranita

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.761 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan LKS Salingtemas berbasis Science Entrepreneurship terhadap keterampilan komunikasi ilmiah dan minat berwirausaha siswa. Jenis penelitian ini yaitu quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII E (kelas eksperimen) dan VII C (kelas kontrol) di SMP N 7 Magelang. Data diambil dengan metode tes (hasil belajar kognitif siswa), angket (minat berwirausaha siswa) dan observasi (keterampilan komunikasi ilmiah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan komunikasi ilmiah siswa kelas eksperimen pada setiap pertemuan mengalami peningkatan dengan rata-rata peningkatan setiap indikator yaitu 24,58%. Minat berwirausaha kelas eksperimen mengalami peningkatan setiap pertemuan dengan rata-rata peningkatan setiap indikator sebesar 19,53%. Hasil uji N-gain minat berwirausaha siswa kelas eksperimen masuk ke dalam kategori sedang yaitu 0,469, sedangkan untuk kelas kontrol masuk ke dalam kategori rendah yaitu 0,150. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKS Salingtemas berbasis Science Entrepreneurship efektif meningkatkan keterampilan komunikasi ilmiah dan minat berwirausaha siswa.Kata Kunci: LKS, Salingtemas, Science Entrepreneurship, Keterampilan Komunikasi Ilmiah, Minat Berwirausaha

Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Literasi Sains untuk Siswa Sekolah Dasar

Azimi, Azimi, Rusilowati, Ani, Sulhadi, Sulhadi

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.284 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran IPA berbasis literasi sains untuk siswa sekolah dasar. Uji coba produk dilakukan menggunakan pretes-postes one group design melalui dua tahap, yaitu uji skala terbatas dan luas. Teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif persentase, analisis respons, dan uji N-gain. Hasil uji validasi terhadap kelayakan media pembelajaran IPA berbasis literasi sains berada pada kategori “sangat layak” dengan skor 88,40%. Pada uji skala terbatas, siswa memperoleh skor  89,12 ˃ 75,00 berdasarkan hasil praktikum, skor 82,63 ˃ 65,00 berdasarkan nilai belajar, N-gain skor sebesar 0,67 ˃ 0,30, kemampuan literasi sains 11,60 ˃ 11,00 poin masuk dalam kategori level 2, dan Aktif dalam proses pembelajaran dengan skor 2,93 ˃ 2,51. Pada uji skala luas siswa memperoleh   skor  93,04 ˃ 75,00 pada hasil praktikum,    skor 86,37 ˃ 65,00 pada nilai belajar, N-gain skor sebesar 0,69 ˃ 0,30, kemampuan literasi sains 19,92 ˃ 11,00 poin masuk dalam kategori level 2, dan sangat aktif dalam proses pembelajaran dengan skor 3,48 ˃ 2,51. Berdasarkan perhitungan tersebut, penerapan media pembelajaran IPA berbasis literasi sains efektif dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran skala terbatas dan luas. Hasil uji kepraktisan media pembelajaran IPA berbasis literasi sains berada pada kategori praktis dengan respons positif 86,75% untuk uji skala terbatas dan 87,88% untuk uji skala luas. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa, pembelajaran materi benda dan sifatnya dengan menggunakan media pembelajaran IPA berbasis literasi sains di SD efektif dan praktis.Kata Kunci: Media Pembelajaran IPA, Literasi Sains

Analisis Kualitas Pertanyaan pada Penggunaan Model Discovery Learning disertai Dialog Socrates

Octovi, Chrisnia, Dewi, Linnasif Sari, Suciati, Suciati

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.727 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas pertanyaan siswa pada penggunaan model discovery learning disertai dialog Socrates. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subyek penelitian siswa kelas XI SMA di Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 26 siswa. Data kualitas pertanyaan siswa dikategorikan menjadi 3 (tinggi, sedang, rendah) yang diperoleh dari pertanyaan yang dibuat oleh siswa. Teknik non-tes digunakan untuk pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kualitas pertanyaan yang dibuat siswa pada kategori sedang sebesar 75%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertanyaan yang dibuat oleh siswa pada penggunaan model discovery learning disertai dialog Socrates mengalami peningkatan dari kategori rendah ke kategori sedang.Kata Kunci: Dialog Socrates, kualitas pertanyaan, model discovery learning

Pengembangan Modul Fisika Dasar I Berbasis Literasi Sains

Fatkhurrohman, Mukhammad Aji, Astuti, Retna Kusuma

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.798 KB)

Abstract

Hasil PISA (Programme for International Student Assessment) dari tahun 2000, sampai 2012 skor literasi sains siswa Indonesia jauh di bawah rata-rata. Mahasiswa pendidikan IPA yang merupakan cikal bakal guru IPA SMP/MTs perlu ditingkatkan kualitasnya, dikarenakan setelah menjadi guru mereka mempunyai tangung jawab mampu meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Upaya peningkatan kualitas mahasiswa IPA dalam kemampuan literasi sains salah satunya dengan penggunaan modul Fisika Dasar I berbasis literasi sains. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kevalidan, tingkat keterbacaan dan keefektifan modul yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan subjek penelitian yaitu mahasiswa pendidikan IPA Universitas Pancasakti Tegal. Langkah-langkah penelitian meliputi analisis kebutuhan, tahap pengembangan, proses pembuatan modul Fisika Dasar I berbasis literasi sains, validasi oleh validator, evaluasi dan penyempurnaan, uji coba produk, produk akhir modul Fisika Dasar I berbasis literasi sains yang teruji kevalidannya, tingkat keterbacaan dan keefektifannya. Validasi dilakukan oleh validator ahli. Ujicoba skala terbatas digunakan untuk menguji tingkat keterbacaan dan ujicoba skala luas menggunakan posttest only control design. Hasil penelitian berupa pengembangan modul Fisika Dasar I berbasis literasi sains pokok bahasan Osilasi dan Gelombang memiliki kevalidan tinggi, tingkat keterbacaan mudah dipahami dan efektif untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa program studi Pendidikan IPA UPS Tegal.Kata Kunci: Modul, fisika dasar , literasi sains

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA FLAVANOID PADA EKSTRAK DAUN SELEDRI (Apium graveolens L.) DENGAN METODE REFLUKS

Kusnadi, Kusnadi, Devi, Egie Triana

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.266 KB)

Abstract

Kandungan daun seledri memiliki manfaat antara lain menurunkan tekanan darah (hipertensi), memperlancar pengeluaran urin, dan rheumatik. Salah satu kandungan daun seledri yaitu flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu golongan fenol alam yang terbesar jumlahnya. Tumbuhan yang mengandung flavonoid dapat digunakan untuk antioksidan, anti hipertensi, dan anti inflamasi.Pada penelitian ini untuk mendapatkan ekstrak digunakan metode refluks dengan etanol 96% sebagai pelarut. Pada uji identifikasi yang digunakan meliputi uji pewarnaan dengan NaOH dan H2SO4, uji KLT, dan uji Spektrofotometri UV-Vis dengan kuersetin sebagai larutan bakunya. Hasil penelitian menunjukkan adanya senyawa flavonoid pada ekstrak daun seledri (Apium graveolens L.). Hasil refluks ditandai adanya perubahan warna menjadi kuning ketika ditetesi NaOH 10 % dan perubahan warna menjadi merah bata ketika ditetesi H2SO4 (pekat). Nilai  rata-rata Rf sampel yang didapat 0,84 cm nilai ini mendekati nilai Rf standar yaitu 0,88 cm. Kadar rata-rata flavonoid yang diperoleh dari ekstrak sampel 5 µl sebesar 16mg/100 g sampel, pada sampel 10 µl diperoleh kadar rata-rata sebesar 20,79 mg/100 g sampel, dan pada sampel20µl diperoleh kadar rata-rata sebesar 22,47mg/100 g sampel, serta pada sampel 25µl diperoleh kadar rata-rata sebesar 24,71mg/100 g sampel. Kata Kunci: Daun Seledri, Flavonoid, Refluks, KLT, Spektrofotometri UV-Vis

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI KEGIATAN TUTOR SEBAYA DALAM PENGAJARAN REMEDIAL MATERI GETARAN DAN GELOMBANG DI KELAS VIII C SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 SMP NEGERI 1 PANGKAH KABUPATEN TEGAL

Ritaningsih, Ritaningsih

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.971 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tutor sebaya dalam pengajaran remedial dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan untuk mengetahui apakah tutor sebaya dalam pengajaran remedial dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah  penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal. Subyek yang diteliti adalah seluruh siswa kelas VIII C di SMP Negeri 1 Pangkah tahun pelajaran 2015/2016. Siswa yang mendapat nilai kurang dari 76 sebagai peserta remedial. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasn nilai rata- rata kelas pada siklus I adalah 79,0 dan nilai rata-rata kelas pada siklus II adalah 89,5.Sedangkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, kekompakan dan keberanian siswa bertanya dapat ditumbuh kembangkan. Hal ini dapat dilihat dari pengamatan aktifitas siswa pada siklus I adalah 40,74 % atau kategori aktif dan siklus II adalah 80 % atau kategori sangat aktif. Jadi dapat disimpulkan melalui kegiatan tutor sebaya dalam pengajaran remedial materi getaran dan gelombang di kelas VIII C tahun pelajaran 2015/2016 SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: motivasi, pengajaran remedial, metode tutor sebaya

KEEFEKTIFAN MODEL LEARNING CYCLE 5E DIPADU TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP

Nida, Safwatun, Mahanal, Susriyati, Pradana, Diego

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.142 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Learning Cycle 5E dipadu teknik Mind Mapping dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP.Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN I Malang yang dipilih secara purposive random sampling. Pengukuran data melalui lembar tes keterampilan proses sains yang dianalisis menggunakan statistik parametrik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E dipadu teknik Mind Mapping efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP. Kata Kunci: Learning Cycle 5e, Mind Mapping, Keterampilan Proses Sains

KENTANG SEBAGAI BIO LISTRIK DENGAN PENAMBAHAN ENZIM PTIALIN SEBAGAI PENGOPTIMAL ARUS

Pamungkas, Sigit

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.95 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan enzim ptyalin dalam pemecahan karbohidrat pada bio baterai kentang dan komposisi terbaik antara enzim ptyalin dan ekstrak kentang untuk menghasilkan arus optimum serta tingkat efektivitas bio baterai ini ditinjau dari nilai arusnya.Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penambahan enzim ptyalin terhadap arus yang dihasilkan maka terlebih dahulu dilakukan uji konduktivitas larutan. Setelah itu dilakukan serangkaian percobaan untuk menentukan komposisi terbaik antara ektrak kentang dan larutan enzim ptyalin untuk menghasilkan arus optimum dan efektivitasnya ditinjau dari kestabilan arus. Setiap sel bio baterai kentang berisi 80 ml larutan kentang yang dicampurkan 11 ml, 13 ml, 16 ml, 20 ml, dan 30 ml. untuk mengetahui hubungan antara besar arus listrik yang dihasilkan dan lama waktu arus tersebut dapat bertahan maka dibuatlah grafik hubungan antara dua variable tersebut. Dari grafik ini juga bisa diketahui nilai kestabilan arus.Hasil penelitin juga menunjukkan bahwa enzim mampu memecahkan karbohidrat (pati) kentang. Hal ini ditandai dengan berubahnya rasa larutan yang relative lebih manis. Pada penambahan larutan enzim ptyalin kedalam ekstrak terdapat hubungan yang negative antara arus yang dihasilkan dan waktu daya tahan arus. Komposisi terbaik antara enzim ptyalin dan ektrak kentang untuk hasil optimum ialah 1: 5 Kata Kunci:  Arus listrik, Bio baterai, Enzim ptyalin, Kentang

PENINGKATAN KOMPETENSI PEMISAHAN CAMPURAN MELALUI PEMBELAJARAN TAYANG FILM DORAEMON PADA KELAS VII F SEMESTER 1 SMP NEGERI 10 KOTA TEGAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Darmawan, Alishan Rian

PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 2, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.227 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi belajar peserta didik kelas VII F semester 1 SMP N 10 Tegal tahun pelajaran 2016/2017 dalam pembelajaran materi pemisahan campuran dengan model pembelajaran  Tayang Film DORAEMON. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di kelas VII F SMP N 10 Tegal. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi, tes, dokumentasi, angket, dan wawancara. Data hasil belajar dan partisipasi siswa dalam pembelajaran dan ketrampilan dalam praktikum dianalisis dengan menggunkan teknik deskripsi kuantitatif, sedangkan data pelaksanaan pembelajaran dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penilaian aspek efektif mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari data obsevasi koooperatif siswa dalam bentuk partisipasi dan aktivitas siswa antar siklus mengalami peningkatan sebesar 42,30 %. Peningkatan motivasi juga diikuti dengan peningkatan ketrampilan siswa dalam praktikum yang hasil nilai rata rata siklus 1 dan 2 adalah 83, serta hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari rata-rata nilai tes pada beberapa pertemuan pada tiap siklus mengalami peningkatan rata-rata sebesar 34,6% . Sebelum penelitian ketuntasan belajar klasikal hanya 19,23 %, pada siklus I meningkat menjadi 50 %, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 88,46 % . Peningkatan hasil belajar tidak hanya pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif dan psikomotorik. Pada aspek afektif ditunjukkan oleh semakin berkembangnya ketrampilan kooperatif siswa dan pada aspek psikomotorik ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pemisahan campuran melalui praktikum dan mempresentasikan dari hasil diskusi kerja kelompoknya. Kata Kunci: Film Doraemon, Pemisahan Campuran, Peningkatan Kompetensi Belajar