Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI
The Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI is a scientific media dissemination of research results in agriculture to support agricultural development. This journal is a national journal containing agricultural research results, routinely published by the Faculty of Agriculture - University of Muhammadiyah Jakarta since 2016
Articles
31
Articles
KARAKTERISASI PLASMA NUTFAH BUAH LOKAL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA DAN KOTA SOLOK

Kusumawati, Aries, Putri, Nurwanita Ekasari, Azhar, Nur Oktafiani, Swasti, Etti

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Karakterisasi plasma nutfah buah-buahan lokal yang terancam punah di kabupaten Lima Puluh Kota dan kota Solok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengkarakterisasi pohon buah lokal yang ada di kabupaten Lima Puluh Kota dan kota Solok, Sumatera Barat. Hasil dari inventarisasi pengkarakteran tanaman buah lokal ini akan berguna nantinya untuk dijadikan pedoman dan acuan bagi program pemuliaan tanaman buah lokal yang ada di daerah tersebut. Penelitian eksplorasi ini dilaksanakan dari bulan Juli – Desember 2015 di kabupaten Lima Puluh Kota dan kota Solok, Provinsi Sumatera Barat. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan metode survei dengan pengambilan contoh secara sengaja (purposive sampling). Pengukuran terhadap tanaman sampel yang diidentifikasi dan dikarakterisasi dilakukan pada kedua organ vegetatif (daun dan batang) serta generatif (buah dan biji) jika tanaman ditemukan dalam keadaan berbuah. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa pohon buah lokal menujukkan keragaman fenotipe yang luas pada beberapa karakter. Usaha konservasi telah dilakukan untuk memelihara koleksi biji melalui pembibitan.

KARAKTERISASI DAN VIABILITAS INOKULASI BAKTERI PELARUT P DALAM BAHAN PEMBAWA KOMPOS DAN ZEOLIT

Rahmayuni, Erlina, Ismiani, Sri, Muslimah, Dhanti Hanifa, Wilujeng, Elly Daru Ika, Riizqulloh, Muhammad Naufal

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tanah merupakan sumber daya penting bagi kehidupan yang ada di muka bumi.  Tanah menyediakan air, udara dan nutrisi yang dibutuhkan bagi makhluk hidup seperti mikroorganisme tanah dan tanaman.  Tujuan dari penelitian adalah : mengisolasi dan karakterisasi bakteri pelarut fosfat, dan menguji patogenitas isolat bakteri pelarut fosfat pada tanaman tembakau. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi Tanah, Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lingkungan, Institut Pertanian Bogor, pada bulan Oktober 2017 sampai Januari 2018. hasil isolasi bakteri pada tanah lahan percobaan kampus Institut Pertanian Bogor diperoleh empat isolat potensial yang mempunyai kemampuan tinggi dalam melarutkan fosfat dengan membentuk zona bening (halozone). Hasil pengujian patogenitas pada daun tembakau setelah 48 jam menunjukkan tingkat patogenitas yang berbeda dari masing-masing isolat potensial.  Hasil uji patogenitas pada tanaman tembakau diperoleh dua isolat potensial dari empat isolat terpilih yang kompeten digunakan sebagai pupuk hayati yaitu isolat BPF P (dari tanaman padi) dan BPF J (dari tanaman jagung).

DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP DAYA SAING KOMODITAS BAWANG MERAH DI KABUPATEN MAJALENGKA

Rahmadona, Lola, Fariyanti, Anna, Burhanuddin, Burhanuddin

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Bawang merah adalah salah satu komoditas yang bernilai tinggi sehingga banyak petani yang membudidayakannya. Namun Indonesia masih tetap sebagai pengimpor bawang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah terhadap pertanian bawang merah di Kabupaten Majalengka. Data telah dianalisis dengan metode Policy Analysis Matrix (PAM) untuk menentukan dampak dari kebijakan tersebut. Sebanyak 37 petani dipilih sebagai responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya bawang merah di kabupaten Majalengka secara finansial menguntungkan, tetapi secara ekonomi tidak menguntungkan. Analisis kebijakan pemerintah terhadap output memberikan perlindungan terhadap harga bawang merah. Sementara itu, kebijakan pemerintah terhadap input masih merupakan disinsentif bagi petani. Petani bawang merah harus membayar lebih mahal dari yang seharusnya. Tetapi secara bersamaan, kebijakan pemerintah tentang input dan output masih mendukung produksi bawang merah di negara ini.

Efektifitas pupuk organik cair limbah ikan dan Trichoderma sp terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae sp) pada sistem hidroponik substrat

Abror, M., Harjo, Rakhmad Pavi

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair limbah ikan dan Trichoderma sp terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dari bulan Mei sampai Juli 2016. Penelitian ini  secara faktorial dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor I adalah kosentrasi pupuk organik cair yaitu (P0) 0 ml/liter, (P1) 7 ml/liter, (P2) 10 ml/liter, (P3) 13 ml/liter, dan Faktor II adalah penggunaan Trichoderma sp yaitu T0 (Tanpa Pengunaan Trichoderma sp) dan T1 (Penggunaan Trichoderma sp). Dari kedua faktor tersebut didapat 8 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, data yang didapat di Anailisis Of Variance (Annova) serta dilanjut dengan BNJ 5%. Variabel yang diamati yaitu panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah brangkasan dan bobot kering brangkasan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan Kombinasi antara pupuk organik cair limbah ikan dan Trichoderma sp menunjukkan interaksi terhadap semua variabel pengamatan yaitu panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah brangkasan dan bobot kering  brangkasan. Pada perlakuan pupuk organik cair limbah ikan berpengaruh terhadap variabel panjang tanaman dan jumlah daun. Demikian juga Perlakuan Trichoderma sp berpengaruh terhadap panjang tanaman dan jumlah daun Kata Kunci ; pupuk organik cair limbah ikan, kailan, Trichoderma sp.

DAMPAK TARIF IMPOR JAGUNG TERHADAP KESEJAHTERAAN PELAKU PASAR JAGUNG INDONESIA

Varina, Firna

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran dan permintaan jagung di Indonesia dan menganalisis dampak perubahan tarif impor terhadap kesejahteraan pelaku pasar jagung Indonesia.  Penelitian menggunakan data time series dari tahun 1984 sampai  2013. Model ekonometrika berupa sistem persamaan simultan yang terdiri dari 18 persamaan (7 persamaan identitas dan 11 persamaan struktural).  Parameter diestimasi menggunakan metode Two Stage Least Squares  dengan simulasi historis dari tahun 2006-2013. Hasil menunjukkan bahwa luas areal jagung dipengaruhi oleh trend waktu, sedangkan produktivitas jagung dipengaruhi oleh rasio harga  riil jagung di tingkat petani dengan pupuk urea, harga riil jagung di tingkat konsumen dan trend waktu. Impor jagung dipengaruhi oleh stok jagung dan harga riil jagung impor.  Permintaan jagung untuk konsumsi langsung dipengaruhi oleh PDB, jumlah penduduk dan permintaan jagung untuk konsumsi langsung t-1. Permintaan jagung untuk industri pakan dipengaruhi oleh harga riil jagung impor dan populasi unggas.  Selanjutnya simulasi penghapusan tarif impor jagung akan menyebabkan penurunan kesejahteraan produsen dan peningkatan kesejahteraan konsumen baik konsumen rumah tangga maupun konsumen industri pakan, menurunkan penerimaan pemerintah sehingga menurunkan kesejahteraan pelaku pasar.  Sebaliknya, peningkatan tarif impor jagung sebesar 10 persen akan menyebabkan peningkatan kesejahteraan produsen dan penurunan  kesejahteraan konsumen, peningkatan penerimaan pemerintah yang akhirnya  meningkatkan kesejahteraan pelaku pasar.

PREDIKSI EROSI PADA LAHAN PETANI AGROFORESTRI DI DAS CILIWUNG HULU PROVINSI JAWA BARAT

Fitri, Rini

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Erosi tanah pada lahan petani agroforestri di Daerah Aliran Sungai Ciliwung Hulu Provinsi Jawa Barat disebabkan oleh penggunaan lahan tanpa teknik konservasi tanah dan air serta pola tanam monokultur. Keberadaan agroforestri di dalam suatu DAS akan membentuk peran stabilitas lereng yang juga memungkinkan penurunan erosi. Penelitian ini di laksanakan  April 2016 sampai Agustus 2016 pada lahan agroforestri petani di DAS Ciliwung Hulu Provinsi Jawa Barat, secara administrasi termasuk ke wilayah kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi erosi tanah pada lahan petani agroforestri di DAS Ciliwung Hulu Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode survei dan prediksi erosi dengan model Universal Soil Loss Equation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi erosi tanah pada penggunaan lahan agroforestri di Sub DAS Ciliwung Hulu Provinsi Jawa Barat paling rendah berkisar 3.31 ton/ha/thn sedangkan erosi tanah tertinggi terjadi di Sub DAS Ciesek yaitu 972.31 ton/ha/thn. Erosi tanah ini di prediksi pada tujuh sub DAS di DAS Ciliwung Hulu Provinsi Jawa Barat yaitu Sub DAS Cisuren, Sub DAS Ciliwung Hulu, Sub DAS Cisukabirus, Sub DAS DAS Ciesek, Sub DAS Cisarua, Sub DAS Ciseseupan dan Sub DAS Cibalok.

PENGARUH DOSIS PUPUK SILIKA ORGANIK TERHADAP SILIKA TANAH DAN TANAMAN, PERTUMBUHAN DAN HASIL HANJELI (Coix lacryma-jobi L.)

Yuniarti, Anni, Nurmala, Tati, Solihin, Eso, Syahfitri, Nurul

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan alternatif. Oleh karena itu dibutuhkan teknik budidaya yang tepat untuk meningkatkan produksi. Salah satu upaya yaitu pemanfaatan pupuk silika organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis silika organik yang dapat memberikan pengaruh terbaik terhadap kandungan silika tanah dan silika tanaman, pertumbuhan serta hasil hanjeli pulut. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari enam perlakuan dan empat kali ulangan, yaitu: kontrol; silika dosis 4.50; 9.00; 13.50; 18.00; dan 22.50 g per polibeg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kontrol tanpa pupuk silika organik berpengaruh terhadap biomassa total tanaman hanjeli, tetapi tidak berpengaruh terhadap silika tanah dan silika tanaman.AbstractJob Tear’s (Coix lacryma-jobi L.) has potential to deveeloped because it can be used as an alternative food source. Consequently, it needs more accurate cultivitation technique such as silica organic fertilizer. This study aims to determine the organic silica fertilizer that can give the best effect on silica in soil and crops, the growth and yield of job’s tears (C. lacryma-jobi L.). The research used rendomized block design (RBD) with six treatments and four replications, consistens of: control; organic silica dosage 4.50; 9.00; 13.50; 18.00; and 22.50 g per polybag. The results showed that treatment of control gave a significant effect on total biomasse of job’s tears plant, but not significant on silica in soil and plant.

PEMANFAATAN LEGUM COVER CROP UNTUK MEMPERBAIKI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN BEKAS TAMBANG EMAS DI KABUPATEN SIJUNJUNG

Oktabriana, Giska, Syofiani, Riza

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sijunjung merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Sumatera Barat yang memiliki cadangan tambang emas. Penambangan emas di Kabupaten Sijunjung biasanya dilakukan secara ilegal pada lokasi aliran sungai dan kegiatan tersebut sudah meluas kesawah-sawah milik masyarakat secara tradisional. Masalah yang dihadapi pada lahan bekas tambang ini yaitu rendahnya produktivitas yang disebabkan tidak baiknya sifat kimia dari tanah itu sendiri seperti tanah masam, N-total, P-tersedia, Kapasitas Tukar Kation (KTK) dan rendahnya kandungan basa-basa (K, Ca, Mg dan Na) dan konsentrasi unsur Al yang terlarut pada tanah sangat tinggi. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya yaitu dengan penggunaan Legum Cover Crop (LCC) yang mampu hidup pada tanah yang rusak dan berguna untuk melindungi tanah dari pengaruh erosi serta mampu memproduksi bahan organik dalam jumlah besar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperbaiki sifat kimia pada lahan bekas tambang emas dan untuk mengetahui jenis Legum Cover Crop (LCC) yang bagus dalam memperbaiki sifat kimia pada lahan bekas tambang emas. Penelitian ini dilakukan di Nagari Pala Luar Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjung selama 3 bulan dan dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan, perlakuan penggunaan tanaman LCC dimana, A = Kontrol (tanpa LCC), B = Mucuna conchinchinensis, C = Calopogonium mucunoide, D = Centrocema pubescen, E = Mucuna bracteata. Data analisis dengan menggunakan tabel Anova 5% apabila F hitung lebih hitung lebih dari F tabel 5% dan uji lanjut BNJ 5%. Dari hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan LCC M. conchinchinensis mampu memperbaiki sifat kimia tanah pada lahan bekas tambang emas di Kabupaten Sijunjung.ABSTRACTSijunjung is one of the regencies in West Sumatra, which has reserves of gold mines. Gold mining in Sijunjung usually done illegally conducted dialiran river and spread the paddy rice is traditionally owned by the community. Problems encountered on mined land is that low productivity due to less good is the chemical properties of the soil it self like acid soil, N-total, P-available, cation exchange capacity (CEC) and the content of bases (K, Ca, Mg and Na) is low and Al dissolved in the soil is very high. One way you can do to fix it is by the use of Legume Cover Crop (LCC) which is able to live on land that is damaged and is useful to protect the soil from erosion damage and is able to produce large amounts of organic matter. The purpose of this research is to improve the chemical properties of the gold mined land and to determine the type of Legume Cover Crop (LCC) are good at improving the chemical nature of the gold mined lands. This research was conducted in Nagari Koto subdistrict Pala Outer Seven Sijunjung for 3 months and continued with the analysis in the Laboratory of Soil Faculty of Agriculture, Andalas University. The design used in this study is a randomized block design (RAK) with 5 treatments and 3 replications, treatment plant use LCC where, A = Control (without LCC),B =Mucuna conchinchinensis, C = Calopogonium mucunoide, D =Centrocema pubescen, E = Mucuna bracteata. Data analysis using Anova table 5% if F count is count more than F table 5% and a further test HSD 5%. From the research results can be concluded that the use of LCC M. conchinchinensisable to improve soil chemical properties in the gold mining land in Sijunjung.

EFEKTIVITAS PEMBERIAN URIN KELINCI UNTUK MENGURANGI DOSIS PUPUK ANORGANIK PADA BUDIDAYA PUTREN JAGUNG MANIS

Fitriasari, Chintia, Rahmayuni, Erlina

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Peningkatan produksi putren jagung manis (Zea mays L. var. Indurata) harus diimbangi dengan ketersediaan hara yang cukup selama pertumbuhannya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2017 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan enam perlakuan yang terdiri dari P0 (Pupuk anorganik 100%) (Kontrol); P1 (Urin kelinci 20 ml.l-1 air + pupuk anorganik 50%); P2 (Urin kelinci 25 ml.l-1 air + pupuk anorganik 50%); P3 (Urin kelinci 30 ml.l-1 air + pupuk anorganik 50%); P4 (Urin kelinci 35 ml.l-1 air + pupuk anorganik 50%); dan P5 (Urin kelinci 40 ml.l-1 air + pupuk anorganik 50%). Setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan, setiap satuan percobaan terdiri dari 3 tanaman sehingga jumlah tanaman yang diamati sebanyak 72 tanaman. Hasil perlakuan pemberian urin kelinci konsentrasi 25 ml.l-1  air + pupuk anorganik 50% memberikan nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan daun terluas. Pada perlakuan pemberian urin kelinci konsentrasi 40 ml.l-1  air + pupuk anorganik 50% memberikan nilai tercepat untuk umur berbunga jantan dan betina. Sedangkan pemberian urin kelinci konsentrasi 30 ml.l-1 air + pupuk anorganik 50% memberikan nilai tertinggi pada parameter jumlah tongkol, panjang tongkol, diameter tongkol dan berat tongkol.AbstractIncreased production of sweet corn corn (Zea mays L. var. Indurata) should be balanced with sufficient nutrients during its growth. The study was conducted from January to March 2017 at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, University of Muhammadiyah Jakarta. The experimental design used was the Randomized Complete Block Design (RCBD) with six treatments consisting of P0 (100% Inorganic fertilizer) (Control); P1 (Rabbit urine 20 ml.l-1 of water + 50% inorganic fertilizer); P2 (Rabbit urine 25 ml.l-1of water + 50% inorganic fertilizer); P4 (Rabit urine 35 ml.l-1of water + 50% inorganic fertilizer); and P5 (Rabbit urine 40 ml.l-1of water + 50% inorganic fertilizer). Each treatment was repeated 4 times so that there were 24 experimental units, each units consists of 3 plants. The result, utilization of rabbit urine 25 ml.l-1of water + 50% inorganic fertilizer gives the highest value of plant height, leaf and widest leaf area. Utilization of rabbit urine 40 ml.l-1 of water + 50% inorganic fertilizer gives the fastest of flowering age of males and females. Utilization of rabbit urine 30 ml.l-1 of water + 50% inorganic fertilizer gives haighest value of total, length, diameter and the weight of cobs.

ANALISIS PROKSIMAT DAN ASAM OKSALAT PADA PELEPAH DAUN TALAS BENENG LIAR DI KAWASAN GUNUNG KARANG, BANTEN

Hermita, Nuniek, Ningsih, Eltis Panca, Fatmawaty, Andi Apriany

Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Talas beneng (Xanthasoma undipes K.Kock) atau dikenal juga Tall elephant ear merupakan talas lokal khas dari Gunung Karang, Provinsi Banten. Tanaman ini tergolong dalam genus Xanthosoma dan telah dikembangkan sebagai sumber pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dan kandungan asam oksalat pada pelepah daun talas beneng yang tumbuh secara liar pada ketinggian tempat yang berbeda-beda. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret sampai Juni 2017. Penelitian ini berupa penelitian lapangan yang dilakukan di sekitar Kawasan Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Pengambilan sampel pelepah talas beneng dilakukan pada ketinggian yang berbeda yaitu pada ketinggian 400 dan 800 m di atas permukaan laut (dpl). Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kuantitatif. Parameter yang diamati meliputi analisis proksimat dan asam oksalat. Analisis proksimat yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi analisis kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketinggian 400 m dpl pelepah talas beneng memiliki kandungan air (92.24%), abu (0.30%), protein (0.30%), lemak (0%), karbohidrat (7.16%) dan asam oksalat (0.217%). Pada ketinggian 800 m dpl pelepah talas beneng memiliki kandungan air (92.38%), abu (0.74%), protein (0.21%), lemak (0%), karbohidrat (6.67%) dan asam oksalat (0.117%). Pada ketinggian 400 m dpl pelepah talas beneng memiliki kandungan protein, karbohidrat dan asam oksalat lebih tinggi dibandingkan dengan ketinggian 800 m dpl.ABSTRACTTalas beneng (Xanthasoma undipes K.Kock) or also known as Tall elephant ear is a typical local taro from Gunung Karang area, Banten Province, it belong to the genus Xanthosoma and has been used as a source of local food. This study aims to determine the nutrient and oxalic acid content of wild taro leaves different altitude. It was 400 and 800 m above sea level (asl). The research was conducted from March to June 2017. Parameters observed in this study are  proximate and oxalic acid analysis. Proximate analysis conducted in this study include analysis of water content, ash, protein, fat, and carbohydrates. The results showed that at 400 m asl taro bark had water content (92.24%), ash (0.30%), protein (0.30%), fat (0%), carbohydrate (7.16%) and oxalic acid (0.217%). On the other hand, at 800 m asl the taro bark has water content (92.38%), ash (0.74%), protein (0.21%), fat (0%), carbohydrate (6.67%) and oxalic acid (0.117%). Taro bark found at an 400 m asl contains higher concentration of protein, carbohydrates and oxalic acid than that of 800 m asl.