JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Articles
28
Articles
Perancangan Sistem Kontrol Menggunakan Plc Cp 1l Dengan I/O = 6/4 Untuk Menggerakan Mesin Ac Maupun Dc

Tupalessy, J, Pattiapon, Denny R, Loppies, Emy

JURNAL SIMETRIK Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.985 KB)

Abstract

Sistem kontrol mempunyai peranan yang sangat penting dalam dunia perindustrian. Agar lebih memudahkanmanusia dalam melaksanakan kegiatan khusunya di bidang perindustrian maka perlu dirancang suatu alat yangnantinya dapat dimanfaatkan oleh manusia itu sendiri. Sistem kontrol dengan menggunakan PLC CP 1L denganI/O = 6/4 dirancang untuk dapat menggerakan mesin AC maupun DC. Di dalam perancangan perangkat lunakpada PLC, digunakan program software SYSMAC CP 1L untuk pemrograman dan simulasinya. Ternyata darihasil pengujian menunjukkan bahwa Sistem kontrol yang dikombinasikan dengan PLC Cp 1L dengan I/O = 6/4dapat menggerakan mesin AC maupun DC dengan baik.

Studi Eksperimen Kinerja Oven Surya Berpermukaan Bentuk Oval

Hatuwe, Azmain Noor, Wusurwut, Abdul Hadi, KELIAN, MOHAMMAD ACHMAD SOFYAN

JURNAL SIMETRIK Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.76 KB)

Abstract

Oven surya yang menjadi objek penelitian ini, memiliki desain berupa kombinasi parabola dengan setengahselinder, sehingga permukaan sinar masuk ke dalam oven surya berbentuk oval. Oven surya ini memiliki luaspermukaan sinar matahari masuk sebesar 1.3 m2, reflektor dilapisi dengan potongan cermin, dan fokus sinarterletak pada kedalaman 36 cm dari permukaan atas. Sedangkan di bagian atas parabola diberi penutup yangterbuat dari bahan plastik transparant. Penutup ini berfungsi melindungi absorber dari udara lingkungan. Padaposisi fokus sinar pantul diletakkan kotak alumanium berwarna hitam yang berfungsi sebagai absorber danwadah pemanggangan roti. Oven surya ini didesain untuk mampu memusatkan sinar matahari pada areal yangkecil, sehingga dapat menghasilkan panas yang tinggi. Pengujian yang dilakukan untuk mengukur kinerja ovensurya menggunakan metode true eksperimen. Dimana data hasil penelitian diperoleh melalui perlakuanpengujian di laboratorium. Perolehan data tersebut selanjutnya digunakan untuk menentukan efisiensi dancooking power. Data hasil eksperimen, memberikan informasi tentang kinerja oven surya, bahwa semakinbertambahnya volume air, maka membutuhkan energi panas yang lebih banyak. Sedangkan nilai cooking powertertinggi 646 watt diperoleh dari hasil pengujian valume air sebanyak 2 liter, dan nilai efisiensi oven suryatertinggi 0,72 diperoleh dari hasil pengujian volume air sebanyak 2 liter. Oven surya ini dapat memanggang rotidengan berat adonan sebesar 1 kg, selama 55 menit.

Peramalan Beban Listrik Kota Ambon Tahun 2016 – 2022

Kastanja, Arnold J, Tupalessy, Johanis

JURNAL SIMETRIK Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.955 KB)

Abstract

Permintaan kebutuhan energi listrik di Kota Ambon cenderung terus meningkat karena peningkatan jumlahpenduduknya dan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya yang terus bertambah. Setiap sektor baik itu sektorresidensial, komersial, publik, maupun industri akan terus membutuhkan pertambahan pasokan energi listrik untukkelangsungan aktifitasnya. Sehubungan dengan permintaan (demand) energi listrik yang terus meningkat, PT. PLN(Persero) Wilayah Maluku sebagai pemegang kuasa usaha ketenagalistrikan berkewajiban untuk memenuhi setiappermintaan energi listrik yang ada. Pemenuhan kebutuhan energi listrik di kota Ambon saat ini dilakukan denganmemanfaatkan dua sistem yang saling terintekoneksi, yaitu PLTD Poka (RumahTiga) dengan kapasitas daya yangterpasang sebesar 53,6 MW dan mempunyai daya mampu sebesar 38,1 MW dan PLTD Hative Kecil (Galala) dengankapasitas daya terpasang sebesar 27,6 MW dan daya mampu sebesar 12,9 MW. Jadi keseluruhan kapasitas dayaterpasang di kota Ambon sebesar 81 MW dan daya mampu sebesar 50 MW. Dengan menggunakan metode AnalisisRegresi Linear untuk peramalan beban listrik Kota Ambon Tahun 2016-2022, Hasil prediksi yang dilakukan denganmenggunakan metode regresi tahun 2016 sampai tahun 2022 prosentase lebih kecil dari beban listrik aktual tahun2016 sebesar 48,503 MW.

Kajian Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Di Sungai Wae Bobot Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur

Kelian, Mohamad Achmad Sofyan

JURNAL SIMETRIK Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.456 KB)

Abstract

This research study exploiting of potency charge river alternatively resource of energi for the power station ofhydro mini energy ( PLTMH). Case study the evaluated is Wai Bobot River which located in CountrysideFragon Enchain, District Of Field Jar Pate;Upstream, Sub-Province of Werinama Kab. Seram Bagian Timur.Power Station Of Hydro Mini Energy ( PLTMH) expected can be woke up by Local Government Of Sub-Province of Werinama Kab.Seram Bagian Timur to obtain;get energy capacities attached equal to 27 kW to 42house and 0,514 kW to each;every house by exploiting Wai Bobot River. Dimension Building barricade PLTMHspecified from pursuant to River Wai Bobot floods debit equal to Q= 55 m3 / det. Debit plan equal to 0,80 m3 /det obtained from result of direct measurement in field by considering various aspect for example : yieldedenergy, scheme of PLTMH, high fall, turbine operational and also defrayal of work of and civil of elektromekanikallowest.

Analisis Pengaruh Intensitas Penerangan Pada Laboratorium Dan Bengkel Jurusan Teknik Elektro

Parera, Lory Marcus, Tupan, Hendrik Kenedy, Puturuhu, Victor

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.851 KB)

Abstract

Lighting is one of the most important components in planning a building. To do all the activities that exist in the room of a building then needed a sufficient intensity of lighting, so that it can be carried out with maximal especially related to work practices conducted in the laboratory for the purposes of teaching and learning process. Lighting in the room when viewed from the quality is a strong illumination or lighting level is required where for different types of activities will require different levels of illumination. The results of this study is based on the use of light intensity in the laboratory and workshop through a measurement of the intensity of room lighting using SNI 16-7062-2004 standard and calculate the electrical energy it uses. Measurement of landing intensity was measured using lux meter measuring instrument. Measurements are done at 09.00, 12.00 and 15.00. The room is in accordance with the standard of environmental health requirements of office and industrial work with an area of 118.80 m2 has a lighting intensity (E) of 183.82 lux. While the intensity of illumination (E) 20.85 - 85.44 lux is recommended for the addition of the number of points of light

ANALISIS PENATAAN AREAL TERMINAL ANGKUTAN UMUM MARDIKA KOTA AMBON

Titaley, ST., MT, Henriette Dorothy, Istia, Penina T, Maelissa, Nelda

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.413 KB)

Abstract

Terminal Mardika merupakan salah satu terminal yang memiliki andil besar dalam roda perekomunian masyarakat kota Ambon karena selain terletak pada pusat kota, terminal ini berdekatan dengan pasar dan pertokoan yang ada. Dari hasil pengamatan di lokasi, terjadi penyalahgunaan fungsi terminal yang dilakukan baik dari pengemudi kendaraan, para penumpang maupun pedagang-pedagang kaki lima yang melakukan aktivitas masing-masing sehingga menimbulkan masalah lain seperti kemacetan yang terjadi pada akses keluar masuk kendaraan. Hal ini menyebabkan terjadi penurunan fungsi terminal untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna terminal dalam hal ini pengemudi kendaraan dan penumpang dimana kondisi terminal menjadi semrawut.  Dari permasalahan ini maka areal terminal Mardika perlu penataan ulang sehingga dapat menjalankan fungsinya sebagai terminal dengan baik. Penataan dititikberatkan pada model pola parkir yang efektif dan waktu pelayanan bagi kendaraan dengan mengamati pola masuk kendaraan dalam terminal Mardika. Dari hasil rekapan data frekuensi kendaraan pada terminal Mardika memperlihatkan bahwa peak hour keluar masuk kendaraan terjadi pada pukul 07.00-08.00 WIT, 10.00 -11.00 WIT, 15.00-16.00 WIT. Kondisi eksisting menunjukan bahwa kapasitas pelayanan terminal A1 dan A2 perlu penangan terkait dengan pelayanan kendaraan. Dengan mengembalikan fungsi terminal hanya untuk parkiran kendaraan maka permasalahan kemacetan dan antrian yang panjang dapat diatasi. 

PENGARUH KEDALAMAN ELEKTRODA TERHADAP PENGUKURAN TAHANAN JENIS: TANAH, PASIR DAN AIR LAUT DI PULAU AMBON DENGAN KONFIGURASI WENNER ALFA

Salamena, Vicky

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.335 KB)

Abstract

Tahanan jenis tanah sangat diperlukan dalam menentukan sistem pentanahan pada peralatan sistem tenaga listrik seperti di stasiun pembangkit atau gardu listrik.Dari hasil pengukuran tahanan jenis tanah dapat ditentukan tahanan pentanahan yang dapat dipakai untuk menentukan sistem pentanahan (grounding) peralatan listrik tersebut.Penelitian ini bermaksud mengukur tahanan jenis materia:l tanah, pasir dan air laut di pulau Ambon dengan metoda Wenner Alfa. Pengukuran dilakukan dengan variasi kedalaman elektroda dari 1-cm sampai dengan 8-cm dengan jarak elektroda 4-cm.Hasil pengukuran untuk tanah makin dalam elektroda tahanan V/I makin kecil untuk kedalaman lebih kecil dari jarak elektroda, untuk kedalaman elektroda lebih besar dari jarak elektroda hasil pengukuran tahanan V/I konstan. Hasil pengukuran jahanan jenis tanah tidak berpengaruh terhadap kedalaman eletroda.Hasil perhitungan tahanan jenis tanah dari pengukuran dengan perubahan elektroda dari 1-cm s/d 8-cm berkisar antara 4.000-Wcm s/d 6.000-Wcm yang reratanya berkisar 5.300-Wcm, tahanan jenis tanah nilainya tetap konstan dengan penambahan kedalaman elektroda.Pengukuran untuk material pasir menunjukkan bahwa kedalaman elektroda lebih kecil dari 4 cm nilai tahanan V/I konstan.Untuk kedalaman elektroda lebih besar dari jarak elektroda nilai tahanan V/I meningkat sebanding dengan kedalman eletroda.Tahanan jenis pasir bernilai konstan pada kedalaman lebih kecil dari jarak eletroda. Pengukuran tahanan V/I air laut konstan pada kedalaman eletroda lebih kecil dari jarak elektroda, selanjutnya akan mengecil bila elektroda semakin dalam. Semakin dalam eletroda, tahanan jenis air laut makin besar untuk kedalman elektroda lebih kecil dari jarak elektroda, untuk kedalaman eletroda lebih besar dari jarak elektroda pengukuran tahanan tahanan jenis air laut semakain kecil.

AUTOMATISASI PENGERAK PINTU AIR PADA BENDUNGAN PERSAWAHAN DI KABUPATEN BURU

selin, selin, Rikumahu, Jacob, Patiapon, Richard

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.577 KB)

Abstract

Ketidakstabilan debit air pada permukaan yang diperlukan akan menyebabkan hasil panen yang kurang memadai. Pada daerah-daerah yang mempunyai sawah yang luas harus membutukan seorang petugas untuk menutup dan membuka pintu air  (Dam) untuk  kebutuhan air pada sawah setiap harinya. Maka untuk penghematan waktu, untuk membuka dan menutup pintu air. Sebagai pengerak pemutar adalah motor listrik yang jika di berikan tegangan lewat sistim kontrol maka motor akan berputar sesuai kebutuhan yakni jika perlu untuk mebuka pintu maka motor akan berputar searah jarum jika untuk menutup maka motor akan berputar berlawana  sehingga pintu akan menutup saluran air yang mengalir.

ANALISIS KERUGIAN TEGANGAN PADA JARINGAN TEGANGAN RENDAH (JTR) 380/220 VOLT GARDU DISTRIBUSI POLITEKNIK NEGERI AMBON

Latupeirissa, Hamles Leonardo, Muskita, Halomon, Leihitu, Critter

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.789 KB)

Abstract

Type jaringan distribusi pada kampus Politeknik Negeri Ambon merupakan type radial, dengan 17 titik beban. Memiliki kapasitas terpasang 200 kVA dengan ukuran panjang dan luas penampang kawat yang bervariasi pada setiap titik beban.Titik-titik beban yang berjarak jauh dan ukuran luas penampang tidak ideal seperti (i) gedung aula, (ii) gedung Teknik Elektro, dan (iii) gedung Teknik Sipil. Akibat dari jauhnya titik-titik beban tersebut dan juga ukuran luas penampang, maka mengakibatkan terjadinya jatuh tegangan.Hasil analisis terhadap kualitas tegangan pada jaringan tegangan rendah gardu Politeknik Negeri Ambon, terlihat bahwa ukuran panjang dan luas penampang suatu penghantar sangat mempengaruhi besar-kecilnya presentasi jatuh tegangan atau regulasi tegangan pada saluran penghantar tersebut. Hal tersebut dikarenakan semakin panjang suatu penghantar dan semaki kecil ukuran luas penampangnya, maka akan semakin besar hambatan atau resistansi pada penghantar.Pada perhitungan regulasi tegangan (VR), terlihat bahwa load bus 16 (8,21 %) dan 17 (8,56 %) terjadi regulasi tegangan yang melewati batas maksium 4 %. Hal ini diakibatkan dari panjang penghantar dan ukuran luas penampang penghantar yang kecil (16 mm2). Namun setelah mengganti ukuran luas penampang penghantar dengan yang lebih besar (70 mm2), maka terlihat adanya perbaikan kualitas tegangan, dimana regulasi tegangan pada load bus 16 turun menjadi 2,5 % dan pada load bus 17 turun menjadi 2,6 %.

ANALISA KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN JASA TERMINAL ANGKUTAN UMUM MARDIKA AMBON

Istia, Penina, Maelissa, Nelda, Titaley, Henriette

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.451 KB)

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan sesuatu yang berpusat pada upaya pemenuhuan kebutuhan dan keinginan pelanggan”. Dengan adanya kualitas pelayanan yang baik di dalam suatu publik pemerintah akan menciptakan kepuasan bagi para konsumennya. pelayanan di terminal Mardika untuk pelayanan jasa transportasi masih belum teratur artinya belum sesuai yang diharapkan oleh pengguna jasa transportasi. Pengaturan kendaraan yang masuk dan keluar belum tertata rapi sehingga menimbulkan kemacetan dan keresahan dari masyarakat dalam hal ini pengguna jasa transportasi. Bahkan dapat dikatakan juga bahwa pelayanan akan transportasi terasa sempit bergerak disebakan oleh para pedang kaki lima yang sering berjualan dalam terminal mardika sehingga aktivitas kendaraan angkutan umum di dalam terminal mengalami kemacetan.Metode analisa data yang digunakan dalam penulisan ini adalah analisa regresi bergada dangan pengujian statistik berupa uji Uji determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui presentase pengaruh variabel pelayanan jasa terminal angkutan umum mardika secara serentak terhadap variabel kepuasan, uji koefisien regresi bersama (uji F) Uji ini digunakan untuk mengetahui variabel indenden (X1,X2,X3,....Xn) secara signifikan terhadap variable dependen (Y), dan Uji koefisien regresi secara parsial (Uji t) Uji ini digunakan untuk mengetahui model regresi variabel independen (X1,X2,X3,....Xn) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen (Y)Hasil yang diperoleh dari analisa data adalah X10,217 atau sig < 0,05 signifikan, X2 0,727 atau sig < 0,05 signikan, X3 0,486 atau sig < 0,05, X4, X4 0,919 atau sig < 0,05, X5 0,051 atau sig < 0,05. Uji R2 (R square) sebesar 0,086 atau 86%., nilai F hitung sebesar 1,779 sedangakan F tabel menunjukan nilai sebesar 2,30 atau 1,779 > 2,30 maka dengan demikian dapat di katakan bahwa Ho di tolak, uji parsial nilai –t tabel < -t hitung yakni 1,989 < -1,242 dengan demikian Ho di terima. Uji koefisien variabel X2 Tingkat signifikan a = 5%, t hitung sebesar -0,351 dan t tabel sebesar 1,989 dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai variabel X2 = -0,351 > 1,989 maka di tolak.