JURNAL SIMETRIK
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Articles
28
Articles
GRAFIR BATU ALAM DENGAN MESIN CNC ROUTER UNTUK MENINGKATKAN RAGAM PRODUK KREATIF INDONESIA

Suharto, Suharto, Purbono, Kunto, Supriyadi, Ahmad, Supriyadi, Ahmad, Karnowahadi, Karnowahadi

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIK
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengembangan mesin Computer Numerical Controller (CNC) router khusus pembuatan kerajinan produk kreatif perlu didorong untuk meningkatkan ragam dan kualitas hasil di Indonesia. Grafir batu alam (marmer, granit) secara manual dengan mengandalkan ketrampilan orang dan peralatan sederhana akan menghasilkan produk dengan waktu lama. Kompetisi dalam dunia usaha dan industri diperlukan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dengan indikator waktu pembuatan singkat, harga murah, variasi disain lebih banyak dan menarik. Tujuan penelitian untuk menemukan parameter pemesinan yang efektif dan efisien, menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap kekasaran permukaan, dan pengkayaan ragam disain  produk kreatif bahan batu marmer. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode eksperimen yaitu penelitian untuk menemukan  pengaruh variabel putaran spindle, kecepatan pemakanan, kedalaman pemakanan terhadap kualitas kekasaran permukaan. Hasil penelitian menemukan parameter pemesinan kecepatan potong 30 (m/min), putaran spindle 12000 (rpm), kecepatan/laju pemakanan 2000 (mm/min). Analisis faktor yang berpengaruh terhadap kekasaran permukaan grafir marmer semakin tinggi   kecepatan/laju pemakanan, kedalaman pemakanan maka semakin tinggi pula nilai kekasaran permukaan batu marmer. Aplikasi komputer dan engineering software mampu meningkatkan ragam disain produk kreatif.

ANALISA UMUR PAKAI TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 KV DI PT. PLN CABANG AMBON

Latupeirissa, Hamles Leonardo

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIK
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAKPeralatan sistem tenaga seperti transformator distribusi memiliki umur desain yang ditentukan oleh perusahaan manufaktur sehingga dapat beroperasi dalam kurun waktu tertentu. Namun sejalan dengan pemakaiannya dilapangan, umur transformator distribusi tersebut dapat berkurang atau bertambah dari umur desainnya. Umur transformator dapat berkurang akibat beberapa hal. Salah satu penyebab berkurangnya umur penggunaan transformator adalah pembebanan, pembebanan mengakibatkan peningkatan temperatur pada transformator. Panas yang timbul mengakibatkan terjadinya penguraian dari bahan-bahan transformator yang dapat mempercepat proses penuaan suatu transformator. Terjadinya panas yang terlalu tinggi akan dapat merubah sifat konstruksi bagian-bagian transformator. Setiap kenaikan sekitar 6°C dari batas yang diizinkan akan mengakibatkan berkurangnya umur. Kenaikan suhu ini harus dibatasi. Isolasi dari penghantar (conductor) pada belitan transformator akan mengakibatkan kerusakan jika dikenai suhu yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah, (i) menghitung seberapa besar presentasi sisa umur pakai transformator distribusi setelah digunakan sekian tahun. (ii) menghitung prediksi umur pakai transformator distribusi untuk setiap transformator yang digunakan.Penelitian ini di laksanakan pada penyulang/feeder Karpan I PT. PLN cab, Ambon, khususnya pada transformator distribusi yang terpasang pada penyulang/feeder Karpan I. Jenis data yang diperlukan untuk melakukan analisis perhitungan, (i) data trafo distribusi dan (ii) data pembebanan siang/malam hari (beban puncak), sedangkan variabel analisisnya, (i) beban transformator, (ii) temperatur belitan, (iii) susut umur selama 24 jam dan (iv) prediksi umur pakai transformator.Hasil analisis, maka diprediksikan umur pakai transformator distribusi yang terbebani diatas 80% dari kapasitas transformator pada penyulang Karpan I kota Ambon adalah >20 tahun. Kata kunci: umur pakai; transformator

PENGARUH TEMPERATUR PV SOLAR SEL TERHADAP KARAKTERISTIK I-V DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SOFTWARE GT SOLAR TEKNOLOGI

Parti, I Ketut, Ardana, I Wayan Raka, Mudiana, I Nyoman

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIK
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Permasalahaan energi  sangat krusial yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia  sekarang ini, karena energi merupakan suatu kebutuhan dalam meningkatkan pembangunan nasional. Pertumbuhan konsumsi energi rata-rata 6.5% pertahun, belum diimbangi dengan suplai energi yang cukup. Harga energi semakin mahal, dan subsidi energi semakin besar, penggunaan energi masih boros. Salah satu cara mengatasi permasalahan energi  listrik adalah energi solar sell. Solar sel merupakan sumber energi sangat belimpah dan tidak ada habisnnya sepanjang tahun. Agar dalam pemakaian energi PV solar sel dapat dipakai sebagai energi pengganti fosil yang sudah semakin langka dan mahal, maka perlu adanya penelitian dan kajian untuk mendapatkan  hasil yang optimal, maka    tujuan  penelitian ini adalah:  ?? Bagaimana Pengaruh temperature PV Solar sel terhadap karakteristik I-V dengan menggunakan aplikasi software GT Solar Teknologi? hal ini dilakukan untuk melihat pengaruh temperature/panas terhadap  PV solar. Karakteristik I-V solar dapat dipengaruhi oleh temperature, dan pembebanan. Tegangan PV soal akan stabil pada temperature  440c sampai 600c dan pada pembebanan minal 40%.

PENGARUH TURBULATOR PADA PENUKAR KALOR PIPA GANDA UNTUK APLIKASI SOLAR WATER HEATER

Safitra, Arrad Ghani, Diana, Lohdy, Sholihah, Rif’atus

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIK
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penukar kalor pipa ganda adalah peralatan yang digunakan untuk menukarkan kalor antara fluida panas dan fluida dingin menggunakan dua pipa konsentrik. Pada penelitian ini penukar kalor pipa ganda digunakan pada aplikasi pemanas air tenaga surya menggunakan dua fluida yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa terbaik dari penambahan turbulator pada pipa bagian dalam penukar kalor pipa ganda. Turbulator berfungsi untuk meningkatkan turbulensi aliran sehingga akan meningkatkan perpindahan panas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan peralatan pemanas air tenaga surya yang sudah ditambah dengan penukar kalor pipa ganda. Pada pipa bagian dalam diberi variasi turbulator bentuk twisted tape full swirl dan twisted tape full swirl wire coil kemudian dialiri fluida oli yang dipanaskan melalui kolektor surya, sedangkan pada pipa bagian luar dialiri fluida air. Pengujian dilakukan di luar ruangan pada kondisi langit cerah dari pukul 10:00 sampai dengan pukul 15:00. Berdasarkan hasil pengujian pada semua variasi pada saat pukul 12:00 dengan intensitas radiasi matahari 789 W/m2, performa terbaik diperoleh pada variasi menggunakan turbulator bentuk twisted tape full swirl wire coil yaitu efektifitas sebesar 0.51, NTU 0.73, dengan peningkatan tempetatur fluida air 3°C.

SISTEM INFORMASI DATA JEMAAT GPM GIDION WAIYARI AMBON DAN JEMAAT GPM HALONG ANUGERAH AMBON

Laisina, Luwis, Haurissa, Marceau, Hatala, Zulkarnaen

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIK
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perkembangan teknologi dalam era modernisasi dewasi ini baik dalam bidang komputer maupun bidang lainnya secara lansung maupun tidak langsung memacu kita untuk harus dapat menguasai teknologi tersebut.Berdasarkan analisa situasi, maka permasalahan yang dihadapi oleh Jemaat GPM Gidion Wayari (Mitra I) dan Jemaat GPM Halong Anugerah (Mitra II) dalam management pengelolaan data adalah penyajian data jemaat masih bersifat konvensional/manual yang mengakibatkan sering terjadinya kesalahan dalam pencatatan ataupun pendataan, data yang diinput secara berulang-ulang (Redudance Data), proses pencarian data sangat lambat, biaya operasional semakin membesar, dan kurangnya kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menggunakan perangkat teknologi.Dengan dilaksanakannya kegiatan Pelatihan Management Pengolahan Sistem Informasi Data Jemaat Gpm Gidion Waiyari Ambon Dan Jemaat Gpm Halong Anugerah Ambon, maka solusi terhadap permasalahan Mitra I dan Mitra II dapat teratasi yaitu pembuatan Aplikasi sistem informasi management data Jemaat, penyiapan tenaga operator IT Jemaat dengan cara melakukang pelatihan (training) pengoperasian Microsoft Office (Word, Exel, Power Point), dan melakukan pelatihan (training) pengoperasian Sistem Informasi Management Data Jemaat.

Kajian Etika Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

hamkah, hamkah, Purwanto, Hadi

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIK
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kajian ini bertujuan menjawab betapa pentingnya etika dasar PBJP dalam upaya pengadaan barang/jasa, dan menjelaskan bagaimana konsekuensi hukumnya apabila etika tidak diikuti oleh pelaku PBJP. Dilakukan dengan metode kajian pustaka yang diuraikan dalam pembahasan menurut etimologi, kemudian kajian dikaitkan dengan regulasi pengadaan barang/jasa pemerintah sebagaimana diatur dalam Perpres No. 16 tahun 2018 beserta Perka LKPP yang relevan dengan etika. Delapan etika dasar dalam pengadaan barang/jasa adalah: 1. Tertib serta bertanggung jawab, 2. Profesional, Mandiri dan Menjaga Rahasia, 3. Tidak saling mempengaruhi, 4. Menerima dan Tanggung jawab, 5. Menghindari conflict of interes, 6. Mencegah pemborosan, 7. Meghindari penyalahgunaan wewenang, 8. Tidak menerima, menawarkan/menjanjikan. Oleh karena itu, etika dasar   menjadi dasar hukum bagi para pihak, dan apabila tidak mengikuti etika dasar dimaksud akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.

IDENTIFIKASI SEMPADAN SUNGAI WAI RUHU TERDAMPAK GENANGAN, BERDASAR ANALISA DEBIT BANJIR RENCANA (Q) METODE RASIONAL MODIFIKASI KALA ULANG 2, 5, 10, 50 TAHUN

Pattiselanno, Steanly Reynold. R.

JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIK
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kebutuhan lahan untuk tempat tinggal menjadikan kecenderungan tepi kota yang lahannya berada di lereng-lereng bukit dikonversi untuk menjadi lahan pemukiman.  Akibatnya area hijau menjadi berkurang yang berimbas pada kehilangan area tangkapan air pada DAS yang menjadikan ancaman kekurangan sumber air kedepan, serta ancaman banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu sebagai efek beban pada lereng yang semakin bertambah.DAS Wai Ruhu termasuk salah satu kawasan yang terdegradasi akibat konversi lahan tangkapan menjadi pemukiman warga. Penataan ruang yang cenderung mengikuti pendekatan kebutuhan tanpa memperhatikan aspek konservasi tanah dan air di sebuah DAS, secara signifikan akan mengakibatkan kehilangan banyak air yang berfungsi untuk resapan alami, penurunan kualitas sungai dan hilangnya kehidupan ekosistem air. Untuk menganalisa masalah dampak limpasan pada DAS Wai Ruhu maka digunakanlah sebuah kajian metode rasional modifikasi kala ulang durasi waktu 2, 5, 10 dan 50 tahun dengan GIS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit kumulatif banjir rencana dengan nilai terendah terjadi pada anak sungai pada sub DAS ke-7, berlaku untuk periode ulang 2 tahun = 0,352 m3/det, periode 5 tahun = 0,502 m3/det, periode 10 tahun = 0,579 m3/det dan periode 50 tahun = 0,716 m3/det.  Sedangkan debit kumulatif banjir rencana dengan nilai tertinggi terjadi pada anak sungai pada sub DAS ke-17, dan berlaku untuk periode ulang 2 ; 5 ; 10 dan 50 tahun yaitu masing-masing sebesar 21,057 ; 29,937 ; 34,590 ; 42,730 m3/det. Limpasan pada masing-masing anak sungai di DAS Wai Ruhu dengan tinggi minimum (tidak ada limpasan), terjadi di masing-masing anak sungai pada sub DAS ke-2, 4, 5, 7, 10, 11, 13, 15 dan ke-16 untuk periode ulang 2 tahun karena merupakan sungai pensuplai debit banjir awal ke anak sungai lainnya, sedangkan tinggi maksimum terjadi pada anak sungai di sub DAS ke-6 yaitu sebesar 4,8009 m dari muka air sungai normal.  Lebar minimum limpasan, terjadi pada sub DAS yang sama dengan tinggi minimum, sedangkan lebar maksimum terjadi pada anak sungai di sub DAS ke-12 yaitu selebar 60,2991 m dari tepi sungai.

Kajian Kinerja Waktu Dan Biaya Proyek Dengan Metode Nilai Hasil (Earned Value) Pada Laboratorium Navigasi Politeknik Perikanan Negeri Tual

Jamlaay, Octovianus

JURNAL SIMETRIK Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.993 KB)

Abstract

Proyek konstruksi adalah suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu dalam penyelesaiaannya. Suatu proyekkonstruksi dikerjakan dengan perencanaan yang matang agar proyek selesai sesuai dengan jangka waktu yang telahditentukan. Penjadwalan proyek adalah suatu bentuk perencanaan proyek yang dibuat dengan tujuan agar proyekselesai tepat waktu. Metode ini menjawab pertanyaan apakah proyek pada saat ini ?? saat pelaporan ?? masih sesuaidengan anggaran atau jadwal, sehingga dapat mengungkapkan apakah kemajuan pelaksanaan pekerjaan proyeksenilai dengan bagian anggaran yang dapat diukur sesuai rencana. Dengan menggunaakan 3 (tiga) indikator ACWP(Actual Cost of Work Performance), BCWP (Budget Cost Work Performance), BCWS (Budget Cost of WorkSchdule) hasilnya dapat dianalisa terhadap penyimpangan terhadap jadwal/waktu, dan penyimpangan terhadap biaya.Dari hasil analisa pada proyek Pembangunan Laboratorium Navigasi Politeknik Perikanan Negeri Tual diprolehbahwa pada minggu ke-6 proyek mengalami perpanjangan waktu (schedule overrun) dari 12 minggu menjadi 22,22minggu serta biaya melebihi rencana dari Rp 803.000.000 menjadi Rp 876.576.410 (cost overrun).

Kajian Unjuk Kerja Beban Tidak Seimbang Pada Trafo Open Delta

Sinay, Pelpinus

JURNAL SIMETRIK Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.354 KB)

Abstract

Transformator (trafo) adalah suatu alat yang dapat memindahkan (menyalurkan) dan mengubah energi listrikdari satu rangkaian ke rangkaian listrik yang lain dengan frekuensi yang sama berdasarkan prinsip induksielektromagnetik.Trafo yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah trafo tiga fasa hubungan open delta,yang disambung dengan beban terhubung delta. Jika salah satu dari belitan tiga fasa pada trafo hubungan deltamengalami kerusakan, maka sisa dua belitan lainnya dapat diimplementasikan atau dirancang menjadi tiga fasahubungan open delta, yang dapat difungsikan untuk menyalurkan daya listrik tiga fasa ke beban. Unjuk kerjayang dimiliki dari pengaruh beban tidak seimbang pada trafo open delta, saat dibebani dengan beban tidakseimbang yang tidak sama besar pada setiap fasa, menyebabkan terjadi kenaikan arus pada setiap fasa, sehinggaterjadi kenaikan daya input yang diserap oleh beban tidak seimbang mengakibatkan rugi daya (loses) yang lebihbesar dengan efisiensi yang mengecil.Tujuan penelitian adalah kajian unjuk kerja beban tidak seimbang padatrafo open delta dan Metode penelitian adalah metode eksperimen pada laboratorium, yang meliputi pengujianpada trafo tiga fasa hubungan open delta dalam keadaan beban tidak seimbang. Hasil pengukuran menunjukanbahwa terdapat perbedaan unjuk kerja (hasil keluran) pengaruh dari beban tidak seimbang antara rata- rata arusdengan loses maupun dengan efisiensi pada trafo open delta.

Kajian Komparatif Pengukuran Waktu Kerja Proses Pemecahan Batok Biji Pala (Myristica Fragrans) Menggunakan Sistem Manual dan Ekonomi Gerakan MOST

Pattiasina, Nanse H, Wairatta, Amelia

JURNAL SIMETRIK Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.121 KB)

Abstract

Pembangunan di sektor pertanian menjadi bagian integral pembangunan nasional yang telah mendapatkan tempatdan peranan strategis, dengan sasaran meningkatkan hasil pertanian untuk mendukung industri yang kuat. Komoditipertanian tersebut antara lain yaitu buah pala. Tanaman pala ini banyak dihasilkan di tanah Maluku, sebagai ladangsubur, berkembangnya tanaman tersebut. Kondisi yang terjadi saat ini, proses pengolahan hasil pertanian tanamanbuah pala, masih bersifat manual serta tradisional yang dampaknya berimplikasi terhadap kebutuhan waktu kerjayang lebih lama, penyerapan jumlah tenaga kerja yang lebih banyak dan estimasi biaya produksi yang dihasilkanlebih besar. Untuk itu dalam mencapai efektivitas dan efisiensi kerja yang optimal, dapat terukur melaluipenggunaan waktu kerja. Kajian yang akan ditinjau adalah perbandingan waktu kerja proses pemecahan batok bijipala menggunakan sistem manual dan studi ekonomi gerakan MOST (Maynard Operation Sequences Techniques).Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kerja pemecahan batok biji pala secara manual dengan kapasitas 201buah menghasilkan waktu kerja sebesar 383 detik atau 6 menit 23 detik, sedangkan untuk kapasitas yang lebih kecilyaitu 10 buah, catatan waktu kerjanya yaitu 62 detik atau 1 menit 2 detik. Melalui kajian MOST, untuk batok bijipala sejumlah 201 buah menghasilkan waktu kerja sebesar 302 detik atau 5 menit 2 detik dan sejumlah 10 buahdengan waktu 52 detik (< 1 menit) atau 0,86 menit. Sehingga dalam persentasenya dihasilkan perbandingan waktukerja sebesar 78.85% yang menunjukkan terjadi penghematan waktu kerja sebesar 21.15% bila menggunakankonsep MOST dibanding cara manual. Capaian hasil ini menunjukkan bahwa sistem kerja yang baik adalah sebuahproses kerja yang dilakukan berdasarkan prosedur kerja yang tepat, ruang gerak yang memadai, koordinasi seluruhgerakan tubuh yang baik sehingga berdampak pada peningkatan efisiensi waktu dan efektivitas dalam bekerja.