cover
Filter by Year
AL-THARIQAH
Published by Universitas Islam Riau
Al-Thariqah Journal Manager invites lecturers, researchers and students to submit best manuscript of his research to be published in Al-Thariqah: Journal of Islamic Education, Faculty of Islamic Religious, Islamic University of Riau. Manuscripts submitted within the scope of the sciences of Islamic religious education by prioritizing the theme of the actual article, the latest, not plagiarism, and preferably the results of library and field research.
Articles
32
Articles
Pendidikan Inklusif Perspektif QS. Al-Hujurat Ayat 10-13 Sebagai Solusi Eksklusifisme Ajaran di Sekolah

Daimah, Daimah

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Maraknya aksi anarkis dan terorisme belakangan menjadi problematika sentral dalam kehidupan berbangsa di Indonesia. Hal ini terjadi karena semakin kaburnya kesadaran masyarakat tentang pluralitas multi-etnik dan multi-agama yang tumbuh dalam masyarakat yang berbhineka. Salah satu solusinya adalah dengan mengenalkan pendidikan inklusif (terbuka) dimulai sejak dibangku sekolah. Konsep pendidikan inklusif dalam ajaran agama Islam termaktub dalam kitab suci Al-Qur’an. Didalamnya, dijelaskan bahwa manusia didunia ini diciptakan dengan multi-etnis untuk saling mengenal dan saling menghormati.Dengan metode library research penulis melakukan analisis terhadap konsep pendidikan inklusif dalam QS. Al-Hujurat ayat 10-13 yang dalam hal ini akan penulis jadikan landasan sebagai solusi indoktrinasi pendidikan Islam di Sekolah. Pendidikan inklusif merupakan usaha sadar mendewasakan manusia melalui upaya yang terstruktur dan berkesinambungan dengan sistem pembelajaran yang terbuka, dinamis dan rasional. Untuk mencapai suatu kedamaian dan kesejahteraan dalam bermasyarakat perlu adanya sikap saling terbuka dimulai dengan adanya kesediaan untuk saling mengenal antara satu sama lain dan menghargai perbedaan dengan tidak melakukan diskriminasi terhadap golongan tertentu. Hal tersebut akan terlaksana dengan mengenalkan pendidikan Inklusif yang terbuka dimulai dari bangku sekolah.

Konsep Evaluasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam

Sawaluddin, Sawaluddin

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Evaluasi dalam pendidikan Islam, secara umumsangat berguna bagi pendidik, peserta didik, ahli fikir pendidikan Islam,politik pengambil kebijakan pendidikan Islam, untuk membantu mereka dalam membenahi sistem pengawasan dan mempertimbangkan kebijakan yang akan diterapkan dalam sistem pendidikan nasional (Islam). Penelitian Kepustakaan atau Library research adalah telaah kepada beberapa referensi yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan baik telaah pemikiran tokoh dan yang lainnya.evaluasi yaitu suatu proses dan tindakan yang terencana untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan, pertumbuhan dan perkembangan (peserta didik) terhadap tujuan (pendidikan), sehingga dapat disusun penilaiannya yang dapat dijadikan dasar untuk membuat keputusan. Evaluasi dilakukan untuk mengevaluasi peserta didik, pendidik, materi pendidikan, proses penyampaian materi pelajaran, dan berbagai aspek lainnya yang berkaitan dengan materi pendidikan.

Penerapan Konsep Belajar Islam Menurut Al-Quran di TK Islam YLPI Marpoyan

Firdaus, Firdaus

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah banyaknya bermunculan sekolah-sekolah yang berbasiskan Islam ditengah-tengah masyarakat. Hal ini menjadi suatu hal yang positif bagi pendidikan di dunia Islam. Tetapi tidak sedikit pula lembaga-lembaga yang mengatas namakan Islam hanya untuk sekedar menarik simpati ataupun menarik minat dari masyarakat. Jadi, supaya tidak terjebak dengan kata-kata Islam itu sendiri, maka alangkah baiknya dilihat apakah sekolah tersebut berlandaskan Islam ataukah sekolah tersebut hanya mengatas namakan Islam semata. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dengan focus permasalahan penerapan konsep pendidikan menurut Alquran di TK Islam YLPI Marpoyan. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana TK YLPI Marpoyan menerapkan konsep-konsep belajar dalam dunia pendidikan. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka disimpulkan bahwa TK YLPI Marpoyan  telah berupaya untuk menerapkan konsep-konsep belajar menurut alquran dalam dunia pendidikan. Akan tetapi belum ada pembelajaran yang mengajak anak untuk menganalisa terhadap objek kejian, walaupun analisa sederhana yang sesuai dengan kemampuan peserta didik.

Relevansi Pemikiran Fazlur Rahman Terhadap Pendidikan Modern di Indonesia

Mawaddah, Ummu, Karomah, Siti

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Fazlur Rahman dengan double movementnya memberikan sumbangsih yang cukup besar dalam perkembangan pendidikan, khususnya Islam. Sebagai seorang modernis, Rahman telah banyak melakukan perubahan-perubahan dengan tujuan memajukan umat Islam dari ketertinggalan yang begitu jauh. Rahman sebagai seorang penulis dan pemikir ulung mencoba membawa umat Islam pada keseimbangan dunia dan akhirat dengan memadukan ilmu agama dan ilmu modern. Menurut hemat penulis, pemikiran hebat Rahman relevan untuk diterapkan di dunia pendidikan Indonesia, baik secara umum maupun secara khusus pada pendidikan Islam. Melalui tulisan ini, penulis mencoba menyajikan pemikiran pendidikan Fazlur Rahman beserta relevansinya dalam pendidikan Indonesia, mulai dari pengertian hingga sarana pendidikan.

Analisis Format Ideal Transformasi Institut Menuju Universitas di PTKIN

Suradi, Ahmad

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perubahan IAIN menjadi UIN tentu saja bukan sekadar perubah status dari semula institut menjadi universitas, melainkan juga termasuk perubahan dalam struktur bangunan keilmuan yang ada didalamnya. Sehingga, permasalahan yang dibahas adalah bagaimana format yang ideal dalam perubahan PTKIN. Penulisan karya ilmiah ini merupakan jenis penelitian library reseach dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Transformasi PTKIN, Setidaknya ada hal mendasar yang mengharuskan IAIN ketika telah menjadi UIN harus segera dilakukan, yakni: pertama, Menghilangkan atau paling tidak mereduksi dikotomi ilmu pengetahuan yang selama ini menghinggapi sebagian besar kaum Muslimin. Kedua, Membuka akses terhadap input yang lebih besar, serta mampu melakukan mobilitas vertikal di masyarakat. Ketiga, Membuka peluang yang lebih besar bagi pendidikan Islam untuk berkontribusi ditengah-tengah masyarakat informasi. Di samping itu, upaya mentranformasikan IAIN menjadi UIN harus adanya kemauan yang keras, kesungguhan, serta kemampuan yang dimiliki oleh para pimpinan dan pengelola IAIN saat ini, juga harus dipertimbangkan tentang kemampuan mengelola, meningkatkan dan mengembangkannya secara berkesinambungan, baik dalam administrasi maupun dalam akademiknya.

Konsep Pendidikan Islam Dalam Membentuk Manusia Paripurna

Harahap, Musaddad, Siregar, Lina Mayasari

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam tataran teologis, Islam meyakini sesuatu yang berada di luar diri Allah SWT dinamakan alam. Alam yang membentuk sebagai wujud merupakan pancaran dari Wujud Hakiki yang tidak pernah berkurang dan bertambah. Bila Wujud Hakiki berubah dan bertambah secara teoritis pastilah dikatakan bukan Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan merupakan sang pencipta Agung yang tidak ada sesuatupun yang serupa dengan-Nya. Tuhan yang memiliki sifat af’al dengan kehendakNya terciptalah makhluk. Makhluk ini dalam Islam sifatnya tidak qodim tapi baharu. Disinilah letak perbedaan dasar antara Tuhan sebagi pencipta dengan alam yang bersifat baharu. Dengan sifat baharunya alam ini pada akhirnya mau tidak mau haruslah diposisikan sebagai wujud yang berpotensi mengalami perubahan. Salah satu alam itu adalah manusia, karenanya manusia juga terbuka luas potensinya untuk berubah. Topik semacam ini menjadi penting karena dengan memahami konsep itulah usaha pendidikan dalam mentransformasi ilmu dan nilai akan lebih memungkinkan untuk berhasil.

Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Anjuran Makan Dengan Tiga Jari

Firdaus, Firdaus

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah satu sunnah Rasulullah adalah makan dengan menggunakan tiga jari. Apa yang dicontohkan Rasul ternyata memiliki nilai –nilai pendidikan dan pembelajaran. Nilai-nilai pendidikan tersebut dengan memperhatikan kandungan dari isi hadist tersebut. Dari analisa yang dilakukan ada beberapa nilai pendidikan yang kita dapat dari apa yang telah dicontohkan tersebut. Pertama, Makan dengan menggunakan tiga jari memngajarkan dan membiasakan kita untuk selalu bersabar dalam setiap hal. Kedua, Makan dengan tiga jari mengajarkan dan mendidik kita untuk tidak berlaku tamak dalam mencari rezki Allah. Ketiga, Makan dengan tiga jari mengajarkan kepada kita untuk tidak tergesa-gesa dalam bertindak. Keempat, Makan dengan tiga jari mengajarkan kita untuk teliti dalam mengerjakan segala sesuatu.

Islamic Education dalam Perspektif Ekonom dan Filosof (Analisis Paradigma Pendidikan Barat Dan Timur)

Nurhadi, Nurhadi

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendidikan adalah agen perubahan sosial, budaya, ekonomi dan nalar pikir serta karakter manusia. Pendidikan Islam sebagai atmosfir modernisasi dan globalisasi dituntut mampu berperan dinamis, elastis dan proaktif secara berkala. Keberadaanya diharapkan bisa membawa nilai-nilai perubahan dan berkontribusi bagi kemaslahatan umat. Namun saat ini pendidikan sering diperalat untuk sarana mobilisasi sosial, politik dan ekonomi sehingga melahirkan intelektual yang materialistis ekonomis. Adapun metode Penelitian ini menggunakan konsep deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian library Risert (kepustakaan), metode pengumpulan datanya menggunakan data primer dan sekunder dan teknis analisis datanya memakai metode konten analisis. Dari kajian yang dilakukan ditemukan bahwa pendidikan Islam perspektif ekonom mengajarkan pentingnya kesejahteraan dalam hidup, yang mana hal tersebut diperoleh dengan cara mempersiapkan ilmu pengetahuan dalam pendidikan. Sedangkan pendidikan Islam perspektif filosof mengajarkan pentingnya nilainilai akhlak dan moral dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah, sehingga pendidikan Islam mempersiapkan ilmuan-ilmuan yang religi cerdas ilmu, iman dan hati.

Khazanah Kitab Kuning di Madrasah Al Jam‘iyat Al Washliyah

Jafar, Jafar

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Para ulama dan organisasi-organisasi Islam di Indonesia terbukti telah turut memainkan peran sebagai pelestari khazanah kitab kuning. Al Washliyah sebagai organisasi Islam yang didirikan oleh kaum Muslim yang berasal dari suku Mandailing di Sumatera Timur, misalnya, telah menunjukkan kiprahnya sebagai organisasi yang ikut melestarikan ajaran Islam melalui lembaga pendidikannya, baik madrasah, sekolah maupun perguruan tinggi. Dengan menggunakan pendekatan historis, artikel ini menghasilkan temuan bahwa Al Washliyah berusaha dan relatif sukses dalam melestarikan ajaran Islam dengan memakai media kitab kuning yang menjadi andalan madrasah-madrasahnya. Pengenalan kitab kuning dalam organisasi ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh guru para pendiri Al Washliyah yang memang mendapatkan pengajaran dari madrasah yang juga mengandalkan kitab kuning, dan pengaruh tersebut turut memengaruhi kurikulum pendidikan madrasah-madrasah Al Washliyah. Sebagai dampak dari asas dan paham keagamaan organisasi, Al Washliyah hanya mengajarkan kitab kuning dalam mazhab Syâfi‘iyah dan Asy‘ariyah.

Peningkatan Profesionalisme Guru PAI Melalui Kelompok Kerja Guru (KKG)

Lubis, Sarmadhan

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan profesionalisme guru PAI Melalui Kelompok Kerja Guru (KKG). Tulisan ini bermanfaat bagi para guru, pentingnya mengikuti kegiatan KKG PAI untuk meningkatkan kemampuan, ketrampilan, dan profesionlaisme guru dalam proses belajar-mengajar. Pertama, Peningkatan kemampuan profesioanal guru PAI menuntut adanya wadah, antara lain untuk komunikasi, informasi, diskusi dan pembinaan sesama guru PAI. Kedua, Peningkatan kemampuan Guru KKG sebagai guru profesional adalah guru yang menguasai karakteristik bahan ajar dan karakteristik peserta didik. Karakteristik bahan ajar meliputi konsep, prinsip, teori yang terdapat dalam bahan ajar. Karakteristik peserta didik meliputi potensi, sikap, minat, akhlak mulia, dan personaliti peserta didik. Ketiga, Kelompok Kerja Guru PAI bertujuan untuk Meningkatkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab sebagai pendidik agama islam yang bertujuan menanamkan keimanan (tauhid) dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Menumbuhkan kegairahan Guru PAI untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mempersiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi program Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Pendidikan Agama Islam.