cover
Filter by Year
AL-THARIQAH
Published by Universitas Islam Riau
Al-Thariqah Journal Manager invites lecturers, researchers and students to submit best manuscript of his research to be published in Al-Thariqah: Journal of Islamic Education, Faculty of Islamic Religious, Islamic University of Riau. Manuscripts submitted within the scope of the sciences of Islamic religious education by prioritizing the theme of the actual article, the latest, not plagiarism, and preferably the results of library and field research.
Articles
20
Articles
Problematika Pembelajaran PAI di SMKN 1 Turen

Susiana, Susiana

AL-THARIQAH Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (221.976 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam belajar atau tranfer knowledge dalam kegiatanpembelajaran dapat dilihat dengan adanya perubahan tingkah laku pada dirisiswa, input proses output. Dalam setiap mata pelajaran mempunyai kriteriadan tingkat kesulitan tersendiri bagi pendidik dan peserta didik yang biasadisebut dengan problem dalam belajar. Pendidikan agama Islam adalah usahasadar generasi tua (pendidik) untuk mengarahkan pengalaman, pengetahuan,kecakapan, dan ketrampilan kepada generasi muda (anak didik) agar kelakmenjadi manusia muslim, bertakwa kepada Allah swt. Berbudi luhur,berkepribadian yang utuh yang secara langsung memahami, menghayati danmengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaanpendidikan Islam di sekolah-sekolah kita masih mengalami banyak problematau kendala yang meliputi pendidik, peserta didik, serta media pembelajaran.Adanya problem-problem dalam pendidikan agama Islam tersebutmenimbulkan kurang optimal atau belum sepenuhnya tercapai tujuanpendidikan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Hubungan Metode Tanya Jawab dengan Minat Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

Ahmad, M. Yusuf

AL-THARIQAH Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (270.808 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam ialah sebagai upaya sadar dan terencanadalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayatihingga mengimani, bertaqwa dan, berakhlaq mulia dalam mengamalkan ajaranagama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Qur’an dan Hadist melaluikegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman.Hubungan metode tanya jawab dengan minat belajar peserta didik ialah untukmengembangkan kreatifitas berfikir peserta didik secara aktif dan sistematisserta mendapat respon lisan dari peserta didik sehingga dapat menumbuhkanminat belajar dan pengetahuan baru dalam proses pembelajaran denganmenggunakan metode tanya jawab ini akan menarik perhatian peserta didik dansuasana kelas menjadi aktif. Namun study pendahuluan yang penulis lakukanpada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Kuansing guru telah menggunakanmetode tanya jawab namun peserta didik kurang merespon pertanyaan yangdiberikan oleh guru. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanahubungan metode tanya jawab dengan minat belajar peserta didik. Tujuanpenelitian adalah untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara metodetanya jawab dengan minat belajar peserta didik. Jenis penelitian korelasional,populasi dan sampel 59 orang, teknik pengumpulan data dengan angket dandokumentasi, Perumusan Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yangtelah penulis lakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungansignifikan metode tanya jawab dengan minat belajar peserta didik pada matapelajaran pendidikan agama islam kelas VIII di SMP Negeri 3 Simpang RayaKecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuansing. Hal ini dibuktikan dengan nilaisignifikansi lebih kecil dari 0,05yaitu 0,000< 0,05, maka Ho ditolak dan tingkathubungan metode tanya jawab dengan minat belajar peserta didik sebesar 0,738.Menurut interpretasi koefisien korelasi nilai 0,738 terletak pada interval 0,60-0,799 dengan kriteria tingkat hubungan kuat.

Menuju Indonesia Emas Dalam Perspektif Pendidikan Islam

Syaukani, Syaukani

AL-THARIQAH Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (367.146 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya perhatian pemerintah dalam prioritas pembangunan di bidang pendidikan mengakibatkan negara ini menjadi negara yang masyarakatnya kurang menguasai tekhnologi yang terus berkembang pesat (masyarakatnya bersifat konsumtif saja), yang hanya dapat memakai tekhnologi yang diciptakan negara lain tanpa dapat menciptakan tekhnologi asli made in Indonesia. Bahkan yang cukup memprihatinkan hanya dapat memakai barang yang sudah tidak dipakai lagi dinegara lain (barang bekas), seperti import pesawat bekas, bus-bus dan truk-truk serta alat berat lainnya yang second hand.

Evaluasi Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Ibnul Qayyim Putri Yogyakarta

Ramadhan, Syahri

AL-THARIQAH Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (181.459 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menemukan bentuk-bentuk prinsipprinsipbelajar Utsman Najati dalam Pendidikan Agama Islam di MTs IbnulQoyyim Putri Yogyakarta; (2) mendeskripsikan faktor-faktor yangmempengaruhi prinsip-prinsip belajar Utsman Najati dalam Pendidikan AgamaIslam di MTs Ibnul Qoyyim Putri Yogyakarta; (3) menjelaskan cara yang tepatuntuk mengimplementasikan prinsip-prinsip belajar Utsman Najati di MTs IbnulQoyyim Yogyakarta.Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatifdengan model normatif-evaluatif. Adapun lokasi penelitian adalah di MTs IbnulQoyyim Putri Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancaramendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapanreduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan; (1)implementasi prinsip-prinsip belajar Utsman Najati dalam bentuk motivasi,pengulangan belajar, partisipasi aktif, perhatian, pembagian belajar, danperubahan perilaku secara bertahap ditemukan di MTs Ibnul Qoyyim PutriYogyakarta. (2) faktor yang mempengaruhi; (a) faktor pendukung, yaitu integrasiprogram kepondokan dengan madrasah, keseragaman gender, ketersediansarana dan prasarana memadai, aturan yang jelas, keteladanan yang ditampilkanguru, dan kemampuan guru menggunakan berbagai macam metodepembelajaran; (b) faktor penghambat, yaitu kesiapan guru dalam merancangRencana Program Pembelajaran (RPP),kegiatan madrasah dan kepondokanterlalu padat, kemampuan murid beragam, buku referensi belum lengkap, alatperaga pembelajaran belum lengkap, kemampuan guru dalam mengajar belummerata, indisipliner, dan ada pihak-pihak yang belum terampil memberikanketeladanan. (3) Cara yang tepat untuk mengimplementasikan prinsip-prinsipbelajar Utsman Najati dalam pembelajaran PAI adalah: (a) merencanakankurikulum pembelajaran mencakup ranah kognitif, afektif dan psikomotorikkedalam Rencana Program Pembelajaran (RPP) dan aturan-aturan keseharian dimadrasah dan pondok yang aplikatif, seperti Standard Operating Procedure(SOP), (b) memadukan antara kurikulum PAI madrasah dengan kurikulumkepondokan, (c) melaksanakan dan mengawasi kurikulum dengan pengawasanberjenjang, (d) mengevaluasi pelaksanaan kurikulum pembelajaran PAI secaraberkelanjutan dalam jangka waktu tertentu, (e) merekonstruksi kurikulumpembelajaran PAI dengan mengacu kepada hasil evaluasi kurikulum.

Hubungan Potensi Akal dengan Kreativitas Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di SMK Kanada Sakura Indonesia (KANSAI) Pekanbaru

Ahmad, Mawardi

AL-THARIQAH Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (286.942 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi akal merupakan salah satu hal yang sangat penting yangharus dimiliki oleh setiap individu. Dengan memiliki potensi akal diharapkanseseorang mampu belajar dengan kreatif. Potensi akal yang dimiliki oleh siswapada dasarnya untuk mengembangkan kreativitas belajar siswa termasukdalam mempelajari bidang studi pendidikan agama Islam. Tetapi berdasarkanpengamatan penulis siswa SMK Kanada Sakura Indonesia (KANSAI) Pekanbarumasih terdapat gejala-gejala yaitu terdapat sebagaian peserta didik yangkurang berani mengajukan pertanyaan, sebagaian peserta didik yang kurangmampu memberi gagasan, sebagian peserta didik yang kurang memiliki rasaingin tahu, sebagian peserta didik kurang mampu memberikan alternatifgagasan ketika ada persoalan. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalahbagaimana hubungan potensi akal dengan kreativitas belajar siswa bidangstudi pendidikan agama Islam di SMK Kanada Sukura Indonesia (KANSAI)Pekanbaru. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana hubunganpotensi akal dengan kreativitas belajar Siswa bidang studi pendidikan agamaIslam di SMK Kanada Sukura Indonesia (KANSAI) Pekanbaru. Jenis Penelitianyang penulis lakukan adalah korelasi. Adapun teknik yang penulis gunakandalam pengumpulan data adalah angket yang disebarkan kepada 48 respondenyang merupakan siswa SMK Kanada Sakura Indonesia (KANSAI) Pekanbaru.Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang telah penulis lakukan,maka diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan potensi akal dengankreativitas belajar Siswa bidang studi Pendidikan Agama Islam di SMK KanadaSukura Indonesia (KANSAI) Pekanbaru. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisiskorelasi product moment diperoleh nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, dan tingkathubungannya sebesar 0,908.

Upaya Ekstrakurikuler Kerohanian Islam (ROHIS) dalam Meningkatkan Sikap Keberagamaan Siswa di SMK Ibnu Taimiyah Pekanbaru

Noer, H.M. Ali

AL-THARIQAH Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (261.387 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama juga memiliki peran yang sangat penting dalam menentukansikap dan perilaku seseorang. Sikap dan perilaku seseorang dapat dilihat daricara seseorang tersebut menjalani kehidupannya sehari-hari. Rendahnya sikapkeagamaan siswa di sekolah dikarenakan banyaknya budaya asing yangberpengaruh buruk terhadap perkembangan sikap keagamaan siswa. Salahsatu contohnya adalah siswa sering berbohong kepada guru, tidak mengerjakantugas, dan berkata yang tidak sopan. Banyaknya penyimpangan sikapkeagamaan yang dilakukan oleh siswa pada umumnya yang tidak sesuai dengannorma agama akhir-akhir ini mendorong berbagai pihak mempertanyakanefektivitas pelaksanaan PAI di sekolah. Realitas sikap keberagamaan siswa diSMK Ibnu Taimiyah Pekanbaru mengalami kemunduran, ini dapat terlihat darisikap siswa yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama. Bentuk usaha yangdilakukan sekolah dalam meningkatkan sikap keberagamaan siswa adalahdengan memberikan wadah Kerohanian Islam (ROHIS). Dari gejala tersebutpenulis merumuskan masalah penelitian ini adalah : Bagaimana UpayaEkstrakurikuler Kerohanian Islam (Rohis) Dalam Meningkatkan SikapKeberagamaan Siswa Di SMK Ibnu Taimiyah Pekanbaru? Untuk memperolehdata dari penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupaangket yang disebarkan kepada siswa sebanyak 30 sampel, dan teknik analisisdata yang digunakan ini bersifat deskriptif. Setelah dilaksanakan penelitian dandata yang terkumpul di olah dan di analisis maka diperoleh hasil persentasesebesar 82,25 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa UpayaEkstrakurikuler Kerohanian Islam (Rohis) Dalam Meningkatkan SikapKeberagamaan Siswa Di SMK Ibnu Taimiyah Pekanbaru mengalamipeningkatan dengan taraf tinggi.

Metode Bercerita dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Tambak, Syahraini

AL-THARIQAH Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (689.353 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran diperlukan metode-metode yang tepat. Pemilihan metode yang tepat akan menjadikan proses pendidikan termasuk pendidikan agama islam berjalan dengan efektif. Dalam pendidikan agama islam, banyak terkandung nilai-nilai sejarah yang berupa cerita kejadian-kejadian masa lalu baik dimasa ketika zaman Rasulullah SAW maupun setelah beliau wafat. Panjangnya kisah-kisah kehidupan masa lampau akan sangat sulit dipahami oleh peserta didik apabila hanya dengan membaca. Oleh karena itu diperlukan sebuah metode yang paling tepat untuk menceritakan kisah perjalanan perkembangan agama islam sehingga peserta didik dapat memahami secara mendalam dan efisien. Metode ini adalah metode bercerita. Walaupun metode bercerita ini merupakan metode yang hanya berpusat kepada guru, tetapi apabila dilakukan dengan intonasi yang menarik dan isi ceritanya tepat, maka akan lebih efektif bagi siswa dalam pemahaman cerita sejarah dibandingkan dengan metode lainnya.

Refleksi Dinamika Kebebasan Akademis dalam Pendidikan Islam

Harahap, Musaddad

AL-THARIQAH Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (609.032 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebebasan akademis didefinisikan sebagai tiadanya pengekangan, hukuman, dan intimidasi berkenaan dengan pengkajian, penelitian, pengujian lisan, dan pandangan terhadap pengetahuan. Istilah bebas itu merupakan aktivitas yang dilakukan secara sadar yang disertai dengan rasa tunduk dan patuh kepada ruhani dengan cara mematuhi undang-undang serta hukum akhlaqiah yang telah ditetapkan oleh agama. Sedangkan akademis diartikan dengan sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, bersifat ilmiah dan juga pendidikan. Walaupun demikian, kebebasan dari sudut pandang ini berarti adanya posisi aman bagi setiap orang untuk melakukan aktivitas kehidupan tanpa dibebani oleh rasa khawatir oleh tekanan dari pihak-pihak tertentu. Pendefinisian kebebasan akdemis dapat dipahami bahwa para ilmuwan dengan segala keahliannya membutuhkan suasana yang kondusif tanpa ada intervensi dari pihak-pihak tertentu sehingga akan memungkinkan para ilmuwan dapat mencari, menggali, berinovasi dan mengembangkan ilmu pendidikan islam, karena pada hakikatnya ilmu itu tidak lepas dari sumber Ilmu itu sendiri yaitu Allah SWT. Dengan kebebasan akademis dalam arti positif telah terbukti mampu melahirkan para ulama atau ilmuwan muslim. Ini adalah bukti nyata bahwa ajaran Islam telah mampu mendongkrak dan memotivasi penganutnya untuk dapat semaksimal mungkin mendayagunakan potensi kemanusiannya secara mandiri dan aman dari tekanan.

Pengaruh Pengetahuan Berjilbab dan Perilaku Keagamaan Terhadap Motivasi Berjilbab Mahasiswi Pendidikan Agama Islam (PAI ) Universitas Islam Riau (UIR)

Noer, H.M. Ali

AL-THARIQAH Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (745.972 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan berjilbab merupakan salah satu pengetahuan yang dapat dimiliki oleh setiap individu dan merupakan salah satu pengetahuan yang dianggap penting. Dengan memiliki pengetahuan berjilbab, diharapkan seseorang mampu memotivasi diri sendiri dalam memperoleh pengetahuan tentang memakai jilbab, dan mengaplikasikannya dalam bentuk perilaku yang sesuai dengan syar’iat Islam. Motivasi berjilbab merupakan bentuk dari upaya pemenuhan kebutuhan rohaniah yang membentuk pada dirinya suatu kesadaran beragama. Kesadaran beragama seseorang dipengaruhi oleh tingkat penghayatan dirinya dan ajaran yang diyakininya. Namun, fenomena yang penulis temukan kebanyakan mahasiswi di fakultas agama Islam masih adanya mahasiswi yang memakai jilbab tidak sesuai dengan syari’at Islam, masih adanya mahasiswi yang memakai jilbab tetapi tidak dari motivasi dirinya sendiri melainkan karena peraturan kampus, dan masih adanya mahasiswi yang memakai jilbab tidak sesuai dengan perilaku yang mencerminkan ajaran syari’at Islam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengetahuan berjilbab dan perilaku keagamaan terhadap motivasi berjilbab mahasiswi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Riau. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang telah penulis lakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan berjilbab dan perilaku keagamaan terhadap motivasi berjilbab mahasiswi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Riau. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,001 < 0,05.

Pelaksanaan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PAI di SMK Hasanah Pekanbaru

Syarif, Miftah

AL-THARIQAH Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Full PDF (622.29 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan fokus masalahnya adalah bagaimanakah pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Hasanah Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui Pelaksanaan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Hasanah Pekanbaru. Subyeknya adalah guru PAI dan obyeknya pelaksanaan Pendidikan karakter. Populasi penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berjumlah 2 orang dan sekaligus dijadikan sampel. Teknik pengambilan data penelitian ini dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa Pelaksanaan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Hasanah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru berada pada prosentase 82.5 % dalam kategori “Baik” karena berada pada rentang 76-100%.