cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 25279610     EISSN : 25498770     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Thariqah Journal Manager invites lecturers, researchers and students to submit best manuscript of his research to be published in Al-Thariqah: Journal of Islamic Education, Faculty of Islamic Religious, Islamic University of Riau. Manuscripts submitted within the scope of the sciences of Islamic religious education by prioritizing the theme of the actual article, the latest, not plagiarism, and preferably the results of library and field research.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Evaluasi Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Ibnul Qayyim Putri Yogyakarta Ramadhan, Syahri
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.459 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2017.vol2(1).646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menemukan bentuk-bentuk prinsip-prinsip belajar Utsman Najati dalam Pendidikan Agama Islam di MTs Ibnul Qoyyim Putri Yogyakarta; (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi prinsip-prinsip belajar Utsman Najati dalam Pendidikan Agama Islam di MTs Ibnul Qoyyim Putri Yogyakarta; (3) menjelaskan cara yang tepat untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip belajar Utsman Najati di MTs Ibnul Qoyyim Yogyakarta.Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan model normatif-evaluatif. Adapun lokasi penelitian adalah di MTs Ibnul Qoyyim Putri Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan; (1) implementasi prinsip-prinsip belajar Utsman Najati dalam bentuk motivasi, pengulangan belajar, partisipasi aktif, perhatian, pembagian belajar, dan perubahan perilaku secara bertahap ditemukan di MTs Ibnul Qoyyim Putri Yogyakarta. (2) faktor yang mempengaruhi; (a) faktor pendukung, yaitu integrasi program kepondokan dengan madrasah, keseragaman gender, ketersedian sarana dan prasarana memadai, aturan yang jelas, keteladanan yang ditampilkan guru, dan kemampuan guru menggunakan berbagai macam metode pembelajaran; (b) faktor penghambat, yaitu kesiapan guru dalam merancang Rencana Program Pembelajaran (RPP),kegiatan madrasah dan kepondokan terlalu padat, kemampuan murid beragam, buku referensi belum lengkap, alat peraga pembelajaran belum lengkap, kemampuan guru dalam mengajar belum merata, indisipliner, dan ada pihak-pihak yang belum terampil memberikan keteladanan. (3) Cara yang tepat untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip belajar Utsman Najati dalam pembelajaran PAI adalah: (a) merencanakan kurikulum pembelajaran mencakup ranah kognitif, afektif dan psikomotorik kedalam Rencana Program Pembelajaran (RPP) dan aturan-aturan keseharian di madrasah dan pondok yang aplikatif, seperti Standard Operating Procedure (SOP), (b) memadukan antara kurikulum PAI madrasah dengan kurikulum kepondokan, (c) melaksanakan dan mengawasi kurikulum dengan pengawasan berjenjang, (d) mengevaluasi pelaksanaan kurikulum pembelajaran PAI secara berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu, (e) merekonstruksi kurikulum pembelajaran PAI dengan mengacu kepada hasil evaluasi kurikulum.
Refleksi Dinamika Kebebasan Akademis dalam Pendidikan Islam Harahap, Musaddad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.032 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2016.vol1(1).621

Abstract

Kebebasan akademis didefinisikan sebagai tiadanya pengekangan, hukuman, dan intimidasi berkenaan dengan pengkajian, penelitian, pengujian lisan, dan pandangan terhadap pengetahuan. Istilah bebas itu merupakan aktivitas yang dilakukan secara sadar yang disertai dengan rasa tunduk dan patuh kepada ruhani dengan cara mematuhi undang-undang serta hukum akhlaqiah yang telah ditetapkan oleh agama. Sedangkan akademis diartikan dengan sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, bersifat ilmiah dan juga pendidikan. Walaupun demikian, kebebasan dari sudut pandang ini berarti adanya posisi aman bagi setiap orang untuk melakukan aktivitas kehidupan tanpa dibebani oleh rasa khawatir oleh tekanan dari pihak-pihak tertentu. Pendefinisian kebebasan akdemis dapat dipahami bahwa para ilmuwan dengan segala keahliannya membutuhkan suasana yang kondusif tanpa ada intervensi dari pihak-pihak tertentu sehingga akan memungkinkan para ilmuwan dapat mencari, menggali, berinovasi dan mengembangkan ilmu pendidikan islam, karena pada hakikatnya ilmu itu tidak lepas dari sumber Ilmu itu sendiri yaitu Allah SWT. Dengan kebebasan akademis dalam arti positif telah terbukti mampu melahirkan para ulama atau ilmuwan muslim. Ini adalah bukti nyata bahwa ajaran Islam telah mampu mendongkrak dan memotivasi penganutnya untuk dapat semaksimal mungkin mendayagunakan potensi kemanusiannya secara mandiri dan aman dari tekanan.
Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi terhadap Stres Guru di SMA Negeri 1 Kampar Kiri Hilir Harahap, Musaddad; Putra, Ary Antony
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.081 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2017.vol2(1).896

Abstract

Profesi guru merupakan pekerjaan yang sangat mulia karena merupakan wujud pengabdian diri untuk mengembangkan fitrah yang diberikan Allah SWT kepada manusia yaitu dengan memberikan pendidikan, pengajaran, bimbingan yang baik sehingga peserta didik menjadi insan kamil. Untuk itu guru perlu dihargai dan salah satunya dengan memberikan kesejahteraan yang layak bagi kehidupan mereka. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh tingkat sosial ekonomi dan stres pada guru, apakah ada pengaruh tingkat sosial ekonomi terhadap stres pada guru di dan seberapa besar pengaruh tingkat sosial ekonomi dengan stres pada guru di SMAN 1 Kampar Kiri Hilir. Metode yang digunakan adalah kuantitaf untuk mengungkap data pengaruh antara variabel tingkat sosial ekonomi dengan stres guru. Setelah dilakukan penelitian maka dapat ditemukan Tingkat sosial ekonomi guru di SMAN 1 Kampar Kiri Hilir tergolong pada tingkat menengah kebawah. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa rxy>rt, dimana rxy pada taraf signifikan 5%=0,374 dan pada taraf signifikansi 1%=0,478. Jadi, rxy>rt 5%=0,374>0,478, karena rxy lebih besar dari rt, maka hipotesa alternative (Ha) yang menyatakan adanya korelasi atau pengaruh positif yang signifikan antara tingkat sosial ekonomi dengan stres pada guru diterima, sementara Ho ditolak, maksudnya semangkin tinggi tingkat sosial ekonomi guru, maka akan semakin rendah tingkat stres pada guru.
Pengaruh Pengetahuan Berjilbab dan Perilaku Keagamaan Terhadap Motivasi Berjilbab Mahasiswi Pendidikan Agama Islam (PAI ) Universitas Islam Riau (UIR) Noer, H.M. Ali
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.972 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2016.vol1(2).630

Abstract

Pengetahuan berjilbab merupakan salah satu pengetahuan yang dapat dimiliki oleh setiap individu dan merupakan salah satu pengetahuan yang dianggap penting. Dengan memiliki pengetahuan berjilbab, diharapkan seseorang mampu memotivasi diri sendiri dalam memperoleh pengetahuan tentang memakai jilbab, dan mengaplikasikannya dalam bentuk perilaku yang sesuai dengan syar’iat Islam. Motivasi berjilbab merupakan bentuk dari upaya pemenuhan kebutuhan rohaniah yang membentuk pada dirinya suatu kesadaran beragama. Kesadaran beragama seseorang dipengaruhi oleh tingkat penghayatan dirinya dan ajaran yang diyakininya. Namun, fenomena yang penulis temukan kebanyakan mahasiswi di fakultas agama Islam masih adanya mahasiswi yang memakai jilbab tidak sesuai dengan syari’at Islam, masih adanya mahasiswi yang memakai jilbab tetapi tidak dari motivasi dirinya sendiri melainkan karena peraturan kampus, dan masih adanya mahasiswi yang memakai jilbab tidak sesuai dengan perilaku yang mencerminkan ajaran syari’at Islam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengetahuan berjilbab dan perilaku keagamaan terhadap motivasi berjilbab mahasiswi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Riau. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang telah penulis lakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan berjilbab dan perilaku keagamaan terhadap motivasi berjilbab mahasiswi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Riau. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,001 < 0,05.
Pelaksanaan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PAI di SMK Hasanah Pekanbaru Syarif, Miftah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.29 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2016.vol1(1).616

Abstract

Jenis penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan fokus masalahnya adalah bagaimanakah pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Hasanah Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui Pelaksanaan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Hasanah Pekanbaru. Subyeknya adalah guru PAI dan obyeknya pelaksanaan Pendidikan karakter. Populasi penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berjumlah 2 orang dan sekaligus dijadikan sampel. Teknik pengambilan data penelitian ini dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa Pelaksanaan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Hasanah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru berada pada prosentase 82.5 % dalam kategori “Baik” karena berada pada rentang 76-100%.
Hubungan Potensi Akal dengan Kreativitas Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di SMK Kanada Sakura Indonesia (KANSAI) Pekanbaru Ahmad, Mawardi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.942 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2017.vol2(1).647

Abstract

Potensi akal merupakan salah satu hal yang sangat penting yangharus dimiliki oleh setiap individu. Dengan memiliki potensi akal diharapkanseseorang mampu belajar dengan kreatif. Potensi akal yang dimiliki oleh siswapada dasarnya untuk mengembangkan kreativitas belajar siswa termasukdalam mempelajari bidang studi pendidikan agama Islam. Tetapi berdasarkanpengamatan penulis siswa SMK Kanada Sakura Indonesia (KANSAI) Pekanbarumasih terdapat gejala-gejala yaitu terdapat sebagaian peserta didik yangkurang berani mengajukan pertanyaan, sebagaian peserta didik yang kurangmampu memberi gagasan, sebagian peserta didik yang kurang memiliki rasaingin tahu, sebagian peserta didik kurang mampu memberikan alternatifgagasan ketika ada persoalan. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalahbagaimana hubungan potensi akal dengan kreativitas belajar siswa bidangstudi pendidikan agama Islam di SMK Kanada Sukura Indonesia (KANSAI)Pekanbaru. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana hubunganpotensi akal dengan kreativitas belajar Siswa bidang studi pendidikan agamaIslam di SMK Kanada Sukura Indonesia (KANSAI) Pekanbaru. Jenis Penelitianyang penulis lakukan adalah korelasi. Adapun teknik yang penulis gunakandalam pengumpulan data adalah angket yang disebarkan kepada 48 respondenyang merupakan siswa SMK Kanada Sakura Indonesia (KANSAI) Pekanbaru.Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang telah penulis lakukan,maka diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan potensi akal dengankreativitas belajar Siswa bidang studi Pendidikan Agama Islam di SMK KanadaSukura Indonesia (KANSAI) Pekanbaru. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisiskorelasi product moment diperoleh nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, dan tingkathubungannya sebesar 0,908.
Upaya Pendidikan Islam Pada Masa Awal Nabi Muhammad SAW Siregar, Lina Mayasari
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.544 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2016.vol1(1).622

Abstract

Pendidikan Islam adalah pendidikan yang didasarkan atas ajaran Islam itu sendiri. Al-Qur’an dan sunnah menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan operasionalnya. Di era sekarang, pendidikan Islam terus berupaya untuk meningkatkan kualitas, sehingga segala upaya dilakukan. Salah satu upaya itu misalnya mengkaji ulang dengan analisis yang tajam tentang bagaimana pendidikan Islam yang Nabi Muhammad SAW terapkan pada awal sejarah Islam itu sendiri. Dengan pengkajian terhadap sejarah awal Islam ini diharapkan dapat menyegarkan kembali ingatan kita tentang bagaimana sosok Nabi Muhammad SAW sehingga dapat berhasil membentuk dan membina manusia yang sebelumnya telah mengalami krisis diberbagai lini kehidupan. Berdasarkan kajian yang telah diTernyata Nabi Muhammad mampu mengangkat harkat martabat mereka bahkan mereka menjadi pabrik ilmu dan kebudayaan sekitar kurang lebih enam abad lamanya.
Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren D DI-AD Mangkoso Baru Sulawesi Selatan Zulqarnain, Zulqarnain
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.667 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2016.vol1(2).631

Abstract

Penelitian ini berawal dari keinginan peneliti untuk melihat bagaimana penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural yang terdapat di pondok pesantren DD-AD Mangkoso Barru Sulawesi Selatan dimana santri berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda dan tentunya budaya serta suku yang berbeda pula. Mereka kemudian dipersatukan dalam lingkungan pondok pesantren dan tinggal dalam asrama yang menjadi ciri khas pondok pesantren. Sangat menarik untuk diperhatikan bahwa dalam kehidupan dipondok pesantren terdapat serangkaian kegiatan yang dilaksanakan baik kegiatan formal disekolah maupun non formal diasrama dan juga kegiatan diluar pondok pesantren. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif analitis, yaitu metode yang berusaha memaparkan secara sistematis materi-materi pembahasan yang berasal dari berbagai sumber untuk kemudian dianalisis dengan teliti guna memperoleh hasil sebagai kesimpulan. Metode pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan pendekatan yang digunakan peneliti ialah pendekatan sosiologis-antropologis. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) pada proses penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural di pondok pesantren DDI-AD Mangkoso dilakukan melalui beberapa kegiatan. Pertama, kegiatan pembelajaran formal di sekolah. Kedua, kegiatan pengembangan diri. Ketiga, kegiatan pembiasaan diri. 2) nilai-nilai pendidikan mutikultural yang ditanamkan di pondok pesantren DDI-AD Mangkoso yaitu: a) penanaman nilai demokrasi dan saling menghargai. b) penanaman nilai toleransi dan saling menghormati. c) penanaman nilai keadilan sosial dan kesetaraan. d) penanaman nilai kebersamaan dan tolong menolong. 3)Adapun yang menjadi hambatan dan tantangan dalam penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural ialah sarana dan prasarana yang masih kurang memadai khusunya asrama yang menjadi tempat tinggal santri dan masih kurangnya kompeten dan wawasan guru dalam mentransfer pengetahuan dan pada saat mengajar.
Konsep Pendidikan Agama Islam Perspektif Imam Al-Ghazali Putra, Ary Antony
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.29 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2016.vol1(1).617

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan agama islam menurut Imam Al-Ghazali, Adapun tujuan spesifik penelitian ini adalah Untuk mengetahui pemikiran al-Ghazali tentang ilmu pengetahuan, dan untuk mengetahui pemikiran al-Ghazali tentang konsep pendidikan Islam. Untuk menjawab tujuan penelitian tersebut Dalam penelitian kepustakaan ini digunakan metode teknik analisa data kualitatif yaitu analisa data reflektif thinking, yaitu teknik analisa data dengan proses pemikiran hilir mudik. Selain itu, untuk menganalisa data yang ada, penulis juga menggunakan metode komparatif, yaitu meneliti faktor-faktor dengan situasi atau fenomena yang diselidiki dan membandingkan dari satu faktor dengan faktor lain. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Ilmu Pengetahuan merupakan sumber untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Dengan ilmu pengetahuan akan menjadikan manusia menjadi makhluk yang mulia dan terhormat dibandingkan makhluk lainnya. Sedangkan pemikiran al-Ghazali tentang konsep pendidikan Islam Pertama, faktor-faktor pendidikan pendidikan islam, yakni (a) tujuan utama dalam menuntut ilmu adalah untuk memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat, maka yang dijadikan landasan utama dalam bidang pendidikan adalah al-Qur’an dan Hadis; (b) seorang pendidik harus mempunyai niat awal dalam mendidik untuk mendekatkan diri kepada Allah, menjadi tauladan bagi murid-muridnya serta mempunyai kompetensi dalam mengajar; (c) anak didik dalam belajar harus mempunyai niat untuk mendekatkan diri kepada Allah, menjauhi maksiat karena ilmu itu suci dan tidak akan deberikan kepada hal yang tidak suci, menghormati guru dan rajin belajar dengan mendalami pelajaran yang telah diberikan gurunya; (d) kurikulum sebagai alat pendidikan harus disesuaikan dengan perkembangan anak didik; (e) anak didik harus dijauhkan dari pergaulan yang tidak baik, karena lingkungan yang jelek akan mempengaruhi perkembangan anak didik, terutama dilingkungan keluarga, sekolah atau masyarakat. Kedua, wujud penerapan nilai-nilai pendidikan dalam perspektif al-Ghazali di masa sekarang ditandai dengan munculnya model-model lembaga pendidikan yang mencantumkan nilai-nilai pendidikan Islam dalam kurikulumnya, seperti sholat dhuha, tadarus al-Qur,an dan sholat berjama’ah.
Problematika Pembelajaran PAI di SMKN 1 Turen Susiana, Susiana
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.976 KB) | DOI: 10.25299/althariqah.2017.vol2(1).648

Abstract

Keberhasilan dalam belajar atau tranfer knowledge dalam kegiatanpembelajaran dapat dilihat dengan adanya perubahan tingkah laku pada dirisiswa, input proses output. Dalam setiap mata pelajaran mempunyai kriteriadan tingkat kesulitan tersendiri bagi pendidik dan peserta didik yang biasadisebut dengan problem dalam belajar. Pendidikan agama Islam adalah usahasadar generasi tua (pendidik) untuk mengarahkan pengalaman, pengetahuan,kecakapan, dan ketrampilan kepada generasi muda (anak didik) agar kelakmenjadi manusia muslim, bertakwa kepada Allah swt. Berbudi luhur,berkepribadian yang utuh yang secara langsung memahami, menghayati danmengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaanpendidikan Islam di sekolah-sekolah kita masih mengalami banyak problematau kendala yang meliputi pendidik, peserta didik, serta media pembelajaran.Adanya problem-problem dalam pendidikan agama Islam tersebutmenimbulkan kurang optimal atau belum sepenuhnya tercapai tujuanpendidikan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.