Journal of Health
ISSN : -     EISSN : -
Journal of Health (JoH) is a semiannual journal, published in July and January, first publication is in 2014. The journal contents are managed by the health analyst (medical of laboratory technology) study program/department, midwifery department, nursing department, technology of blood transfusion department, and technology of radiodiagnostic, College of Health Sciences Guna Bangsa Yogyakarta.
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018" : 9 Documents clear
Optimalisasi Citra Axial Sequence T2 Gradient Echo Dengan Variasi Bandwidth Dan Time Echo Pada MRI Shoulder Untuk Mengurangi Susceptibility Artifacts Dan Chemical Shift Muzamil, Akhmad; Indri, Nur Vita; Astuti, Suryani Dyah; Prijo, Tri Anggono
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.753 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p40-49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Bandwidth (BW) dan Time Echo (TE) pada MRI Shoulder serta mengetahui nilai variasi Bandwidth dan Time Echo yang optimal untuk mengurangi Susceptibility Artifacts dan Chemical Shift. Penelitian ini di lakukan di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya dengan menggunakan Pesawat MRI 1,5 Tesla. Penelitian ini  menggunakan varaisi Bandwidth 170 Hz/Px, 190 Hz/Px dan 210 Hz/Px serta menggunakan variasi TE 16 ms dan 20 ms pada pembobotan T2 Medic potongan axial terhadap 4 pasien. Analisa data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan metode Region of Interest (ROI) pada komputer MRI kemudian dilakukan analisis Signal to Noise Ratio (SNR) dan Contrast to Noise Ratio (CNR) serta analisis terhadap Susceptibility  Artifacts dan Chemical Shift. Variasi Time Echo dan bandwidth berpengaruh signifikan terhadap nilai SNR dan CNR pada hasil citra T2 Axial Gradient Echo MRI Shoulder. Pengaruh kedua variasi tersebut adalah semakin kecil nilai TE dan BW didapatkan SNR yang meningkat. Jika TE diperbesar maka didapatkan CNR yang meningkat. Kualitas citra optimal yang dapat menghasilkan keadaan patologis ditentukan dengan meningkatnya nilai CNR dan nilai artefak yang menurun. Sehingga pada penelitian ini kombinasi antara 2 variabel tersebut dapat menentukan citra optimal pada TE 20ms dan BW 210 Hz/Px.
Efek Akut Pemberian Stretching Statis Aktif Dan Pasif Terhadap Fleksibilitas Lingkup Gerak Sendi Pada Hip Atlet Karate Putri Universitas Muhammadiyah Surakarta Kusworo, Young Ari; Kristiyanto, Agus; Doewes, Muchsin
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.026 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p50-55

Abstract

Fleksibilitas adalah komponen penting dalam Karate. Stretching  adalah salah satu cara untuk meningkatkan Lingkup Gerak Sendi (LGS).  Stretching  statis adalah salah satu jenis stretching yang dapat digunakan. Stretching statis berdurasi panjang dengan intesitas rendah adalah bentuk peregangan teraman  dan memberikan hasil yang signifikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1)Pengaruh stretching statis aktif terhadap LGS pada Hip atlet  karate Putri UMS. 2) Pengaruh stretching statis pasif terhadap LGS pada Hip atlet  karate Putri UMS. 3) Untuk mengetahui perbedaan pengaruh stretching statis aktif  dan pasif terhadap LGS pada Hip atlet  karate Putri UMS. Penelitian menggunakan metode Quasi Experimental Research. Sample penelitian adalah atlet karate UMS sebanyak 10 orang Putri. Memiliki 2 variable bebas dan 1 variable terikat. Data berupa numerik dan dianalisa dengan SPSS 20.0.Hasil penelitian adalah : 1) hasil uji T menunjukkan sig 0.000 <0.05, maka menunjukan pengaruh yang bermakna. 2) terlihat sig 0.000 <0.05,  maka menunjukan pengaruh yang bermakna. 3) terlihat sig 0.024, sehingga dapat disimpulkan terdapat beda pengaruh yang bermakna antara stretching statis aktif dan pasif terhadap LGS pada Hip atlet  karate Putri UMS. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan, 1)terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian stretching statis aktif terhadap peningkatan LGS hip. 2) terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian stretching statis pasif terhadap peningkatan LGS hip. 3) terdapat perbedaan pengaruh yang bermakna antara stretching statis aktif dan pasif terhadap peningkatan LGS hip.
The Relation Between The Workload Of Nurse Executor And Work Stress In The Hospital Ward Of RSUD Sleman Syarifah, Nur Yeti; Wicaksono, Pandu
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.912 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p56-61

Abstract

Background: Job stress on nurses can be caused by various factors, one of which is the workload of nurses. Nurse is a benchmark that determines the quality of hospital health services, especially in inpatient wards.  Objective: To find out the relation between the workload of nurse executor and work stress in the hospital ward of RSUD Sleman.  Method: The type of the research is an analytic descriptive with a cross sectional approach. Sampling technique: accidental sampling. Population 91 people. Data were taken using questionnaires. Results: The results showed that nurse workload in the hospital ward of Sleman Hospital was in the light category, 40 people (59,7%) and nurse job stress were mostly in high category work stress as many as 39 people (58,2%). Conclusion: There is a significant relationship between workload of nurse executor with work stress in the hospital ward of RSUD Sleman. 
Efektivitas Model Suction Terbuka dan Tertutup Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Pasien Yang Terpasang Ventilator Mekanik (VAP) Santoso, Teguh; Utami, Reni Sulung
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.661 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p62-66

Abstract

Latar Belakang: Hisap lendir melalui pipa endotrakeal merupakan prosedur yang paling efektif untuk membersihkan lendir yang menumpuk pada saluran pernapasan pada pasein yang terpasang ventilator. Ada dua macam model hisap lendir, yaitu model hisap lendir terbuka dan tertutup. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas model hisap lendir terbuka dan tertutup terhadap kejadian ventilator associated pneumonia (VAP) pada pasien yang dirawat diruang intensif (ICU). Metode: Sumber data didapatkan dari PubMed, Ebsco, Proquest, dan Google Scolar periode tahun 2000 sampai dengan 2015 dengan mengunakan kata kunci: suctioning, open suctioning, closed suctioning, ventilator associated pneumonia, dan intensive care unit. Jurnal yang digunakan dalam penelitian ini adalah jurnal yang melakukan perbandingan antara model hisap terbuka dan tertutup, dilakukan pada manusia dengan desain prospektif kohort dan full text. Hasil: Dari 55 artikel ilmiah yang diidentifikasi hanya 4 yang dilakukan review. Artikel tersebut menjelaskan hubungan pemberian model hisap lendir terhadap kejadian VAP. Dimana dari 4 artikel tersebut seluruhnya menyatakan bahwa tidak ada hubungan signifikan secara statistic. Kesimpulan: Model hisap lendir terbuka dan tertutup dapat membantu sistem kerja pernapasan dan tidak menimbulkan terjadinya VAP pada pasien yang menggunakan ventilator.
Collimator Testing On Siemens X-Ray Mobile Unit At Radiology Installations K.R.M.T Wongsonegoro Semarang General Hospital Sudarsih, Kesawa; Suraningsih, Nanik; Puspita, Mega Indah
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1196.052 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p67-71

Abstract

The quality control program includes several tests, including collimator testing. According to Kepmenkes No.1250 Year 2009, collimator testing is done once a month or after repair. Radiology Installation RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang, when examined baby gram and thoraks using aircraft X-ray mobile unit with wide field settings according to object size, the result of the resulting radiograph cut off. This X-ray plane was used in 2006. During the use, no collimator testing has been performed. This study aims to determine the results of the suitability of light beam collimator. His type of research is quantitative research with observational approach. This research uses Collimator Test Tool tool with variation of FFD 100 cm and 150 cm, the field of irradiation is set 14x18 cm. The test results were tabulated, then analyzed based on Kepmenkes No.1250 in 2009. Limit tolerance value of shift ≤ 2% of FFD used. The result of collimator test shows that in FFD 100 cm we get the average X axis = 1.38%, Y axis = 1.5%. FFD 150 cm obtained average X axis = 1.73%, Y axis = 1.42%. The value of the shift that occurs is still within the limits of tolerance. We recommend that you do a periodical test once a month to ensure the quality of radiography.
Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Ibu Akseptor KB Tentang Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Di Wilayah Puskesmas Mijen Kota Semarang Zulaika, Chusnul; R., Dewi Sari; K., Mirtaria
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.163 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p72-76

Abstract

Program keluarga berencana (KB) adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui faktor yang terkait pengetahuan dan sikap akseptor KB tentang Alat Kontrasepsi Dalam Rahim terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Dalam Rahim di wilayah Puskesmas Mijen Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian non experimental, dan tergolong dalam penelitian observational survey yang dilakukan untuk menjelaskan hubungan dan pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Sampel penelitian ini ada 60 responden dengan menggunakan simple random sampling.  Teknik analisis data dengan analisis univariate, analisis bivariat dengan cara tabulasi silang sebelum dilakukan uji statistik dengan uji uji Chi square  dan multivariat dengan analisis regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan responden pendidikan SMA (43,3 %), dengan pekerjaan swasta  (56.7%) , distribusi pemakaian AKDR (65%), tingkat pengetahuan tentang AKDR cukup (80%) dan sikap dalam pemakaian AKDR setuju (71.67%). Hasil  bivariat menunjukan ada hubungan antara pengetahuan ibu akseptor KB tentang AKDR dengan Pemakaian AKDR dan ada hubungan antara Sikap ibu akseptor KB dengan Pemakaian AKDR. Hasil multivariat menunjukkan ada pengaruh antara pengetahuan dan sikap dalam pemakaian AKDR.
Hubungan Sikap Ibu Tentang Pemberian Makanan Bayi Dan Anak (PMBA) Dengan Status Gizi Bayi Bawah Dua Tahun (Baduta) Sari, Fatimah; Ernawati, Evy
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.009 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p77-80

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan pada bayi sangat pesat. Pertumbuhan dan perkembangan tersebut dapat diwujudkan secara optimal apabila pada masa periode emas tersebut, bayi memperoleh asupan gizi yang sesuai. ASI dianjurkan sebagai salah satu sumber eksklusif gizi dalam 6 bulan pertama. Kurang gizi diduga disebabkan kurangnya pemahaman orang tua makanan bergizi yang tepat atau pengaruh iklan. Mereka ingin memutus siklus gizi buruk yang menyebabkan anak pendek. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap tentang pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) dengan status gizi bayi bawah dua tahun (BADUTA). Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subyek penelitian Ibu yang mempunyai Baduta di Desa Pandes Wedi Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Cara penentuan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang dilakukan uji validitas dan reabilitas. Analisis data untuk keperluan pengujian hipotesis menggunakan uji statistik Spearman Rho. Hasil: sikap Ibu dalam pemberian makan pada baduta dengan hasil sikap ibu positif yaitu sebanyak 100 %. Status gizi baduta baik yaitu sebanyak 20 orang (66,67%), Status gizi baduta kurang yaitu sebanyak 10 (33,33%). Hasil  diperoleh bivariat hubungan sikap Ibu dengan Status Gizi Baduta nilai p=0,062 oleh karena p>0,05 (p=0,062>0,05) maka dapat dinyatakan tidak terdapat hubungan antara sikap ibu terhadap status gizi bayi dibawah dua tahun. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan sikap ibu dengan status gizi baduta dengan nilai p=0,062.
Hubungan Pemberian Susu Formula Dengan Kejadian Diare Pada Bayi di Ruang Dahlia RSUD Dr. H. Soewondo Kendal Widyaningsih, Tri Sakti; Aini, Dwi Nur; Ayu, Ni Komang
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.02 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p81-86

Abstract

Latar belakang:. Diare adalah peningkatan jumlah, frekuensi, dan fluiditas (tingkat keenceran) feses. Diare dapat bersifat akut atau kronis. Diare kronis biasanya disebabkan oleh kondisi kronis seperti intoleransi laktosa. Pemberian susu formula terlalu dini dapat mempengaruhi kejadian diare pada bayi. Fenomena yang terjadi Di RSUD Dr.H.Soewondo Kendal banyak ibu bayi yang memberikan susu formula dan mengalami diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan accidental sampling yang dilakukan pada 26 bayi yang diberi susu formula dan mengalami diare pada bulan Juli 2017. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pemberian susu formula dengan kejadian diare. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 14 responden (53,8%) dan pemberian susu formula tinggi sebanyak 12 responden (42,6%) sedangkan responden dengan kejadian diare kronik 14 responden (53,8%) dan kejadian diare akut 12 responden (42,6%). Hasil uji statistik menggunakan uji  chi square  dengan α=0,05 diperoleh hasil bahwa ada hubungan yang signifikan pemberian susu formula dengan kejadian diare di Ruang Dahlia RSUD Dr. H. Soewondo Kendal (p-value=0,045) dengan nilai X2=4,013. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan pemberian susu formula dengan kejadian diare di Ruang Dahlia RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Saran: Diharapkan sebagai seorang ibu, bayi usia 0-6 bulan di Ruang Dahlia RSUD Dr.H. Soewondo Kendal memberikan ASI eksklusif tanpa pemberian makanan pendamping ASI lainnya.
Penentuan Karakteristik Minyak Ikan Sidat Hasil Nelayan Kabupaten Cilacap Sebagai Bahan Baku Sediaan Farmasi Terstandar Faoziyah, Anita Ratna
Journal of Health Vol 5 No 2 (2018): Journal of Health - July 2018
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.099 KB) | DOI: 10.30590/vol5-no2-p87-91

Abstract

Anguilla bicolor merupakan ikan sidat yang terdapat di Kabupaten Cilacap. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik minyak ikan sidat hasil nelayan Kabupaten Cilacap. Kandungan daging ikan sidat meliputi vitamin A,B1,B2, zeng (Zn), asam lemak tak jenuh seperti docosahexaenoic acid (DHA), eicosapentaenoic acid (EPA) dan antioksidan. Minyak ikan sidat memiliki titik didih 157°C dan titik beku 4°C, minyak ikan sidat dapat larut pada pelarut non polar seperti hexana dan kloroform, bilangan asam 1,54 mg KOH/g, bilangan iod sebesar 61,44 ppm dan bilangan penyabunan 253,011 mgKOH/g. Gugus fungsi senyawa minyak ikan sidat meliputi gugus karbonil (C=O) : 1650-1750 cm-1, hidroksil (OH) : 2500-3000 cm-1, ester (C-O) : 1000-1300 cm-1, aldehid (C-H) : 1760 cm-1. Asam lemak yang terdapat dalam minyak ikan sidat terdiri dari asam palmitat 24,72%, asam linoleate 4,84%, asam oleat  47,65% dan asam decosahexaenoic sebesar 8,67%. Analisis logam berat Pb (timbal) dan Cd (cadmium) terkadung pada minyak ikan sidat sebesar Pb kurang dari 0.0096 dan Cd kurang dari 0,01 sehingga menunjukan ikan sidat aman dikomsumsi dan dapat digunakan sebagai bahan baku sediaan farmasi atau pangan fungsional berbasis farmasi bahari.

Page 1 of 1 | Total Record : 9