Journal of Health
ISSN : -     EISSN : -
Journal of Health (JoH) is a semiannual journal, published in July and January, first publication is in 2014. The journal contents are managed by the health analyst (medical of laboratory technology) study program/department, midwifery department, nursing department, technology of blood transfusion department, and technology of radiodiagnostic, College of Health Sciences Guna Bangsa Yogyakarta.
Articles 35 Documents
Gambaran Indeks Eritrosit Pada Anak Jalanan Di Kota Yogyakarta

Prasetya, Hieronymus Rayi, Rahadian, Titah Dewi

Journal of Health Vol 6 No 1 (2019): Journal of Health - January 2019
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.586 KB) | DOI: 10.30590/vol6-no1-p12-15

Abstract

Sektor transportasi terbukti menjadi salah satu penyebab pencemaran timbal di udara. Pencemaran Timbal merupakan akibat dari penggunaan bahan bakar kendaraan. Timbal merupakan metal yang sangat berbahaya karena dapat terakumulasi dalam tubuh sehingga mengakibatkan menurunya produksi eritrosit dan kelainan morfologi eritrosit.  Anak jalanan memiliki resiko kelainan indeks eritrosit akibat terpapar gas buang kendaraan setiap hari. Anak jalanan yang berada di kota Yogyakarta melakukan aktifitasnya (mengamen) setiap hari di sekitar trafficlight sehingga akan meningkatkan resiko keracunan timbal melalui pernafasan. Penelitian dilakukan dengan memberikan kuisioner pada 32 responden dan pemeriksaan indeks eritrosit dilakukan menggunakan hematology analyzer.  Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai indeks eritrosit anak jalanan berdasarkan jenis kelamin, usia, lama bekerja, kebiasaan konsumsi alkohol dan rokok masih berada dalam batas normal (normositik normokromik). Tidak terdapat kelainan indeks eritrosit (ukuran dan warna eritrosit) pada anak jalanan di Kota Yogayakarta

Potensi Etnomedicine Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L. Poir) dan Daun Ubi Jalar Putih (Ipomoea batatas L.) Sebagai Obat Demam Berdarah di Sleman DIY

Prasetyaningsih, Yuliana, Sari, Novita, Prasetya, Hieronymus Rayi, Naer, Visensa Gerosa

Journal of Health Vol 6 No 1 (2019): Journal of Health - January 2019
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.08 KB) | DOI: 10.30590/vol6-no1-p6-11

Abstract

Pendahuluan: Kearifan lokal, pengobatan tradisonal, dan pengetahuan etnobotani perlu dipelajari dan dikembangkan. Salah satu masalah yang masih sering terjadi pada masyarakat adalah munculnya penyakit demam berdarah yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti. Demam Berdarah Dengue merupakan  penyakit yang ditakuti karena menurunkan konsentrasi trombosit ke tingkat rendah (trombositopenia) dan dapat menyebabkan perdarahan. Jumlah sel trombosit yang rendah, harus segera ditingkatkan untuk menghindari terjadinya syok. Secara empiris, masyarakat menggunakan air rebusan daun ubi jalar pada kasus-kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) dan menunjukkan perbaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi etnomedicine daun ubi jalar ungu (ipomoea batatas l. poir) sebagai obat  demam berdarah di wilayah Sleman, DIY. Selain itu juga untuk mengetahui persentase peningkatan jumlah trombosit pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) dengan pemberian infusa Daun Ubi Jalar Ungu dan ubi jalar putih (Ipomoea batatas .L) Jenis penelitian: True experimental dengan rancangan penelitian pretest dan post test with control group design. Penelitian ini menggunakan 35 tikus putih jantan yang dibagi dalam 7 kelompok perlakuan infusa  daun ubi jalar ungu yaitu kelompok kontrol, kelompok dosis ringan, kelompok dosis sedang dan kelompok dosis berat untuk masing-masing infusa daun ubi jalar. Tikus diturunkan jumlah trombositnya melalui mekanisme kerusakan limpa dengan induksi anilin secara intravena. Setelah 24 jam penginduksian, hewan coba diberi perlakuan sesuai kelompok. Semua kelompok dihitung jumlah trombositnya sebelum dan sesudah perlakuan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian: Terjadi peningkatan jumlah trombosit pada kelompok kontrol sebanyak 43%. Pada kelompok infusa daun ubi jalar ungu dosis ringan tidak ada peningkatan, kelompok dosis sedang meningkat sebesar 94%, dan kelompok dosis tinggi diperoleh  peningkatan sebesar  224%. Pada kelompok infusa dun ubi jalar putih terdapat peningkatan pada dosis tinggi yaitu 7,2 ml/200gr BB atau 26,46 %. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pemberian infusa daun ubi jalar putih pada pre test dan post test memiliki perbedaan yang bermakna dengan nilai p value 0,023. Sedangkan pemberian infusa daun ubi jalar ungu sebelum dan sesudah perlakuan tidak memiliki perbedaan secara bermakna yang ditunjukkan dengan nilai p value 0,550. Kesimpulan: Infusa daun ubi jalar ungu mampu meningkatkan jumlah trombosit yang lebih banyak dibandingkan dengan infusa daun ubi jalar putih. Infusa daun ubi jalar ungu dan ubi jalar putih memiliki potensi etnomedicine sebagai obat demam berdarah di Sleman, DIY.

Hubungan Theory Health Belief Model dengan Kejadian Preeklamsia pada Ibu Hamil di Kabupaten Kediri Jawa Timur

Katmini, Katmini, Nurcahyanti, Febrina Dwi, Yunita, Astri

Journal of Health Vol 6 No 1 (2019): Journal of Health - January 2019
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.381 KB) | DOI: 10.30590/vol6-no1-p1-5

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) yang tinggi tahun 2015 merupakan masalah yang besar di Indonesia, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini sedikit menurun jika dibandingkan dengan SDKI (1991) yaitu sebesar 390 per 100.000 KH. Tujuan ke-3 SDG’s adalah kesehatan yang baik (menurunkan AKI) menjadi 102 per 100.000 KH. Kematian ibu tahun 2010-2012 disebabkan karena peningkatan pada kejadian preeklamsia, eklamsia dan faktor lain-lain, seperti masalah sosial, budaya, pendidikan yang kurang, hingga persoalan ekonomi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Theory Health Belief Model  dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Kabupaten Kediri Jawa Timur. Subjek dan Metode: Penelitian dilaksanakan di Puskesmas binaan Kabupaten Kediri. Metode penelitian kuantitatif jenis explanatory study, desain penelitian case control study, pada ibu dengan preeklamsia untuk kasus dan tidak preeklamsia untuk kontrol. Jumlah sampel adalah 100 ibu hamil dari Puskesmas Binaan Kabupaten Kediri. Variabel independen yang diteliti adalah umur ibu hamil, pendidikan, pekerjaan, Body Mass Index dan berat badan. Variabel dependen yang diteliti adalah preeklamsia. Analisa data yang digunakan adalah Chi Square menggunakan SPSS 22. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji chi square didapatkan ada hubungan antara persepsi kerentanan(OR=0.32; 95% CI=0.13 to 0.74; p=0.007), persepsi keseriusan (OR=0.33; 95% CI=0.13 to 0.80; p=0.012),persepsi manfaat (OR=0.38; 95% CI=0.17 to 0.87; p=0.022) dan persepsi hambatan (OR=5.18; 95% CI=2.13 to 12.58; p=<0.001) dengan preeklamsia. Kesimpulan: Ada hubungan antara umur ibu hamil, paritas, tingkat pendidikan dan pekerjaan dengan preeklamsia. Variabel lain yang tidak berhubungan dengan kejadian preeklamsia yaitu Body Mass Index dan berat badan.

Hubungan Usia Hamil dengan Kejadian Abortus di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkid Kabupaten Magelang Tahun 2012

Ananti, Yustina, Hanafi, Muh., Susilowati, C.H. Sri

Journal of Health Vol 1 No 1 (2014): Journal of Health - January 2014
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.506 KB) | DOI: 10.30590/vol1-no1-p1-5

Abstract

Background : Abortion is more common in women aged over 30 years and increases at the age above 35 years. There is a relationship with the incidence of maternal age abortion (miscarriage) is one of the causes of bleeding that occurs in the first and second trimesters of pregnancy. Objective : Determine the relationship of maternal age with the incidence of abortion. Method : This research is the type of analytical survey, using a case-control design. The number of samples in this study were 77 respondents. Results : There are maternal age relationship with the incidence of abortion in Puskesmas Mungkid Magelang Regency in the results of the x2 count of 41.627 41.627> 3.841 (Table x2) and Contingency Coefficient is equal to 0.592. Conclusions : There are maternal age relationship with the incidence of abortion.

Gambaran Faktor-faktor Ibu Mengikuti Kelas Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tempuran Kabupaten Magelang Tahun 2013

Wijanarko, Nova, Fadhilah, Siti, Susiwati, Dusi Catur

Journal of Health Vol 1 No 1 (2014): Journal of Health - January 2014
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.895 KB)

Abstract

Background : The maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) is an indicator of success in the development of the health sector. One of the new breakthroughs in the health section of the family in an effort to lower the maternal mortality rate is to establish Pregnancy Class. Pregnancy class is a means to learn together about the health of pregnant women, in the form of face-to-face in a group that aims to increase knowledge, change attitudes and behaviors in order to understand the mothers pregnancy, the body changes and complaints during pregnancy, prenatal care, delivery, postnatal care, KB postpartum, newborn care, myths, beliefs, local customs, infectious diseases and birth certificates. Objective : Knowing description of the factors pregnant mothers attend classes. Method : This study is the descriptive type, using cross-sectional approach. The sampling technique used was simple random sampling with a sample size in this study was 57 respondents. Results: Most of the mothers knowledge level of pregnant women who attend classes are good that as many as 45 respondents (78.9%). Most of the mothers who attend classes pregnant women have high levels of basic education (elementary and secondary) as many as 44 respondents (77.2%). Most have the attitude agrees with the class of pregnant women as many as 46 respondents (80.7%). Most of the husband to provide support to mothers who attend classes pregnant women as many as 44 respondents (77.2%). Conclusions : The level of knowledge of mothers who attend classes either pregnant women, the level of basic education, has agreed attitudes toward classroom activities pregnant women, and the husbands mother gave support to pregnant mothers to attend classes.

Efektivitas Perlakuan Pijat Effleurage pada Kala I Fase Aktif Persalinan untuk Mengurangi Rasa Nyeri pada Ibu Bersalin di BPM Yusnaeni Bulan Mei Tahun 2013

Paramita, Iswari, Pramestyani, Mustika, Fitriannisa, Fisna

Journal of Health Vol 1 No 1 (2014): Journal of Health - January 2014
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.633 KB) | DOI: 10.30590/vol1-no1-p12-17

Abstract

Background : At the first active phase is currently the most tiring and heavy. In this phase, most women feel intense pain due to uterine activity began to be more active. Increasing number of women who want to give birth with the birth process that takes place without pain cause a variety of methods are used to reduce pain in childbirth. The most frequently performed to reduce pain is to massage method. But sometimes the method of massage that is done not in place so that the result is inefficient. Objectives : To examine the effectiveness of effleurage massage treatment at the first stage of the active phase of labor to reduce maternal pain in BPM Yusnaeni. Methods : The study was a Quasi Experiment with One Group Pre-test Post-test. Respondents in this study were all mothers delivered at the first stage of the active phase in the BPM Yusnaeni by the number of study subjects were 10 mothers were taken by way of Non-Probability sampling technique with saturated. Results : Statistical test Wilcoxon Signed Ranks Test showed Ztest at -2,873 with Zstaistic value for (p <0.05) is equal to -1.96. From the results of calculations using the Wilcoxon Signed Ranks Test is also known that Ztest> Zstatistic (-2,873> -1.96). It means that Ho is rejected or there is a difference of pain before and after the effleurage massage. Conclusion: There is a massage treatment effectiveness eflleurage the first stage of labor to reduce maternal pain

Hubungan Antara Pengetahuan dan Gaya Hidup dengan Hipertensi di Puskesmas Depok 2 Condong Catur Depok Sleman

Dewi, Eltanina Ulfameytalia, Bakri, Maria H., Dari, Yohanes

Journal of Health Vol 4 No 2 (2017): Journal of Health - Juli 2017
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.292 KB) | DOI: 10.30590/vol4-no2-p100-106

Abstract

Background: Hypertension is non-contagious disease caused by several factors such as stress, obesity, nutritions, and life style. Some people were known to consume junk food, smoking, and never routinely exercise. Objective: The aim is to find out the relationship of knowledge and life style with hypertension at Puskesmas Depok 2 Condong Catur Sleman Yogyakarta. Method: This is an analytical correlation research with cross sectional method. This research was conducted outpatient who attended Puskesmas Depok 2 Condong Catur Sleman Yogyakarta using purposive sampling as many with 129 patients. Result: Knowledge as general is enough 48,1% and life syle(41,1%). Hypertension as moderate level 49,6%. Ther is correlation between knowledge and life style with hypertention p value 0,000. Conclusion: There is a significant correlation between knowledge and life style with hypertension.

Pengaruh Buku Cerita Terhadap Peningkatan Sikap Peduli Kebersihan Lingkungan Sekolah pada Anak Kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Olfah, Yustiana, Mendri, Ni Ketut, Palestin, Bondan

Journal of Health Vol 4 No 2 (2017): Journal of Health - Juli 2017
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.945 KB) | DOI: 10.30590/vol4-no2-p75-80

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan sekolah dasar (SD) merupakan pendidikan di tingkat dasar di mana siswa ditempa di berbagai bidang studi yang seluruhnya harus dikuasai siswa. Di sisi lain siswa juga ditanamkan nilai-nilai sikap dan perilaku yang akan menjadi dasar dalam perkembangan selanjutnya di masa depan. Salah satu sikap dan perilaku yang penting untuk ditanamkan sejak awal ialah kepedulian dalam menjaga kebersihan lingkungan. Buku anak dapat dijadikan sebagai media dalam menanamkan sikap dan perilaku pada anak, karena buku anak sesuai dengan tingkat kemampuan membaca dan minat anak-anak. Bacaan anak umumnya ditulis dengan kalimat yang singkat, serta pilihan kosa kata dan tata bahasa yang lebih sederhana dibandingkan sastra dewasa sehingga sangat efektif dalam mempengaruhi jiwa anak-anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh buku cerita tentang sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan sekolah terhadap  peningkatan sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan sekolah pada anak SD di Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Metode: Desain penelitian Quasi eksperimen “Pre test Post test with Control Design“. Sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling. Buku cerita sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan diberikan dengan cara membaca bersama responden dan peneliti kemudian dilanjutkan dengan penjelasan, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan buku cerita. Pre test dan post test dilakukan untuk mengetahui sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan sekolah sebelum dan sesudah diberikan buku cerita. Uji hipotesa menggunakan program SPSS for Windows dengan metode t-test dengan derajat kemaknaan p < 0,05.. Hasil: Berdasarkan hasil analisis sikap eksperimen postest dan sikap kontrol postest responden dengan Independent sample T-test diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang artinya buku cerita memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan. Sedangkan berdasarkan analisis perilaku eksperimen postest dan perilaku kontrol postest responden diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,343 > 0,05, artinya tidak didapati pengaruh signifikan dari buku cerita terhadap perilaku kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan. Kesimpulan : Ada pengaruh penggunaan buku cerita tentang sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan sekolah terhadap sikap peduli kebersihan lingkungan sekolah  sedangkan pada perilaku tidak berpengaruh.

Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Terhadap Perkembangan Bayi Usia 6-9 Bulan di Desa Podosoko Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang Tahun 2013

Fadhilah, Siti, Ananti, Yustina, Rahayu, Puji

Journal of Health Vol 1 No 1 (2014): Journal of Health - January 2014
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.57 KB)

Abstract

Background : Breastfeeding is a natural process and is very beneficial for the baby. Babies who are breastfed are generally grown rapidly in the first 2-3 months of life, but more slowly than infants who are not exclusively breastfed . Mothers Milk can satisfy all the basic needs of the child to grow and develop, both physical-biomedical needs (Foster) ,the need for affection/emotion (compassion), and the need for stimulation (teaser). Objective: To determine the relationship of exclusive breastfeeding on the development of infants aged 6-9 months. Methods: The research method used is analytic correlation with cross-sectional approach. The sampling method in this study is purposive sampling with a sample size of 80 respondents. Results : There is a corelation between exclusive breastfeeding on the development of infants aged 6-9 months at the Podokoso Village Sawangan District of Magelang 2013 with a p value of 0.000 ( 0.000 < 0.05 ). Conclusion : There is a corelation between exclusive breastfeeding on the development of infants aged 6-9 months.

Hubungan Umur Ibu dengan Kejadian Persalinan Prematur di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliangkrik Kabupaten Magelang Tahun 2012

Sari, Fatimah, Ernawati, Evy, Indartik, Indartik

Journal of Health Vol 1 No 2 (2014): Journal of Health - July 2014
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.335 KB) | DOI: 10.30590/vol1-no2-p91-96

Abstract

Background: One of the most common causes of death of neonates are low birth weight (LBW) either at term or preterm (premature). As a result of the premature births, children born will experience a variety of health problems due to lack of maturation of the fetus at birth which resulted in many organs of the body that have not been able to work perfectly. factors that can lead to preterm labor (preterm) or low birth weight infants is mothers first factor is less than 20 years of age or over 35 years . Method: This study aims to determine the relationship between maternal age with the incidence of preterm labor. Objective: This research is the type of observational analytic study with cross sectional approach. The sampling technique using saturated sample and the number of samples in this study were 75 respondents. Result: The results showed no association with maternal age on the incidence of preterm labor Puskesmas Kaliangkrik Magelang Regency in 2012 with a p value of 0.000 (0.000 < 0.05) and the relationship is strong enough that the value of the Contingency Coefficient .431. Conclusion: There is a relationship with the mothers age incidence of preterm labor.

Page 1 of 4 | Total Record : 35