cover
Filter by Year

Analysis
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Published by STAI Hubbulwathan Duri
AL-ISHLAH: Journal of Education, published by LP2M STAI Hubbulwathan Duri. The subject covers education, teaching and learning method, islamic study, educational psychology, and educational development.
Articles
58
Articles
KOMITMEN ORGANISASI DAN KINERJA PENDIDIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN

SH, MA, Dr. H. Abdullah Syarif

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.782 KB)

Abstract

Kinerja adalah perilaku nyata yang ditampilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai dengan perannya dalam perusahaan/organisasi. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kinerja merupakan suatu kondisi yang harus diketahui dan dikonfirmasikan kepada pihak tertentu untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil suatu organisasi atau lembaga. Dalam tulisan ini, yang dimaksud dengan organisasi adalah lembaga pendidikan. Sementara, karyawan adalah guru atau dosen. Konsep komitmen organisasi penting bagi karyawan dalam menjalankan tugas sehari-hari di tempat kerja. Bila seorang karyawan memiliki komitmen tinggi terhadap organisasi tentu dia akan menjalankan tugasnya secara profesional, sehingga kualitas karyawan tersebut tercermin dalam perilakunya di tempat kerja. Komitmen merupakan rasa keterikatan dan kesetiaan yang ditujukan oleh seorang karyawan terhadap perusahaan/lembaga. Sementara, kinerja merupakan jawaban dari berhasil atau tidaknya tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai/karyawan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Komitmen guru atau dosen merupakan rasa keterikatan dan kesetian yang ditunjukkan oleh seorang guru atau dosen terhadap institusi pendidikan tempat ia bertugas, sedangkan kinerja adalah jawaban dari berhasil atau tidaknya, baik secara kualitas maupun kuantitas, seorang guru atau dosen terhadap tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh institusi pendidikan kepadanya.Performance is a tangible behavior that everyone displays as work performance generated by employees in accordance with its role in the company / organization. Thus it can be said that performance is a condition that must be known and confirmed to certain parties to know the level of achievement of an organization or institution. In this paper the author intent with the organization is an educational institution. While the employee is a teacher or lecturer. The concept of organizational commitment is very important for employees in carrying out daily tasks in the workplace. When an employee has a high commitment to the organization of course he will perform their duties professionally, so that the quality of employees is reflected in his behavior in the workplace. Commitment is a sense of attachment and loyalty directed by an employee to a company / institution ". While performance is the answer to the success or failure of organizational goals that have been established. Performance (performance work) is the work of quality and quantity achieved by an employee / employee inperforming tasks in accordance with the responsibilities given to him. The commitment of teachers or lecturers is a sense of attachment and loyalty shown by a teacher or lecturer to the educational institution in which he is in charge, while performance is the answer of the success or failure of both the quality and quantity of a teacher or lecturer to the tasks and responsibilities provided by educational institutions to her.

KONSEP KURIKULUM PENDIDIKAN KELUARGA DALAM SURAH AL-LUQMAN

Nurhadi, Nurhadi

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.878 KB)

Abstract

Islam adalah agama yang sempurna, juga agama yang diridai Allah swt. Oleh karenanya, Islam sangat memperhatikan pendidikan, baik pendidikan umum maupun agama. Nilai-nilai pendidikan sekaligus filsafat pendidikan tertuang dalam ayat yang pertama kali turun yaitu surah al-Alaq ayat 1—5. Proses pembelajaran dalam pendidikan memerlukan konsep yang sempurna. Hal ini telah dituangkan dalam butir-butir ayat alquran yang cukup luas maknanya. Tentunya berkaitan dengan hal itu, alquran sudah memberikan konsep kurikulum  sendiri dalam pendidikan Islam. Di antara 6666 ayat dalam alquran, yang sangat terkesan mengandung nilai kurikulum pendidikan keluarga terdapat dalam surah al-Luqman ayat 12—19. Lalu, apakah definisi kurikulum dan bagaimana konsep kurikulum pendidikan keluarga menurut ayat tersebut. Metode penelitian ini menggunakan konsep deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian library research (kepustakaan). Metode pengumpulan datanya menggunakan data primer dan sekunder. Sementara itu, teknis analisis datanya memakai metode analisis isi dengan pendekatan tafsir Tarbawi. Definisi kurikulum pendidikan menurut peneliti dalam surah al-Luqman ayat  12—19 di atas adalah seperangkat proses pembelajaran dengan tegas, bijaksana dan penuh kasih sayang untuk mengajar, mendidik, dan membimbing beberapa karakter nilai-nilai iman, akidah, tauhid, syukur, menghormati orang tua, bertanggung jawab, toleransi, sabar, tawaduk, amar ma’ruf, dan nahi mungkar dalam rangka mencapai tujuan pendidikan (insan kamil yang berahklakul karimah) direalisasikan dengan selalu istikamah dalam ibadah salat sebagai bentuk keberhasilan dan kesuksesan (beruntung) pembelajaran sehingga tercapai keridaan Allah (surga). Kurikulum pendidikan menurut Zainal Arifin adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh atau diselesaikan peserta didik di sekolah untuk memperoleh ijazah. Jika surah al-Luqman ayat 12—19 dianalisis menggunakan teori Zainal Arifin, dapat disimpulkan bahwa konsep kurikulum pendidikan keluarga dalam surah al-Luqman ayat 12—19 adalah konsep iman dan amal serta akhlak, yaitu sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh (diajarkan orang tua) atau diselesaikan (diamalkan) anak di rumah maupun di sekolah (mata pelajaran tentang iman). Lalu, hal ini dibuktikan dengan ibadah (mata pelajaran fiqih) sehingga menjadi anak yang saleh berakhlak mulia (mata pelajaran akhlak). Ini sangat sesuai dengan tujuan pendidikan Islam secara umum dalam kajian filsafat pendidikan Islam, yaitu manusia yang sempurna (insan kamil) atau akhlakul karimah. Maka kurikulum pendidikan keluarga dalam surah al-Luqman disebut dengan kurikulum Luqmani.Islam is a perfect religion, a religion that is accepted by Allah Almighty. Therefore Islam is very concerned about education, whether public education or religion. The values of education as well as educational philosophy are contained in the first verse down which is surah al-Alaq verses 1-5. The process of learning in education requires a perfect concept, it has been poured in the verses of the Quran is quite extensive meaning, of course associated with it, al-Quran has given the concept of its own curriculum in Islamic education, between 6666 verses in the Quran, which seem to imply the value of the family education curriculum contained in sura al-Luqman verses 12-19. . Then what is the curriculum definition and how the concept of family education curriculum according to that paragraph.  This research method uses qualitative descriptive concept, with research type of library of Risert (bibliography), data collection method is using primary and secondary data and technical data analysis is using contents analysis method with approach of tafsir Tarbawi. Definition The education curriculum according to the researchers in sura al-Luqman verses 12-19 above is a set of learning process with firm, wise and loving to teach, educate and guide some character values of Faith, aqidah, monotheism, gratitude, responsible, tolerant, patient, tawaduk, amar maruf and nahi mungkar in order to achieve the goal of education (insan kamil berahklakul karimah) is realized with always istikomah in worship as a form of success and success (lucky) learning so as to achieve keridhoan Allah (heaven ). Education curriculum according to Zainal Arifin is a number of subjects that must be taken or resolved learners in school to obtain a diploma. If the Surah al-Luqman verses 12-19 are analyzed using Zainal Arifins theory, it can be concluded that the concept of family education curriculum in sura al-Luqman verses 12-19 is the concept of Faith and Charity and Morals, which are a number of subjects to be taken (taught people old) or completed (put) children at home and school (subjects about the Faith) and then proved by Worship (subjects jurisprudence) to be a pious child and shalehah a noble character (moral subjects). This is in accordance with the objectives of Islamic education in general in the study of philosophy of Islamic education, the perfect human (insan kamil) or akhlakul karimah.Thus the family education curriculum in sura al-Luqman is called the Luqmani curriculum. 

PRINSIP KONTINUITAS DALAM EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN

Fitrianti, Leni

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.157 KB)

Abstract

Evaluasi pembelajaran meliputi kegiatan pengukuran dan penilaian terhadap perkembangan hasil belajar peserta didik. Dengan begitu, evaluasi harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi kesalahan dalam mengukur dan menilai perkembangan hasil belajar peserta didik tersebut. Evaluasi yang baik adalah evaluasi yang dilakukan dengan mendasarkan diri pada prinsip-prinsip yeng telah ditetapkan. Di antara prinsip tersebut adalah prinsip kontinuitas. Prinsip kontinuitas menghendaki evaluator melaksanakan evaluasi secara berkesinambungan dari waktu ke waktu agar mendapatkan kesimpulan yang benar terhadap perkembangan hasil belajar peserta didik tersebut.Evaluation of learning includes measurement and assessment of the learning outcomes of learners. Thus, the evaluation should be carried out with the best in order to avoid errors in measuring and assessing the learning outcomes of learners. A good evaluation is an evaluation that is done by basing themselves on the principles that have been established. Among these principles is the principle of continuity. The principle of continuity requires the evaluator to continuously evaluate from time to time in order to get a correct conclusion on the learning outcomes of the learners. 

IMPLEMENTASI PROGRAM KERJA KOMITE SEKOLAH DI SMPN 12 MANDAU

Helmi, Jon

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.531 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah komite sekolah yang sudah dibentuk oleh masyarakat dan sekolah sudah maksimal keterlibatannya secara penuh dalam meningkatkan mutu pendidikan, misalnya dalam memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran komite sekolah di SMPN 12 Mandau dan bagaimana implementasi fungsi dan tujuan komite sekolah di SMPN 12 Mandau. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus, dengan teknik wawancara. Dalam hal ini penulis mengambil sample sebanyak 13 orang masyarakat. Hasil dari penelitian adalah Komite Sekolah bertujuan untuk mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di satuan pendidikan sudah terlaksana walaupun belum maksimal dan perlu dilakukan kerjasama yang lebih baik lagi.  Peran Komite Sekolah sebagai  pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, mediator sudah terlaksana walaupun belum maksimal perlu mempelajari kembali AD/ART komite sekolah. Fungsi Komite Sekolah sudah terlaksana di SMPN 12 Mandau walaupun masih perlu mempelajari lagi PP no 17 tahun 2010 ini disebutkan bahwa komite sekolah selain mandiri juga harus profesional. Artinya Komite sekolah harus benar-benar dapat menjalankan peran dan fungsi, tidak hanya menjadi alat pelengkap di sekolah, atau bahkan hanya menjadi ”tukang stempel atas kebijakan kepala sekolah.This study aims to know whether school committees that have been established by the community and schools have maximal full involvement in improving the quality of education, for example in giving consideration in the determination and implementation of education policy. The problem formulation in this research is how the role of school committees in SMPN 12 Mandau and how the implementation of the function and purpose of school committees in SMPN 12 Mandau. This research is descriptive qualitative research in the form of research with method or approach of case study, with interview technique. In this case the authors take a sample of 13 people. The result of the research is the School Committee aims to accommodate and channel the aspirations and initiatives of the community in giving birth to operational policies and educational programs in educational units have been implemented although not yet maximal and needs to be done better cooperation. School Committees role as a consideration, supporter, controller, mediator has been implemented although not yet maximally need to re-examine AD / ART school committee. School Committee function has been done in SMPN 12 Mandau although still need to study again PP no 17 of 2010 is mentioned that the school committee other than independent also must be professional. This means that the school committee must really be able to perform roles and functions, not only be a complementary tool at school, or even just a "stamp on the principals policy

PENGARUH TINGKAT KEMISKINAN TERHADAP ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH USIA 16—18 TAHUN DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Karini, Pilih

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1153.509 KB)

Abstract

The study is aimed at finding the effect School Participation (APS) of the students of the age 16—18 on poverty rate in Bangka Belitung Province using quantitative research methodby implementing statistic analytic of simple regression model. The data used in this study is derived from National Statistics Bureau (BPS) of Bangka Belitung from the year 2012—2016. The results of the study show that the increase of APS has strong relation with the decrease of the poverty level. The result of the study is important for the local government to maintain the increase of APS rate in order to combat the poverty level in Bangka Belitung Province.Penelitian ini mengkaji pengaruh angka partisipasi sekolah (APS) usia 16—18 tahun terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangkabelitung menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis statistik yaitu regresi sederhana. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laman Badan Pusat Statistik Provinsi Bangkabelitung tahun 2012—2016. Dari penelitian ini, diketahui secara rata-rata bahwa nilai APS berbanding lurus dengan penurunan tingkat kemiskinan. Hasil penelitian ini bermanfaat untuk pemerintah daerah agar terus meningkatkan APS, karena hal tersebut terbukti dapat menurunkan tingkat kemiskinan.

IMPLEMENTASI MANAJEMEN LEMBAGA PADA PENDIDIKAN ALQURAN DI MA’HAD ALQURAN DAN DIROSAT ISLAMIYAH DURI

ramli, efni

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.621 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know how the institutional management system that run in Mahad alquran and Dirosat Islamiyah. The formulation of the problem in this research is whether there is influence of institution management implementation to educate of alquran in Mahad alquran and Dirosat Islamiyah. The research method used in this research is quantitative method. Data collection techniques consist of observation, documentation, interview, questionnaire, and literature study. For data analysis technique use descriptive and percentage. Based on the results of research conducted it can be seen that the institution Mahad alquran and Dirosat Islamiyah as an educational institution alquran has implemented the functions of management as contained in the theories of management science. Institutional management run in Mahad alquran and Dirosat Islamiyah is quite maximal, but also new innovations both in institutional system and education system of Quran, so that institution Mahad alquran and Dirosat Islamiyah is better known by other regions. This proves that a well-managed Quran educational institution produces a good quality of Quranic education so as to bring peoples appeal to study the Quran there.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem manajemen kelembagaan yang dijalankan di Ma’had alquran dan Dirosat Islamiyah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh implementasi manajemen lembaga terhadap pendidikan alquran di Ma’had Alquran dan Dirosat Islamiyah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data terdiri atas observasi, dokumentasi, wawancara, angket, dan studi pustaka. Sementara untuk teknik analisis data menggunakan deskriptif kualiatif dan persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa lembaga Ma’had alquran dan Dirosat Islamiyah sebagai sebuah lembaga pendidikan alquran telah melaksanakan fungsi-fungsi manajemen sebagaimana yang terdapat dalam teori-teori ilmu manajemen. Manajemen kelembagaan yang dijalankan di Ma’had alquran dan Dirosat Islamiyah terbilang cukup maksimal, tetapi perlu juga adanya inovasi-inovasi baru, baik dalam sistem kelembagaan maupun sistem pendidikan alquran, agar lembaga Ma’had alquran dan Dirosat Islamiyah lebih dikenal lagi oleh daerah-daerah lain. Ini membuktikan bahwa sebuah lembaga pendidikan alquran yang terkelola dengan bagus menghasilkan kualitas pendidikan alquran yang bagus pula sehingga mendatangkan daya tarik masyarakat untuk belajar alquran di sana.

THE EFFECT OF USING STAD STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION

Deswarni, Dini

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.586 KB)

Abstract

Dalam mengajar, guru harus mempunyai strategi-strategi sebagai upaya untuk membantu siswa memahami dan mengerti tentang pelajaran yang mereka pelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek strategi STAD terhadap pemahaman siswa dalam membaca teks berbahasa Inggris.Untuk mendapatkan informasi dalam sebuah teks tidak cukup hanya dengan mengetahui arti kata yang digunakan dalam sebuah teks tetapi siswa harus memiliki kemampuan untuk memahami isi atau makna yang terkandung dalam sebuah teks sehingga mereka dapat memperoleh informasi-informasi yang terkandung dalam setiap teks yang mereka baca.Oleh karena itu dalam proses mengajar diperlukan strategi-strategi yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks dalam bahasa Inggris. Salah satu strategi yang yang dapat digunakan adalah strategi STAD. Strategi STAD ini dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks bahasa Inggris siswa kelas tujuh di Madrasah Aliyah Hubbulwathan Duri, setelah dilakukan penelitian dengan rancangan penelitian eksperimen dengan populasi sebanyak 30 orang siswa dan pengambilan sampel menggunakan teknik populasi sampel. Berdasarkan data yang diperoleh dapat dilihat to lebih besar dari T table 2,05 < 2,36> 2,76. Hasil ini menunjukkan bahwa Ha diterima dalam artian bahwa strategi STAD efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa dikelas Eksperimen.In teaching process the teacher must used various strategies in order to make the students understand and comprehend the subject that they learned. One of the strategies that can be used especially in teaching reading is STAD. The study aimed to know The Effect of STAD Strategy toward Students’ Reading Comprehension. To get the information in the reading text the students must have ability to comprehend the text in order to get the meaning of the text because to get the information not enough if the students only knows about the vocabularies from the text that they read. In teaching reading the teacher needs strategies to increase students’reading comprehension in order to comprehend the English reading text. One of strategies than can be used is STAD strategy. This strategy can help to find out the effect of STAD strategy toward Students’ Reading Comprehension at the eleventh grade of Madrasah Aliyah Hubbulwathan Duri, after did the research with an experimental research design. The population of the reasearch are 30 students and the sample technique is whole sampling technique. The techniques of collecting data in this research are observation and test, and then to analyze the data obtained, the researcher used T-test From the data, it can be seen to is higher than t-table, it can be read that 2,05 < 2,36> 2,76. It means Ha is accepted and STAD strategy effective to increase students’ reading comprehension in Experiment class.

SHARED WRITING STRATEGY IMPLEMENTATION TO IMPROVE SHORT ESSAY WRITING SKILL OF STUDENTS AT LEVEL 3 LANGUAGE DEVELOPMENT CENTER IN UIN SUSKA RIAU

Gundary, Puspa

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.982 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mendapatkan jawaban apakah strategi Shared Writing ini dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa dalam menulis esai pendek dan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi peningkatan tersebut. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari lima pertemuan. empat pertemuan untuk pembelajaran menulis esai pendek dengan menggunakan strategi Shared Writing dan satu pertemuan lagi untuk tes menulis esai pendek mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 17 September 2014 sampai 19 November 2014. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembaran observasi, catatan lapangan, interview, dan tes. Penerapan shared writing menunjukan adanya peningkatkan kemampuan menulis mahasiswa dalam menulis esai pendek. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai mahasiswa. Nilai rata-rata siswa pada siklus 1 adalah 60,8 dan pada siklus 2 adalah 73,7. Kemudian, faktor yang mempengaruhi peningkatan kemampuan mahasiswa tersebut adalah bahan ajar yang menarik, strategi dosen, peranan dosen, interaksi antar mahasiswa dan latihan menulis mahasiswa dalam mengikuti semua prosedur pada strategi tersebut.The purpose of this classroom action research is to find out whether this Shared Writing Strategy can improve students writing skills in short essay writing and to find out what factors influence the improvement. This classroom action research is carried out in two cycles. Each cycle consists of five meetings. There are four meetings for short essay writing lessons using Shared Writing strategies and one more meeting for short essay writing tests. The research was conducted from 17 September 2014 to 19 November 2014. The research instruments used to collect data were observation sheets, field notes, interviews, and tests. The implementation of shared writing shows the improvement of students writing skills in short essay writing. It can be seen from the increase in students’ scores. The average score of students in cycle 1 was 60.8 and in cycle 2 was 73.7. Then, the factors that influence the students ability improvement are interesting teaching materials, lecturers strategy, lecturers role, interaction between students and writing exercises of students in following all the procedures on the strategy

THE EFFECT OF USING CUE CARDS ON STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY AT SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP N 16 MANDAU

setiawati, setiawati

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.793 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed to know The Effect of Using Cue Cards on Students’ Vocabulary Mastery at Seventh Grade Students of SMP N 16 Mandau. Related to the object of the research, the researcher used Pre - experimental method. The design of the research used pre test/ post test design. The research was conducted at Seventh Grade students of SMP N 16 Mandau. The population of this research was the seventh grade students of SMP N 16 Mandau. The sample of the research was 30 students. In analyzing the research data, the researcher used Paired sample T-Test by using SPSS. The data were taken from students’ English achievement pre test and post test score. Based on statistical calculation in data analysis, the researcher gave interpretation of pre test and post test score. From the calculation, t obtained was 10.343, the level significance of 5% was 2.05, and the level of significance 1% was 2.76. it showed 2.05>10.343>2.76. It could be concluded that alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected. It means that there was significant effect of using cue cards on students’ vocabulary mastery at seventh grade students of SMP N 16 Mandau.Key words: Cue cards, Vocabulary mastery 

THE EFFECT OF APPLYING COLLABORATIVE STRATEGY READING (CSR)TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT THE EIGHTH GRADE OF MTs HUBBULWATHAN DURI

Riyawi, Mohd. Rafi

AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.39 KB)

Abstract

The aim of this study is to find out the effectiveness of applying Collaborative Strategy Reading (CSR) on students’ reading comprehension. The research design was pre-experimental by giving pre-test and post-test to the class. It involved 36 participants of MTs Hubbulwathan Duri. Two research questions were posted in this study in order to find out the significant effect of using CSR on students’ reading comprehension. Pretest and posttest were administered in this study and paired sample t-test was used to analyze the data. The research finding shows that there was significant effect of using CSR on students’ reading comprehension. CSR contributed by 80,76 after giving post-test to the students with level of significant is 2.060. So, it can make inference that CSR can be applied in teaching reading comprehension especially at MTs Hubbulwathan Duri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penerapan Collaborative Strategy Reading (CSR) pada pemahaman membaca siswa. Desain penelitian pra-eksperimental dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test ke kelas. Penelitian ini melibatkan 36 peserta MTs Hubbulwathan Duri. Dua pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan menggunakan CSR terhadap pemahaman membaca siswa. Pretest dan posttest diberikan dalam penelitian ini dan paired sample t-test digunakan untuk menganalisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan menggunakan CSR pada pemahaman membaca siswa. CSR yang disumbangkan oleh 80,76 setelah memberikan post-test kepada siswa dengan tingkat signifikan adalah 2,060. Jadi, dapat disimpulkan bahwa CSR dapat diterapkan dalam pengajaran membaca pemahaman terutama di MTs Hubbulwathan Duri