Jurnal Bindo Sastra
Journal Bindo Sastra is a journal of Indonesian Language and Literature Education of Faculty of Teacher Training and Education at Universitas Muhammadiyah Palembang. Journal Bindo Sastra includes articles of Indonesian Language and Literature Education and published in twice a year, march and September. Journal Bindo Sastra focusses on teachers, lecturers, students, reseacrhers who consentrate in Indonesian Language and Literature.
Articles
54
Articles
RESEPSI SASTRA SISWA KELAS IVa SDN 25 PALEMBANG TERHADAP CERPEN KEBAIKAN TUKANG BAKSO

Nurulanningsih, Nurulanningsih

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resepsi sastra siswa kelas IVa SDN 25 Palembang terhadap cerpen Kebaikan Tukang Bakso. Cerpen ini terdapat pada buku Tematik 8 (Daerah Tempat Tinggalku) Untuk SD/MI Kelas IV  Karya Ari Subakti. Penelitian resepsi sastra ini menggunakan metode deskriptif kualitatif,  pada penelitian ini  menggunakan tanggapan pembaca yang berada dalam dalam kurun waktu yang sama. Sampel dalam penelitian ini kelas IVa SDN 25 Palembang yang berjumlah 41 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner. Teknik analisis data adalah menggunakan statistik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan terhadap resepsi sastra siswa kelas IVa SDN 25 Palembang terhadap cerpen Kebaikan Tukang Bakso dapat disimpulkan bahwa penerimaan siswa terhadap cerpen tersebut baik.

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA BERITA DALAM MEDIA SURAT KABAR SINAR INDONESIA BARU

Nisa, Khairun

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi,  sintaksis, dan  semantik  yang terdapat di dalam surat kabar Sinar Indonesia Baru; (2) untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita Sinar Indonesia Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi Desember 2017 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ??4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denai?? di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi enam kesalahan, semantik dua kesalahan dan sintaksis satu kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ??Sekitar 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aids?? di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak satu kesalahan, bidang morfologi dua kesalahan , semantik satu kesalahan , dan sintaksis tiga kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ??Warga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKK?? di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi tiga kesalahan, dan sintaksis dua kesalahan.

UPAYA MENINGKATKAN PROSES BELAJAR DAN MENGAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PEMBERIAN TUGAS RUMAH DI KELAS VI SD NEGERI 5 OKU

Sanjaya, M Rama, Sari, Dwi Asifa

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini mengggunakan Model Pembelajaran Pemberian Tugas Rumah, dimana setelah mengujicobakan model tersebut, diharapkan dapat meningkatkan proses kegiatan belajar mengajar khusunya pada mata pelajaran  bahasa Indonesia. Adapun rumusan masalah yang diajukan adalah apakah model pembelajaran pemberian tugas rumah dapat meningkatkan proses belajar mengajar di kelas VI SD Negeri 5 OKU. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan proses belajar dan mengajar dengan model Pembelajaran Pemberian Tugas Rumah, khususnya pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Hasil penerapan model tersebut dapat meningkatkan proses belajar mengajar siswa kelas VI SD negeri 5 OKU khusunya pada mata pelajaran bahasa Indonesia dengan data yang diperoleh. Pada siklus pertama jumlah siswa yang terdiri dari 28 siswa, dengan siswa tuntas sebanyak 14 orang (50%) dan siswa tidak tuntas 14 (50%) , setelah dilakukan siklus kedua nilai siswa mengalami peningkatan sebesar  89,28% dengan rincian siswa yang tuntas sebanyak 25 siswa dan tidak tuntas sebanyak 3 siswa. Adapun keberhasilan penerapan model tersebut melalui 3 tahap yaitu fase pemberian tugas, fase pelaksanaan tugas, dan fase pertanggung jawaban tugas.

HUBUNGAN PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MAHASISWAFKIP UNIVERSITAS TRIDINANTI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Suryadi, Edi, Milawasri, F.A.

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis cerpen mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tridinanti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang berupa penelitian kausal (sebabakibat).  Populasi dalam penelitian ini berjumlah 68 mahasiswa. Sampel diambil secara acak atau random samplig. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes  untuk mengukur penguasaan kosakata dan kemampuan menulis cerpen. Berdasarkan hasil analisis data melalui pengujian statistik, diketahui bahwa penguasaan kosa kata (X­) 0,00 dan kemampuan menulis cerpen (Y) sebesar 0,803 < ? (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara penguasaan kosakata (X­) dengan kemampuan menulis cerpen (Y) bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tridinanti Palembang. 

KAJIAN MORFOLOGIS TUTURAN ANAK USIA 5 TAHUN

Anam, Samsul, Awalludin, Awalludin

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan makna  proses morfologis yang muncul dari tuturan anak usia 5 tahun.  Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik observasi, yang didukung oleh teknik catat, dan teknik rekam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses morfologis yang dihasilkan oleh tuturan anak usia lima tahun meliputi proses afiksasi, proses reduplikasi, serta proses komposisi, dan makna dari proses tersebut terdiri dari tiga yaitu makna proses afiksasi, makna proses reduplikasi, dan makna proses komposisi. Penelitian terkait pemerolehan kebahasaan pada anak adalah hal yang unik dan menarik untuk dikaji. Oleh karena itu, penelitian-penelitian berikutnya dengan cakupan yang lebih luas sangatlah diharapkan, sehingga diperoleh informasi yang lebih mendalam dan lebih lengkap.

ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA FILM SANG PENCERAH GARAPAN SUTRADARA HANUNG BRAMANTYO

Supriatini, Supriatini, Surismiati, Surismiati

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Film pada dasarnya bukan sekadar tontonan, tetapi sebagai tuntunan juga. Oleh sebab itu, film Sang Pencerah yang disutradarai Hanung Bramantyo diyakini memiliki nilai-nilai tuntunan yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan Kemuhammadiyahan. Hal itulah yang menjadi masalah dalam kajian ini.Penelitian ini menggunakan teknik analisis karya, sehingga semua aspek yang relevan dengan nilai-nilai pendidikan Islam dapat ditelaah dengan baik dengan bersandar kepada Surah Luqman sebagai sumber rujukan. Telaah terhadap nilai-nilai pendidikan Islam itu kemudian dikelompokkan kepada tiga kategori utama, yaitu (1) nilai pendidikan keimanan (aqidah) meliputi pendidikan yang berusaha mengenalkan, menanamkan, dan mengarahkan kepada anak didik terhadap nilai-nilai kepercayaan terhadap rukun Islam dan sejenisnya, (2) nilai pendidikan ibadah (syari??ah) meliputi pendidikan yang berusaha mengenali, menghayati, dan menanami nilai-nilai aturan Allah tentang cara aturan perilaku hidup manusia, baik hubungan secara vertikal maupun horizontal dengan makhluk-Nya, dan (3) nilai pendidikan akhlak meliputi nilai pendidikan yang berusaha mengenalkan, menanamkan, serta menghayatkan kepada anak didik  tentang sistem aturan nilai yang mengatur pola laku, sikap, dan tindakan manusia atas isi bumi, yang mencakup hubungan dengan Allah, hubungan dengan manusia lain, dan hubungan dengan diri sendiri.

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KOOONG KARYA IWAN SIMATUPANG

Haryadi, Haryadi

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terjadi degradasi moral, etika, dan budi pekerti pada peserta didik. Untuk mengatasi degradasi tersebut dibutuhkan penguatan pendidikan karakter peserta didik. Muatan dalam penguatan pendidikan karakter di antaranya melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tokoh utama dalam novel Kooong karya Iwan Simatupang sebagai penguatan pendidikan karakter peserta didik. Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Desain penelitian berupa pengajuan pertanyaan, pengumpulan data, dan penginterpretasian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter melalui Pak Sastro sebagai Tokoh Utama adalah sebagai berikut. (1) Sebagai manusia cinta tanah air, (2) Sebagai manusia pekerja keras dan ulet, (3) Orang yang beragama dan taat beribadah, (4) Sebagai manusia dermawan, (5) Suka menolong orang yang sedang kesusahan, kesedihan, dan kematian, dan (6) Manusia yang cermat, seksama, dan rapi. Hasi penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Dengan demikian, peserta didik memiliki karakter cinta tanah air, belajar dengan giat, taat beribadah, suka menolong, dan terampil.

KEEFEKTIFAN TEKNIK PEMETAAN PIKIRAN PADA KETERAMPILAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MADANG SUKU II KABUPATEN OKU TIMUR

Suryadi, Edi

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektif atau tidaknya teknik pemetaan pikiran (mind map) dalam pembelajaran pada keterampilan menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Madang Suku II Kabupaten OKU Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri I Madang Suku II Kabupaten OKU Timur yang berjumlah 5 kelas, jumlah keseluruhan siswa 177 orang. Sampel penelitian ini, terdiri dari 2 kelas yaitu kelas X.3 (kelas eksperimen) berjumlah 35 siswa, memperoleh pembelajaran menggunakan teknik pemetaan pikiran (mind map) dan kelas X.5 (kelas kontrol) berjumlah 35 siswa, menggunakan model pembelajaran konvensional. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: (1) Ha yang berbunyi teknik pembelajaran peta pikiran lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional dalam pembelajaran menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Madang Suku II Kabupaten OKU Timur;(2) Ho yang berbunyi teknik pembelajaran peta pikiran tidak lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional dalam pembelajaran menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Madang Suku II Kabupaten OKU Timur. Untuk menyatakan bahwa hipotesis ditolak dan diterima, hipotesis diuji dengan uji-t (t-test), dengan tarap signifikasi ?=0,05. Apabila ??t? hitung lebih dari ??t? tabel (nilai titik t) pada <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini dapat diketahui bahwa siswa kelompok eksperimen nilai rata-rata pretes 52. Pada saat postes nilai rata-rata 77,96. Untuk siswa kelas kontrol nilai rata-rata pretes 48,86. Pada saat postes nilai rata-rata 61,5. Dari hasil analisis data tes terbukti bahwa hasil belajar siswayang diajar dengan teknik peta pikiran (mind map) lebih efektif daripada siswa yang diajar dengan model konvesional pada pembelajaran menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Madang Suku II Kabupaten OKU Timur (taraf signifikan 95%).

EFEKTIVITAS MODEL DECISION MAKING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF PERSUASIF SISWA KELAS X SMK TRISAKTI BATURAJA

Awalludin, Awalludin

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.55 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan kemampuan siswa kelas X SMK Trisakti Baturaja menulis paragraf persuasif sebelum menggunakan model pembelajaran decision making,(2) mendeskripsikan kemampuan siswa kelas X SMK Trisakti Baturaja menulis paragraf persuasif setelah menggunakan model pembelajaran decision making, dan (3) mendeskripsikan efektivitas modelpembelajaran decision making dalam pembelajaran menulis paragraf persuasif siswa kelas X SMK Trisakti Baturaja. Populasi penelitian 123 orang dan sampel 41 orang. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menulis paragraf persuasif dan teknik analisis data menggunakan teknik statistik dengan rumus uji t (t-test). Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata skor yang diperoleh pada tes awal adalah 61,29 dan pada tes akhir 77,76 dengan peningkatan skor sebesar 16,47. Dari perhitungan data diperoleh t hitung 8,22 dan t tabe lpada taraf signifikansi 5% sudah diketahui yaitu 2,02. Dalam hal ini, t hitung lebih besar dibandingkan dengan t tabel (8,22 > 2,02). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran decision making efektif digunakan dalam pembelajaran menulis paragraf persuasif siswa kelas X SMK Trisakti Baturaja.

NOVEL BELANTIK KARYA AHMAD TOHARI "Pendekatan Sosiologi Sastra"

Safari, Dede Muhtar

Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.427 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang korelasi antara penceritaan novel Belantik dengan realita masyarakat pada waktu novel Belantik diciptakan. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan 1) konteks sosial pengarang dalam novel Belantik, 2) gambaran masyarakat yang tercermin dalam novel Belantik, dan 3) fungsi sosial dalam novel Belantik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa (1) konteks sosial pengarang dalam novel Belantik, yaitu mengungkapkan bahawa latar belakang pengarang baik sebagai santri, redaktur media masa, maupun domisili Ahmad Tohari mempengaruhi penceritaan dalam novel Belantik, (2) gambaran masyarakat yang tercermin dalam novel Belantik, yaitu mengungkapkan adanya korelasi antara gambaran masyarakat dalam novel Belantik dengan realita masyarakat pada waktu novel itu diciptakan, dan (3) fungsi sosial dalam novel Belantik; adalah sebagai penghibur dan perombak masyarakat yang mengamalkan nilai-nilai religiusitas dan nilai moral baik, seperti sifat tolong menolong kepada sesama dan cinta kasih antara keluarga perlu dijadikan panutan, adapun nilai moral yang tidak baik yaitu perilaku penyelewengan tidak pantas ditiru.