cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Articles 125 Documents
PENGARUH KONDISI KELAS, FASILITAS LABORATORIUM, DAN FASILITAS PENDUKUNG PEMBELAJARAN TERHADAP KENYAMANAN BELAJAR MAHASISWA Dharmayanti, Winna; Nurcahyo, Ratih Widya; Lestari, Isnania
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.35 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi kelas, fasilitas laboratorium, dan fasilitas pendukung pembelajaran terahadap kenyamanan belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto, dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester V prodi PTIK tahun ajaran 2016/2017 dengan sampel sejumlah 95 mahasiswa menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan skala Likert dengan alternatif empat jawaban. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa rata-rata pencapaian skor untuk variabel Fasilitas Kelas (X1) adalah 42,49; variabel Fasilitas Laboratorium (X2) adalah 47,22; variabel Fasilitas Pendukung Pembelajaran (X3) adalah 48,55; dan variabel Kenyamanan Belajar (Y) adalah 48,35. Hasil pengujian hipotesis menunjukan terdapat pengaruh antara Fasilitas kelas (X1) terhadap Kenyamanan Belajar (Y), yakni sebesar 3,8%. Selanjutnya terdapat pengaruh antara Fasilitas Laboratorium (X2) terhadap Kenyamanan Belajar (Y), yakni sebesar 6,2%. Terdapat pengaruh antara Fasilitas Pendukung (X3) terhadap Kenyamanan Belajar (Y), yakni sebesar 4,5%. Selanjutnya terdapat pengaruh bersama-sama antara Kondisi Kelas (X1), Fasilitas Laboratorium (X2) dan Fasilitas pendukung Pembelajaran (X3) terhadap Kenyamanan Belajar (Y) dengan kontribusi yang diberikan adalah 9,7%. Hal tersebut menjelaskan bahwa ketiga variabel bebas tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan varian Kenyamanan belajar sebesar 9,7%  sedangkan 90,3% lainnya dijelaskan oleh variabel yang tidak terdapat dalam penelitian. Kata Kunci: kondisi kelas, fasilitas laboratorium, fasilitas pendukung pembelajaran, kenyamanan belajar.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHAN AJAR GEOMETRI ANALITIK BERBASIS MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA Gordah, Eka Kasah; Astuti, Reni
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.009 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar geometri analitik berbasis model reciprocal teachingterhadap kemampuan komunikasi matematis. Penelitian dilaksanakan di IKIP PGRI Pontianak pada semester genap tahun akademik 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design.Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling dengan memilih satu kelas dari empat kelas yang ada pada program studi pendidikan matematika angkatan 2013/2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan geometri analitik dengan menggunakan bahan ajar berbasis model reciprocal teaching tergolong cukup efektif.Kata kunci: efektivitas, model reciprocal teaching, kemampuan komunikasi matematis
CARA MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE MENGGUNAKAN EDMODO Putranti, Nurita
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.957 KB)

Abstract

Saat ini peserta didik terbiasa menggunakan internet. Penggunaan Internet untuk belajar bukan hanya untuk media sosial dan game online sebagai media pembelajaran namun dapat yang dapat mendukung pembelajaran. Penggunaan pembelajaran online sebagai media pembelajaran sistem baru, mendorong pelaksanaan pembelajaran lebih efektif. Dengan media pembelajaran online dimungkinkan banyak pelajaran sehingga dapat memberikan layanan yang lebih memuaskan kepada siswa. Salah satu aplikasi di internet yang dapat digunakan untuk pembelajaran online adalah media yang Edmodo. Edmodo adalah jaringan berbasis lingkungan sekolah sosial (lingkungan berbasis sekolah). Edmodo dapat membantu guru membangun kelas virtual sesuai dengan kondisi pembelajaran di kelas, berdasarkan pembagian kelas nyata di sekolah, di mana kelas-kelas yang terkandung dalam tugas, kuis dan tugas pada akhir setiap pelajaran. Dengan menggunakan media Edmodo pembelajaran online, interaksi dan komunikasi di dalam kelas dapat didirikan seperti di kelas konvensional, di mana setiap siswa dapat dengan bebas berkomunikasi dan berbagi dengan guru dan teman sekelas, untuk menanggapi materi yang disampaikan.Kata Kunci: Internet, e- learning, Edmodo
EKSPERIMENTASI MATRIKULASI DITINJAU DARI KECERDASAN INTERPERSONAL MAHASISWA SEMESTER I PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI PONTIANAK Susiaty, Utin Desy
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.38 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) rata-rata nilai matrikulasi mahasiswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, sedang, dan rendah; dan (2) mana yang mempunyai nilai matrikulasi yang lebih baik, mahasiswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, sedang atau rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi metode dokumentasi untuk mendapatkan nilai awal matrikulasi; metode tes untuk memperoleh nilai akhir matrikulasi; dan metode angket untuk memperoleh data kecerdasan interpersonal mahasiswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi satu jalan dengan sel tak sama pada α = 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Rata-rata nilai matrikulasi mahasiswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, kecerdasan interpersonal sedang maupun kecerdasan interpersonal rendah tergolong gagal; dan (2) tidak ada perbedaan nilai matrikulasi antara mahasiswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, sedang maupun rendah.Kata kunci: matrikulasi, kecerdasan interpersonal, nilai matrikulasi
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN NUMBERED HEADS TOGETHER DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN SISWA Oktaviana, Dwi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.527 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe TGT atau NHT; (2) prestasi belajar matematika tipe kepribadian sanguinis, melankolis, koleris atau phlegmatis; (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa dengan tipe kepribadian sanguinis, melankolis, koleris atau phlegmatis; dan (4) pada masing-masing tipe kepribadian, manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe TGT atau NHT. Alat pengumpulan data yaitu dokumentasi, tes, dan angket. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: (1) prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih baik dari NHT; (2) siswa dengan tipe kepribadian sanguinis, melankolis, koleris, maupun phlegmatis memiliki prestasi belajar matematika yang sama; (3) pada masing-masing model pembelajaran, siswa dengan tipe kepribadian sanguinis, melankolis, koleris, maupun phlegmatis memiliki prestasi belajar matematika yang sama; dan (4) pada masing-masing tipe kepribadian, prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih baik dari NHT.Kata kunci: TGT, NHT, prestasi belajar, tipe kepribadian siswa.
PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL (FACEBOOK) SEBAGAI SARANA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI Lukitasari, Marheny
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.192 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penggunaan sosial media (facebook) sebagai media pembelajaran yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar Biologi pada materi respirasi. Penelitian dilaksanakan dengan tindakan kelas (PTK) yang dianalisa secara kualitatif. Data motivasi diambil menggunakan kuisioner dan prestasi menggunakan tes. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA N 1 Tegalombo, tahun ajaran 2014/2015. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berada pada kategori tinggi dengan hasil 86,38%, sedangkan prestasi berada pada kategori baik dengan angka 81,81%. Kata kunci: jejaring sosial, facebook, motivasi, prestasi.  
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BENTUK WITHIN-SOLUTION POSING DAN KLASIKAL DITINJAU DARI KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA SMP Susiaty, Utin Desy
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.939 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasibelajar yang lebih baik, model pembelajaran Problem Posing bentuk Within-Solution Posing (WSP) atau klasikal; (2) manakah yang memiliki prestasi belajar yang lebih baik, siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi atau rendah; (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik, siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi atau rendah; (4) pada masing-masing kecerdasan interpersonal, manakah yang memberikan prestasi yang lebih baik, model pembelajaran WSP atau klasikal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan populasi seluruh siswa SMP Se Kota Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi metode dokumentasi untukmendapatkan nilai Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar tahun pelajaran 2013/2014 sebagai data kemampuan awal; metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa; dan metode angket untuk data kecerdasan interpersonal siswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran WSP menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan klasikal. (2) Siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi maupun rendah memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (3) Pada masing-masing model pembelajaran, siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi maupun rendah memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (4) Pada masing-masing kecerdasan interpersonal, pembelajaran menggunakan model pembelajaran WSP menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan klasikal.Kata kunci: model pembelajaran WSP, klasikal, kecerdasan interpersonal.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA ALIYAH MELALUI STRATEGI HEURISTIK Muhamad Firdaus, Yudi Darma,
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.201 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas strategi heuristik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Bentuk penelitian adalah eksperimental semu dengan rancangan randomized control-group pretest-postest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA Madrasah Aliyah di Kota Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dokumentasi dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika dengan terlebih dahulu dilakukan prosedur analisis butir yang sesuai. Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji U-Mann Whitney test secara umum pembelajaran strategi heuristik dalam pencapaian tujuan pembelajaran matematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika adalah efektif, hal tersebut ditunjukkan berdasarkan simpulan sub masalah yang menggambarkan keadaan sebagai berikut. (1) Siswa yang diajarkan dengan pendekatan pembelajaran strategi heuristik memiliki kemampuan pemecahanmasalah matematika yang lebih baik dari pada pembelajaran konvensional. (2) Respon siswa mengharapkan adanya regulasi dalam pembelajaran matematika melalui strategi heuristik sebagai alternatif peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika.Kata Kunci: Strategi heuristik, kemampuan pemecahan masalah.
EVALUASI PELAKSANAAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI PONTIANAK Abdillah, Jamilah, Nurmaningsih,
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.167 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi pelaksanaan pembimbingan akademik di Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak ditinjau tiga aspek penilaian, yaitu (1) periode bimbingan, (2) hal-hal yang dilakukan pada saat bimbingan, dan (3) kendala yang dihadapi dalam proses pembimbingan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang didasarkan pada data hasil survey dengan alat pengumpul data berupa angket. Subjek dalam penelitian ini adalah 80 orang mahasiswa dan16 orang dosen yang berada di lingkungan Program Studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pembimbingan akademik di Program Studi Pendidikan Matematika dilaksanakan dengan periode waktu tak lebih dari dua kali dalam tiap semester. Hal-hal yang disampaikan pada saat bimbingan masih seputar pada bimbingan yang bersifat akademik saja, sedangkan bimbingan non-akademik belum terlaksana seperti yang diharapkan. Salah satu faktor yang menjadi kendala belum terlaksananya pembimbingan akademik secara maksimal adalah kurangnya intensitas pertemuan antara dosen pembimbing akademik dan mahasiswa. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya penjadwalan yang jelas dan buku bimbingan yang dapat membantu dosen dan mahasiswa memahami prosedur.Kata Kunci: Evaluasi, pembimbingan akademik
PENGARUH PENINGKATAN KEMAMPUAN DAN MINAT GURU SMP NEGRI TERHADAP PEMANFAATAN TIK DI KECAMATAN SIANTAN Dini Oktarika, Winna Dharmayanti,
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.733 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) PemanfaatanTIK bagi guru SMP di Kecamatan Siantan, (2) pengaruh tingkat kemampuan terhadap pemanfaatan TIK pada guru SMP di Kecamatan Siantan, (3) pengaruh minat guru  terhadap  pemanfaatan TIK  pada guru SMP di Kecamatan Siantan. Jenis Penelitian ini adalah ex-post facto. Populasi Penelitian ini adalah  seluruh guru di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 di Kecamatan Siantan. Jenis Penelitian ini adalah ex-post facto. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling, pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif yang digunakan untuk mendeskripsikan data masing – masing variabel dan analisis regresi yang digunakan untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini  menunjukan bahwa (1) Pemanfaatan TIK oleh guru SMP di Kecamatan Siantan di dominasi oleh kategori cukup dengan rata-rata nilai 43,67 sejumlah 49,02 %  ; (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara tigkat kemampuan  terhadap pemanfaatan TIK pada guru SMP di kecamatan Siantan dengan nilai r=0,130 p= 0,000; (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara minat guru terhadap pemanfaatan TIK pada guru SMP di Kecamatan Siantan dengan nilai r=0,355 p=0,000. Kata kunci: Tingkat Kemampuan, Minat Guru, dan Pemanfaatan TIK.

Page 1 of 13 | Total Record : 125