cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25496700     EISSN : 25496719     DOI : -
Core Subject : Education,
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep. HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
PENGARUH METODE TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH ANALISIS REAL Ekawati, Darma; Karmila, Karmila
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.36 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v1i1.15

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Cokroaminoto Palopo Untuk mengetahui hasil belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Analisis Real dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya. Penelitian ini adalah merupakan penelitian pre-eksperiman yang bertujuan untuk : (1) mengetahui hasil belajar mahasiswa pada matakuliah analisis real sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya; (2) mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah analisis real setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes essai. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Cokroaminoto Palopo Tahun Akademik 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar mahasiswa pada matakuliah analisis real sebelum di ajar menggunakan pembelajaran kooperatif dengan totur sebaya berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 57.66; (2) hasil belajar mahasiswa pada matakuliah analisis real setelah diajar  menggunakan pembelajaran kooperatif dengan totur sebaya berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,875; (3) hasil belajar matematika mahasiswa pada matakuliah analisis real mengalami peningkatan setelah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tutor sebaya; (4) peningkatan hasil belajar matematika mahasiswa pada matakuliah analisis real dihitung dengan rumus gain ternormalisasi sebesar 0.514 atau berada pada kategori sedang.
PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MELIHAT MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI TRIGONOMETRI KELAS X SMA NEGERI 1 INDRALAYA Qori, Ratmi

Publisher :

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.764 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i1.38

Abstract

PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MELIHAT MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI TRIGONOMETRI KELAS X SMA NEGERI 1 INDRALAYA Ratmi Qori1), Budi Santoso2), Cecil Hiltrimartin2)1)Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Unsri2)Dosen Pendidikan Matematika FKIP UnsriEmail: ratmiqori@gmail.com ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode hypnoteaching dan melihat motivasi belajar siswa khususnya materi trigonometri kelas X SMA Negeri 1 Indralaya. Subjek penelitian ini adalah kelas X IPA 2 SMA Negeri 1 Indralaya yang berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi dan angket motivasi belajar siswa. Berdasarkan analisis data hasil penelitian diperoleh bahwa gambaran pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode hypnoteaching terlaksana dengan sangat baik dengan persentase 85,4% dan motivasi belajar siswa dengan menggunakan metode hypnoteaching dikategorikan tinggi dengan rata-rata 84,52%. Kata Kunci : Metode Hypnoteaching, Motivasi Belajar Siswa, Trigonometri ABSTRACTThis research is a quantitative descriptive research that aims to find out the description of the implementation of the learning by using the methods hypnoteaching and see the student’s motivation of learning the material, specifically learning about trigonometry at Grade X Senior High School number 1 Indralaya, consisting of 33 people. The data collection techniques used were observation technique and questionnaire of the learning motivation of students. Based on the data analysis, the results that were obtained showed that the picture of implementation of the learning method using hypnoteaching were done very well with the persentage of 85,74% and learning motivation of students  using the hypnoteaching method are categorized high with the average 84,52%. Keywords: hypnoteaching, method of learning motivation of students, trigonometry
KOMPARASI HASIL BELAJAR MATEMATIKA ANTARA MODEL (MMP) DENGAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG SISWA KELAS VII SMP Trisnowali, Andi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.315 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi ada tidaknya perbedaan hasilbelajar matematika siswa dengan model pembelajaran MMP dan PengajaranLangsung. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bersifat komparatif,populasinya adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Watampone yang berjumlah tigakelas. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling clusteryaitu terpilih dua kelas yaitu kelas VIIA dan VIIB sebagai sampel penelitian. KelasVIIA terdiri dari 27 siswa sebagai kelas eksperimen I yaitu dengan modelpembelajaran MMP dan kelas VIIB terdiri dari 26 siswa sebagai kelas eksperimen IIdengan model pengajaran langsung. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwahasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran MMPmempunyai skor rata-rata 74,37 yang dikategorikan “tinggi” dengan standardeviasi 12.14 dan persentase ketuntasan 88,89 %. Sedangkan hasil belajar denganmodel pengajaran langsung mempunyai skor rata-rata 61.81 yang dikategorikan“tinggi” dengan standar deviasi 13.18 dan persentase ketuntasan 61,54 %. Darihasil analisis data untuk statistika inferensial diperoleh nilai 1/2𝑝 − 𝑣𝑎𝑙𝑢𝑒 < 𝛼 (taraf signifikansi 0,05) yaitu sebesar 0.0005 < 0,05 sehingga 𝐻0 ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan hasil belajar dari kedua model pembelajaran di atas dalam hal ini diketahui bahwa model pembelajaran MMP lebih baik daripada model pngajaran Langsung.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Nugroho, Heri
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.051 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i1.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap hasil belajar matematika pada materi teorema Pythagoras. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tuntang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling dan diperoleh siswa kelas VIIIE sebagai kelas eksperimen dan VIIIG sebagai kelas kontrol. Uji beda rerata kemampuan awal siswa dengan menggunakan uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi 0,851 (lebih dari 0,05), artinya kondisi awal kedua kelas seimbang. Hasil uji beda rata-rata mengahasilkan nilai signifikansi sebesar 0,024 (kurang dari 0,05). Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara rerata kedua kelas, maka disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap hasil belajar matematika bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tuntang.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA Indira, Thasyia; Somakim, Somakim; Susanty, Ely
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.75 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas IXdengan penerapan pendekatan PMRI pada materi barisan dan deret. Penelitian inimerupakan jenis penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas IX.2SMP Negeri 1 Indralaya Selatan yang berjumlah 25 orang. Proses pembelajaranberlangsung sesuai dengan karakteristik dan prinsip PMRI. Teknik pengumpulandata yang digunakan adalah tes tertulis yang terdiri dari dua soal, wawancara, danobservasi untuk memperoleh data tambahan. Berdasarkan hasil penelitiandiperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan PMRI dikelas IX.2 SMP Negeri 1 Indralaya Selatan memiliki kemampuan berpikir kritiscukup baik dengan rincian sebagai berikut: presentase siswa yang memilikikemampuan berpikir kritis berkategori sangat baik sebanyak 24%, siswa yangmemiliki kemampuan berpikir kritis berkategori baik sebanyak 28%, siswa yangmemiliki kemampuan berpikir kritis berkategori cukup sebanyak 12%, dan siswayang memiliki kemampuan berpikir kritis berkategori kurang sebanyak 36%.Indikator interpretasi memiliki kemunculan tertinggi yaitu sebesar 92,67%.Kemudian kemunculan pada indikator analisis sebesar 82%, kemunculan indikatorevaluasi sebesar 45%. Dan indikator dengan presentse kemunculan terendah adalah inference yaitu sebesar 44,67%.
PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING MATEMATIKA SEBAGAI SUPLEMEN BELAJAR SMA KELAS XI PADA MATERI IRISAN KERUCUT Winarto, Alexander Christian Widya Eka; Yunianta, Tri Nova Hasti

Publisher :

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.683 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mobile learning matematika sebagai suplemen belajar bagi siswa SMA kelas XI pada materi irisan kerucut. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau research and Delopment (R&D) dengan menggunakan model Pengembangan ADDIE. Tahapannya terdiri dari: 1) Analysis (Analisis), 2) Design (Perancangan), 3) Development (Pengembangan), 4) Implementation (Implementasi), dan 5) Evaluation (evaluasi). Sampel penelitian adalah 25 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan dari kelas MIPA 9.3 SMA Negeri 1 Salatiga. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Penilaian ahli media diperoleh skor rata-rata sebesar 4,93 dengan kategori sangat baik dan penilaain ahli materi diperoleh rata-rata sebesar 4,1 dengan kategori baik. Setelah melakukan revisi, media diimplementasikan pada proses pembelajaran materi Irisan Kerucut. Hasil implementasi media menunjukkan bahwa hasil belajar siswa setelah menggunakan media mengalami peningkatan sebesar 0,731 dengan kategori peningkatan tinggi. Hasil analisis kepraktisan media diperoleh persentase 80% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mobile learning matematika sebagai suplemen belajar siswa pada materi irisan kerucut valid, praktis, dan efektif digunakan
PENERAPAN SELF-ESTEEM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN OPEN-ENDED A. Jariah, Novika Andriani; Zulkardi, Zulkardi; Hartono, Yusuf
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.457 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.28

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi mengenai self-esteem siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan pendekatan open-ended. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 2 OKU yang berjumlah 42 orang. Proses pembelajaran berlangsung sesuai dengan tahapan pembelajaran pada pendekatan open-ended. Teknik pengumpulan data yakni dengan menggunakan angket MSSE (Math-Spesific Self-esteem), lembar observasi MBCSE (Metcalfe Behavioural Checklist of Self-esteem), dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, self-esteem siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan pendekatan open-ended adalah tinggi. Hal ini dilihat dari hasil perolehan angket MSSE dan lembar observasi MBCSE, yaitu dengan rincian sebagai berikut: dari data lembar observasi MBCSE persentase siswa yang memiliki self-esteem dengan kategori sangat tinggi adalah 7,1%. Selanjutnya 56% siswa dengan kategori self-esteem tinggi; 36,9% siswa dengan kategori self-esteem rendah. Sementara, berdasarkan data angket MSSE persentase siswa dengan kategori self-esteem sangat tinggi adalah 30% dan 70% siswa dengan kategori self-esteem tinggi.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN TEORI APOS PADA SISWA KELAS VIII.1 SMP NEGERI 6 SEKAYU Putri, Fajrina Mutia

Publisher :

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.321 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i1.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan teori APOS pada materi luas permukaan dan volume kubus dan balok. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 6 Unggul Sekayu yang berjumlah 29 orang. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemapuan berpikir kritis yang tediri dari 3 soal uraian, observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data tambahan. Bedasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII. 1 SMP Negeri 6 Unggul Sekayu adalah cukup dengan rincian sebagai berikut: persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori baik sebanyak 36%, persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori cukup 9%, persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori kurang 45%, persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori sangat kurang 9%, serta tidak terdapat siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori sangat baik.Kata Kunci : kemampuan berpikir kritis, pembelajaran matematika, teori APOS
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KECEMASAN DAN KEMAMPUAN PEMODELAN MATEMATIKA Erpina, Reppy; Susanty, Ely; Hiltrimartin, Cecil
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.295 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian jenis eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh PBM terhadap kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika serta untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan angket kecemasan.Tes yang digunakan adalah soal uraian, sedangkan angket kecemasan matematika terdiri dari pernyataan-pernyataan  mengenai segala hal yang berhubungan dengan pembelajaran matematika. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan    uji-t, gain kemampuan pemodelan matematika siswa yang memperoleh Pembelajaran Berbasis Masalah lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan model Konvensional. Dari hasil angket yang diberikan, didapat bahwa gain kecemasan matematika siswa yang memperoleh Pembelajaran Berbasis Masalah tidak lebih rendah daripada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan model Konvensional. Sedangkan berdasarkan analisis data dengan uji korelasi product moment, bahwa tidak ada hubungan antara kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika siswa.
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS APOS Agustina, Nada
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.363 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i1.34

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa SMP pada materi persamaan garis lurus dalam pembelajaran berbasis APOS di SMP Negeri 1 Palembang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan wawancara terhadap 4 subjek dan diperoleh informasi yang lebih mendalam. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman siswa pada tahapan-tahapan APOS (action, process, object, dan schema) pada materi Persamaan Garis Lurus di Kelas VIII.6 SMP Negeri 1 Palembang Semester Ganjil Tahun Ajaran 2016/2017 yaitu cenderung baik. Dari hasil analisis kemampuan pemahaman konsep per-indikator, ada satu indikator yang sering muncul yaitu indikator kemampuan menyatakan ulang sebuah konsep, dan ada satu indikator yang paling sedikit muncul yaitu indikator kemampuan mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah. Hal ini dikarenakan untuk mencapai indikator tersebut diperlukan pemahaman secara menyuluruh dari indikator yang lain, serta diperlukan kemampuan aktivitas prosedural dan konseptual.Kata-kata kunci: Pemahaman konsep, Teori APOS.

Page 1 of 4 | Total Record : 36