cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 2548950X     EISSN : 25497170     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Science Education and Practice publishes scientific papers of research result and literature review in the scope of science education, in the level of primary education, secondary education, and higher education. Every manuscript will be reviewed by particular reviewers based on their expertise
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
POTRET LITERASI LINGKUNGAN MAHASISWA CALON GURU KIMIA DI UNIVERSITAS SRIWIJAYA Farwati, Ratna; Permanasari, Anna; Firman, Harry; Suhery, Tatang
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2017): Science Education and Practice
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Artikel ini melaporkan gambaran tentang keterampilan literasilingkungan mahasiswa calon guru kimia di Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan di Universitas Sriwijaya. Keterampilan ini terdiri dari kompetensilingkungan, pengetahuan lingkungan, dan sikap terhadap lingkungan. Datadikumpulkan dengan melakukan survei pada mahasiswa semester 4 dan 6. Darihasil survey ditemukan bahwa mahasiswa calon guru kimia memiliki literasilingkungan pada kategori sedang untuk aspek kompetensi lingkungan danpengetahuan lingkungan, sedangkan untuk aspek sikap terhadap lingkunganberada pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan perlu dilakukan inovasiterhadap perkuliahan agar kompetensi lingkungan dan pengetahuan lingkunganmahasiswa dapat lebih baik lagi. Berdasar pada konsep literasi lingkungan,khususnya pada kompetensi lingkungan dan pengetahuan lingkungan, diduga kuatbahwa mata kuliah Kimia Lingkungan merupakan media potensial untukmembekalkan keterampilan tersebut kepada mahasiswa.Kata Kunci: Literasi Lingkungan, Calon Guru Kimia 
PENGEMBANGAN INTERACTIVE PROBLEM BASED MODULE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PENGUASAAN KONSEP IPA B. Seftian, B. Seftian; Permanasari, Anna; Rubini, Bibin
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2017): Science Education and Practice
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) terbatas dengan desain ADDIE yang diharapkan akan menghasilkan produk berupa Interactive Problem Based Module (IPBM). Penelitian selanjutnya dilakukan untuk mengetahui efektifitas dari IPBM terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis (CT) dan penguasaan konsep IPA siswa pada materi kepadatan populasi dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu SMP di Kota Bogor semester genap tahun 2017. Populasi penelitian berjumlah 33 orang siswa yang ditentukan secara purposive sampling. Penelitian pre-eksperimen ini dilakukan dengan pre-post test design. Instrumen tes yang digunakan berupa soal pilihan ganda dan uraian yang sebelumnya telah diuji terhadap item tes berupa uji validitas, uji reliabilitas, tingkat kesukaran butir soal, dan daya pembeda soal. IPBM divalidasi oleh ahli dari segi media maupun materi dengan penilaian dalam kategori sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan IPBM dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep IPA dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari data yang diperoleh Hasil implementasi terlebih menyeluruh terhadap penggunaan IPBM dalam pembelajaran dapat meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis siswa dengan %N-gain 48, dan meningkatkan Penguasaan Konsep siswa dengan %N-gain 40. Siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan adalah 27 orang dari 33 siswa.  Kata Kunci: Interactive Problem Based Module, Keterampilan Berpikir Kritis, Penguasaan Konsep 
Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Pratikum Pada Topik Pengukuran Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP Mahrun, Mahrun; Permanasari, Anna; Heliawati, Leny
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2017): Science Education and Practice
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian kuasi eksperimen ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis pratikum untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa pada topik pengukuran. Sebanyak 83 siswa SMP Kelas I terlibat dalam penelitian ini. Subjek penelitian dikelompokkan dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mendapat perlakuan pembelajaran inkuiri berbasis peratikum sedangkan kelompok kontrol mendapat perlakuan pembelajaran berbasis pratikum. Penelitian ini menggunakan instrumen pilihan ganda untuk menjaring penguasan konsep siswa, sedangkan keterampilan proses sains dijaring dengan menggunakan tes esay. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis praktikum pada topik penguran dapat meningkatkan penguasaan konsep dan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa. Peningkatan penguasaan konsep untuk kelas eksperimen  adalah 54.58% sedangkan kelas kontrol adalah 26.60%. Peningkatan  Keterampilan Proses Sains (KPS) pada kelas eksperimen sebesar 67.80% dengan kategori tinggi, sedangkan Keterampilan Proses Sains (KPS) kelas kontrol adalah 27.25% dengan katerogi sedang. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara penguasaan konsep dan Keterampilan Proses Sains (KPS). Siswa juga memberikan tanggapan positif terhadap impelementasi pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis praktikum. Kata Kunci: Pembelajaran Inkuiri, Pratikum, Penguasaan Konsep, Keterampilan Proses Sains 
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INKUIRI TERBIMBING MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI HIDROLISIS GARAM Faza Afina Riza Walida, Luthfi; Agustini, Rudiana; Tukiran, Tukiran
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2017): Science Education and Practice
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran kimia berorientasi model inkuiri terbimbing dengan strategi mind mapping yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan model Research & Development (R & D). Perangkat pembelajaran diujikan terhadap siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tuban Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi hidrolisis garam. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas teoritis terhadap rencana pelaksanaan pembelajaran, buku ajar siswa, lembar kegiatan siswa dan tes hasil belajar berkategori sangat baik; (2) keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran berkategori baik; (3) aktivitas siswa menunjukkan nilai tertinggi pada kegiatan membuat rumusan masalah, membuat hipotesis sementara, mengumpulkan data dan berdiskusi dengan teman; (4) keterbacaan Buku Ajar Siswa (BAS) dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) mudah dipahami oleh siswa (5) seluruh siswa mencapai ketuntasan hasil belajar dengan nilai tinggi (0,9); dan (6) respon siswa baik terhadap proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran kimia SMA menggunakan model inkuri terbimbing dengan strategi mind mapping pada materi hidrolisis garam layak sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: inkuiri terbimbing, pengembangan perangkat pembelajaran, strategi mind mapping.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN PhET UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Eko Saputra, Teguh Budi Raharjo; Nur, Mohamad; Purnomo, Tarzan
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2017): Science Education and Practice
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA materi listrik dinamis menggunakan media KIT listrik yang dilengkapi PhET yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan tiga tahap dari model 4-D, yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan diujicobakan di kelas IX SMP Negeri 1 Kertek Wonosobo semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Parameter penelitian yang diukur adalah validitas, kepraktisan, dan efektivitas perangkat pembelajaran. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran IPA menggunakan media KIT listrik yang dilengkapi PhET untuk materi listrik dinamis yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa. Kata Kunci: Kit listrik, perangkat pembelajaran, keterampilan proses sains, simulasi PhET
APAKAH “TEORI BUMI DATAR” DAPAT DIPANDANG SEBAGAI REALITA? Ardianto, Didit; Firman, Harry
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2017): Science Education and Practice
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Teori tentang bumi datar menjadi isu sains yang menjadi peredabatan di masyarakat sekarang ini. Teori ini menentang anggapan tentang Teori Bumi Bulat. Teori Bumi Bulat merupakan teori yang sudah lebih dahulu diyakini oleh beberapa ilmuwan seperti Aristoteles, Ptolemeus, Erasthotenes dan Columbus. Samuel Rowbotham seorang ilmuan asal Inggris menentang kebenaran bumi bulat. Berdasarkan penafsirannya mengenai ayat-ayat tertentu di Alkitab, Rowbotham mempublikasikan sebuah pamflet 16 halaman, yang kemudian ia kembangkan menjadi sebuah buku yang berjudul Earth Not a Globe. Rowbotham meyakini bahwa bumi merupakan sebuah cakram datar yang berpusat di Kutub utara dan dikelilingi oleh dinding es Antartika, sementara matahari dan bulan berjarak sekitar 4800 km (3000 mil) dan kosmos berjarak 5000 km (3100 mil) di atas bumi. Teori ini cukup berkembang di bawah organisasi flat earth society. Kaum flat earth mengkaim bahwa “Teori Bumi Datar” merupakan sebuah realita ontologi secara keilmuan sains. Beberapa klaim yang diyakini oleh kaum flat earth yaitu 1) bentuk bumi bukanah bulat melainkan datar, hal ini didasarkan hasil eksperimen Benford yang membantah adanya lengkungan bumi; 2) universal acceleration merupakan entitas yang lebih tepat digunakan untuk menjelaskan fenomena jatuhnya benda ke permukaan bumi; dan 3) matahari bukanlah pusat tat surya melainkan bumi. Namun klaim-klaim yang dipostulatkan oleh kaum flat earth tidak dapat dianggap sebagai “no miracle argument”. Penulis berpendapat bahwa hukum gravitasi universal yang tidak diyakini oleh kaum flat earth justru mampu menjelaskan perilaku obyek di alam semesta seperti penyebab jatuhnya benda dan pergerakan planet dalam tata surya. Kata kunci: Bumi Datar, Bumi Spheris, Realita, Ontologi
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP PENGEMBANGAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR Sundari1, Fitri siti; Handayani, Rukmini; Mulyawati, Yuli
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2017): Science Education and Practice
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendekatan saintifik meliputi kegiatan pengamatan, penalaran, inferensi, validasi, dan penjelasan kebenaran. Pembelajaran yang menarik, efektif, dan menyenangkan juga bisa dilakukan melalui penerapan pendekatan saintifik. Siswa diharapkan dapat mengembangkan pemikiran kritis mereka dan guru berperan sebagai fasilitator. Oleh karena itu, kemampuan berfikir kritis perlu dikembangkan sebagai salah satu kompetensi siswa dalam kehidupan akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendekatan pembelajaran saintifik berbasis lesson study terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa PGSD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan mengumpulkan data dari hasil observasi, observasi teman sebaya, lembar kerja dan hasil evaluasi siswa semester dua PGSD Berdasarkan hasil penelitian, pendekatan pembelajaran saintifik berbasis lesson study dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa PGSD. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Pendekatan Saintifik, Lesson Study
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH KESEHATAN LINGKUNGAN Istiana, Rita; Taufik Awaludin, Muhammad
JSEP | JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2017): Science Education and Practice
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kualitas lingkungan hidup yang semakin menurun telah mengancam kelangsungan perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya, serta pemanasan global yang semakin meningkat yang mengakibatkan perubahan iklim dan hal ini akan memperparah penurunan kualitas lingkungan hidup. Pendidikan tinggi berperan dalam peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku yang lebih bertanggung jawab di kalangan mahasiswa terhadap lingkungan hidup. Diperlukan suatu strategi dan pendekatan yang dituangkan ke dalam model pembelajaran yang dirasa efektif dalam rangka memecahkan masalah mahasiswa dalam kepekaannya terhadap lingkungan. Model pembelajaran Problem Based Learning dan Brainstorming diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan mahasiswa dengan cara menghimpun berbagai gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, dan pengalaman, serta membuat mahasiswa mahir dan memiliki kecakapan dalam memecahkan masalah lingkungan. Penelitian ini merupakan Classroom Action Research yang bertujuan untuk menemukan cara belajar yang lebih kreatif dan inovatif, meningkatkan motivasi belajar, mencari pemecahan masalah kesehatan lingkungan dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian dilakukan di Program Studi Pendidikan Biologi di salah satu LPTK Swasta Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan antusiasme pada siklus I sebesar 73 % menjadi 84% pada siklus II. Kemampuan memecahkan masalah kesehatan lingkungan pada siklus I dengan nilai rata-rata 77,63 dan prosentase ketuntasan 63,33% bertambah pada siklus II dengan nilai rata-rata 84,85 dan prosentase ketuntasan 86,67%. Kata Kunci: Problem Based Learning, Brainstorming, Kemampuan Memecahkan Masalah
BAGAIMANA MEMBANGUN KETERAMPILAN ARGUMENTASI MAHASISWA? Herawati, Desti
JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Argumentation Real-World Inquiry. Sebuah model pembelajaran yang dirancang dengan adanya sesi argumentasi disetiap tahapannya untuk melatih mahasiswa berargumen tentang isu-isu sosiosaintifik. Penelitian R&D yang dilaksanakan tersusun atas 3 tahapan, yang meliputi Tahap 1 (Perancangan model dan instrumen), Tahap II (Pre-Eksperimen), dan Tahap III (Implementasi Model). Artikel ini mengkaji tentang keterampilan argumentasi mahasiswa yang melaksanakan perkuliahan dengan model Argumentation Real-World Inquiry pada tahap pre-eskperimen. Pre-eksperimen dilaksanakan dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Subjek penelitian melibatkan mahasiswa calon guru biologi semester 2 yang mengontrak mata kuliah Pengetahuan Lingkungan. Keterampilan argumentasi mahasiswa dijaring melalui instrumen esai yang mengandung konteks isu sosiosaintifik lingkungan. Hasil penelitian pada tahap uji coba menunjukkan bahwa model pembelajaran Argumentation Real-World Inquiry memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan argumentasinya terhadap isu-isu sosiosaintifik lingkungan, sehingga kualitas argumentasi mahasiswa pun meningkat setelah melaksanakan perkuliahan dengan Argumentation Real-World Inquiry. Dalam pelaksanaan model ini, dosen memiliki penting dalam mengarahkan mahasiswa untuk berargumentasi terhadap isu-isu sosiosaintifik lingkungan. Kebiasaan berargumentasi dalam proses perkuliahan dapat dibangun melalui model pembelajaran yang menekankan mahasiswanya untuk menanggapi isu, mengajukan argumen, serta mencari bukti-bukti pendukung yang valid dan relevan untuk mendukung argumennya.

Page 1 of 1 | Total Record : 9