cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Naturalistic is a periodical journal published by the Elementary School Teacher Education Study Program, Teacher Training and Education Faculty of Muhammadiyah University of Tasikmalaya. Published twice a year in April and October. As a journal of educational research and learning studies, naturalistic presence is intended to accommodate ideas, ideas and research results and community service generated by practitioners, thinkers and experts in the field of education and learning, especially related to actual problems and creative ethical solutions that involve Learning Methodology (Education, Learning and Learning, Science, Social Studies, Civics, B. Indonesia, Mathematics, B. English, Penjaskes, Education, Education, Art of Culture and Skills) in Basic Education and or Elementary School.
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
PEMBELAJARAN TARI KREATIF MELALUI KAULINAN BUDAK LEMBUR DI SEKOLAH DASAR Lestari, Asti Tri
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.481 KB)

Abstract

Artikel ini memaparkan tentang pembelajaran tari kreatif melalui kaulinan budak lembur di Sekolah Dasar. Hal ini penting, karena kebanyakan pembelajaran tari di SD yang diterapkan dalam pembelajaran intra kurikuler, siswa dipaksakan untuk bisa menari, bukan menumbuhkan kreatifitas tari pada diri murid. Sedangkan sejak diberlakukan kurikulum 2013, mata pelajaran seni tari contoh di kelas IV SD, memuat Kompetensi Dasar (KD) 3.1 mengetahui gerak tari kreasi daerah dan (KD) 4.1 meragakan gerak tari kreasi daerah. Maka seyogyanya pembelajaran seni tari di SD kelas IV, guru perlu menguasai: Khasanah teknik seni tari untuk dipraktikkan; Teknik-teknik rangsangan untuk menimbulkan kepercayaan dan kemudian kemampuan mengekpresikan suatu ide seni; Teknik rangsangan untuk menghidupkan daya imajinasi dan kreativitas. Pemahaman kreativitas seni tari adalah merupakan kemampuan seorang guru tari atau siswa dalam menciptakan, memadukan atau mengkombinasikan gerak tari dengan aspek kehidupan di dunia ini. Salah satu materi yang bisa dijadikan sumber untuk pembuatan gerak tari kreatif dalam kehidupan antar sesama manusia, diantaranya adalah kaulinan budak lembur. Kaulinan budak lembur pada dasarnya merupakan permainan yang sangat dinamis, mengandung unsur-unsur keterampilan yang menjadi satu kesatuan antara irama, gerak, dan sikap yang baik. Beberapa langkah atau strategi yang dapat dilaksanakan untuk tari kreatif melalui kaulinan budak lembur yaitu dengan langkah perencanaan, langkah pelaksanaan, dan tindak lanjut. Tahapan pengembangan tahapan yang harus ditempuh peserta didik dalam menciptakan dasar gerak tari yaitu melalui tahapan pengenalan, tahapan eksplorasi, tahap pembentukan gerak dan menyusun gerak.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF SOSIAL MEDIA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL ANAK Fitri, Sulidar
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.068 KB)

Abstract

Children of primary school age today is learning quickly in The use of technological devices that many adult people use such as a mobile phone or laptop connected to the Internet network so it’s provide easy access to an incredible wide world to a variety of sites and applications that are provided in free of charge, Social media technologies indicate social change among children of primary school age in terms of social activities or relationships between human beings. The method of collecting data in this study were collected by observation at the school, in this case also has done an interview to the principal and students of class VI SDN Tugu 3 Gunung Java Cihideung Tasikmalaya, the number of students who were interviewed as a whole amounted to 65 people, this study obtained their personal indication of antisocial child because too preoccupied with social media being used.
PEMANFAATAN FENOMENA ALAM GUNUNG GALUNGGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENGEMBANGKAN DAYA ANALISIS MAHASISWA GEOGRAFI Hakim, Erwin Hilman
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.667 KB)

Abstract

Natural phenomena Mountain Galunggung learning resources in understanding the symptoms of volcanism, these phenomena can be used as a source of learning geography student to improve the analysis of their environment. Geography is a natural laboratory and a lot of geography materials that can not be understood simply by studying a concept in the literature book is done in space by verbalistis. This research was conducted at the Department of Geography Students of the Faculty of Education Siliwangi University. This study population Geography students the semester II of classes using model experiments with field studies and grade control using model lecture. Quantitative data analysis techniques using statistical methods, there are two statistical techniques used, namely descriptive statistics for the description of research data and statistical techniques t-test. There is a significant difference to the results of the test and development of power analysis geography student this is evidenced by the results of tests experimental minimum 13, maximum numbers 23, the range of values 10, a mean of 18.15, median 18.00. The test results control class minimum 10, maximum 20, the range of values 10, mean 15.39, median 15.00. Power analysis geography student experiment class has a depth analysis of the phenomena that is the result of data processing that students can open up and develop the power of analysis, the material is easy to understand, the students more active and interactive, while for the control class learning process is less effective without a concrete example to be analytical.
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KEPROFESIAN DAN IMPLIKASINYA dalam DUNIA PENDIDIKAN Taufiq, Muhammad
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.251 KB)

Abstract

Accounting is an information system, more precisely; it is an application to the general theory of information to the problem of efficient economic operations. It also makes up a large part of the general information expressed in quantitative terms. In this context accounting is both a part of the general information system of an operating entity and a part of the basic field bounded by the concept of information If you work with a manual system and you want to see an account on given day, you have a paper file and you simply go to that particular section and pull out the file. When you’re on the computer system, in a sense all your accounts are kid of floating around in space. You can’t get your hands on them
PERANAN PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QURAN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR umj, zulfitria
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.344 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pentingnya pendidikan agama, Khususnya pembelajaran tahfidz Al-Quran, dan pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan. Pendidikan adalah sebuah proses yang tidak berkesudahan yang sangat menentukan karakter bangsa pada masa kini dan masa datang. Apakah suatu bangsa akan muncul sebagai bangsa yang berkarakter baik atau bangsa berkarakter buruk, sangat tergantung pada kualitas pendidikan yang dapat membentuk karakter anak bangsa tersebut. Pembentukan karakter melalui pendekatan pendidikan Al-Quran selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak mulia, diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat peserta didik sebagai anak bangsa. Pembentukan kepribadian manusia (character building) yang seimbang, sehat dan kuat, sangat dipengaruhi oleh pendidikan agama dan internalisasi nilai keagamaan dalam diri peserta didik.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV MELALUI PENERAPAN STRATEGI ROLE PLAYING SD N PLOSO 1 PACITAN Mabruri, Zuniar Kamaluddin; Aristya, Ferry
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.089 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode pembelajaran Role Playing pada siswa kelas IV SD Negeri Ploso 1, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Ploso 1 berjumlah 25 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, rata-rata skor keterampilan berbicara yang diperoleh sebesar 76,41dan rata-rata persentase yang diperoleh sebesar 75,68%, berada pada kategori rendah. Pada siklus II, rata-rata skor keterampilan berbicara yang diperoleh sebesar 82 dan rata-rata persentase yang diperoleh sebesar 90,64% berada pada kategori tinggi. Peningkatan persentase dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 14.21%. Hal tersebut menunjukan bahwa telah terjadi peningkatan persentase keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri Ploso 1. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran  Role Playing  dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri Ploso 1, Kecamatan  Pacitan, Kabupaten Pacitan tahun pelajaran 2016/2017.
PROFIL KARAKTER GURU PEMBELAJARAN: SEBUAH KERANGKA KONSEPTUAL Ibrahim, Teguh; Kesuma, Dharma; Robandi, Babang; Riyadi, Arie Rakhmat
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.611 KB)

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan konsep “karakter guru pembelajar” secara eksplisit yang ditunjang oleh beberapa penelitian mutakhir. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konsep dengan desain analisis generic (McMillan & Schumacher, 2001) atau integrative review (Whittemore and Knafl 2005). Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa profil karakter guru pembelajar memiliki beberapa indikator, pertama memiliki kuriositas epistemic; Kedua, memiliki hasrat memperbaiki kehidupan atau kesadaran utopis; ketiga, memiliki  keterampilan belajar yang didalamnya terdapat kemampuan metakognitif dan kesadaran kritis ; keempat memiliki kemandirian atau otonomi belajar yang ditunjukkan dengan kontribusi terhadap diri dan orang lain. Penelitian ini memiliki signifikansi bagi pengembangan program pendidikan karakter pembelajar yang menjadi program unggulan PPGSD UPI. Juga, penelitian ini akan memberikan sumbangsih teoritis tentang profil guru pembelajar secara eksplisit sehingga bisa berimplikasi bagi peningkatan kualitas program peningkatan kompetensi pembelajar bagi guru-guru di Indonesia.
KAJIAN REFLEKTIF TENTANG ETIKA GURU DALAM PERSPEKTIF KI HAJAR DEWANTARA BERBALUT FILSAFAT MORAL UTILITARIANISME Ibrahim, Teguh; Hendriani, Ani
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.419 KB)

Abstract

Kajian etika merupakan bagian yang menjadi muara perjalanan pemikiran para filsuf. Hakikat realitas dan pengetahuan tentunya berujung pada sebuah pertanyaan apa hakikat nilai kebaikan ? tindakan apa yang seharusnya dilakukan ? bagaimanakah seharusnya kita hidup ?. Kajian etika guru erat kaitanya dengan tindakan apa yang seharusnya dilakukan oleh pendidik selaku pelaku etis di dalam proses pendidikan. Beragam aliran etika muncul, salah satunya adalah aliran filsafat moral Utilitarianisme yang memiliki prinsip bahwa tindakan yang baik adalah tindakan memberikan kebahagiaan lebih banyak ketimbang kesedihan. Puncak dari pemikiran ini adalah kualitas dan kuantitas kebahagiaan manusia adalah suatu keniscayaan yang harus diperjuangkan. Filsuf pendidikan Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara memiliki pandangan yang serupa terkait dengan kajian etika. Menurut beliau tujuan mulia dari pendidikan adalah mengantarkan manusia untuk menemukan kehidupan yang teratur, tentram, damai, dan bahagia. Kehidupan yang bahagia adalah muara dari pemikiran KHD tentang pendidikan. Tulisan ini berusaha menumpahkan pemikiran reflektif penulis terkait dengan etika guru menurut Ki Hajar Dewantara dalam Balutan Filsafat Moral Utilitarianisme.
ANALISIS KONTRASTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA PEMBENTUKAN KLAUSA PASIF BAHASA SASAK (B1) DENGAN BAHASA INDONESIA (B2) Zalhairi, Moh; Kusumawati, Riska; USM, Sumarlam
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.668 KB)

Abstract

Kesulitan dalam mempelajari suatu bahasa seringkali terlihat melalui kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh siswa maupun pelajar secara umum, yang sulit mereka hindari, terutama oleh penutur bilingual seperti suku Sasak. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pola klausa pasif dalam bahasa Sasak (B1) dengan bahasa Indonesia (B2) menggunakan pendekatan studi kontrastif, sebagai acuan dalam pengajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penggalian data yang digunakan ialah teknik cakap tansemuka (CTS), sedangkan teknik analisis data ialah analisis baca markah. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa klausa pasif dalam B1 mewujud dalam bentuk pasif kanonis, pasif bentuk diri- dan pasif bentuk ke-an. B2 diidentifikasi memiliki bentuk klausa pasif yang lebih beragam, yakni selain bentuk kanonis, bentuk diri- dan ke-an, juga terdapat bentuk ter- dan ke- yang mana dalam B1 tidak ditemukan. Selanjutnya, klausa pasif kanonis dalam B1 baik yang menggunakan verba ekatransitif maupun dwitransitif masing-masing dapat dibentuk dalam dua pola yang berbeda.
PENGARUH PELATIHAN EFIKASI DIRI SEBAGAI PENDIDIK TERHADAP PENURUNAN BURNOUT PADA GURU DI SEKOLAH INKLUSI Dewi, Rikha Surtika
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.172 KB)

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah tingginya tingkat kelelahan kerja atau burnout yang dialami oleh guru di sekolah inklusi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pelatihan efikasi diri sebagai pendidik terhadap penurunan burnout pada guru di sekolah inklusi.             Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan disain kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Penelitian ini dilakukan empat sekolah yaitu SDN Puren, SDN Gejayan, SD Mustokorejo dan SD Muhammadiyah Bayen. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru-guru yang mengalami burnout dan memiliki efikasi diri sebagai pendidik rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan non tes (angket dan wawancara) .Validitas dan reliabilitas instrumen tes dihitung dengan menggunakan SPSS versi 16.0 for Windows. Adapun analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik U-Mann Whitney.             Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh pelatihan efikasi diri sebagai pendidik teradap penurunan burnout pada guru di sekolah inklusi, guru yang diberikan pelatihan efikasi diri sebagai pendidik memiliki tingkat burnout yang lebih rendah dibandingkan dengan guru yang tidak diberikan pelatihan. hasil analisis data menunjukan bahwa kelompok guru yang diberikan pelatihan efikasi diri sebagai pendidik memiliki skor rata-rata yang lebih rendah (100,75) dibandingkan dengan kelompok guru yang tidak diberikan pelatihan (135,37) dengan nilai Z= -3,258, p= 0,01 pada  α 0.05.