cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
BIODIDAKTIKA jurnal biologi dan pembelajarannya is a peer-reviewed and open access journal that publishes research from all area of biology fields such as biodiversity, biosystematics, ecology, physiology, behavior, genetics and biotechnology and biology learning. All biology fields and its learning are covered by BIODIDAKTIKA.
Articles 54 Documents
KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA MELALAUI PENERAPAN TEKNIK MIND MAP PADA KONSEP SISTEM PERTAHANAN TUBUH MANUSIA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH KOTA SERANG Oktaviani, Eirynha; Hendriyani, Mila Ermila; Ratnasari, Dwi
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.317 KB) | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.4842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif siswa melalui penerapan teknik mind map pada konsep sistem pertahanan tubuh manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kota Serang tahun ajaran 2017/2018. Sampel penelitian iniadalah kelas XI IPA. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif berupa pilihan ganda untuk mengukur kemampuan kognitif siswa dan lembar observasi untuk menilai mind map yang dibuat oleh siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kemampuan kognitif siswa pada kelas XI IPA yaitu 82 dengan kategori baik. Hasil kemampuan kognitif siswa adalah 20% dalam kriteria baik sekali, 55% dalam kriteria baik, dan 25% dalam kriteria cukup. Hasil pembuatan mind map siswa secara keseluruhan menunjukkan nilai rata-rata 70,75 dengan kategori baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan kognitif siswa masuk dalam kategori baik dengan menggunakan teknik mind map.
INVENTORY AND UTILIZATION OF MACROFUNGI SPECIES FOR FOOD IN CIKARTAWANA INNER BADUY BANTEN Khastini, Rida Oktorida; Wahyuni, Indria; Lista, Lista; Saraswati, Irma
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.267 KB) | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.4838

Abstract

This research aimed to conduct an inventory in macrofungi and the utilization for food in Cikartawana hamlet, Inner Baduy, Banten. The method that was used in this research was the explorative method with descriptive analysis. The result of this research showed a total of 52 species of Macrofungi that belonged to 23 families have been identified and among those species about 12 species were edible and consumed by Inner Baduy people in Cikartawana hamlet. The macrofungi grew in the different type of substrate: soils, on decaying organic matter, wooden stumps and living tree trunk collected from different habitat from the surrounding environment. Inner Baduy people used edible macrofungi either fresh or dried in elaborated stew such as soup, steamed or stir-fried. This study provides information regarding the number of macrofungi species for harnessing its potential and conserve the biodiversity and ecosystems.
PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK DAUN MELINJO (Gnetum gnemon. L) TERHADAP BOBOT TELUR AYAM RAS (Gallus domesticus) Rahmatan, Hafnati; Asiah, Asiah; Fajarna, Farah
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.5022

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun melinjo terhadap berat telur ayam. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Data dianalisis dengan Analisis Varian dan Uji Lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada tingkat signifikan 0,05, serta analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F hitung> F Tabel, dapat dikatakan bahwa ekstrak daun Melinjo berpengaruh nyata terhadap berat dan umur simpan telur ayam. Merendam telur menggunakan ekstrak daun melinjo yang paling efektif digunakan pada konsentrasi P3 (300.000 ppm). Nilai perlakuan P3 terbaik setelah pemberian ekstrak etanol daun melinjo dan disimpan pada suhu kamar selama 21 hari (Minggu III), yaitu pada nilai bobot telur = 51,17 gram dari berat awal telur 53 gram .. Bisa jadi menyimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun melinjo berpengaruh pada berat dan umur simpan telur ayam ras selama 21 hari dengan konsentrasi ekstrak 300.000 ppm.
PENGARUH MOTIVASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA (SURVEY PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI DI KECAMATAN TELAGASARI – KARAWANG) Samsudin, Endang
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.554 KB) | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.4841

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh motivasi belajar dan kemandirian belajar yang dimiliki siswa terhadap prestasi belajar siswa pada pelajaran IPA. Jika memang ada pengaruh yang positif dan signifikan maka seberapa kuat pengaruh motivasi belajar dan kemandirian belajar yang dimiliki siswa terhadap prestasi belajar siswa pada pelajaran IPA tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan analisis korelasi dan regresi. Data tentang motivasi belajar dan kemandirian belajar siswa diperoleh melalui angket yang disusun oleh peneliti, yaitu yang mengukur hal-hal yang berkaitan dengan dua hal di atas. Sedangkan data prestasi belajar IPA diperoleh melalui tes yang langsung dilaksanakan oleh peneliti. Hasil analisa data diperoleh bahwa pengaruh motivasi belajar dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar IPA ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,768 dan koefisien determinasi r2 sebesar 59%, dan persamaan garis regresi  = –16,601 + 0,422 X1 + 0,489 X2. Melalui analisa pengujian diperoleh bahwa koefisen korelasi dan koefisien regresi tersebut signifikan. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat pengaruh motivasi belajar dan kemandirian belajar siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa pada pelajaran IPA.
PENGARUH KONSENTRASI NITRAT DAN KONSENTRASI ISOLAT SEDIMEN KOLAM IKAN LELE (Clarias SP.) PADA PROSES DENITRIFIKASI Sukara, Endang; Ambarsari, Hanies; Hartono, Andi
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.077 KB) | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.4840

Abstract

Kadar nitrat yang berlebih pada suatu ekosistem perairan menjadi salah satu masalah dalam upaya meningkatkan hasil budidaya ikan lele. Oleh karenanya, proses reduksi nitrat dalam sedimen kolam ikan lele sangat penting. Bakteri denitrifikan diisolasi dari sedimen kolam ikan lele dengan menggunakan medium selektif. Untuk keperluan ini, Central Composite Design (CCD) dipakai untuk merancang penelitiannya. Bakteri denitrifikasi yang terdapat pada sedimen kolam ikan lele diisolasi dengan menggunakan medium selektif. Untuk keperluan penelitian, bakteri ini diaktivasi dengan cara mengkulturnya kembali dalam medium aktivasi nitrat. Bakteri dari hasil aktivasi dipakai untuk keperluan inokulasi. Konsentrasi nitrat dan konsentrasi isolat digunakan sebagai variabel bebas untuk penelitian dengan menggunakan rancangan Central Composite Design (CCD). Dua jenis isolat A dan B dipakai dalam penelitian ini. Hasil analisis ANOVA, menunjukkan bahwa hanya satu isolat, yaitu isolat A yang menghasilkan model terbaik.  Isolat A mempengaruhi laju reduksi nitrat sekalipun kadar nitratnya tinggi. Dari hasil analisis regresi, konsentrasi nitrat optimum untuk proses reduksi nitrat dan produksi nitrit adalah 55,3 ppm dan konsentrasi isolat sebesar 4,57mL per L.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA KONSEP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRI Supandi, Supandi
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.242 KB) | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.4839

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan melalui Model Pembelajaran Guided Inquiri kelas XII IPA-3 Semester Ganjil SMAN 1 Malingping Tahun Pelajaran 2017/2018 dan mengetahui respon siswa dalam penerapan model Pembelajaran  Guide Inquiry pada konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Kelas XII IPA-3 Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018  sebagai refleksi pembelajaran. Pada siklus I rata-rata ketercapaian aspek KPS (Keterampilan Proses Sains) secara keseluruhan setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan model guided inquiry pada sub konsep Pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan diperoleh 77,76% dengan ketuntasan belajar mencapai 83,87%. Pada siklus II ketercapaian aspek KPS (Keterampilan Proses Sains) Siswa setelah menerapkan pembelajaran model Guided Inquiry pada sub konsep pengaruh faktor dalam terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan mencapai rata-rata 82,26% dengan ketuntasan belajar mencapai   ketuntasan ideal yaitu 90%. Penerapan model pembelajaran Guided Inquiry pada konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan dapat memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa Kelas XII IPA-3 SMAN 1 Malingping Tahun Pelajaran 2017/2018. Adapun Keterampilan Proses Sains yang mengalami peningkatan yaitu keterampilan observasi, mengajukan pertanyaan, berkomunikasi, menghitung matematika, interpretasi, memprediksi, merencanakan percobaan, menentukan variabel, merumuskan masalah, dan berhipotesis. Peningkatan Keterampilan Proses Sains berada pada katagori sedang. Respon siswa terhadap penerapan Guided Inquiry pada proses pembelajaran konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan positif. Siswa Kelas XII IPA khususnya Kelas XII IPA-3 setuju belajar dengan cara ini menarik, tidak membosankan dan mengajak untuk meningkatkan aktifitas dan berpikir ilmiah. Siswa menjadi paham cara kerja ilmiah.
PROFIL MOTIVASI DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PENGGUNAAN RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA SUB KONSEP TINGKAT KEANEKARAGAMAN HAYATI DIKELAS X SMA NEGERI 7 KOTA TANGERANG SELATAN Yusrina, Syifa; Marianingsih, Pipit; Ekanara, Bambang
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.39 KB) | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.4844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ruang terbuka hijau terhadap motivasi dan keterampilan berpikir kritis pada Sub Konsep Tingkat Keanekaragaman Hayati dikelas X SMA Negeri 7 Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 7 Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sempel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi motivasi, angket respon motivasi dan soal essay posttest. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa motivasi siswa dari penggunaan ruang terbuka hijau sebagai sumber belajar mencapai nilai rata-rata 76,79 dengan kategori baik, dan keterampilan berpikir siswa dari penggunaan ruang terbuka hijau mencapai nilai rata-rata 68,6 dengan kategori baik.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI FUNGI PADA PASCA PANEN BAWANG MERAH Allium ascalonicum L. var. Super philip Rahman, Rahayu Safitri; Umami, Sri Sofiati
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2019): Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.747 KB) | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i1.4837

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan telah dibudidayakan di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu provinsi yang menjadi sentra budidaya adalah Nusa Tenggara Barat. Bawang merah memiliki beberapa varietas unggulan salah satunya varietas Super Philip. Produksi bawang merah varietas super philip yang dibudidayakan di Desa Montong Tangi, Kabupaten Lombok Timur sering mengalami penurunan terutama pada tahap pasca panen ketika disimpan di gudang penyimpanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi fungi penyebab pembusukan pada bawang merah (Allium ascalonicum L. var. Super Philip) saat pasca panen di gudang penyimpanan. Isolasi fungi dilakukan dengan metode penanaman langsung dan diidenifikasi berdasarkan karakteristik morfologi makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 isolat fungi yang diduga merupakan genus Fusarium, Aspergillus, Mucor, dan Sclerotinia. Keempat fungi tersebut ditemukan menyerang pada semua bagian akar, batang dan umbi lapis bawang merah var. super philip dan menyebabkan pembusukan pada pasca panen.
PANDANGAN MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI DAN GURU IPA PESERTA PELATIHAN PENGEMBANGAN PROFESI TENTANG HAKIKAT SAINS Adisendjaja, Yusuf Hilmi; Rustaman, Nuryani; Redjeki, Sri
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 11, No 1 (2016)
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study assessed biology students’ and science teachers’ views on the nature of science (NOS). Aspects of NOS included science definition, empiric, experiment, experiment in scientific knowledge development, tentative, scientific theories and laws, subjective (theory-laden), social and culture embededness, creative and imaginative. Participants were 34 undergraduate preservice biology teachers at seventh semester and 23 science teachers enrolled in the training. An open-ended questionaire of NOS (VNOS-C) adapt from Lederman, et al., (2002) coupled with some individuals interviews was used to assess participants’ NOS views before and after training. All answers were categorized based on Abd-El-Khalick & Akerson (2009): informed, partially informed, and naive Before training, the majority of participants held naive views of the target NOS except subjective. During the training explisit reflective approaches were used with inquiry teaching. Post-training assessment indicated that there were improvement of participants’ views on NOS. Nearly all aspects were improve with varied percentage of improvement, the range were 10%-55%, except social and culture embededness decreased. The result of the present study suggested the teaching method in preservice and inservice teacher education should more intensively use inquiry teaching and emphasize on nature of science.
GAMBARAN PROFIL DARAH ITIK PEKING (ANAS PLATYRHYNCHOS) SETELAH DIBERIKAN EKSTRAK AKUADES DAUN KEDONDONG PAGAR (LANNEA COROMANDELICA) Safrida, Safrida; Asiah, Asiah; Syukriah, Syukriah
BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study was designed to determine the effect aqueous extract of Lannea coromandelica leaf at concentrations of erythrocytes and leukocytes in peking duck (Anas platyrhynchos). Experimental design used was Completely Randomized Design (CRD) consisted of 3 experimental treatments, each consisted of 8 ducks i.e., P0 (control), P1 (given aqueous extract of Lannea coromandelica leaf as much as 780 mg / mL / day / kg body weight), P2 (given aqueous extract of Lannea coromandelica leaf as much as 1560 mg / mL / day / kg body weight). Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that the aqueous extract of Lannea coromandelica significant effect (p <0.01) in concentrations of erythrocytes peking duck, but had no effect (P>  0.01) in concentrations of the leukocytes. Average erythrocytes in all treatments, 2081667-2300000 per mm 3. The average number of leukocytes in all treatments, 23175-23500 per mm3. It was concluded that the aqueous extract of Lannea coromandelica leaf have effect on the increase concentrations of erythrocytes peking duck (Anas platyrhynchos).