cover
Filter by Year
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Periodically published twice a year in May and November ( ISSN 0854-8285 ) ( E ISSN 2581-1983 ) ; contains writings on conceptual ideas, studies and application of theories, practical writing, and the results of educational research and teaching of elementary schools.
Articles
70
Articles
Profil Media Gabidroid pada Pembelajaran Bilangan di Sekolah Dasar

Dewanto, Febrian Murti, Wakhyudin, Husni, Mudzanatun, Mudzanatun

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to produce gabidroid media for the learning of numbers at primary schools. In this research, the development of media using research and development approach. The research data retrieval by means of observation, questionnaires and interviews. Data validity is done by means of triangulation of sources. Based on the results, the data analysis obtained 3.25 on very well criteria, the results of media legibility trials obtained 3.67 on very well criteria. The gabidroid media is worth to use because it satisfies common aspects, content feasibility, media presentation, language feasibility, and graphic eligibility.Keywords: gabidroid media, development, number learning.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media gabidroid pada pembelajaran bilangan di sekolah dasar. Pengembangan media pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Teknik pengambilan data penelitian dengan cara observasi, angket dan wawancara, keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi sumber. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh validasi ahli 3,25 kriteria baik sekali, hasil uji coba keterbacaan media diperoleh 3,67 kriteria baik sekali. Media gabidroid layak digunakan karena memenuhi aspek umum, kelayakan isi, penyajian media, kelayakan bahasa, dan kelayakan grafik.Kata kunci: media gabidroid, pengembangan, pembelajaran bilangan.

Keragaman Jenis dan Model Produk Home Industry Kerajinan Tangan sebagai Sumber Belajar di Sekolah Dasar

Sumanto, Sumanto, Sukamti, Sukamti

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The research aimed to describe various types and models of handicrafts in Malang as learning source of cultural art and workshop of primary school. Qualitative descriptive approach. The subject of home industry of handicraft in Malang city. Data collection: observation, documentation and interview. Instrument of identity of handicraft place, owner’s name, variety of craft product model. Result: (1) various bamboo root craft, wicker rattan, flower from corn “kelobot”, fish scales, dried flowers, bouquet of flowers, banana pottery, handmade batik, fabric doll, flannel, knit, ceramic, furniture, frame, labunte, marble carving, cement sculpture, trash painting, painting, sanitair, stone mosaic, vandel, invitation card, screen printing, sandal carving, leather shoes, sand sea, and lanterns. (2) Handicraft models are mostly three-dimensional, and fewer two-dimensional shape.Keywords: various, type, model, handicraft, learning resources, primary school.Abstrak: Penelitian bertujuan mendeskripsikan ragam jenis dan model kerajinan tangan di Kota Malang sebagai sumber belajar seni budaya dan prakarya SD. Pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek home industry kerajinan tangan di Kota Malang. Pengumpulan data: observasi, dokumentasi dan wawancara. Instrumen identitas tempat kerajinan, nama pemilik, ragam model produk kerajinan. Hasil: (1) ragam kerajinan akar bambu, anyaman rotan, bunga klobot jagung, sisik ikan, bunga kering, merangkai bunga ucapan duka, gerabah/gerabah pisang, batik tulis, boneka kain, kain flanel, merajut, keramik, meubel, pigura, labunte, ukir batu marmer, patung semen, seni lukis tempat sampah, seni lukis, sanitair, mosaik batu, vandel, kartu undangan, cetak sablon, sandal ukir, sepatu kulit, pasir laut, dan lampion. (2) model kerajinan tangan sebagian besar berwujud tiga dimensi, dan sebagian kecil dua dimensi.Kata Kunci: ragam, jenis, model, kerajinan tangan, sumber belajar, SD

Nilai-Nilai Kearifan Lokal untuk Menumbuhkembangkan Literasi Budaya di Sekolah Dasar

Desyandri, Desyandri

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: This study aims to revealing and applying the local wisdom value, especially on Minang songs, for cultural literacy growth in elementary school to avoided of cultural depletion. The research uses hermeneutic analysis methods to reveal the values of local wisdom on Minang songs and ethnographic methods to photograph the process of implicating those values. The results of the study explain that the learning steps are done by collaborating and inserting the local wisdom values as means as cultural literacy with (1) appreciation; (2) imitating ; (3) express the song; (4) identifying and understanding; and (5) implementing the meaning of local wisdom.Keywords: local wisdom, Minang song, cultural literacy at primary schoolAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung pada lagu daerah khususnya lagu-lagu Minang dalam menumbuhkembangkan literasi budaya di SD agar terhindar dari ketercerabutan dari budaya. Metode penelitian menggunakan analisis hermenutik untuk mengungkap nilai-nilai kearifan lokal lagu-lagu Minang dan metode etnografi untuk memotret proses pengimplentasian nilai-nilai tersebut. Hasil penelitian menjelaskan bahwa langkah pembelajaran dilakukan dengan dengan menggabungkan dan menyisipkan nilai-nilai kearifan lokal sebagai sarana literasi budaya dengan cara: (1) Apresiasi; (2) Menirukan lagu; (3) mengekspresikan lagu; (4) Mengidentifikasi dan memahami makna nilai-nilai kearifan lokal; dan (5) Mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal.Kata kunci: kearifan lokal, lagu Minang, literasi budaya SD

Revolusi Mental Pada Lingkungan Pendidikan Desa Terpencil

Sutardi, Dodo, Dihamri, Dihamri, Silaban, Nurmintani

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The research purpose is create and examine the effectiveness of mental revolution model based on local wisdom at remote area. This model used to increase of teachers understanding and application mental revolution at remote primary school Seluma, Bengkulu. This research used qualitative descriptive and experiment with One Group Pretest-Posttest Designe. The research results showed that (1) the mental revolution at remote education environment is a model of coaching the values of mental revolution based on the local wisdom through socialization, taglinne spread, and commemoration of national day,(2) this model is effective to increasing teachers understanding and application mental revolution values.Keyword: mental revolution, local wisdom, remote elementary schoolAbstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan model revolusi mental berbasis kearifan lokal desa terpencil dan menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai revolusi mental para guru di SD terpencil. Penelitian dilakukan di SD terpencil Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan eksperimen model One Group Pretest-Posttest Designe. Hasil penelitian menunjukkan (1) revolusi mental pada lingkungan pendidikan desa terpencil adalah model pembinaan nilai revolusi mental berbasis kearifan lokal melalui sosialisasi, pemasangan tagline, dan upacara hari besar nasional; (2) model revolusi mental berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai revolusi mental para guru di SD terpencil.Kata kunci: revolusi mental, kearifan lokal, SD terpencil

Revitalisasi Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini di Kelas Rendah Sekolah Dasar

Suryaman, Suryaman, Karyono, Hari

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: This study purpose is to describe the inculcation of character education at primary school. This research use qualitative descriptive approach. The subject is first grader SDN 3 Mangliawan, Malang. The data collection use observations, documentations, and interviews. The results showed that the inculcation of character education was integrated on lesson plan. These inculcated characters are religious, nationality, cooperation literacy, independent, and integrity. The teaching methods used are lectures, questions, assignments, games, and discussions. The shortcoming of the lesson plan is the literacy guidance and implementation that is under maximal. It is recommended to using relevant methods with primary school learners characteristics.Keywords: character education, low grade, primary schoolAbstrak: Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penanaman pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah siswa kelas I SDN 3 Mangliawan Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman pendidikan karakter dilaksanakan dengan mengintegrasikannya dalam RPP. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan yaitu religius, nasionalis, gotong royong, literasi, mandiri, dan integritas. Metode beajar yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, penugasan, permainan, dan diskusi. Kekurangan pada RPP adalah belum maksimalnya bimbingan dan pelaksanaan gerakan literasi. Disarankan penanaman pendidikan karakter di SD menggunakan metode yang relevan dengan karakteristik siswa.Kata kunci: pendidikan karakter, kelas rendah, sekolah dasar

Pengembangan Alat Cakram Bahan Acrylic untuk Pembelajaran Lempar Cakram pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar

Nurrochmah, Siti, Supriatna, Supriatna, Utomo, Prasetyo Adi

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The objective of the research is to develop an acrylic material discus tool on athletic learning especially discus throw at SDN Mulyorejo 3. Data obtained through interviews with physical education teachers of sports and health related to learning kasti. Obtained findings, learners have difficulty in performing athletic skills (discus throw). Evaluation result of athletic expert is obtained by 83,75%, learning expert is obtained by 80%, media expert is obtained by 77,5%, and small group trial (15 students) is obtained by 83,11%, and at large group trial (30 students) is obtained 89.88%, so the product is declared valid and suitable for use in learning physical education, sports and healthKeywords: learning media, discus throw, primary school.Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan alat cakram bahan acrylic pada pembelajaran atletik khususnya lempar cakram di SDN Mulyorejo 3. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan terkait pembelajaran kasti. Diperoleh temuan, peserta didik mendapatkan kesulitan dalam melakukan keterampilan atletik (lempar cakram). Hasil evaluasi ahli atletik diperoleh persentase 83,75%., ahli pembelajaran diperoleh persentase 80%, ahli media diperoleh persentase 77,5%, dan uji coba kelompok kecil (15 siswa) diperoleh persentase 83,11%, dan pada uji coba kelompok besar (30 siswa) diperoleh persentase 89,88%, sehingga produk dinyatakan valid dan layak digunakan pada pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.Kata Kunci: media pembelajaran, lempar cakram, SD

Pengembangan LKS Berbasis Saintifik untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SD

Wardani, Indra Kusuma, Widiana, Galuh Tisna

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: This research aims to develop scientific student worksheet based on indicators of critical thinking skills. This research uses Research and Development (R&D) method with one group pre-test post-test design. The results showed 86.35% reliability, 92.64% validity, and 95.38% readability. N-gain analysis reached high value criteria at indicator of questioning, responding, analyzing and conducting scientific experiments. Student activity dominant with worksheet duties (73.93% and 71.37%) and conducting scientific experiment (75.74% and 73.44%). It can be concluded that the student worksheet meet the criteria of validity, practicality and effectiveness for practice the student scientific ability and critical thinking skills.Keywords : student worksheet, scientific; critical thinking, primary school.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan LKS saintifik berdasarkan indikator keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Hasil penelitian menunjukkan persentase reliabilitas 86,35%; validitas 92,64%; dan keterbacaan 95,38%. Analisis n-gain berkriteria tinggi ditunjukkan pada indikator menanya, menanggapi pertanyaan, menganalisis dan melakukan percobaan ilmiah. Aktivitas siswa dominan pada kegiatan mengerjakan LKS (73,93% dan 71,37%) dan melakukan percobaan ilmiah (75,74% dan 73,44%). Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa LKS memenuhi kriteria validitas, kepraktisan dan keefektifan sehingga layak untuk melatihkan kemampuan saintifik dan keterampilan berpikir kritis siswa.Kata Kunci : LKS, saintifik, berpikir kritis, SD

Pemetaan Gaya Dan Tipe Kepemimpinan Kepala Sekolah

Sunarni, Sunarni, Kusumaningrum, Desi Eri, Benty, Djum Djum Noor

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know style, type, leadership style, and leadership type that most dominant of headmasters of state primary schools, state junior and senior high school in Malang City. Quantitative approach with descriptive exploratory analysis design. Population (136) headmasters of state primary schools, state junior and senior high school in Malang City, sample of random sampling 41 people. Data collection techniques use questionnaire, factor analysis and descriptive. Outcome: (1) 5 types of leadership style, that is democratic, delegative, militaristic/autocratic, exploitative, and consultative, (2) leadership type that is administrative/executive, democratic, populist/nationalistic, charismatic and authoritarian/autocratic, (3) the most dominant democratic style the headmaster answered agree, the delegative style and consultative answer agreed, militaristic/autocratic style and exploitative less agree. (4) administrative/executive type, democratic, charismatic, and authoritarian, the most dominant principal responds agree, and populist/nationalistic type responds less agree.Keyword: leadership style, leadership type, headmasterAbstrak: Tujuan penelitian mengetahui gaya, tipe, gaya kepemimpinan paling dominan, dan tipe kepemimpinan paling dominan kepala sekolah SD, SMP, dan SMA Negeri Kota Malang. Pendekatan kuantitatif dengan rancangan analisis deskriptif eksploratori. Populasi (136) orang kepala SD, SMP, dan SMA Negeri se-Kota Malang, sampel random sampling 41 orang. Teknik pengumpulan data angket, analisis faktor dan deskriptif. Hasil: (1) gaya kepemimpinan ada 5 macam yaitu demokratik, delegatif, militeristik/otokratis, eksploitatif, dan konsultatif, (2) tipe kepemimpinan yaitu administratif/eksekutif, demokratis, populistik/nasionalistik, karismatik, dan otoriter/otokratis, (3) gaya demokratik paling dominan kepala sekolah menjawab setuju, gaya delegatif dan konsultatif menjawab setuju, gaya militeristik/otokratis) dan eksploitatif kurang setuju, (4) tipe administrative/eksekutif), demokratik, karismatik, dan otoriter yang paling dominan kepala sekolah menjawab setuju, dan tipe populistik/nasionalistik) menjawab kurang setuju.Kata kunci: gaya kepemimpinan, tipe kepemimpinan, kepala sekolah

Desain Modul Pembelajaran Geometri dengan Pendekatan Contekstual Teaching And Learning untuk Siswa Sekolah Dasar

Wahyuningtyas, Dyah Tri, Yuniasih, Nury, Irawan, Edy Bambang, Susiswo, Susiswo

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The research aimed to develop module of geometry learning with CTL approach in grade 4 and 5 primary school. The geometry learning module consists of two-dimensional figure and three-dimensional shape material. The development model used is divided into three phases as initial investigation, prototype, and assessment. The research instruments used validation sheets and questionnaires. The results showed that the product has reached valid criteria with score 3,65 (high criterion). Based on the validation result, the learning module of geometry with CTL approach for grade 4 and 5 primary school is declared valid and can be applied.Keyword: CTL, geometry, learning module, primary school.Abstrak: Penelitian bertujuan mengembangkan modul pembelajaran geometri dengan pendekatan CTL di kelas IV dan V SD. Modul pembelajaran geometri terdiri dari materi bangun datar dan bangun ruang. Model pengembangan yang digunakan terbagi menjadi tiga fase yaitu investigasi awal, prototipe, dan asesmen. Instrumen penelitian yang digunakan lembar validasi dan angket respon ahli dan praktisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk modul pembelajaran geometri dengan pendekatan CTL telah memenuhi kriteria valid dengan ketercapaian validasi modul 3,65 (kriteria tinggi). Berdasarkan hasil validasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran geometri dengan pendekatan CTL untuk kelas IV dan V SD dinyatakan valid sehingga dapat diterapkan di SD.Kata Kunci: CTL, geometri, modul pembelajaran, SD

Peningkatan Pembelajaran Menulis Karangan Narasi Melalui Gambar Berseri Siswa Sekolah Dasar

Siddik, Mohammad

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to improve the narrative writing learning and evaluation using serial images. This study uses the classroom action research. The subject of this study is grade IV primary school by 36 students. The results showed significant increase on students’ writing activity gradually. Evaluation of the process shows an increase in the effectiveness of the teachers’ direction to the performed activity and students’ ability. Evaluation of learning outcomes showed that cycle 1 reached good category (89%) and cycle 2 reached very good category (96%). It is recommended to principals for support the improvement of the writing narrative learning understanding and implementation on class.Keywords: narrative writing, serial images, primary school.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pembelajaran menulis karangan narasi dan evaluasi menggunakan gambar berseri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kegiatan menulis siswa secara bertahap. Evaluasi proses menunjukkan peningkatan efektivitas arahan guru terhadap aktivitas yang dilakukan dan kemampuan yang dikuasai siswa. Evaluasi hasil belajar siswa menunjukkan ada peningkatan pada siklus 1 mencapai kategori baik (89%)dan siklus 2 mencapai kategori sangat baik (96%). Disarankan kepala sekolah mendorong dan membina guru untuk berupaya meningkatkan pemahaman pembelajaran menulis karangan narasi dan pelaksanaannya di kelas.Kata Kunci : menulis karangan narasi, gambar berseri, sekolah dasar