cover
Filter by Year
ABDIMAS PEDAGOGI
Articles
16
Articles
INDUSTRI KREATIF PAPAN SURFING BERBAHAN BAKU KAYU

Nawawi, Imam, Solichin, Solichin, Muksar, Makbul, Sumanto, Sumanto, Kusmayanto, Djoko Dwi

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.497 KB)

Abstract

Abstract: The science and technology program for export products (IbPE) is focused on two industrial activities, namely: (1) production activity in UKM Bomantara Art (UKM 1); and (2) UKM Sade Universal Art (UKM 2) located in Pacitan City East Java. Problems experienced by both UKM are: (1) regarding the need for supporting machines to make products more ergonomic, precision and symmetry; (2) on the improvement of Security, Health and Safety (K3); and (3) improvement of management pattern of product marketing management, human resource management and financial management and management which need to be improved by its standard and quality. The objective of this collaborative science and technology program is to scale up production through engineering, manufacturing, and improve the quality of UKM production and improve the pattern of marketing management, human resources and financial management. The results of IbPE program in the third year is the procurement of supporting machines for UKM Partners namely: (1) waste production elimination machine / device; (2) internet facility and catalog; and (3) procurement of product websites.Keywords: creative industry, surf board, woodAbstrak: Program iptek bagi Produk Ekspor (IbPE) ini difokuskan pada dua tempat kegiatan industri, yaitu: (1) kegiatan produksi di UKM Bomantara Art (UKM 1); dan (2) UKM Sade Universal Art (UKM 2) yang terletak di Kota Pacitan Jawa Timur. Permasalahan yang dialami kedua UKM tersebut adalah: (1) mengenai kebutuhan akan mesin pendukung agar produk lebih ergonomis, presisi dan simetri; (2) mengenai peningkatan Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3); dan (3) peningkatan pola manajemen baik manajemen pemasaran produk, manajemen sumber daya manusia serta manajemen dan pengelolaan keuangan yang perlu ditingkatkan standar dan kualitasnya. Tujuan dari program iptek kerjasama ini adalah untuk meningkatkan skala produksi melalui rekayasa, manufaktur, dan meningkatan kualitas produksi UKM tersebut serta memperbaiki pola manajemen pemasaran, sumberdaya manusia serta pengelolaan keuangan. Hasil program IbPE di tahun ketiga ialah pengadaan mesin-mesin penunjang untuk UKM Mitra yakni: (1) mesin/perangkat eliminasi limbah produksi; (2) fasilitas internet dan katalog; dan (3) pengadaan website produk.Kata kunci: industri kreatif, papan surfing, kayu

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA GRAFIS DAN MEDIA PAPAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN GURU

Sulthoni, Sulthoni, Kustiawan, Usep, Sihkabuden, Sihkabuden, Wedi, Agus

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1172.326 KB)

Abstract

Abstract: Teachers of elementary school / madrasah ibtidaiyah as professional educators who act as a facilitator in learning are required to have creativity to explore the potential sources and learning media that exist in the environment in order to give guidance in quality. In order to be a good facilitator, teachers of elementary school / madrasah ibtidaiyah are expected to supply themselves with the insights and skills of design development and the making of learning media so they can perform their role well. Without it, they can’t improve their qualities of learning in order to fulfill their duty. The fact shows that teachers of elementary school / madrasah ibtidaiyah in Pujon Malang Regency generally have difficulty in improving the quality and effectiveness of learning in their respective elementary school / madrasah ibtidaiyah. This situation is caused by the lack of facilities and infrastructure that can support students’s activeness and enjoyment in learning as well because the teachers do not have enough knowledge and skills to create a fun learning media for children. Therefore, the task force provides training on graphic and board learning mediamaking to improve learning quality for teachers of elementary school / madrasah ibtidaiyah in Pujon Malang Regency which in the end can improve the quality of learning around the target audiences.Keywords: graphic media, board media, quality of learningAbstrak: Guru sekolah dasar (SD) / madrasah ibtidaiyah (MI) sebagai tenaga pendidik profesional yang berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran dituntut kreativitasnya untuk menggali potensi sumber dan media pembelajaran yang ada di lingkungannya agar dapat membelajarkan muridnya secara berkualitas. Agar dapat jadi fasilitator yang baik guru SD/MI diharapkan dapat membekali diri dengan wawasan dan keterampilan pengembangan desai dan pembuatan media pembelajaran sehingga guru dapat menjalankan perannya dengan baik. Tanpa bekal yang cukup guru SD/MI tidak akan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dalam melaksanakan tugasnya. Kenyataannya menunjukkan bahwa para guru SD/MI Kecamatan Pujon Kabupaten Malang pada umumnya mengalami kesulitan dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran di SD/MI masing-masing. Keadaan ini disebabkan kurangnya sarana dan prasarana yang dapar menunjang keaktifan dan kesenangan murid dalam belajar juga karena para guru belum memiliki wawasan dan keterampilan yang memadai untuk membuat media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Oleh karena itu, satuan tugas (satgas) memberi pelatihan pembuatan media grafis dan media papan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru-guru SD/MI Kecamatan Pujon Kabupaten Malang yang pada akhirya dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekitar khalayak sasaran.Kata kunci: media grafis, media papan, kualitas pembelajaran

PELATIHAN MENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU SEKOLAH DASAR DAN TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN TAJINAN KABUPATEN MALANG

Aisyah, Eny Nur, Mahanani, Putri

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.263 KB)

Abstract

Abstract: Professional ability that must be owned by one of them is writing skill. Teachers generally have difficulty in improving professional and academic skills in authorship, because teachers do not yet have sufficient scientific insights and skills to write scientific articles. The purpose of this activity is to improve the competence of teachers in the field of authorship of scientific articles. The methods used are lectures, frequently asked questions, discussions, and counseling services. The results obtained show that the trainee’s teachers have had the skills to write scientific articles and produce scientific articles that deserve to be published in scientific journals.Keywords: article writing, teacher, elementary school, kindergartenAbstrak: Kemampuan profesional yang harus dimiliki guru salah satunya adalah kemampuan menulis artikel. Guru pada umumnya mengalami kesulitan dalam meningkatkan kemampuan profesional dan akademik dalam bidang kepenulisan, karena para guru belum memiliki wawasan karya ilmiah dan keterampilan yang memadai untuk menulis artikel ilmiah. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam bidang kepenulisan artikel ilmiah. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, dan layanan bimbingan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa guru peserta pelatihan telah memiliki keterampilan menulis artikel ilmiah serta menghasilkan produk artikel ilmiah yang layak diterbitkan di jurnal ilmiah.Kata kunci: menulis artikel, guru, sekolah dasar, taman kanak-kanak

PELATIHAN KERJA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS LULUSAN PAKET C DI PKBM WIJAYA KUSUMA TOSARI PASURUAN

Ishaq, M.

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1563.614 KB)

Abstract

Abstract: Efforts to improve the quality of C pakage graduate program in PKBM Wijaya Kusuma Tosari-Pasuruan needs to be implemented by the implementation of job training in PKBM. The job training is very important strategy because the organizer of the C Package program is able to provide excellent learning services and produce high quality graduates if the quality improvement strategy of the graduates is done carefully. This strategy includes three phases, namely pre-program, program implementation, and post-program. Each phase needs to involve the learning community and the community.Keywords: job training, graduate qualityAbstrak: Upaya peningkatan kualitas lulusan program Paket C di PKBM Wijaya Kusuma Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan perlu dilaksanakan melalui penyelenggaraan pelatihan kerja di PKBM tersebut. Pelatihan kerja itu merupakan strategi yang sangat penting, sebab penyelenggara program Paket C itu ternyata bisa memberikan layanan pembelajaran yang ungguldan menghasilkan lulusan yang kualitasnya tinggi jika strategi peningkatan kualitas lulusannya dilaksanakan secara matang. Strategi ini mencakup tiga fase, yakni pra-program, pelaksanaan program, dan pasca-program. Setiap fase tersebut perlu melibatkan warga belajar dan masyarakat.Kata kunci: pelatihan kerja, kualitas lulusan

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROGRAM PENGEMBANGAN DESA LABORATORIUM

Suripan, Suripan, Sucipto, Sucipto, Nurhadi, Nurhadi, Sopingi, Sopingi

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.156 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of community service activity is to improve the ability of the Board of Education Social Institution (Lembaga Sosial Pendidikan / LSP) Harapan and community leaders of Gajahrejo Village to understand the social and economic problems of the rural areas and develop programs based on the potential and environmental problems by involving all local development stakeholders. The mentoring technique was conducted through Focussed Group Discussion (FGD) twice with the involvement of the management of Yayasan Sosial Pendidikan Harapan, community leaders and local village apparatus, and the PLS students who conducted the Field Experience Study program. This technique is able to provide enlightenment to the participants on how to set up a good program by involving the participation of all community representatives. The outcomes of this activity are: (1) problem and potential map (social, economic, education, geographic, cultural) and information development of community development program managed by LSP Harapan; and (2) community development plans of Gajahrejo and Sidodadi Village, which were developed in a participatory manner, describing the efforts that include the development of education, economic, environmental, and cultural programs, as well as tourism development.Keywords: mentoring, programming, laboratory villagesAbstrak: Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah untuk meningkatkan kemampuan pengurus Lembaga Sosial Pendidikan (LSP) Harapan dan tokoh masyarakat Desa Gajahrejo dalam memahami persoalan sosial ekonomi pedesaan dan mengembangkan program yang berbasis pada potensi dan masalah lingkungan dengan melibatkan segenap stakeholder pembangunan setempat. Teknik pendampingan dilakukan melalui Focussed Group Discussion (FGD) sebanyak dua kali dengan melibatkan pengurus Yayasan Sosial Pendidikan Harapan, tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat, serta mahasiwa PLS yang melakukan program Kajian Pengalaman Lapang (KPL). Teknik ini mampu memberikan pencerahan kepada peserta tentang bagaimana menyusun program yang baik dengan melibatkan pertisipasi segenap perwakilan masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah: (1) peta masalah dan potensi (sosial, ekonomi, pendidikan, geografis, budaya) dan informasi perkembangan program pengembangan masyarakat yang dikelola LSP Harapan; dan (2) rencana program pengembangan masyarakat Desa Gajahrejo dan Sidodadi, yang disusun secara partisipatif, yang menggambarkan upaya yang meliputi pengembangan program pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan budaya, serta pengembangan wisata.Kata kunci: pendampingan, penyusunan program, desa laboratorium

KOMPOSISI PUISI RELIGI BERSAMA KOMUNITAS PENULIS PUISI

Muzaki, Ferril Irham

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.313 KB)

Abstract

Abstract: Composing poetry is an activity that builds a community of literature. In line with this, poetry writing activities that make the starting point of a community become strategic in line with the rate of creativity needs, which means a double that contributes to the creative economy on the one hand, while on the other contributes to human initiative. Community service activities are designed to contribute to society, to open opportunities for new job creation, which is creativity-based employment.Keywords: poetry composition, community, creative industryAbstrak: Melakukan komposisi atas puisi merupakan kegiatan yang bersifat membangun komunitas bersastra. Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan menulis puisi yang menjadikan titik tolak dari sebuah komunitas menjadi strategis seiring dengan laju kebutuhan kreatifitas, yang bermakna ganda yakni memberikan kontribusi kepada ekonomi kreatif pada satu sisi, sedangkan di sisi yang lain memberikan kontribusi kepada penyaluan karsa manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, untuk membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru, yakni lapangan kerja yang berbasis pada kreatifitas.Kata kunci: komposisi puisi, komunitas, industri kreatif

KAJI TINDAK PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SATU ATAP UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILLS SISWA DAERAH TERPENCIL

Ulfatin, Nurul, Mukhadis, Amat

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.544 KB)

Abstract

Abstract: The activity of Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) aims to develop junior high one roof school (Ngenep and Klampok) to carry out activities independently. Especially in developing: learning programs, teaching methods, learning practices and models of local content. Achievement of this goal, done with focus groups discussions (FGD), observation, training and workshops, and mentoring. FGD to agree on the type of local content and the teaching of life skills students are selected. Training, worshop and mentoring to develop and apply life skills in the chosen local content. Field observations to identify the dominant factors and constraints of the school. The results of the action studies of the follow shows: (1) two types of life skills in sewing and cooking are selected and developed by junior high one Roof school in Ngenep, Karangploso and Klampok, Singosari Districts of Malang Regency; and (2) two selected skills and further developed as a flagship pro-gram, according to the results needs assessment a reasonable completion of 9 years, and craft lesson (local content) in the Curriculum 2013, the sub-field of handicraft and processing.Keywords: life skills, learning process, local content, junior one roof school, remote areasAbstrak: Kegiatan Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) bertujuan mengembangkan SMP satu atap (SMP Satap Ngenep dan SMP Satap Klampok) dapat melaksanakan kegiatan secara mandiri. Terutama dalam mengembangkan: program pembelajaran, metode pembel-ajaran, dan model praktik pembelajaran muatan lokal. Pencapaian tujuan ini, dilakukan dengan focus groups discussion (FGD), observasi lapangan, pelatihan dan workshop, serta pendampingan. FGD untuk menyepakati jenis matapel-ajaran muatan lokal dan life skills siswa yang dipilih. pelatihan, worshop dan pendampingan untuk mengembangkan dan mengaplikasikan life skills terpilih dalam muatan lokal. Observasi lapangan untuk mengidentifikasi faktor dominan dan kendala sekolah. Hasil kaji tindak menunjukkan: (1) dua jenis life skills menjahit dan memasak dipilih dan dikembangkan oleh SMP Satu Atap Ngenep Karangploso dan SMP Satu Atap Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang; dan (2) dua keterampilan terpilih dan dikembangkan lebih lanjut sebagai program unggulan, sesuai hasil analisis kebutuhan penuntasan wajar 9 tahun, dan matapelajaran prakarya (muatan lokal) dalam kurikulum 2013, dengan subbidang kerajinan dan pengolahan.Kata kunci: daerah terpencil, life skills, muatan lokal, pembelajaran, SMP satu atap

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH MELALUI PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Supriyanto, Achmad

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.289 KB)

Abstract

Abstract: The writing of this article aims to initiate scientific discussions in order to improve the ability of teachers through Classroom Action Research (CAR) training in educational units. The writing of this article is based on experience, theory study, and empirical analysis (research) ever done. Through systematic analysis of these materials, the conclusion of the study was produced. The results show that one of the teachers’ abilities in the field of research can be improved through classroom action research training on educational units. Support from various stakeholders can facilitate teachers in doing a good CAR.Keywords: teacher ability, scientific papers, classroom action researchAbstrak: Penulisan artikel ini bertujuan untuk menginisiasi diskusi ilmiah dalam rangka peningkatan kemampuan guru melalui pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada satuan pendidikan. Penulisan artikel ini didasarkan pada pengalaman, kajian teori, dan analisis empirik (penelitian) yang pernah dilakukan. Melalui analisis sistematik terhadap bahan-bahan tersebut dihasilkanlah konklusi kajian. Hasilnya menunjukkan bahwa salah satu kemampuan guru dalam bidang penelitian dapat ditingkatkan melalui pelatihan penelitian tindakan kelas pada satuan pendidikan. Dukungan dari berbagai stakeholders dapat memudahkan guru dalam melakukan PTK yang baik.Kata kunci: kemampuan guru, karya tulis ilmiah, penelitian tindakan kelas

PENINGKATAN WAWASAN KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI PENDIDIKAN

Zulkarnain, Wildan, Sunarni, Sunarni, Burhanuddin, Burhanuddin

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.347 KB)

Abstract

Abstract: The objectives of this activity are: (1) improving leadership competencies in elementary schools; (2) increasing the latest insights from research results on educational leadership; (3) detect the style and type of leadership; and (4) increasing the latest insights from research results about organizational culture. The methods used are seminars and workshops. The result is that there is an increase in competence and insight of leadership and organizational culture as well as the detection of style and type of educational leadership.Keyword: leadership, organizational culture, style and type of leadershipAbstrak: Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan kompetensi kepemimpinan di sekolah dasar; (2) bertambahnya wawasan terbaru dari hasil-hasil penelitian tentang kepemimpinan pendidikan; (3) mengetahui gaya dan tipe kepemimpinan; dan (4) bertambahnya wawasan terbaru dari hasil penelitian tentang budaya organisasi. Metode yang digunakan adalah seminar dan workshop. Hasilnya bahwa ada peningkatan kompetensi dan wawasan kepemimpinan dan budaya organisasi serta terdeteksinya gaya dan tipe kepemimpinan pendidikan.Kata kunci: kepemimpinan, budaya organisasi, gaya dan tipe kepemimpinan

PELATIHAN PENILAIAN HASIL BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU

Kartini, Harti, Yuniawatika, Yuniawatika, Bintartik, Lilik, Winahyu, Sri Estu

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1795.293 KB)

Abstract

Abstract: Implementation of learning result assessment training was given to Blitar elementary school teachers because based on initial study conducted with some elementary school teachers in Blitar City revealed that they generally have difficulties in understanding the assessment in Curriculum 2013. In addition, the assessment result is not utilized optimal for feedback and for improvement of learning process. The lack of understanding is due to the socialization of the Curriculum 2013 has not reached them. The results of the activities show the teachers of Blitar Elementary School get knowledge insight, understanding the concept of assessment, and skillfully devise an assessment instrument to measure the competence of spiritual attitude, social attitude, knowledge and skill according to the assessment guide on Curriculum 2013.Keywords: assessment of learning outcomes, teacher professional competenceAbstrak: Pelaksanaan pelatihan penilaian hasil belajar diberikan kepada guru-guru SD Kota Blitar karena berdasarkan hasil studi awal yang dilakukan dengan beberapa guru SD di Kota Blitar terungkap bahwa mereka pada umumnya mengalami kesulitan dalam memahami penilaian dalam Kurikulum 2013. Selain itu hasil penilaian kurang dimanfaatkan secara optimal untuk umpan balik dan untuk perbaikan proses pembelajaran. Kurangnya pemahaman tersebut disebabkan karena sosialisasi Kurikulum 2013 belum menjangkau mereka. Hasil kegiatan menunjukkan guru-guru SD Kota Blitar mendapatkan wawasan pengetahuan, pemahaman konsep penilaian, dan terampil menyusun instrumen penilaian untuk mengukur kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan sesuai panduan penilaian pada Kurikulum 2013.Kata kunci: penilaian hasil belajar, kompetensi profesional guru