cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23018119     EISSN : 24431354     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Terhitung sejak tahun 2014, Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Teknolgi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram telah menerbitkan secara online Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem (JRPB) sehingga dapat diakses secara luas. Jurnal ini pada umumnya memuat hasil-hasil penelitian dari mahasiswa, peneliti, akademisi, praktisi, dan pemerhati di bidang teknik pertanian dan biosistem. JRPB berupaya menjaga eksistensi penerbitannya dan berharap jurnal ini dapat menjadi salah satu media publikasi bagi semua pihak yang meminati kajian-kajian ilmiah dalam bidang ilmu Teknologi Pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
Design of Coconut Shell Liquid Smoke Production Machine Based on Cyclone-Redistillation Technology Fathussalam, Muhammad; Putranto, Angky Wahyu; Argo, Bambang Dwi; Harianti, Arta; Oktaviani, Arsyika; Puspaningarum, Firda Pramesti; Putri, Sellyan Lorenza Olanda
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.113

Abstract

The higher of coconut crop production in Indonesia has positively correlated with the amount of coconut shell waste produced which is difficult to decompose by microorganisms. Therefore, the utilization of coconut shell waste into charcoal and liquid smoke has been carried out in recent years. During this time, the conventional process of coconut shell-liquid smoke (CS-LS) takes 3-5 days and produces grade C liquid smoke in low yields. Hence, this study aims to design CS-LS production machine based on cyclone-redistillation technology which which can increase the yield of liquid smoke produced. The performance of CS-LS production machine was analyzed by yield for each grades (grade A, B and C). In this study, the research method was engineering. The result showed that CS-LS production machine based on cyclone-redistillation has been production according to specifications, with the total dimension of machine was 132 cm length, 100 cm width and 145 cm height. The yield of grade A CS-LS production was 2.17%, whereas the grade B and C yields was 0.33% and 0.83%, respectively. The design of CS-LS production machine based on cyclone-redistillation technology has great potentially applied in SMEs for producing liquid smoke in Indonesia to increase productivity and quality of CS-LS.
PERUBAHAN SIFAT FISIK BUAH TOMAT SETELAH PROSES TRANSPORTASI Widhiantari, Ida Ayu; Sandra, Sandra; Djoyowasito, Gunomo
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.69

Abstract

Selama kegiatan transportasi buah tomat dapat mengalami kerusakan akibat adanya frekuensi getaran yang berasal dari mesin transportasi dan juga lama waktu kegiatan transportasi. Adanya getaran selama proses transportasi buah tomat dapat mempengaruhi perubahan tekstur buah tomat. Optimasi dilakukan dalam penelitian ini dengan tujuan untuk memperoleh mutu buah tomat yang optimal setelah dilakukan simulasi transportasi. Optimasi dilakukan dengan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) central composite design (CCD) dengan dua variabel bebas yaitu frekuensi getaran (3 Hz, 6HZ, dan 9Hz) dan lama waktu penggetaran (120, 150, dan 180 menit) serta tekstur buah tomat sebagai respon. Kondisi optimum diperoleh pada frekuensi getaran  2,33 Hz dan waktu simulasi transportasi 133,42 menit dengan nilai tekstur optimum buah tomat yaitu 0,147768 dengan nilai desirability sebesar 0,928.    
ANALISA SIFAT FISIK DAN KANDUNGAN GIZI PRODUK KRIM SUSU MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SENTRIFUGASI Hawa, La Choviya; Lastriyanto, Anang; Ervantri, Anggi Akhmad
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.130

Abstract

Susu mengandung komponen nutrisi yang lengkap seperti lemak, protein, kalsium, vitamin dan mineral lain. Untuk menghasilkan susu skim dan krim diperlukan teknologi sentrifugasi. Sentrifugasi adalah metode yang  menggunakan prinsip sedimentasi, di mana percepatan centripetal digunakan untuk memisahkan substansi dengan kepadatan lebih besar dan lebih kecil. Dengan sentrifugasi dimungkinkan untuk memecah emulsi dan memisahkan dispersi tetesan cairan halus, meskipun dalam hal ini fase tersuspensi adalah dalam bentuk tetesan cair yang akan menyatu setelah pemisahan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh dari perlakuan suhu dan kecepatan putaran sentrifugasi terhadap sifat fisik dan kandungan gizi pada krim susu. Penelitian ini menggunakan dua parameter yaitu kecepatan sentrifugasi dan suhu. Variasi suhu yang digunakan sebesar 30, 40  dan 50°C dan kecepatan sentrifugasi sebesar 6000.G, 7000.G dan 8000.G. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentrifugasi menggunakan Conical Disc Centrifuge mampu memisahkan lemak dari susu segar. Kandungan lemak tertinggi 20,42% dan protein tertinggi sebesar 1.577% pada kecepatan sentrifugasi 6000.G . Peningkatan suhu dan kecepatan putaran akan meningkatkan rendemen, densitas, kadar air dan konduktivitas krim susu. Di sisi lain mampu mempersingkat waktu proses, menurunkan viskositas dan titik didih krim susu.  
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA ALAT PENGERING TEMBAKAU MOLE TIPE EFEK RUMAH KACA (ERK) KONSTRUKSI BAMBU Sugandi, Wahyu Kristian; Thoriq, Ahmad; Yusuf, Asep; Purwonugroho, Arif
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.128

Abstract

ABSTRAK Tanaman tembakau merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan di Kabupaten Sumedang. Proses pengolahan  tembakau yang berpengaruh pada mutu tembakau tersebut yaitu proses pengeringan dan pengembunan. Saat ini proses pengeringan tembakau mole yang dihasilkan di Kecamatan Sukasari masih menggunakan energi cahaya matahari yang sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan sangat rentan untuk terkontaminasi oleh material lain saat penjemuran. Proses pengeringan menggunakan energi cahaya matahari ini memerlukan waktu 14 - 20 hari tergantung cuaca. Untuk mempercepat proses pengeringan, perlu dilakukan rancang bangun alat pengering tembakau mole tipe ERK konstruksi bambu. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang bangun dan uji kinerja alat pengering tembakau mole tipe ERK konstruksi bambu, sehingga dapat mempercepat proses pengeringan tembakau dalam jumlah besar. Metode penelitian menggunakan metode rekayasa dengan melalui beberapa tahap proses kegiatan yaitu: perancangan alat pengering tipe ERK, racangan fungsional, rancangan struktural, analisis teknik dan uji kinerja. Alat pengering tembakau mole tipe ERK konstruksi bambu yang telah dibuat memiliki panjang keseluruhan 5 m, lebar 3 m dan tinggi 2,5 m. Konstruksi alat pengering menggunakan bambu betung dan ikat, dinding sebagai pelapis alat pengering menggunakan plastik UV 6%. Berdasarkan analisis menggunakan software Ansys didapatkan tegangan pada rangka masih dibawah ambang batas yang disarankan yaitu sebesar 20,42 Pa, sedangkan ambang batas bambu petung yaitu sebesar 177 MPa. Pada pengujian tanpa beban menggunakan exaust fan, suhu yang diperoleh setelah pengambilan data selama 24 jam didalam alat pengering ERK yaitu sebesar 14ᵒC - 46ᵒC dan sedangkan suhu diluar alat pengering ERK sebesar 16,4 – 30,5ᵒC. Penurunan kadar air tembakau yang dihasilkan alat pengering ini sebesar 66% selama 5 hari, sedangkan diluar alat pengering sebesar 71% selama 14 hari. Efisiensi termal dan pengeringan alat pengering ini sebesar 55,79% dan 17,24%.   Kata kunci: Rancang Bangun, Uji Kinerja, Alat Pengering ERK, Tembakau Mole, Bambu    
Sifat Fisik Kacang Tanah Pada Varietas Talam 1, Varietas Talam 2 Dan Varietas Takar 2 Puspitasari, Isnaini; Sandra, Sandra; Wibisono, Yusuf
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.127

Abstract

Sifat fisik suatu bahan hasil pertanian sangat perlu diketahui terutama untuk perancangan alat dan mesin untuk pengolahan produk. Kualitas kacang tanah ditentukan oleh sifat fisik. Sifat fisik yang menentukan kualitas kacang tanah adalah kadar air dan kualitas fisik biji (biji utuh, biji keriput, dan biji rusak). Sifat fisik kacang tanah yang harus diperhatikan diantaranya ukuran kacang tanah (luas dan volume), true density, bulk density, porositas, angle of friction yang digunakan untuk pengeringan dan penyimpanan. Pada pengukuran sifat fisik kacang tanah berbagai jenis varietas diketahui bahwa masing-masing memiliki nilai yang berbeda-beda. Pada pengukuran nilai rata-rata dimensi panjang terbesar dimiliki varietas Talam 2 memiliki sebesar 14.48 ± 0.97, nilai rata-rata dimensi lebar terbesar dimiliki varietas Takar 2 dan Talam 1 sebesar 8.55 ± 0.57 dan nilai rata-rata dimensi tebal terbesar dimiliki oleh Takar 2 7.74 ± 0.56. Takar 2 memiliki  nilai diameter rata-rata aritmatik, diameter rata-rata geometrik, surface area, dan volume terbesar secara berturut-turut 9.93 ± 0.56, 9.62 ± 0.36, 291.05 ± 22.07, 468.03 ± 52.59. Hal itu terjadi karena kacang tanah varietas Takar 2 memiliki bentuk biji yang lebih besar dan biji yang lebih berisi. Kaca merupakan permukaan gesek yang memiliki nilai coefficient of static friction tertinggi.
ANALISIS VARIASI JENIS DAN PANJANG SUMBU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PADA SISTEM HIDROPONIK Ansar, Ansar; Putra, Guyup Mahardhian Dwi; Ependi, Opan Sopiandi
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengamati pengaruh jenis dan panjang sumbu terhadap laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi (Brassica Juncea L.), menganalisa pengaruh sirkulasi air  terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi. Penelitian ini menggunakan dua perlakuan, yaitu jenis sumbu dan panjang sumbu. Setiap perlakuan terdiri dari 12 pengulangan, sehingga terdapat 24 ulangan. Penelitian ini telah mengkaji beberapa parameter yaitu suhu lingkungan, kelembaban udara, intensitas cahaya, evapotranspirasi, dan pertumbuhan tanaman. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa intensitas cahaya tertinggi pada ruang tanam T2, evapotranspirasi tertinggi pada ruang tanam T2, kemudian pertumbuhan tanaman tertinggi diperoleh pada ruang tanam T2  jenis sumbu sabut kelapa dengan sistem sirkulasi air.
PENENTUAN LIKU KALIBRASI DEBIT (RATING CURVE) PADA MUSIM HUJAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) DELI Setiawan, Andi; Susanto, Edi
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.117

Abstract

Liku kalibrasi debit  merupakan kurva yang menunjukkan hubungan antara tinggi muka air dan debit sungai sehingga dapat digunakan untuk memprediksi besarnya debit pada sungai tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan persamaan liku kalibrasi debit di DAS Deli. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur debit air sungai dan mengambil data tinggi muka air menggunakan alat water level logger dengan pengamatan minimal dua kali dalam seminggu. Debit air sungai pada lokasi penelitian memiliki nilai yang bervariasi yaitu 0,74 - 3,28 m3/detik dengan rata-rata 1,06 m3/detik. Penentuan persamaan liku kalibrasi debit menggunakan beberapa metode yaitu linier, polinomial, berpangkat, logaritmik, dan eksponensial. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa persamaan dengan metode polinomial orde dua memiliki tingkat korelasi (r) dan RMSE yang terbaik dengan nilai r 0,986 dan nilai RMSE 0,011. Persamaan rating curve yang diperoleh adalah Q = 18,97(h)2 – 1,372(h) + 0,190.
Pengeringan Lapis Tipis Kopra Putih Menggunakan Oven Pengering Murad, Murad; Sabani, Rahmat; Mahardhian Dwi Putra, Guyup
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

West Nusa Tenggara has enormous potential as coconut producer in Indonesia. With total area 64.297,10 ha, it can produced coconuts in amount of 49670.93 tons (NTB in Figures, 2010). Most of the coconut was sent to Java Island, whereas some local communities process the coconuts into copra and traditional coconut oil. However, NTB as producer of copra has not been able to produce good quality copra because the traditional process is conducted using simple processing equipment, requires large human power, and long processing time. Due to these limitiation, it is necessary to implement appropriate technology by using shelf-type dryer (tray dryer) tool that utilizes solar energy as a source of thermal energy. Using solar collectors panel, the dryer produce heat higher than using direct drying and the temperature can be controlled. Purpose of this study was to determine characteristics of copra drying processes (temperature, relative humidity, effective drying rate, and relation between effective drying rate and water content) using oven as ideal drying tool, for further application on solar-energy tray-dryer type. Drying was conducted until water content achieved 9%, the observed and calculations data were plotted into graphic then studied descriptively. Calculated variables are reduction in weight material, moisture content, drying air temperature, ambient air temperature, outflow air temperature, material temperature, air humidity, drying efficiency, air flow rate, and intensity of solar radiation. Constant value indicates that the higher the drying air temperature, the more rapid time were needed to decrease moisture content of the material, therefore the obtained general equation for water content ratio becomes MR = exp (-0,0141.T - 0.2583) * t.
APLIKASI PROGRAM LINEAR DALAM PEMBUATAN FORMULASI COOKIES DARI TEPUNG KOMPOSIT (JAGUNG, KACANG KEDELAI DAN BONGGOL PISANG BATU) Hariadi, Hari; Effendi, Supli; Sutisna Achyadi, Nana
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v5i1.46

Abstract

Tujuan penelitian adalah mempelajari formulasi tepung komposit dengan mengoptimalkan penggunaan bahan baku tanpa mengurangi mutu yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah penerapan linier programming. Faktor pembatas yang digunakan yaitu perbandingan bahan baku dari tepung komposit, nilai pembatas diambil dari SNI No. 01-2973-1992. Faktor kendala adalah harga bahan baku yang digunakan. Hasil penelitian tahap pertama menghasilkan karakteristik tepung yang sesuai dengan syarat mutu SNI. Analisis kimia untuk tepung jagung adalah karbohidrat sebesar 70,45 %, protein 8,96 %, kadar lemak 4,00 % dan kadar air 3,14 %; tepung kacang kedelai mengandung karbohidrat sebesar 37,80 %, protein 35,60 %, lemak 20,16 % dan kadar air 2,83 %; sedangkan tepung bonggol pisang batu mengandung karbohidrat sebesar 66,20 %, protein 3,40 %, lemak 0,00 % dan kadar air 9,28 %. Hasil penelitian tahap kedua, dari lima formulasi yang feasible, didapatkan formulasi 5 sebagai formula optimal terpilih. Berdasarkan uji kesukaan, formulasi ini menghasilkan cookies dengan warna, aroma, rasa dan tekstur paling baik; berdasarkan hasil program linier dihasilkan biaya produksi terendah, yaitu Rp 1.734,400,- per 100 gram; serta berdasarkan analisis kandungan zat gizi, dari linier programming, formulasi 5 mengandung protein 6,80 gram, karbohidrat 55,03 gram, lemak 16,50 gram, energi 396,14 kkal, dan kadar air 13,16%; sedangkan berdasarkan analisis kimia diperoleh protein 13,47 gram, karbohidrat 60,12 gram, lemak 16,82 gram, energi 446,82 kkal, dan kadar air 2,14 %. Produk tersebut telah memenuhi syarat dari SNI No. 01-2973-1992 dan lebih tinggi dibanding produk cookies yang ada di pasaran. Berdasarkan uji hedonik, formulasi 5 mempunyai nilai tertinggi dari segi uji organoleptik, analisis kandungan gizi, serta analisis biaya dibanding dengan formula lainnya. Produk cookies terpilih sudah memenuhi acuan yang dianjurkan. Persentase sumbangan cookies adalah 22,34% untuk energi dan 30,53% untuk protein. Kata kunci: bonggol pisang batu, cookies, jagung, kacang kedelai, tepung komposit
Rancang Bangun Dan Uji Kinerja Mesin Pencacah Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak Dengan Menggunakan Pisau Tipe Reel (Construction Design and Test Performance of Elephant Grass for Cattle Feed using Reel Type Knife) K. Sugandi, Wahyu; Yusuf, Asep; Saukat, Muhammad
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elephant grasses demand for cattle feed in Lembang area is increasing in quantities, however qualities of the cutting grasses have not achieved the demand of cattle feed, i.e. length of some of cutting grasses found above 5cm. Therefore, research about elephant grasses cutting technology in order to achieve the standard of forages (cattle feed) production, i.e. 1-5 cm cutting grasses length, need to be conducted. Aimed of this research was to develop machine that could cut elephant grasses by using precision cutting mechanism on the required dimension (1-5 cm). Method used in this research was engineering method using step as follow: (1) Measurement of elephant grasses characteristic; (2) Design analysis of cutting machine, which covered design of the cutter knife, hopper design, frame and transmission system; (3) Construction of elephant grasses cutting machine; (4) Functional test of elephant grasses cutting machine; (5) Test performance of elephant grasses cutting machine; and (6) Measurement of the cutting grasses. Result showed that physical characteristic of elephant grasses were as follow: average length of grass leaves 99.4 cm, leaves wide 2.65 cm, leaves thickness 0.23 cm, and leaves weight 7.8 g. Machine dimension was 800 mm length, 750mm wide, and 104mm height. Power need to cut elephant grasses was 1.6 kW and machine capacity 1988 kg/hour. Length of the produced cutting grasses was 1-3 cm.    Keywords: cutting power, elephant grasses, machine test performance    ABSTRAK Kebutuhan akan rumput gajah untuk pakan ternak di daerah Lembang kuantitas terus meningkat akan tetapi kualitas pemotongan belum sesuai dengan kebutuhan pakan ternak dimana panjang potongan hasil cacahan masih ada yang diatas 5 cm. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu penelitian tentang teknologi pencacahan rumput gajah yang sesuai dengan standar pembuatan silase (pakan ternak) dengan ukuran potongan rumput 1-5 cm. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan mesin yang mampu mencacah rumput gajah dengan mekanisme pemotongan yang presisi pada tingkat ukuran yang diperlukan (1-5 cm). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode rekayasa dengan tahapan penelitian sebagai berikut: (1) Pengukuran karakteristik rumput gajah, (2) Analisis desain mesin pencacah rumput gajah yang meliputi desain silinder pisau pencacah, desain hoper, rangka dan sistem transmisi (3) Pembuatan prototipe mesin pencacah rumput gajah, (4) uji fungsional mesin pencacah rumput gajah (5) Uji kinerja mesin pencacah rumput dan (6) pengukuran panjang potongan rumput. Pengujian terhadap mesin hasil rancang bangun menunjukkan bahwa karakteristik fisik dari rumput gajah hasil pengukuran diperoleh data sebagai berikut: rata – rata panjang daun 99,4 cm; lebar daun 2,65 cm; tebal daun 0,23 cm; berat daun 7,8 gram. Dimensi mesin adalah panjang 800 mm, lebar 750 mm dan tinggi 104 mm. Daya yang dibutuhkan untuk mencacah rumput gajah adalah 1,6 kW dan Kapasitas Mesin adalah 1988 kg/jam. Panjang hasil pemotongan terhadap rumput gajah adalah 1-3 cm. Kata kunci: daya pemotongan, rumput gajah, uji kinerja mesin

Page 1 of 10 | Total Record : 91