cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pesisir selatan,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Published by STKIP Pesisir Selatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN" : 22 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SUB KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DENGAN TEKNIK PERMAINAN PADA SISWA KELAS XII.IPA.3 DI SMAN 1 PASAMAN Syofyan, Syofyan
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTTaking into account the expectations to be achieved for the school organizers through optimum student coaching both academic and non academic potential, is the education process must produce human noble character, noble character, superior personality, leadership, entrepreneur, patriot soul, soul of innovator, initiative, creative and independent. Facts that occur in the field of problems learning motivation sub skill communicating students that occurred in SMAN 1 Pasaman be the responsibility of teachers in the school counseling through guidance and counseling services. This research is a service action research. The research procedure in this research includes planning, action, observation and reflection. This study consists of two cycles with four meetings. The population in this study is all students of Class XII.IPA.3 in SMAN 1 Pasaman, which consists of 30 students. The results showed that the average of students learning motivation sub skill experienced an increase of 8.76%. Motivation to learn sub skill communicate student before executed service mastery of content with game technique, show medium category that is 62,37%. Motivation to learn sub skill communicating student after implemented service mastery of content with game technique, showing medium category that is 71,13%. Based on the description, it can be concluded there is an increase in motivation to learn sub-communication skills through content mastery services with game techniques on Students Class XII.IPA.3 at SMAN 1 Pasaman Year Teaching 2015/2016.Keywords: Motivation to learn communication sub skills, Content Mastery Service, Game Technique
PENINGKATAN KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENYUSUN PROGRAM SUPERVISI PENDIDIKAN MELALUI MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) BERBASIS PENDAMPINGAN DI SEKOLAH BINAAN Samaun, Samaun
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Based on the results of the observations that researchers have done on the principal at the school in SMKN 1 Talamau, SMKN 1 Ranah Pasisie, found that the ability of the principal in preparing the program of supervision of education is still low. The purpose of this study is to describe and obtain information about the efforts of the principals ability in preparing the program of supervision of education through the Consultative Working School Principal MKKS-based mentoring in the School. This study is a school action research. The research procedures in this study include planning, action, obeservation and reflection. This study consists of two cycles with four meetings. The subjects consist of 2 principals of Sekolah Binaan. Research data was collected using obeservation sheets. Data were analyzed using percentages. The results show that MKKS based mentoring can improve the ability of headmaster in preparing the program of supervision of education in Sekolah Binaan. This is evidenced by the increase in the ability of the principal in preparing the education supervision program from cycle I to cycle II. The average ability of headmaster in preparing the education supervision program in cycle I is 73.17 with enough category and in cycle II is 84.29 with good category. Keywords: Principal Ability, Education Supervision Program, MKKS
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENJASKES MELALUI METODE DRILL DI KELAS XII IPA.3 SMAN 1 KINALI Irwan, Irwan
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil belajar yang diperoleh oleh peserta didik di Kelas XII IPA.3 SMAN 1 Kinali dalam pembelajaran penjaskes ditemukan bahwa hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran penjaskes masih sangat rendah dan banyak yang berada di bawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran penjaskes melalui penerapan metode pembelajaran melalui penerapan Metode Drill Di Kelas XII IPA.3 SMAN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, obeservasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 30 orang peserta didik Kelas XII IPA.3 SMAN 1 Kinali. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa metode drill dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran penjaskes di SMAN 1 Kinali. Hasil belajar belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Hasil belajar peserta didik pada siklus I adalah 67,50(cukup) meningkat menjadi 87,50 (baik) dengan peningkatan sebesar 20,00.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING PADA SISWA KELAS X.3 SMAN 1 KINALI Antonius, Antonius
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Based on the result of study of student of Class X.3 SMAN 1 Kinali in sub physics subject Analyzing the influence of calor to a substance, Analyzing Way of heat transfer and Applying Black Principle in solving everyday problem found that result of student study in physics subject still very low. The average student learning outcomes are still under the KKM. The purpose of this study is to describe and obtain information about efforts to improve student learning outcomes in the subjects of Physics through Problem Posing Learning Model in Class X.3 SMAN 1 Kinali. This research is a classroom action research. The research procedures in this research include planning, action, observation and reflection. This study consists of two cycles with four meetings. The subjects consisted of 36 students of Class X.3 SMAN 1 Kinali. The data were collected using observation sheet and daily test. Data were analyzed using percentages. Based on the results of research and discussion that has been raised, it can be concluded that Problem Posing Learning Model can improve student learning outcomes in the subjects of Physics at SMAN 1 Kinali. Student learning outcomes from cycle I to cycle II. Student learning outcomes in cycle I was 57.75 (Enough) increased to 84.75 (good) with an increase of 27%. Keywords: Learning Outcomes, Physics, Problem Posing Learning Model
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SEKOLAH BINAAN PASAMAN BARAT Sa‘Aban, Sa‘Aban
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari rendahnya kemampuan kompetansi guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Kurang mampunyai guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini disebabkan berbagai macam faktor. Komponen-komponen RPP ini lebih rinci dan lebih spesifik dibandingkan dengan komponen-komponen dalam silabus. Bentuk RPP yang dikembangkan pada berbagai daerah atau sekolah mungkin berbeda-beda, tetapi isi dan prinsipnya seharusnya sama. Komponen minimal yang ada dalam RPP adalah tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, sumber belajar, penilaian hasil belajar. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi dan refleksi, dan dilakukan minimal dalam dua siklus. Menurut Kemmis dan McTaggart (1992:9-14) prosedur penelitian adalah “Proses penelitian tindakan merupakan proses tindakan yang direncanakan yang merupakan gambaran daur ulang atau siklus. Setiap siklus dimulai dari perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), refleksi (reflection) yaitu perenungan terhadap perencanaan kegiatan tindakan dan kesuksesan hasil yang diperoleh”. Penelitian ini ditujukan kepada seluruh guru semua mata pelajaran di SMPN 2 Gunung Tuleh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Melalui  Supervisi Akademik Pengawas Sekolah Binaan Pasaman Barat sudah tampak perbedaan siklus 1 dan siklus 2 dimana pada siklus 2 kualitas RPP guru sudah hampir bagus, dimana 14 orang guru dengan kriteria cukup, 8 orang dengan kriteria baik dan 7 orang dengan kriteria sangat baik. Dengan nilai rata-rata 80,75. Berdasarkan kriteria ketuntasan atau kesuksesan penelitiab tindakan yang dilaksanakan, maka kegiatan ini dinyataka berhasil, bahwa pada siklus 2 guru sudah mendapatkan nilai rata-rata 80,75 berikut ini disajikan perbandingan siklus satu dan dua.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KUIS KARTU BERVARIASI PADA SISWA KELAS XI.IPA.4 IPA 4 SMAN 1 KINALI Wati, Erda
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Based on the learning outcomes of students of class XI.IPA.4 SMAN 1 Kinali in Biology sub Subject Describes the structure and function of certain human and animal organs, abnormalities or diseases that may occur and the implications found that the students learning outcomes in the subjects Biology sub Describes the structure and function certain human organs, possible abnormalities or diseases and their implications are still very low. The average student learning outcomes are still under the KKM. The purpose of this study is to describe and obtain information about efforts to improve student learning outcomes in the subjects Biology sub Describes the structure and function of certain human and animal organs, abnormalities or diseases that may occur as well as the implications through the model of Various Card Quiz Learning in class XI.IPA. 4 SMAN 1 Kinali West Pasaman District. This research is a classroom action research. The research procedures in this research include planning, action, observation and reflection. This study consists of two cycles with four meetings. The subjects consisted of 33 students of class XI.IPA.4 SMAN 1 Kinali. The data were collected using observation sheet and daily test. Data were analyzed using percentages. Based on the results of research and discussion that have been put forward, it can be concluded that the learning model Card Quiz Bervariasi can improve student learning outcomes in the subjects Biology Sub Writing Text Speech / lecture / sermons with systematic and effective language in SMAN 1 Kinali. Student learning outcomes from cycle I to cycle II. Student learning outcomes in cycle I was 53.52 (Less) increased to 83.24 (good) with an increase of 29.72.Keywords: Learning Outcomes, Biology, Varied Card Quiz learning model
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BAMBOO DANCING DI KELAS XI IPA.1 SMAN 1 KINALI Winanto, Kusuma
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan aktivitas belajar siswa Kelas XI IPA.1 SMAN 1 Kinali dalam Mata pelajaran Bahasa Inggris ditemukan bahwa aktivitas belajar siswa dalam Mata pelajaran Bahasa Inggris masih sangat rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang Peningkatan Aktivitas Belajar siswa dalam Mata pelajaran Bahasa Inggris melalui model pembelajaran kooperatif Bamboo Dancing di Kelas XI IPA.1 SMAN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, obeservasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 38 orang siswa Kelas XI IPA.1 SMAN 1 Kinali. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran pembelajaran kooperatif Bamboo Dancing  dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam Mata pelajaran Bahasa Inggris di SMAN 1 Kinali. Aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 70.99 (cukup) meningkat menjadi 82.48  (baik) dengan peningkatan sebesar 76.74.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA SISWA KELAS X IPA 5 SMA N 1 Pasaman Pardede, Frida
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Based on the results of students studying Class X IPA 5 SMA N 1 Pasaman in Biology subjects found that the results of student learning in Biology subjects is still very low. The average student learning outcomes are still under the KKM. The purpose of this study is to describe and obtain information about efforts to improve student learning outcomes in Biology sub Subjects Describe the characteristics Archaebacteria and Eubacteria and its role for life through Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Learning Model in Class X IPA 5 SMA N 1 Pasaman Pasaman Barat Regency. This research is a classroom action research. The research procedures in this research include planning, action, observation and reflection. This study consists of two cycles with four meetings. The subjects consisted of 30 students of Class X IPA 5 SMA N 1 Pasaman. The data were collected using observation sheet and daily test. Data were analyzed using percentages. Based on the results of the research and discussion that have been proposed, it can be concluded that Cooperative Integrated Reading and Composition Learning Model (CIRC) can improve student learning outcomes in Biology sub subjects Describe the characteristics Archaebacteria and Eubacteria and its role for life in SMA N 1 Pasaman. Student learning outcomes from cycle I to cycle II. Student learning outcomes in cycle I was 49.36 (Less Good) increased to 83.69 (Good) with an increase of 34.33%. Keywords: Learning Outcome, Biology, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Learning Model
PENINGKATAN KUALITAS PENYUSUNAN RPP MELALUI MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH OLEH GURU DI SMAN 1 KINALI Syafril, Syafril
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan yang telah peneliti lakukan guru di SMAN 1 Kinali, ditemukan bahwa kemampuan guru dalam menyusun RPP masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang penyusunan RPP oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, obeservasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 10 orang guru SMAN 1 Kinali. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembaran obeservasi. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Monitoring dan Evaluasi dapat Meningkatkan penyusunan RPP guru Di SMAN 1 Kinali. Hal ini dibuktikan dengan adanya evaluasi dan monitoring dapat Meningkatkan kualitas penyusunan RPP guru Di SMAN 1 Kinali dari siklus I ke siklus II. Rata-rata kemampuan guru dalam meningkatkan pembuatan RPP pada siklus I adalah 51.39 dengan kategori kurang, Pada siklus II adalah 85.46 Baik.
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENYUSUN LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS MELALUI MODEL PEMBINAAN CLCK (CONTOH, LATIHAN, CONTROL, KERJA MANDIRI) BERBASIS MENTORING DI SMAN 2 PASAMAN DAN SMAN 1 LEMBAH MELINTANG Khaidir, Khaidir
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBerdasarkan pengamatan terhadap kompetensi guru SMAN 2 Pasaman dan SMAN 1 Lembah Melintang dalam menyusun laporan penelitian tindakan kelas di ditemukan fenomena bahwa kompetensi profesional guru dalam menyusun penelitian tindakan kelas masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang peningkatan kompetensi profesional guru dalam menyusun laporan penelitian tindakan kelas melalui model pembinaan CLCK (Contoh, Latihan, Control, Kerja Mandiri) berbasis mentoring di SMAN 2 Pasaman dan SMAN 1 Lembah Melintang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, obeservasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 13 orang guru SMAN 2 Pasaman dan SMAN 1 Lembah Melintang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa model pembinaan CLCK berbasis mentoring dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun laporan penelitian tindakan kelas di SMAN 2 Pasaman dan SMAN 1 Lembah Melintang. Analisis terhadap kualitas laporan PTK yang dibuat oleh guru menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru dalam menyusun laporan penelitian tindakan kelas meningkat dari siklus I ke siklus II. Kompetensi profesional guru dalam menyusun laporan penelitian tindakan kelas pada siklus I adalah 77,69 (cukup) meningkat menjadi 84,69 (baik) pada siklus II dengan peningkatan sebesar 7,00 poin.  

Page 1 of 3 | Total Record : 22