cover
Filter by Year

Analysis
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Articles
51
Articles
DEMPLOT PENGEMBANGAN BUDIDAYA KEPITING CANGKANG LUNAK DI DESA SALEMBA, KECAMATAN UJUNG LOI, KABUPATEN BULUKUMBA SULAWESI SELATAN

Kudsiah, Hadiratul, Rahim, Sri Wahyuni, Rifai, Muhammad Ahsin, Arwan, Arwan

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.497 KB)

Abstract

Salah satu teknologi budidaya kepiting yang membutuhkan waktu relatif cepat dan mortalitas yang rendah adalah budidaya kepiting cangkang lunak. Luasnya potensi tambak yang belum tergarap dan terlantar (mangkrak) ditinggalkan pemiliknya, tingginya potensi pasar lokal, nasional ekspor, kelebihan teknologi budidaya dan nilai gizi/nutrisi produk yang dimiliki maka teknologi budidaya kepiting cangkang lunak sangat potensial untuk dikembangkan menjadi usaha baru yang menguntungkan bagi masyarakat pesisir dan pelaku dunia usaha perikanan. Kegiatan ini bertujuan melakukan transfer teknologi budidaya kepiting cangkang lunak sistem karamba apung bersekat di perairan tambak kepada masyarakat petambak di Kabupaten Bulukumba, khususnya masyarakat petambak Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loi, tempat demplot ini berlangsung. Kegiatan demplot diharapkan dapat menjadi altenatif usaha baru dan atau diversifikasi usaha budidaya tambak dengan budidaya kepiting cangkang lunak. Kegiatan dilaksanakan selama empat bulan mulai bulan April – Juli 2017, meliputi survei lokasi demplot, penyuluhan klasikal, demplot budidaya kepiting cangkang lunak di perairan tambak, dan desiminasi kegiatan. Hasil evaluasi penyuluhan kelas dan demplot menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan khalayak sasaran tentang teknologi budidaya kepiting cangkang lunak sistem karamba bambu apung bersekat di perairan tambak.

PENGEMBANGAN MULTI PURPOSE TREE SPECIES DAN INOVASI PRODUK BERBASIS CARBON DARI HASIL HUTAN SEBAGAI PRODUK KREATIF BAGI SANTRI DI PONDOK PESANTREN

Yunianti, Andi Detti, Suhasman, Suhasman, Bachtiar, Budirman, Taskirawati, Ira, Agussalim, Agussalim

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.183 KB)

Abstract

Abstrak. Pondok pesantren adalah salah satu wadah pendidikan islam yang menggabungkan ilmu-ilmu keagamaan (islam) dan ilmu-ilmu sains dalam rangka menciptakan generasi yang tangguh serta tanggap dalam perubahan (Shohwatul Is’ad, 2015). Harapan dengan perubahan yang semakin cepat dan cenderung kepada perubahan yang negatif dapat teredam dengan melahirkan generasi robbani yang mampu menjadi panutan di masyarakat untuk lebih mengenal perintah dan larangan Allah SWT dan Rasulullah SWA. Pola pendidikan di pondok pesantren adalah model pendidikan boarding school dengan tujuan menghasilkan generasi muda yang berakhlak  mulia  sekaligus  menguasai  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi serta mampu membangun kebersamaan diantara sesamanya. Pondok pesantren yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu Pondok Pesantren Bukit Hidayah di Malino Kabupaten Gowa. Bentuk kegiatan yang kami lakukan adalah pembentukan karakter santri yang lebih peduli lingkungan dan berjiwa entrepreneurship. Pembentukan karakter seperti ini penting dikembangkan agar para santri tidak hanya  memiliki nilai lebih dari aspek penguasaan ilmu pengetahuan umum dan keagaamaan tetapi juga pada karakter dan identitas diri, daya kreativitas dalam menemukenali dan mengembangkan potensi sumberdaya yang ada di sekitarnya, serta mampu menghasilkan produk-produk yang bermanfaat sembari berlatih membangun sinergi dengan sesama santri. Untuk membantu membentuk karakter tersebut, maka kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan rangkaian   kegiatan   yang   meliputi;   1)   Pembelajaran dilapangan   untuk meningkatkan penguasaan  ilmu  pengetahuan mitra  mewujudkan pondok pesantren yang berbasis lingkungan, 2). Pelatihan mengembangkan tanaman multy purpose tree (MPTS) sebagai wujud kepedualian terhadap lingkungan sekeliling dan bernilai ekonomi dan 3) Pelatihan inovasi teknologi tepat guna yang sederhana dan ramah lingkungan yang dapat diterapkan dan dikembangkan di pondok pesantren dengan memanfaatkan sumber daya lokal untuk menghasilkan produk-produk kreatif berbasis karbon. Pada akhir kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, sekolah mitra diharapkan mampu mewujudkan dan mengaplikasikan pemanfaatan limbah dan sumber daya lokal dengan menggunakan teknologi sederhana sehingga dapat terwujud Pondok Pesantren yang berwawasan lingkungan. 

MENUJU MAKASSAR SEHAT MELALUI PENINGKATAN KONSUMSI IKAN, SAYUR DAN BUAH DI KOTA MAKASSAR

Taslim, Nurpudji A., Asfar, Muhammad, Angriawan, Sigit, Yuliana, Indra, Ashari, Nur

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.596 KB)

Abstract

Obesitas salah satu yang ikut berkonstribusi terhadap meningkatnya penyakit tidak menular hipertensi dan stroke. Sulawesi Selatan menduduki rangking pertama untuk stroke (Riskesdas 2013).  Presentase sentral obesitas pada anak >15th di kota makassar sebesar 34,6%, khusus wanita  yang menderita obesitas pada usia >18 tahun ditemukan sebesar 24.7% dan  laki-laki sebesar 12%. Hal ini disebabkan masyarakat kota Makassar secara umum masih belum menerapkan pola hidup yang sehat, benar dan baik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pola makan yang sehat. Obesitas dapat dicegah melalui konsumsi sayur dan buah yang mengandung serat tinggi dan digunakan sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan, selain sebagai sumber vitamin dan  mineral. Ikan yang berlimpah perlu mendapat perhatian khusus berkaitan dengan perannya sebagai  sebagai sumber protein, terutama untuk anak balita yang berhubungan dengan kecerdasan. Hal ini yang melatarbelakangi kegiatan Program Ipteks bagi wilayah (IbW)-CSR 2017 di kota Makassar.Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemilihan, penanganan dan pengolahan ikan, buah dan sayur yang baik dan benar, menyukseskan program pemerintah “menuju Makassar Sehat”.  Program IbW Kota Makassar dilaksanakan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Makassar. Kegiatan yang dilaksanakan berupa training of trainer (ToT),  penyuluhun terkait pemilihan dan penanganan ikan dan sayur-buah yang benar dan konsultasi gizi. Dari kegiatan Ipteks bagi Wilayah ini diperoleh luaran berupa leaflet dan buku saku cara memilih dan mengolah ikan, sayur dan buah yang benar.

IbM KELOMPOK LANSIA PENDERITA DM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMO KOTA DEPOK JAWA BARAT

Ratnawati, Diah, Siregar, Tatiana, Wahyudi, Chandra Tri

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.375 KB)

Abstract

ABSTRAKKegiatan IbM Lansia penderita DM di Wilayah Kerja Puskesmas Limo Kota Depok Jawa Barat bertujuan untukmeningkatkan kemampuan kelompok pendukung dalam melakukan pengontrolan kadar gula darah pada lansia dengan diabetes mellitus.Kelompok pendukung menunjukkan bahwa intervensi yang berbasis dukungan sosial ini efektif untuk diberikan di masyarakat. Program IbM Kelompok Lansia Penderita DM ini melakukan pelatihan kelompok pendukung dengan pemantauan melalui Kartu Pemantauan Mandiri Lansia DM (KPM Lansia DM) terhadap penilaian status gizi lansia, kebutuhan kalori perhari, kecukupan aktifitas fisik dan kekebalan stres. Selain itu, kelompok pendukung juga diajarkan terapi komplementer seperti terapi herbal dengan daun sirih merah dan relaksasi BEBAS DM (Berkombinasi Benson, Meditasi dan Afirmasi Stres DM) serta perawatan mandiri seperti perawatan kaki dan senam kaki untuk mengontrol kadar gula darah lansia dengan DM di keluarga, kelompok, dan komunitas. Tim pelaksana IbM melakukan beberapa penyuluhan dan pelatihan pada kelompok pendukung pada dua lokasi berbeda, dengan jumlah tiap kelompok masing-masing sebanyak 30 orang lansia, dan kegiatan yang dilakukan berupa: pendidikan kesehatan mengenai penyakit diabetes mellitus, gaya hidup sehat, modifikasi diet DM, aktifitas/olahraga untuk Diabetesi – Senam Kaki & Senam Diabetes, perawatan dan pencegahan anggota tubuh dari luka diabetes, serta Manajemen Stress dengan Relaksasi Benson, dan pengecekan GDS oleh Tim pelaksana IbM.Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan pada kelompok pertama: sebanyak 93% (28 lansia) keluarga mendukung pengobatan dan perawatan lansia dengan DM dibandingkan kelompok kedua hanya 47,6% (20 lansia). Hasil hitung IMT kelompok 1 yang mengalami obesitas sebanyak 70% (21 lansia) hampir sama dnegan kelompok 2 sebanyak 63% (19 lansia), sedangkan dari hasil ukur GDS yangmengalami katagorik GDS tinggi > 299 gr% di kelompok 1 ada 1 lansia (3,3%) kelompok 2 ada 2 lansia (6,7%).Kata kunci: Kelompok pendukung, Lansia DM, Senam kakiABSTRACTlbM activity by elders who suffer DM on Puskesmas Limo Depok, Jawa Barat area is addressed to improve the ability of the support group in controlling blood sugar on elders with diabetes melitus. The support group shows that intervention that based on this social support is effective to be given to the society. This lbM group program by elders who suffers DM train the support groups by monitoring Independent DM Elders Monitoring Card or Kartu Pemantuan Mandiri Lansia DM (KPM Lansia DM) to score elders nutrition status, calory needs per day, physical activities, dan immunity to stress. Other than that, the support group also trained complementary therapy like herbal therapy with red sirih leaf and free DM relaxation (Benson combination, Meditation, and Stress Affirmation DM) and independent treatment like foot treatment and foot gymnastic to control blood sugars in elders with DM in families, group, and community. The IbM implementation do some counseling and training to support group on two different location, with each groups consisting of 30 elders, and activities like health education about diabetes mellitus diseases, healthy lifestyle, DM diet modification, activities/sport for Diabetes - Foot exercise and Diabetes exercise, treatment and body parts prevention from diabetes wounds, and also Stress management with Benson Relaxation, and GDS checking by IbM implementation team. Evaluation result for the executed activites found on the first group: about 93% (28 elders) families support medication and treatment for elders who suffers DM compared to the second group by 47,6% (20 elders). IMT Calculation result on group 1 who suffers obesity as much 70% (21 elders) almost same with 2 groups as much as 63% (19 elders), while GDS measurement who suffers high GDS categorical > 299 gr% in group 1 there is 1 elder (3,3%) group 2 there are 2 elders (6.7%).Keywords : ( DM elders, foot exercise, support group, )

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS DODOL NANGKA DI DESA SURANADI LOMBOK BARAT NUSA TENGGARA BARAT

Ansar, Ansar, Nazaruddin, Nazaruddin

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.019 KB)

Abstract

Dodol nangka merupakan salah satu produk olahan khas Lombok yang banyak digemari konsumen dan sering dijadikan sebagai buah tangan para wisatawan yang berkunjung ke Lombok. Selama ini proses pengolahan dodol nangka masih dilakukan secara konvensional, sehingga kualitas produk sangat rendah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan melakukan introduksi teknologi mesin pengaduk dodol otomatis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk. Ada dua UKM yang dijadikan mitra pada kegiatan ini yaitu UKM Warna Sari dan Edelwais. Target luaran yang ingin dicapai adalah terjadinya peningkatan kualitas produk. Metode yang digunakan untuk mencapai target tersebut adalah melakukan introduksi mesin pengaduk dodol nangka otomatis untuk peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin pengaduk dodol otomatis yang telah diintroduksikan kepada mitra dapat meningkatkan produktivitas dari 10 kg/hari menjadi 20 kg/hari. Produk yang dihasilkan juga lebih higienis, gurih, dan lezat jika dibandingkan sebelum menggunakan mesin ini. Khalayak sasaran telah terampil mengaplikasikan teknologi yang telah diberikan dan sangat berminat dan mau mengaplikasikan teknologi ini untuk keberlanjutan usaha pengolahan dodol nangka.

WORKSHOP BUSINESS MODEL CANVAS UNTUK ANALISA BISNIS YANG LEBIH KOMPREHENSIF

Zamrudi, Zakky, Karim, Saiful, Wicaksono, Teguh

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.543 KB)

Abstract

Perkembangan ide-ide kreatif dalam bentuk kecil sedang berkembang sangat pesat di era globalisasi teknologi pada masa kini. Perkembangan UMKM berbasis teknologi sangat berkembang pesat. Munculnya ratusan perusahaan rintisan saat ini menuntut para pengusaha muda untuk memutar otak bersaing dengan para competitor-kompetitor yang lain. Pola manajemen inovasi yang baik menjadi kunci dari keberhasilan mendirikan usaha. Mempersiapkan wirausaha muda yang berpengetahuan cukup menjadi hal yang sangat penting di masa sekarang. Siswa SMK dituntut tidak hanya siap kerja namun juga diharapkan dapat mampu mencetak lapangan kerja, yaitu menjadi seorang wirausaha. Dengan diadakannya wokshop business model canvas ini diharapkan para siswa mempunyai pengetahuan yang cukup dalam menganlisa situasi usaha dan manajemen inovasi di masa mendatang. Hasil dari workshop ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, motivasi dan keinginan untuk berwirausaha. Ini menunjukkan tingkat ketertarikan para siswa untuk berwirausaha. Diharapkan dari kegiatan workshop ini dapat ditindaklanjuti di masa mendatang untuk keberlanjutan pengembangan ide pada siswa SMK.Kata Kunci: BMC, UMKM, Rintisan, BPR, Innovasi

PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT MAROS MELALUI USAHA KOMERSIAL ABON IKAN AIR TAWAR

Mahendradatta, Meta, Zainal, Zainal, Suryani, Suryani, Asfar, Muhammad

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.927 KB)

Abstract

Lokasi pengembangan kawasan budidaya yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Maros diperuntukan untuk perikanan tangkap, budidaya perikanan air tawar dan peruntukan pengolahan ikan.  Produksi perikanan budidaya terus mengalami peningkatan, pada tahun 2013 mencapai 2.760.417 ekor, namun produksi yang besar belum diiringi oleh industri olahan hasil perikanan belum optimal. Olahan hasil perikanan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti bahan baku dan sumber daya manusia. Oleh karenanya pemerintah daerah terus mendorong peningkatan SDM dan nilai tambah olahan hasil perikanan salah satunya olahan abon. Abon merupakan salah satu olahan ikan yang paling digemari, selain bergizi tinggi yang dapat dijadikan lauk, isian kue-kuean dan roti, selain itu tahan lama dan mudah dibawa dalam perjalan jauh. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan perekonomian masyarakat Maros melalui usaha komersial abon ikan. Dalam kegiatan ini telah dilakukan survey lokasi, workshop dan pelatihan pembuatan abon, pengarahan tentang desain kemasan abon yang baik dan menarik. Kegiatan yang selanjutnya akan dilakukan adalah pengenalan pengurusan izin PIRT juga pendampingan pengurusan PIRT dan pemasaran hingga konsultasi, agar usaha komersialisasi abon ikan air tawar di Kabupaten Maros dapat berjalan optimal. 

OPTIMALISASI PROSES PRODUKSI TAHU UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PRODUSEN TAHU

Rhohman, Fatkur, Budiretnani, Dwi Ari

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.27 KB)

Abstract

Tahu termasuk makanan populer di Kediri. Banyak perusahaan tahu berdiri, mulai dari skala besar, maupun rumah tangga. Perusahaan tahu sangat bergantung pada harga kedelai di pasar. Jika ada kenaikan harga kedelai, BBM, dan TDL, maka akan mengurangi pendapatan produsen. Kesalahan yang dilakukan untuk menyiasati peningkatan harga tersebut, produsen tahu menggunakan ban bekas untuk bahan bakar. Penggunaan bahan bakar tersebut sangat berbahaya untuk lingkungan, pekerja dan makanan. Selain itu, produsen juga menjual ampas tahu ke peternak sapi untuk dijadikan makanan. Salah satu upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengoptimalkan nilai produksi dari limbah tahu itu sendiri. Ampas tahu yang dijadikan makanan sapi, sebenarnya masih mengandung gizi yang cukup tinggi, terutama protein nabati yang bisa dioptimalkan kembali untuk bahan baku makanan. Sedangkan limbah tahu yang berwujud cair, yang selama ini berbahaya untuk lingkungan, bisa ditata dengan baik agar tidak mencemari lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pengetahuan di masyarakat terkait pelestarian lingkungan, bahaya polusi, dan terbentuknya kesadaran masyarakat untuk melakukan rekondisi lingkungan. Selain itu, juga diharapkan dapat mengolah ampas hasil produksinya, karena dimungkinkan diperoleh hasil dengan nilai ekonomis lebih tinggi.

PENERAPAN APLIKASI RENCANA ANGSURAN PEMBAYARAN PADA USAHA EKONOMI DESA SIMPAN PINJAM SUNGAI ALAM BERBASIS WEB

Kurniati, Rezki, Ratnawati, Fajar, Putra, Fajri Profesio

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.75 KB)

Abstract

Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) merupakan usaha ekonomi yang memberikan pinjaman berupa uang untuk kegiatan usaha masyarakat desa untuk perorangan maupun kelompok yang dinilai produktif. Pinjaman dikembalikan oleh nasabah setiap bulannya beserta bunga yang telah ditetapkan oleh pengelola. Pencatatan transaksi pembayaran nasabah pengelola menggunakan buku dan Microsoft Excel. Untuk membantu pengelola maka dibangunlah sebuah aplikasi rencana angsuran pembayaran nasabah, menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database. Tujuan dari aplikasi ini dapat melakukan proses perhitungan pembayaran nasabah secara komputerisasi dan pembuatan laporan keuangan yang lebih praktis. Aplikasi ini dapat menghasilkan sebuah laporan keuangan, dan menghitung denda bagi nasabah yang terlambat membayar pinjaman. Adanya aplikasi diharapkan dapat mempermudah pekerjaan bagian administrasi untuk merekap data dan perhitungan untuk keuangan UED-SP. 

PENINGKATAN KAPASITAS PETERNAK AYAM KAMPUNG UNGGUL SINJAI MELALUI APLIKASI TEKNOLOGI PENETASAN

Hakim, Muhammad Rachman, Rahardja, Djoni Prawira, pakiding, Wempie, Lestari, Veronica Sri, Daryatmo, Daryatmo, Prahesti, Kusumandari Indah

E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.461 KB)

Abstract

Pengembangan komoditi ayam kampung di Kabupaten Sinjai mendapat perhatian lebih dari pemerintah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan Program Perbibitan Ayam Kampung Unggul Sinjai (Akusi). Bibit ayam kampung unggul yang diproduksi oleh pihak dinas di distribusikan kepada masyarakat yang memerlukan terutama peternak dari keluarga miskin. Namun demikian, rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat peternak penerima bantuan tersebut, menyebabkan peningkatan populasi yang menjadi target utama masih belum terealisasi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan keerampilan masyarakat peternak ayam kampung unggul di Kabupaten Sinjai terutama dalam hal pemeliharaan induk (tetua), aspek penetasan dan penanganan anak ayam pasca tetas. Kegiatan pengabdian dimulai dengan tahapan sosialisasi untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi peternak, kemudian dilakukan pelatihan dan pendampingan, kemudian mengevaluasi capaian kegiatan. Paket teknologi yang diterapkan sebagai solusi ialah introduksi teknologi penetasan untuk mempercepat peningkatan populasi. Melalui tahapan kegiatan pelatihan, peneliti bersama dengan peternak menerapkan pemanfaatan bahan pakan alami sebagai pakan tambahan bagi tetua (induk/pejantan) ayam kampung untuk menghasilkan telur dengan kualitas yang baik, menerapkan seleksi telur tetas yang baik, penerapan penetasan telur dengan menggunakan mesin tetas sederhana, dan diikuti dengan penanganan anak ayam pasca menetas. Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan cukup tinggi, ditandai dengan hadirnya seluruh peternak yang telah mendapatkan bantuan bibit ayam dari pemerintah selama tahapan kegiatan pengabdian. Hasil penetasan menggunakan mesin tetas, walaupun memiliki daya tetas yang lebih rendah (55%), namun jumlah tersebut masih lebih tinggi dibandingkan penetasan alami menggunakan induk, mengingat kapasitas mesin yang lebih besar (100 butir). Bagi peternak yang belum dapat menerapkan teknologi penetasan, penetasan dapat diatur menggunakan induk akan tetapi pemeliharaan anak ayam segera setelah menetas dilakukan secara terpisah dengan induk untuk memperpendek masa istirahat bertelur induk. Penanganan anak ayam pasca menetas dengan baik menggunakan kandang indukan yang dilengkapi dengan pemanas buatan, ditunjang dengan pemberian pakan yang baik dan dilakukan vakasinasi secara signifikan mengurangi tingkat kematian anak ayam pasca menetas. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjang program pemerintah daerah dalam mengembangkan populasi ayam kampung unggul di wilayah Kecamatan Sinjai Tengah dengan populasi akhir rata-rata peternak 80-120 ekor ayam.