cover
Filter by Year
E-DIMAS
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Articles by issue : Vol 3, No 1 septembr (2012)
4
Articles
PEMANFAATAN POHON PISANG UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT

Lestari, Siti, Prastikawati, Entika Fani, Artharina, Filia Prima

E-DIMAS Vol 3, No 1 septembr (2012)
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This community service was carried out in form of training for the society in Tlogosari Wetan, Semarang. It was held in the hall of Tlogosari wetan centre. In this training, the participants were given some materials relating to how to get money by making products from all parts of banana trees. The methods which were used in this community service were explaining and question and answer. All the participants were excited and did not go anywhere till the training was over. They asked many questions on how to make products from banana, banana leaves, etc. The result of this training shows that the participants are getting interested in making products from banana trees to increase their income Key words: banana, banana trees, income   Abstrak: kegiatan IbM ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan bagi masyarakat di tlogosari wetan, semarang. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kelurahan tlogosari wetan. Para peserta yang hadir diberikan materi-materi yang berkaitan dengan pemanfaatan pohon pisang untuk menjadi produk-produk yang bisa dipasarkan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah penjelasa, dan tanya jawab. Semua peserta sangat tertarik dalam kegiatan ini sehingga acara ini tetap berlangsung dengan baik hingga akhir acara. Para peserta memberikan banyak pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana membuat produk olahan dari pisang, daun pisang dan bahkan dari pohonya. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa semua peserta sangat tertarik untuk memulai membuat produk-produk olahan dari pisang dan pohonya untuk meningkatkan pendapatan mereka.   Kata kunci: pisang, pohon pisang, pendapatan

Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Guru Bahasa Inggris SMA di Kota Semarang (Sebagai Pencapaian KEPMENPAN Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya)

Kusumawardhani, Ratna, andris s, Dias, Prastikawati, Entika Fani, setyorini, ajeng

E-DIMAS Vol 3, No 1 septembr (2012)
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service was held in a training of writing scientific article. The main goal of this community service is to help the teachers to write a scientific article which is proper to published in an accredited scientific journal. It was held in a long term and took eleven meetings. It started in June 19,2012 and ended in June 27, 2012. There were six English teachers participated as samples of this community service. They were well-trained to write a scientific article. Finally, they are able to write a scientific article and it is published on ETERNAL Journal.Key words: scientific article, KEPMENPAN No 16 tahun 2009, Jabatan fungsional guru dan angka kredit. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penulisan artikel ilmiah. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para guru untuk mampu menghasilkan sebuah artikel yang layak untuk dipublikasikan dalam sebuah jurnal ilmiah yang terakreditasi. Kegiatan pengabdian kepada masyaralat ini dilaksanakan dalam jangka waktu yang relative panjang yaitu mencapai 11 petemuan yang belangsung dari tanggal 19 Juni 2012 sampai 27 Juli 2012. Ada enam guru bahasa inggris yang menjadi sample dalam pengabdian kepada masyarakat ini. Keenam guru tersebut kemudian didampingi dan diarahkan dalam menulis sebuah artikel ilmiah sesuai dengan ketentuan untuk dapat dipublikasikan dalam sebuah jurnal ilmiah. Berdaarkan hasil kegiatan, ke enam guru yang didampingi berhasil membuat satu artikel ilmiah yang sudah layak untuk publikasi.Kata kunci: artikel ilmiah, KEPMENPAN No 16 tahun 2009, Jabatan fungsional guru dan angka kredit.

PELATIHAN PENYUSUNAN SILABUS DAN RPP BAHASA INGGRIS TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU-GURU BAHASA INGGRIS TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK

egar, Ngasbun, Sukmaningrum, Rahmawati, Musarokah, Siti, Hawa, Faiza

E-DIMAS Vol 3, No 1 septembr (2012)
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demoralization occured in school life. Teachers as the person incharge of the students’ education in school must find the way out to demolish the demoralization. Character Education needs to be developed in school to maintain students’ behaviour. Character Building is important to be developed in the learning process. The development of Character Building is integrated into subject matters in elementary schools. Teachers should be involved in the character education for students. In running the process of learning, instructional materials are needed. Syllabus and lesson plan are parts of the instructional materials. Teachers are not only responsible for educating students in school but also responsible for building students’ characters through the material they deliver. Character Buildings are integrated in the syllabus and lesson plan in order that the students can apply the moral values from the material they learn in their daily lifes. The syllabus and lesson plan improvement with all the potency can be used for supporting the effectivity of character education implementation which is becoming the prior attention. Teachers should know more about students personality and what students need in the learning process. Teachers can improve their skills in making syllabus and lesson plans based character education by joining this workshop. Teachers need to be “an up-date” person in giving materials and delivering the moral values to build the students’ character. Through the program of repetition drills and monitoring, teachers can learn more about syllabus based character education to fulfill the students’ need. Syllabus based character education has to be used for imprasing the character education in order for gaining teachers’ and students’ creativity.Key words: Syllabus, Character Buildings.

Penyuluhan Perkembangan Anak Usia Dini dan Anak Hyperactive Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan

Widiharto, Chr Argo, Suhendri, Suhendri, Venty, Venty

E-DIMAS Vol 3, No 1 septembr (2012)
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesibukan orangtua yang bekerja berdampak pada kurang diperhatikannya aspek perkembangan anak-anak mereka karena mereka lebih memfokuskan pada pekerjaan. Hal ini diperparah dengan keterlibatan ibu-ibu dalam menunjang pekerjaan bapak-bapak. Kondisi dan situasi sosial ekonomi masyarakat menyebabkan banyak anak balita tidak mendapatkan perhatian yang seharusnya baik dari segi gizi maupun pertumbuhan dan perkembangan anak seperti perkembangan motorik halus, motorik kasar, perkembangan bahasa dan perkembangan sosial. Tidak diperhatikannya perkembangan anak tersebut berakibat sering ditemuinya anak balita yang terlambat bicara, terlambat berjalan maupun kemampuan sosialisasi yang rendah. Keterlambatan pada fase perkembangan anak tersebut akan menghambat perkembangan pada fase berikutnya sehingga anak semakin tertinggal dari segi perkembangannya dibanding anak-anak yang mendapat perhatian optimal dari orangtuanya. Sisi lain banyak juga orangtua maupun pendidik anak usia dini yang belum dapat membedakan antara anak hiperaktif dengan anak nakal sehingga sangat mungkin penanganan salah pada anak yang mengalami hiperaktivitas. Penanganan anak hiperaktif membutuhkan sinergi dari beberapa terapi yang antara lain terapi psikologis, medis dan terapi okupasi.   Kata kunci : Perkembangan Anak, Usia Dini, Anak Hyperactive