cover
Filter by Year
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada bulan November 1995 dengan nama Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada tahun 1997 berganti nama menjadi Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.
Articles by issue : Vol 20, No 3 (2014)
10
Articles
Prediksi Aktivitas Fisik Sehari-Hari, Umur, Tinggi, Berat Badan dan Jenis Kelamin terhadap Kebugaran Jasmani Siswa SMP di Banjarmasin

Sulistiono, Agus Amin ( Pusat Penelitian Kebijakan, Balitbang Kemdikbud )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.98 KB)

Abstract

The purpose of this research was to develop an easy and practical physical fitnesstest with non-exercise testing for junior secondary school students in Banjarmasin. Data collection was conducted by cross-sectional in Banjarmasin with a sample of 184 students taken by purposive cluster sampling. Processing and analysis of data was the minimum value, maximum, and average of physical activity, weight, height, body mass index, and age, as well as the regression equation to calculate VO2max as an indicator of physical fitness. The results showed that the physical fitness for junior secondary school students in Banjarmasin can be predicted through daily physical activity that is measured through a questionnaire of physical activity, and the measurement of height, weight, age, and gender. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah menyusun tes kebugaran jasmani dengan metode testanpa pembebanan (non exercise testing) untuk siswa Sekolah Menengah Pertama Banjarmasin yang praktis dan mudah. Pengumpulan data dilakukan secara cross-sectional di Kota Banjarmasin dengan jumlah sampel 184 siswa yang diambil secara purposive cluster sampling. Pengolahan dan analisis data adalah nilai minimal, maksimal, dan rata-rata dari aktivitas fisik, berat badan, tinggi badan, indeks masa tubuh, dan usia, serta persamaan regresi untuk menghitung VO2maks sebagai indikator kebugaran jasmani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebugaran jasmani siswa sekolah menengah pertama di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dapat diprediksi melalui aktivitas fisik sehari-hari yang diukur melalui kuesioner aktivitas fisik, dan pengukuran tinggi, berat badan, umur, serta jenis kelamin.

Penerapan Metode Resitasi dan Diskusi untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Galuh

Wibowo, Daniel Akbar ( Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIGAL ) , Hermawan, Yoni ( Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UNSIL )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.355 KB)

Abstract

The purpose of this study was to examine: 1) the implementation of recitation and discussion to improve student’s achievements; and 2) whether the presence of implementation recitation and discussion methods can improve student’s achievements. This study used a class action research design with data collection using observations and field notes and analysis techniques to perform data reduction, inference, the follow-up stage and making conclusions. The results showed the recitation and discussion methods is one of methods that can be used to improve student understanding of a subject. Liveliness of students in the process of discussion can be stimulated through several awards as well as provide additional value for students who are active in the discussion process. This evidence showed by the smoothness in learning, writing, memorizing, and so on. As a result, the students learning process is more efficient. The conclusion of this study is that recitation and discussion methods can improve sophomore studentsachievement in nursing program at Galuh University.ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji: 1) bagaimana mengimplementasikan metode diskusi dan resitasi dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa? 2) apakah implementasi metode diskusi dan resitasi dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa? Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan pengumpulan data yang menggunakan observasi dan catatan lapangan, dan teknik analisis dengan melakukan reduksi data, inferensi, tahap tindak lanjut, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode resitasi dan diskusi merupakan metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran suatu mata pelajaran. Metode diskusi dan resitasi dapat menimbulkan keaktifan mahasiswa melalui proses stimulan, antara lain dengan memberikan beberapa penghargaan seperti halnya memberikan nilai tambahan bagi mahasiswa yang aktif dalam proses diskusi. Hal ini terbukti dengan timbulnya beberapa indikator seperti kelancaran dalam belajar, menulis, menghafal, dan sebagainya sehingga proses kegiatan belajar-mengajar lebih efisien. Simpulan dari penelitian ini adalah metode resitasi dan diskusi dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Galuh.

Bahasa dan Budaya Etnik Kao di Era Globalisasi: Tinjauan Filsafat Manusia

Retnowati, Endang ( Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (PMB-LIPI) )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.47 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find the reason the Kao community preserve their traditional culture in the midst of a global culture and the threat of Kao’s language extinction. This study is study documentation. The data to be used in this study was available in the form of literature, as well as tapped interviews with several resource people. They will be described by way of hermeneutics readings. The results of this study indicated that the Kao’s traditional culture is still strong, for the Islamic values had been the main source of thoughts, which became the basis for their existence in everyday life. These values used to maintain their social relationships and solidarity within ethnic community in Kao village, in terms of their nature as the creatures of God and as a personal beings, as creatures composed of body and soul, as well as their nature as individual and social beings. Since the challenge from globalization feasibly to decrease Kao’s traditional culture, education, especially in the humanities field including history, literary, traditional arts should be taught in schools. The government intervention will be surely needed in this case. ABSTRAK Tujuan kajian ini yaitu untuk menemukan alasan komunitas Kao melestarikan kebudayaan tradisional mereka di tengah budaya global dan kondisi bahasanya yang terancam punah. Studi ini merupakan studi dokumentasi. Data berupa data pustaka, ditambah data berupa dokumen wawancara dengan informan yang pernah dilakukan sebelumnya. Data kemudian ditata, dideskripsikan, dan dipahami dengan metode hermeneutika. Hasilnya menunjukkan bahwa kebudayaan tradisional Kao masih kuat dikarenakan nilai-nilai, pikiran-pikiran maupun pandangan hidup yang bersumber pada religi dan agama Islam masih menjadi orientasi atau dasar bagi cara mereka bereksistensi baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kerangka memberi makna pada kehidupannya. Semua itu telah digunakan untuk memelihara hubungan sosial dan solidaritas komunitas etnik Kao di Desa Kao dalam kerangka kodratnya sebagaimakhluk Tuhan dan sebagai makhluk pribadi, sebagai makhluk yang tersusun dari jiwa dan raga dan sebagai makhluk individu dan sosial. Atas dasar itu, sebagai saran adalah karena ancaman datang dari globalisasi berpotensi mengikis nilai-nilai tradisional maka pendidikan untuk bidang humaniora yang antara lain meliputi sejarah, ilmu sastra, seni tradisi perlu diajarkan di sekolah-sekolah dan campur tangan pemerintah sangat diperlukan.

Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Kalkulus Diferensial Berbasis Pendekatan Open Ended terhadap Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa

Gordah, Eka Kasah ( Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP PGRI Pontianak ) , Fadillah, Syarifah ( Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP PGRI Pontianak )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.857 KB)

Abstract

The aim of this research was to investigate the improvement of student’s ability on mathematical representation by using teaching materials based on open ended approach in differential calculus subject. This research was conducted at STKIP PGRI Pontianak in the even semester of 2012/2013 academic year. This research used cluster random sampling by choosing one of the four classes at the mathematics education department in the academic year of 2012/2013. The experimental method with the one group pretest-posttest design was applied in this research. The result of this research showed that: 1) there was an improvement on student’s ability on mathematical representation by using differential calculus teaching material based on open ended approach with moderate of quality of improvement level, 2) there was a difference on student’s ability on mathematical representation when it was viewed from the level of student’s prior knowledge, and 3) there was no difference on student’s ability on mathematical representation when it was viewed from their gender.ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan peningkatan kemampuan representasi matematis mahasiswa melalui penggunaan bahan ajar berbasis pendekatan open ended pada mata kuliah kalkulus diferensial. Penelitian dilaksanakan di STKIP PGRI Pontianak pada semester genap tahun akademik 2012/2013. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik cluster sampling dengan memilih satu kelas dari empat kelas yang ada pada program studi pendidikan matematika angkatan 2012/2013. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian the one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis mahasiswa melalui penggunaaan bahan ajar kalkulus diferensial berbasis pendekatan open ended dengan kualitas peningkatan tergolong sedang, 2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis mahasiswa jika ditinjau dari tingkat kemampuan awal mahasiswa, dan 3) tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis mahasiswa jika ditinjau dari gender.

Pengembangan Model Pendidikan Karakter sebagai Upaya Peningkatan Personal dan Social Skill Bagi Anak Jalanan di Daerah Istimewa Yogyakarta

--, Aman ( Universitas Negeri Yogyakarta ) , Setiawan, Ngadirin ( Universitas Negeri Yogyakarta ) , Yuliana, Lia ( Universitas Negeri Yogyakarta )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.322 KB)

Abstract

This research was aimed to: 1) find the steps of character education model development as an effort to improve personal and social skill for street children in Yogyakarta, 2) find the effectiveness of character education model in improving personal and social skill for street children in Yogyakarta. The data collection technique used were focus group discussion, questionnaire, interview, observation, and documentation. The data validity used expert validation and method triangulation technique. The data analysis was used for quantitative and qualitative analysis. The research showed as follow: 1) the steps of character education model development as an effort: a) through preliminary study, b) model planning and design the model of character education, as well as set the instrument for focus group discussion and expert validation, c) limited trial test, model evaluation and revision; 2) by doing limited trial test for 25 street children at Rumah Singgah Girlan Nusantara ( a house provided voluntary for street children to rest or gain skill through activities), it indicated that model developed effectively. Model trial test indicated that learning solve problem (LPM) model implementation showed significant result for the change of personal and social skill of street children before and after learning.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menemukan langkah-langkah pengembangan model pendidikan karakter sebagai upaya peningkatan personal dan social skill bagi anak jalanan di Daerah Istimewa Yogyakarta; 2) menemukan efektivitas model pendidikan karakter dalam meningkatkan personal dan social skill bagi anak jalanan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik focus group disscussion, angket, wawancara, observasi, dan teknik dokumentasi. Validitas data menggunakan validasi ahli dan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) langkah-langkah pengembangan model pendidikan karakter dilakukan melalui: a) studi pendahuluan, b) merencanakan dan menyusun model pendidikan karakter beserta perangkatnya melalui focus group disscussion dan validasi ahli, c) melakukan uji coba terbatas, evaluasi dan revisi model; 2) Melalui uji coba terbatas pada 25 anak jalanan di Rumah Singgah Girlan Nusantara, menunjukkan model yang dikembangkan efektif. Uji coba model menunjukkan bahwa penerapan model latihan pemecahan masalah memperoleh hasil yang signifikan di mana ada perubahan personal dan social skill anak jalanan sebelum dan sesudah pembelajaran.

Hubungan Pendidikan dan Ekonomi:Perspektif Teori dan Empiris

Subroto, Gatot ( Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Balitbang Kemendikbud )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.408 KB)

Abstract

This article aimed to examine the relationship and linkages between education and economic based theory of endogenous growth models of Solow and its adaptation. Discussions were associated with various studies that have been conducted both in Indonesia and other countries along with few applied examples. The results showed that the stimulation of investment for education is higher than the physical investment in the long run. Referring to the results, it was concluded that: 1) the causal relationship between the role of education and economic growth becomes more and more evident and stronger; 2) the education sector as a major driver of economic development dynamics encourages long-term process of structural transformation n as the education has a high rate of return in the future. The proportional and appropriate government spending targeted for education programs (universal education) impacted to economic growth. Recommendations for improvement and expansion of equitable access and quality was a must for all citizens. Concretely, citizens’ involvement with the voluntary movement education community was supposed to be extended to immediately realize the ideals of the Indonesian nation as well as a welfare state. ABSTRAKArtikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan dan keterkaitan antara pendidikan dengan ekonomi didasarkan teori model pertumbuhan endogenous Solow dan adaptasinya. Pembahasan dikaitkan dengan berbagai kajian studi yang telah dilakukan baik di Indonesia maupun negara lain dan contoh-contoh terapan. Hasil kajian menunjukkan bahwa investasi bidang pendidikan merupakan stimulasi lebih tinggi dibandingkan dengan investasi fisik dalam jangka panjang. Mengacu hasil kajian dapat disimpulkan: 1) hubungan kausalitas antara peran pendidikan dan pertumbuhan ekonomi menjadi semakin terbukti dan kuat; 2) sektor pendidikan sebagai penggerak utama dinamika perkembangan ekonomi semakin mendorong proses transformasi struktural berjangka panjang, karena pendidikan memberikan high rate of return di masa mendatang. Pengeluaran pemerintah secara proporsional dan tepat sasaran terhadap program pendidikan (rintisan wajib belajar 12 tahun atau pendidikan menengah universal) memberikan dampak percepatan terhadap pertumbuhan ekonomi. Rekomendasi terhadap perbaikan dan perluasan akses secara berkeadilan dan bermutu merupakan keharusan bagi semua warga negara. Secara konkret, keterlibatan masyarakat terhadap gerakan sadar pendidikan hendaknya semakin diperluas agar cita-cita mencerdaskan bangsa Indonesia segera terwujud seiring dengan meningkatnya negara kesejahteraan.

Strategi Pengembangan Tenun Ikat Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

Setiawan, Budiana ( Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, Balitbang, Kemdikbud ) , Suwarningdyah, R.R. Nur ( Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, Balitbang, Kemdikbud )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1624.459 KB)

Abstract

The purpose of this research was to review strategies used by craftsmen and role of local government in the effort to develop Kupang ikat woven in Kupang Municipality, East Nusa Tenggara. The method used in this research included: observation at Kupang ikat woven workshop, in-depth interviews with resource people such as artisans, entrepreneurs, and local government; study of literatures; and focus group discussion. The result of the research represented that the strategies undertaken by craftsmen for developing the Kupang ikat wovens are started from cheap raw material supply and easy to obtain; diversification of products; development of manufacturing technology; increasing the organizational management, and marketing effort to increase better product. In order to implement the strategies successfully, the craftsmen shall have to get support and training from the local government. Through the Institution of Industry and Trade, the support for the craftsmen given in several activities, i.e. workshop; assistance of equipment production; credit for capital, involvement in exhibitions; guidance to have patent, and increase the affection of people to the crafts of the region. The challenge for the craftsmen in developing the Kupang ikat woven were the limited of fund, difficulty to gain raw materials and marketing.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi para perajin dan peran pemerintah daerah dalam upaya mengembangkan tenun ikat Kupang di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengamatan di sentra-sentra kerajinan tenun ikat; wawancara mendalam dengan narasumber, dari unsur perajin, pengusaha tenun ikat, dan pemerintah daerah; studi pustaka; dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan para perajin untuk mengembangkan tenun ikat Kupang dimulai dari upaya penyediaan bahan baku yang murah dan mudah diperoleh, diversifikasi (pengayaan) produk, pengembangan teknologi pembuatan, peningkatan organisasi pengelolaan, sampai dengan upaya pemasarannya, yang dinilai dapat meningkatkan hasil yang lebih baik. Dalam menjalankan strateginya dengan baik, para perajin juga harus mendapatkan dukungan dan pembinaan dari pemerintah daerah. Melalui Dinas Industri dan Perdagangan, dukungan dan pembinaan dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan; pemberian bantuan alat produksi; pemberian pinjaman modal; mengikutsertakan dalam pameran; perlindungan hak paten; dan peningkatan kecintaan masyarakat terhadap hasil kerajinan dari daerahnya. Hambatan dan tantangan dalam pengembangan tenun ikat yang dihadapi para perajin, yaitu keterbatasan modal, kesulitan memperoleh bahan baku, dan kesulitan dalam pemasaran.

Kontribusi Supervisi Kepala Sekolah Model Pengembangan terhadap Profesionalisme Guru Sekolah Menengah Atas Negeri Provinsi Banten

Muslihah, Eneng ( Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Maulana Hasnuddin Banten )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.503 KB)

Abstract

This research undertaken at Banten province, aimed at 1) describing the level of the principal supervision of development model and teachers professionalism at public senior secondary schools, and 2) analyzing the contribution of the principal supervision of development model to the teachers professionalism at public senior high schools. The research method used was a quantitative correlation, with a sample of 200 teachers. For the development supervision model and professionalism of teachers a questionnaire was used as the instrument. The research results showed 1) a high level and satisfactory for the principal upervision of development model and the teachers professionalism, and 2) a positive and significant contribution of the principal supervision of development model to the teachers professionalism. Henceforth, the implementation of the rincipal supervision of development model constitutes one of the factors to determine the level of teachers’ the professionalism. ABSTRAK Penelitian yang dilakukan di propinsi Banten bertujuan 1) mendeskripsikan tingkat supervisi kepala sekolah model pengembangan dan profesionalisme guru dan 2) menganalisis kontribusi supervisi kepala sekolah model pengembangan terhadap profesionalisme guru Sekolah Menengah Atas Negeri. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional, sedangkan sebagai sampel penelitian adalah 200 orang guru, dengan instrumen penelitian menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tingkat supervisi kepala sekolah model pengembangan dan profesionalisme guru adalah tinggi dan memuaskan, dan 2)supervisi kepala sekolah model pengembangan berkontribusi terhadap profesionalisme guru. Dengan demikian, pelaksanaan supervisi kepala sekolah model pengembangan menjadi faktor yang dapat menentukan tinggi rendahnya profesionalisme guru.

Kompetensi Peneliti untuk Mendukung Penelitian Kebijakan

--, Subijanto ( Pusat Penelitian Kebijakan, Balitbang Kemdikbud )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.623 KB)

Abstract

The aim of this article was to analyze the researcher competencies to support education policy. The basic substance of the analysis was based on the standard of researchers’ competencies of the Board of Research and Development the Ministry of Education and Culture according to Indonesia Institute of Knowledge and Science Regulation Number 04/E/2009. The result of the analysis showed that: 1) Generally, the researchers of the Board of Research and Development are not completely master their competencies based on the level of their status of researcher accordingly; 2) the results of their research did not significantly contribute to the educational policy options; and 3) the orientation of researcher’s publication tend to be selfactualization for the sake of their sustainability as a researcher. ABSTRAK Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji penguasaan kompetensi peneliti untuk mendukung sebuah kebijakan pendidikan. Studi yang digunakan adalah studi dokumentasi. Substansi kajian bersumber pada kompetensi peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 04/E/2009 tentang Pedoman Karya Tulis Ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) peneliti di Balitbang Kemdikbud belum secara utuh menguasai kompetensi sesuai dengan tingkat jabatan penelitinya; 2) hasil penelitian peneliti belum berkontribusi secara signifikan sebagai bahan usulan perumusan opsi kebijakan; dan 3) hasil publikasi peneliti cenderung berorientasi pada aktualisasi diri untuk kepentingan keberlangsungan status jabata penelitinya.

Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Termodifikasi Berbasis Outbound terhadap Prestasi Belajar Fisika Ditinjau dari Motivasi Belajar

Syukur, Imam Abdul ( PPs Universitas Negeri Malang ) , --, Muhardjito ( PPs Universitas Negeri Malang ) , Diantoro, Markus ( PPs Universitas Negeri Malang )

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.462 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the influence of Teams Games Tournament learning model of modified outbound based on Physics learning achievement to students’ learning motivation. The type of the study was quasi-experimental in the form of 2x2 factorials. Subjects of the study are students of 10th grade of SMA Negeri 1 Nganjuk (Public Senior Secondary School). Three classes were randomly assigned as experimental models of modified Teams Games Tournament outbound based and three classes as conventional (control) classes. Instruments used consisting of data collection instruments and also treatment instrument. Hypothesis testing using two-way anova and Tukey test at 5% significance level. The results showed significant difference of achievements in learning physics among students who study using Teams Games Tournament learning model outbound based and conventional one. The results of the study also showed that there are interactions between model of learning and learning motivation towards learning achievements. Physics learning achievements of students who have high motivation, who learn using modified Teams Games Tournament learning model outbound based are not even higher than the conventional one. Whereas the physics learning achievements of students having low motivation who learn using modified Teams Games Tournament learning model outbound based, are higher than the conventional one. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament termodifikasi berbasis outbound terhadap prestasi belajar Fisika ditinjau dari motivasi belajar siswa. Jenis penelitian kuasi eksperimen dalam bentuk faktorial 2x2. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Nganjuk. Secara acak ditetapkan tiga kelas eksperimen model Teams Games Tournament termodifikasi berbasis outbound dan tiga kelas sebagai kelas konvensional (kontrol). Instrumen yang digunakan terdiri atas instrumen pengumpulan data dan instrumen perlakuan. Pengujian hipotesis menggunakan Anava dua arah dan uji lanjut menggunakan uji Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar Fisika yang belajar dengan model pembelajaran Teams Games Tournament termodifikasi berbasis outbound dibanding konvensional. Hasil Penelitian juga menunjukkan ada interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar. Prestasi belajar fisika siswa yang memiliki motivasi tinggi, yang belajar dengan model pembelajaran Teams Games Tournament termodifikasi berbasis outbound tidak lebih tinggi dari konvensional, sedangkan siswa yang mempunyai motivasi rendah, prestasi belajarnya lebih tinggi daripada konvensional.