cover
Filter by Year
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Articles by issue : Vol 19, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
6
Articles
PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL: ANTECEDENTS DAN CONSEQUENCES

-, La Moriansyah ( Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia )

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.065 KB)

Abstract

AbstrakPenggunaan Media Sosial berkembang sangat pesat di Indonesia, sehingga para pemasar menggunakan media sosial sebagai salah satu alat pemasaran. Banyak penelitian atau riset yang meneliti tentang pemasaran melaui media sosial (Social Media Marketing). Untuk lebih mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial, motivasi atau alasan para pemasar dan hasil yang bisa diraih melalui pemasaran media sosial harus dapat dijelaskan. agar dapat mengembangkan strategi-stragi pemasaran lainnya. Kajian ini bersifat kajian literatur dengan meninjau dari penelitian -penelitian yang sudah ada dengan fokus analisa adalah antecendents dan consequences dari pemasaran melalui media sosial (Social Media Marketing). Metode yang digunakan adalah studi literatur dari 23 penelitian pada periode 2010-2015, dan penulis mengajukan model penelitian dari Social Media Marketing. Dijelaskan juga mengenai Media Sosial dan beberapa pertanyaan penelitian untuk dikembangkan dipenelitian masa mendatang.Kata kunci: Media sosial, pemasaran melalui media sosial, alat komunikasi pemasaran

PERAN WEBSITE PEMERINTAH KOTA MANADO DALAM MENDUKUNG TERWUJUDNYA GOOD GOVERNANCE

Kanter, Christopel Herman ( Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Manado ) , Purnama, Asriani ( Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Manado )

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.889 KB)

Abstract

AbstrakKomitmen Pemerintah Kota Manado untuk menerapkan pelayanan prima dan sistem informasi terintegrasi yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat direalisasikan dalam website yang mereka kelola di www.manadokota.go.id. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran website pemerintah kota Manado dalam mendukung terwujudnya Good Governance. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan data primer diperoleh dari observasi atau pengamatan langsung pada website serta hasil interview, dan data sekunder adalah literatur penelitian terkait.Hasil penelitian mengungkapkan website Pemerintah Kota Manado telah menunjukkan perannya untuk mendukung tercapainya Good Governance. Prinsip-prinsip good governance seperti transparansi dan akuntabilitas dapat dirasakan pengunjung website meskipun belum maksimal. Masyarakat, walaupun terbatas sudah dapat aktif berpartisipasi dalam memberikan masukan, keluhan, dan saran sebagai pertimabangan dalam proses pengambilan keputusan di tingkat eksekutif. Satu yang kurang dirasakan adalah prinsip supremasi hukum, dimana Pemerintah Kota Manado belum memanfaatkan website untuk mempublikasikaan produk hukum Pemerintah terutama yang berkaitan dengan masyarakat.Kata kunci: website, good governance, Pemerintah Kota Manado

PEMBANGUNAN APLIKASI PEMBANDING KRIPTOGRAFI DENGAN CAESAR CIPHER DAN ADVANCE ENCRYPTION STANDARD (AES) UNTUK FILE TEKS

Marisman, Aji Fitrah ( Politeknik Negeri Jakarta ) , Hidayati, Anita ( Politeknik Negeri Jakarta )

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.265 KB)

Abstract

AbstrakKeamanan data adalah hal yang sangat penting. Salah satu solusi pengamanan data yang digunakan adalah kriptografi. Kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan pesan dengan cara menyandikannya ke dalam bentuk yang tidak dapat dimengerti lagi. Pada paper ini dibangun aplikasi kriptografi menggunakan metode tradisional Caesar Cipher dan metode modern Advance Encryption Standard (AES). Pada metode Caesar Cipher, proses enkripsi/dekripsi file teks hanya dapat dilakukan untuk karakter huruf. Sedangkan pada metode AES, proses enkripsi/dekripsi file dapat dilakukan untuk seluruh karakter huruf, angka dan simbol. Hasil analisa menunjukkan bahwa metode AES lebih unggul dari Caesar Cipher. Pengujian metode AES dilakukan pada data 128 Bit,192 Bit dan 256 Bit. Berdasarkan analisa keamanan diperoleh bahwa metode AES lebih aman dari Caesar Cipher karena ciphertext tidak dapat dipecahkan dengan metode Brute Force Attack dengan tidak munculnya plaintext awal AES. Dari sisi waktu, dengan menggunakan file teks berukuran 100KB, 500 KB dan 1000KB, AES lebih unggul dari Caesar Cipher dengan rata–rata perbedaan waktu sebesar 3000 ms. Dari sisi ukuran, Caesar Cipher lebih unggul dengan perubahan ukuran sebesar 0% sedangkan AES mengalami penambahan ukuran sebesar 33%.Kata kunci: Kriptografi, Advance Encryption Standard (AES), Caesar Cipher

ANALISIS A STRATEGIC APPROACH TO ENVIRONMENTAL PUBLIC RELATIONS: KAJIAN IMPLEMENTASI KONSEP GREEN PUBLIC RELATIONS

-, Muntadliroh ( UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali-LIPI )

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.835 KB)

Abstract

AbstrakIsu kerusakan lingkungan telah menjadi permasalahan global yang menuntut kepedulian berbagai pihak. Di Indonesia, program instansi pemerintah yang bertujuan mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan masih terbatas. UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali LIPI (Kebun Raya Bali) sebagai salah satu instansi pemerintah yang memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai lembaga konservasi tumbuhan Kawasan Timur Indonesia, pendidikan, penelitian, dan ekowisata mengimplementasikan program Green Public Relations yang terdiri dari dua program yaitu kegiatan tanggung jawab sosial Kebun Raya Bali dengan menyumbangkan 20% hasil perbanyakan bibit tumbuhan langka kepada masyarakat, dan program pendidikan lingkungan hidup. Kajian ini menganalisis implementasi program Green Public Relations Kebun Raya Bali menggunakan pendekatan A Strategic Approach to Environmental Public Relations, menggunakan metode deskriptif kualitatif yang melibatkan Humas Kebun Raya Bali serta Unit Seleksi dan Pembibitan sebagai sumber data primer. Kajian ini mengidentifikasi bahwa A Strategic Approach to Environmental Public Relations tidak hanya diimplementasikan untuk menyusun program krisis, tetapi juga relevan digunakan untuk menyusun program Green Public Relations seperti yang dilakukan Kebun Raya Bali. A Strategic Approach to Environmental Public Relations memiliki tahapan yang sederhana dan efektifitas pelaksanaan program Green Public Relations dapat terukur. Program Green Public Relations di Kebun Raya Bali menggunakan pendekatan A Strategic Approach to Environmental Public Relations dapat diadopsi oleh instansi pemerintah lainnya dengan memaksimalkan kiprah Pranata Humas pemerintah dalam mengedukasi masyarakat.Kata kunci : green public reations, Kebun Raya Bali, a strategic approach to environmental public relations.

PENERAPAN PERMEN KOMINFO NO.7 TAHUN 2013 DI LINGKUNGAN PENYELENGGARA SISTEM ELEKTRONIK PEMERINTAHAN KALIMANTAN SELATAN

Abraham, Firda ( BPPKI Banjarmasin )

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.878 KB)

Abstract

AbstrakDokumen perkantoran bertranformasi mulai dari tumpukan kertas menjadi data binary yang mudah pendistribusiannya. Dokumen dalam bentuk binary tersebut memiliki banyak format sesuai dengan format perangkat lunak yang digunakan untuk menghasilkannya. Kominfo selaku regulator, mengeluarkan Peraturan Menteri Kominfo No.7 Tahun 2013 yang mengatur tentang penggunaan standar format dokumen untuk pelayanan publik. Permasalah yang terjadi adalah tidak banyak Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) mengetahui peraturan tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kalimantan Selatan, dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode purposif sampling mengambil Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar sebagai sampling. Hasil penelitian menunjukan, PSE tidak mengetahui adanya Permen yang mengatur tentang penggunaan OpenDocument (file dengan format.odt, .fodt, .ods, dll) sebagai format dokumen standar untuk pelayanan publik, dan penggunaan format dokumen dari Microsoft Office dihasilkan dari aplikasi bajakan.Kata kunci : Dokumen Perkantoran, OpenDocument, LPSE, Format Dokumen

IMPLEMENTASI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) PADA PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO

Kenda, Ndoheba ( Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Manado )

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.488 KB)

Abstract

AbstrakProvinsi Gorontalo tahun 2012 telah meraih peringkat Nasional Penerapan e-Government Indonesia berdasarkan pemeringkatan PeGI. Hal ini sejalan dengan tujuan utama Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab (good governance). Pemerintah Provinsi Gorontalo cukup proaktif, salah satunya dengan telah terbentuknya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tahun 2011 untuk pengelolaan, menyediakan, dan publikasi informasi publik secara berkala yang mudah dijangkau sebagai kewajiban badan publik kepada masyarakat. Masalah dalam penelitian ini bagaimana implementasi PPID pada Pemerintah Provinsi Gorontalo? Paradigma penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik triangulasi, dalam teori kepentingan publik two way symetric dan implementasi kebijakan publik. Penelitian ini menemukan implementasi PPID pada Pemerintah Provinsi Gorontalo masih belum optimal, PPID masih kurang dikenal di kalangan masyarakat. Tugas pokok dan fungsi PPID masih dilekatkan pada setiap SKPD sebagai PPID pembantu. Simpulannya; implementasi PPID pada Pemeritah Provinsi Gorontalo sangat bergantung pada actuating dan proses pelaksanaannya. Tanggung jawab PPID terkait keseluruhan pelayanan informasi publik masih terbatas, kesiapan badan publik, umumnya masih kurang fokus baik dukungan kelembagaan, SDM maupun infrastruktur. Komitmen, regulasi dan anggaran, serta kerjasama, kemitraan, dan koordinasi untuk mencapai efeisiensi dan efektivitas kerja masih mengalami kelemahan sebagai faktor pendorong dalam implementasinya.Kata Kunci: Implementasi, PPID, Pemerintah Provinsi Gorontalo.