cover
Filter by Year
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU
Jurnal Agribisnis Terpadu contains articles directly sourced from research results, research results / literature studies or case reports in the field of science related to agricultural social economic/agribusiness.
Articles by issue : Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
10
Articles
‚Äč
MEKANISME POLA SALURAN PEMASARAN PUPUK UREA PT. PUPUK KUJANG (Studi Kasus di Gudang Lini III Kota Serang)

Setiawan, Johan, Novianti, Putri

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.076 KB)

Abstract

Sektor pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi sebagai salah satu negara agraris. Salah satu industri yang berperan dalam peningkatan pengembangan budidaya adalah industri pupuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pola pemasaran saluran yang terjadi di PT. Pupuk Kujang Cikampek (Kasus di gudang Lini III Kota Serang) dan menganalisa pola saluran yang paling efisien dalam pemasaran di kawasan gudang Lini III Kota Serang. Metode penelitian adalah deskriptif. Lokasi penelitian yang ditentukan secara purposive berada di gudang Lini III Kota Serang dengan pertimbangan bahwa di Banten merupakan salah satu daerah penyerapan produk terbesar di PT. Pupuk Kujang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode snowball sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis saluran pemasaran, analisis fungsi pemasaran, analisis struktur, pola saluran pemasaran, dan kebiasaan pemasaran serta analisis marjin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 pola saluran pemasaran yang terjadi pada penjualan pupuk non-subsidi pupuk Urea (Nitrea) wilayah provinsi Banten. Pola saluran pertama via gudang Lini III Kota Serang - konsumen distributor - akhir. Sedangkan untuk pola pemasaran saluran via gudang Lini III Serang City - distributor - retailer atau stall - end consumer. Pola saluran pemasaran yang paling efisien adalah yang pertama karena memiliki rantai pemasaran terpendek dan margin pemasaran terkecil.

ANALISIS DAYA SAING KOMPETITIF DAN KOMPARATIF PADA INDUSTRI KECIL GULA KELAPA DI DESA PURBOSARI KECAMATAN SELUMA BARAT KABUPATEN SELUMA

Martadiningrum, Utari, Sukiyono, Ketut, Sriyoto, .

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.254 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keuntungan kompetitif dan komparatif industri gula aren kecil di Desa Purbosari Kabupaten Seluma. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan primer. Responden dalam penelitian ini mengecam 80 produsen gula aren. Data yang dikumpulkan dari responden adalah data mingguan yang ditelusuri lima minggu berturut-turut. Metode analisis menggunakan pendekatan unit cost untuk mengukur tingkat keuntungan seperti yang diusulkan oleh Coocburn dan Siggel (1998). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata - rata rasio biaya satuan kompetitif dan keunggulan komparatif industri gula aren kecil di desa purbosari kurang dari 1, yaitu 0,65 dan 0,42. Hal ini menunjukkan bahwa gula aren di desa purbosari memiliki tingkat daya saing yang tinggi. Sementara itu. nilai NPCO-nya 0,64 menunjukkan tidak ada perlindungan pemerintah terhadap produksi gula aren.

PERILAKU SUKSES PETANI MUDA WIRAUSAHA LULUSAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

Mukti, Gema Wibawa, Budi Kusumo, Rani Andriani, Qanti, Sara Ratna

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.124 KB)

Abstract

Kewirausahaan menjadi suatu hal yang penting bagi pembangunan. Negara maju memiliki jumlah wirausaha yang besar sehingga dapat menjadi tulang punggung dalam proses pembangunan suatu negara. Inovasi yang dilakukan terhadap model bisnis para pelaku usaha adalah suatu usaha yang harus terus dilakukan agar mereka dapat bertahan dan sukses dalam usahanya tersebut. Budaya wirausaha tentunya memberikan pengaruh terhadap kesuksesan seorang pebisnis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku wirausaha dari petani muda yang sudah dianggap sukses. Petani muda lulusan Fakultas Pertanian menganggap bahwa petani yang berhasil adalah petani yang mampu menerapkan pengetahuan dan pengalamannya dalam bidang pertanian ke dalam dunia nyata. Petani sukses adalah mereka yang senantiasa bergerak mencari pasar dan selalu belajar hal baru setiap harinya. Mereka merasa rugi apabila dalam satu hari tidak menemukan hal yang baru untuk mereka pelajari.Petani sukses adalah petani yang memiliki perilaku sukses seperti Kemauan untuk mencari solusi dan kerja keras untuk mendapatkannya merupakan modal kuat bagi petani muda untuk bertahan dan berkembang dalam bisnis mereka. Kesuksesan dalam bidang pertanian harus diperoleh dengan bekerja dengan sungguh ‚?? sungguh (istiqomah), senantiasa memahami kebutuhan dan keinginan pasar, selalu memperkuat pengetahuan tentang manajemen usaha, memiliki semangat kewirausahaan yang konsisten, selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang dinamis.

MODAL SOSIAL PEREMPUAN PELAKU INDUSTRI RUMAHAN EMPING MELINJO (Kasus Perempuan Perdesaan Provinsi Banten)

Saleh, Khaerul

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.254 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran modal sosial dalam meningkatkan kapasitas perempuan pedesaan pembuat emping melinjo di Provinsi Banten. Lokasi penelitian terbagi menjadi tiga zona, yaitu Zona Industri, Zona Pariwisata Pertanian dan Pariwisata, sebanyak 453 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, dan ANOVA satu arah. Hasil diperoleh dengan analisis; sumber daya sosial berupa hubungan keluarga (family kekerabatan), pertemanan (relationship conectivity) memperkuat tingkat kepercayaan (trust), jejaring sosial (social networking) kewajiban (kewajiban) dan proaktif (proaktif) terhadap modal sosial mikro adalah jembatan (ikatan) mampu menggerakkan kreativitas dan kemampuan perempuan pedesaan. Kerja sama yang dibangun di industri rumahan merupakan proses perubahan sosial, seperti perubahan pola kerja dan pola hidup, tujuannya adalah kenaikan pendapatan dan kesejahteraan keluarga (peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga). Modal sosial mikro yang masih didominasi oleh perilaku perempuan perdesaan cenderung ikut ambil bagian akibatnya ditutup, dan berakibat pada lemahnya tingkat kepercayaan (distrust), hal ini dapat dilihat dari sikap individualitas yang masih tinggi. Pada tingkat meso modal sosial berupa jaringan sosial dan hubungan.

PENGARUH P3TIP (PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI TEKNOLOGI DAN INFORMASI PERTANIAN) TERHADAP PERILAKU PETANI (Studi Kasus Pada Petani Desa Panosogan dan Desa Sukaratu Kecamatan Cikeusal, Serang-Banten)

Sari, Ade Rachmah, Sumantri, Ari Tresna, Sulaeni, .

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.678 KB)

Abstract

P3TIP adalah Program Pemberdayaan Petani Melalui Teknologi dan Informasi. Program ini didanai oleh Bank Dunia dan relawan lainnya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi P3TIP terhadap perilaku petani termasuk perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani dalam pembibitan benih padi. Penelitian ini dilakukan di Desa Panosogan dan Desa Sukaratu, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten. Data dianalisis dengan tabulasi dan wilcoxon. Responden penelitian ini adalah 35 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan P3TIP (Padra Seed Farming) mampu memberdayakan petani di Kecamatan Cikeusal yang diwakili oleh Desa Panosogan dan Desa Sukaratu, Kabupaten Serang secara optimal, dengan beberapa perubahan, yaitu perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dengan nilai sekitar 1,96 / - 1,96, untuk pengetahuan -5,093 / 5,093, keterampilan -5,170 / 5,170 dan sikap -5,177.

ANALISIS NILAI TAMBAH DAN COST VOLUME PROFIT USAHA PENGOLAHAN KOPI SAHABAT DI KOTA LUBUK LINGGAU SUMATERA SELATAN

Subaeni, Een, Badrudin, Redy, Reswita, .

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.359 KB)

Abstract

Bisnis pengolahan kopi Sahabat adalah bisnis mengolah biji kopi menjadi kopi bubuk dan kopi durian. Bisnis pengolahan kopi Sahabat memiliki peluang bisnis yang menjanjikan dalam upaya meningkatkan nilai tambah dan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah dan Cost Volume Profit termasuk Laba Bersih, Break Even Point, Profitabilitas dan Derajat Operating Laverage pada bisnis pengolahan kopi Sahabat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis nilai tambah metode Hayami dan metode Cost Volume Profit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah diperoleh dari pengolahan biji kopi hingga kopi bubuk 250gr dan 1 kg 9,83% dan 12,46%, sedangkan kopi durian 200 gr dan 30 gr adalah 64,99% dan 35,57%. Hasil analisis volume keuntungan biaya menunjukkan bahwa laba bersih yang diperoleh usaha pengolahan kopi dari kopi bubuk 250 gr dan 1 kg adalah Rp.3.259.902 / bulan dan Rp.4.732.781 / bulan, sedangkan kopi durian 200 gr dan 30 gr adalah Rp. 4.853.798 / bulan dan Rp.1.722.111 / bulan. Titik impas kopi bubuk 250 gr dan 1 kg adalah 3,309 sachet / bulan dan 697 sachet / bulan, sedangkan titik impas kopi durian 200 gr dan 30 gr adalah 39 sachet / bulan dan 770 sachet / bulan. Profitabilitas kopi bubuk 250 gr dan 1 kg adalah 4,35% dan 6,01%, sedangkan kopi durian 42,69% dan 20,15% dan Degre of Operating Laverage kopi bubuk 250 gr dan 1 kg adalah 1,77 dan 1, 59, sedangkan kopi durian 200 gr dan 30 gr adalah 1,15 dan 1,69.

PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK RUMAH TALAS BOGOR

Riyanto, Dwi Agus, Yonda, ., Ernah, .

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.019 KB)

Abstract

Kota Bogor memiliki komoditas khas yaitu talas yang dapat diolah menjadi produk makanan, yaitu lapis talas. Produsen yang menjual produk lapis talas adalah Rumah Talas. Semakin banyak produsen yang menjual produk talas menyebabkan Rumah Talas memiliki beberapa pesaing dalam memasarkan produknya. Oleh karena itu, konsumen harus memilih produk mana yang akan dibeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen Rumah Talas dan mengetahui preferensi konsumen terhadap produk Rumah Talas serta atribut mana yang menjadi preferensi konsumen. Data diolah menggunakan analisis chi-square dan metode based on rank orders serta dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, karakteristik konsumen Rumah Talas adalah laki ‚?? laki, status sudah menikah, berusia 46 ‚?? 60, berpendidikan S1, status pekerjaan PNS/TNI, dan pendapatan sebesar Rp. 5.000.000 - Rp. 10.000.000. Produk yang disukai oleh konsumen adalah produk dengan harga yang sedang, rasa yang enak, produk dengan warna ungu, tekstur yang lembut, kemasan yang menarik, dan produk dengan merek terkenal. Berdasarkan peringkat atau urutan kepentingan atribut produk Rumah Talas maka urutan kepentingan dari yang pertama hingga terakhir adalah harga, rasa, tekstur, kemasan, merek, dan warna. Untuk itu, Rumah Talas perlu mempertahankan harga produk agar tetap stabil serta meningkatkan kualitas warna produk agar konsumen lebih tertarik dengan produk Rumah Talas tersebut.

ANALISIS KEBERLANJUTAN PRAKTIK PERTANIAN SAYURAN ORGANIK DI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT

Andriani, Rani, Kusumo, Budi, Charina, Anne

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.059 KB)

Abstract

Meningkatnya permintaan sayuran organik di Indonesia menunjukkan peluang bisnis sayuran organik masih terbuka lebar. Namun kenyataannya, jumlah petani yang mengusahakan sayuran organik sangat terbatas. Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran mengenai keberlanjutan praktik pertanian sayuran organik di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberlanjutan usahatani sayuran organik di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat ditinjau dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan isnfrastruktur serta kelembagaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh petani sayuran organik di Kecamatan Parongpong yang berjumlah 8 orang. Data dianalisis untuk mengukur status keberlanjutan menggunakan multidimensional scalling (MDS). Hasil penelitian menunjukkan dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi teknologi dan infrastruktur serta dimensi kelembagaan berstatus berkelanjutan; sedangkan dimensi sosial berstatus kurang berkelanjutan. Hasil tersebut menunjukkan dalam pengembangan usahatani sayuran organik, petani membutuhkan dukungan dari lembaga pertanian terutama lembaga penyuluhan dan pemasaran hasil pertanian.

ANALISIS STRUKTUR PEREKONOMIAN BERDASARKAN PENDEKATAN SHIFT ‚?? SHARE DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA DI KABUPATEN CIRE

Syamsiah, Nur, Kurnia, Ganjar

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.246 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur perekonomian berdasarkan pendekatan Shift-share dalam pengembangan agrowisata di Kabupaten Cirebon Melalui 4 komponen yaitu Pertumbuhan Wilayah, Industri Campuran atau Pertumbuhan Proporsional, Keuntungan Kompetitif/Pertumbuhan Pangsa Wilayah (PPW), Pertumbuhan Total berdasarkan data PDRB Tahun 2011 ‚?? Tahun 2014. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, Analisis Shift Share digunakan untuk mengetahui proses pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan agrowisata melalui komoditas basis di Kabupaten Cirebon dapat sangat bermanfaat. Pertumbuhan Wilayah setiap sektor adalah 0,19, sektor pertanian termasuk sektor yang dengan nilai pertumbuhan tertinggi kedua setelah sektor industri pengolahan. Pertumbuhan proposional sektor pertanian masuk kedalam 5 sektor yang memiliki tingkat pertumbuhan yang lambat. Sehingga melalui pengembangan agrowisata diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan sektor pertanian., dan sektor pertanian di Kabupaten Cirebon makin kehilangan daya saing. Produk yang dihasilkan sulit bersaing dengan produk yang semakin beragam dipasaran. Sektor dengan peningkatan dayasaing tertinggi adalah sektor jasa perusahaan sedangkan sektor yang banyak kehilangan daya saing adalah sektor industri pengolahan, Sehingga dukungan pemerintah melalui kebijakan, pajak, subsidi, kelembagaan dan akses pasar mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon

PEMETAAN PEMASARAN ABON IKAN TUNA (Thunnus Sp) (Suatu Kasus pada Usaha Karya Mandiri ‚?? Bu Bedah‚?Ě Desa Muara Kecamatan Wanasalam - Kabupaten Lebak - Banten

Bukhari, Ahmad, Krisdianto, Nanang

JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.417 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemetaan pemasaran ikan tuna dengan menggunakan pemetaan kuantitatif, pemetaan pasar, pemetaan harga, dan pemetaan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan metode survei. lokasi dipilih secara sengaja (purposive) yaitu yaitu di Desa Karya Karya Mandiri "Bu Bedah" Muara. Populasi dalam penelitian ini adalah produksi abon ikan tuna Usaha Karya Mandiri "Bu Bedah" Desa Muara Wanasalam Lebak Banten. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif dimana data dianalisis dengan cara menggambarkan data yang terkumpul. Metode pengambilan sampel dengan snowball sampling. Hasil penelitian 1) Pemetaan kuantitatif bahwa total produksi ikan tuna di Usaha Karya Mandiri "Bu Bedah" adalah 300 kg / bulan. 2) Pemetaan pasar ikan tuna dilakukan di wilayah pasar dan di luar daerah. 3) Pemetaan harga ikan tuna di Bisnis Karya Mandiri "Bu Bedah". Untuk harga abon ikan tuna ke grosir dengan harga Rp.140.000 / kg, harga abon ikan tuna ke pengecer sesuai ukuran, ukuran 90 gram dengan harga Rp. 12.000 dan ukuran 140 gram dengan harga Rp. 22.000. Harga ikan tuna sampai konsumen bervariasi sesuai dengan ukuran, ukuran 90 gram dengan harga Rp. 15.000 dan ukuran 140 gram dengan harga Rp. 25.000. Dengan merek "Bu Bedah". Pedagang besar menjual dengan harga pengecer Rp. 35.000 dengan merek "Sarinah". Sementara pengecer (raksasa, carefour, dan hypermart) menjual abon ke konsumen harga Rp. 48.900. 4) Waktu pengiriman di pagi dan sore hari.