cover
Filter by Year
Pro Bisnis
Probisnis adalah jurnal ilmiah terbitan berkala yang memuat artikel bisnis dan manajamen.
Articles by issue : Vol 9, No 1: Februari (2016)
6
Articles
PENGARUH PENERAPAN INTERNET BANKING TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Kurniawan, Arief Adhy ( STMIK AMIKOM Purwokerto ) , Hermawan, Hellik ( STMIK AMIKOM Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 9, No 1: Februari (2016)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.351 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh penerapan internet banking terhadap return saham.  Uji statistik dilakukan dengan independent sample t test. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap enam bank yang terdaftar di BEI dan sudah menggunakan internet banking, dapat disimpulkan tidak terdapat pengaruh penerapan internet banking terhadap return saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia. Bagi investor hasil penelitian ini hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa penggunaan teknologi informasi semacam internet banking tidak menyebabkan investor bereaksi secara nyata, sehingga tidak menyebabkan perubahan abnormal return secara nyata.  Investor tidak perlu terpaku pada perusahaan yang menginformasikan penerapan teknologi informasi dalam pelayanan nasabah.Kata Kunci:  E- Banking, Internet Banking, Return

KATA, MAKNA DAN PENERJEMAHAN

Karini, Zulia ( STMIK AMIKOM Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 9, No 1: Februari (2016)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.065 KB)

Abstract

Makna dan penerjemahan memiliki hubungan yang sangat erat. Menerjemahkan berarti melibatkan pergeseran serangkaian makna atau unit linguistik dari satu bahasa ke bahasa lain. Dalam hal ini  berarti dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, dan siswa sering membuat kesalahan. Kesalahan terjadi karena ketidakmampuan siswa untuk mentransfer makna leksikal dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa kesalahan yang sering dibuat siswa dalam hal menerjemahkan makna leksikal dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, yaitu mendeskripsikan secara faktual kesalahan-kesalahan linguistik yang ditemukan dalam teks terjemahan berdasarkan fakta yang ada. Obyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah kesalahan-kesalahan dalam menerjemahkan Teks Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Informatika. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut bahwa beberapa ketidakmampuan penerjemah untuk mentransfer makna kata dikarenakan: 1) kurangnya penguasaan kosa kata; 2) ketidakmampuan dari penerjemah untuk menemukan sinonim yang memiliki kelas kata yang sama dengan kata yang diterjemahkan dalam bahasa sasaran yang disebut transformasi kata-kata. Kata kunci: kata, makna, terjemahan, analisis kesalahan

LEADERSHIP BASES POWER DAN IMPLEMENTASI INNOVATIVE MARKETING

Uripi, Cahyaningtyas Ria ( Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 9, No 1: Februari (2016)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.894 KB)

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengekplorasi hubungan antara power, leadership dan innovative behavior pada implementasi innovative marketing dengan mengkaji variabel self construal yang berbeda dari leader maupun karyawan.  Metode yang digunakan adalah review literatur denganmeneliti faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi innovative marketing yang selanjutnya terintegrasi dalam model penelitian dan preposisi yang diajukan. Artikel ini menyatakan bahwa power berpengaruh terhadap leadership melalui leader self construal, leadership berpengaruh terhadap implementasi innovative marketing melalui innovative behavior dan employee self construal memoderasi hubungan antara transformational leadership dengan innovative behavior. Self construal yang berbeda dari leader maupun karyawan akan menghasilkan outcome atau perilaku yang berbeda. Keywords :  power, leadership, innovative marketing

PERBANDINGAN TENAGA KERJA INDONESIA DENGAN NEGARA ASEAN

Pinilih, Muliasari ( STMIK AMIKOM Purwokerto ) , Yulianti, Heni ( Magister Ilmu Ekonomi UNSOED )

Pro Bisnis Vol 9, No 1: Februari (2016)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.364 KB)

Abstract

Aspek ketenagakerjaan menjadi hal krusial karena tenaga kerja merupakan roda penggerak di dalam perekonomian suatu negara. Hal ini yang menyebabkan negara ASEAN berusaha membenahi aspek ketenagakerjaan tidak terkecuali Indonesia. Namun masing-masing negara ASEAN memiliki permasalahan dan kondisi ketenagakerjaan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kondisi ketenagakerjaan Indonesia dengan negara ASEAN. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dari BPS dan ILO dengan berfokus pada KILM (The Key Indicators of the Labour Market). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) berdasarkan TPAK maka Kamboja merupakan negara dengan TPAK tertinggi dan yang terendah adalah Brunei Darussalam; (b) berdasarkan rasio berdasarkan rasio penduduk yang bekerja terhadap jumlah penduduk maka rasio tertinggi adalah Kamboja dan rasio terendah adalah Malaysia; (c) berdasarkan tenaga kerja yang bekerja di sektor agregat maka Thailand menjadi negara dengan tenaga kerja terbesar di sektor pertanian. Di sektor industri, Malaysia merupakan negara yang tertinggi dengan tenaga kerja yang bekerja di sektor tersebut. Sementara Singapura merupakan negara dengan tenaga kerja terbesar di sektor jasa; (c) berdasarkan tingkat pengangguran maka Filipina merupakan negara dengan tingkat pengangguran tertinggi dan yang terendah adalah Kamboja; (d) berdasarkan tingkat produktivitas maka Brunei Darussalam merupakan negara tertinggi dalam produktivitas tenaga kerja dan Myanmar merupakan negara dengan produktivitas terendah. Kata kunci : ASEAN, tenaga kerja, KILM

MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI SWISHMAX SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK SISWA SD YANG BERKESULITAN BELAJAR PADA MATERI BANGUN RUANG

Fajarwati, Septi ( Amik BSI Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 9, No 1: Februari (2016)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1251.401 KB)

Abstract

Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk membuka wacana pentingnya media pembelajaran  dalam proses belajar mengajar. Selain itu juga untuk membantu guru matematika dalam usaha mencari bentuk pembelajaran yang lebih menarik dan kreatif dan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi guru, khususnya guru matematika, dan sebagai salah satu alternatif pembelajaran. Data yang digunakan dalam penyusunan jurnal ini diperoleh melalui metode pustaka. Adapun Analisis data dalam penyusunan jurnal ilmiah ini menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data yang bersumber dari literatur atau kepustakaan, dapat disimpulkan bahwa : (1) Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar berfungsi sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan yang disampaikan guru. Selain itu, dapat membangkitkan keinginan dan  minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan belajar. Media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar dapat mempertinggi proses belajar siswa dalam pengajaran yang pada gilirannya dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapai.(2) Mengingat tuntutan terhadap penguasaan materi bangun ruang di kelas V SD semester dua memerlukan penalaran yang cukup tinggi dan agar tujuan pembelajaran matematika dapat tercapai optimal, maka dalam menyajikan materi bangun ruang, guru hendaknya menyajikan sebuah pelajaran dengan tepat, jelas, menarik, menyenangkan, efektif dan efisien. (3) Penggunaan model pembelajaran langsung dengan media animasi swishmax sebagai alternatif pemecahan masalah untuk siswa SD yang berkesulitan belajar pada materi bangun ruang. Kata Kunci : Materi bangun ruang, media pembelajaran, program animasi swishmax.

ANALISIS DESKRIPTIF GAYA KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PADA PT.TELKOM INDONESIA, TBK KANDATEL CILACAP

Idah, Yusyida Munsa ( STMIK Amikom Purwkerto )

Pro Bisnis Vol 9, No 1: Februari (2016)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.01 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang  bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang digunakan oleh pimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT. TELKOM INDONESIA, Tbk KAKANDATEL CILACAP . Sedangkan data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala PT TELKOM INDONESIA, Tbk, KANDATEL CILACAP menggunakan pendekatan kepemimpinan partisipatif, pemimpin berusaha untuk mendorong dan memfasilitasi karyawan untuk berpartisipasi dalam membuat keputusan. Sementara gaya kepemimpinan berkaitan dengan memberikan tugas kepada karyawan, lebih cenderung menggunakan pendekatan bangsa kita sendiri, yaitu ajaran Ki Hajar Dewantara dengan slogan Tutwuri handayani, dalam melakukan tugas sehari-hari mendorong bawahan untuk berhasil. Dan gaya kepemimpinan pendelegasian, pemimpin tidak banyak memberikan arah yang jelas dan dukungan khusus atau pribadi untuk pengikutnya. Dari penerapan gaya kepemimpinan yang digunakan oleh kepala PT TELKOM INDONESIA, Tbk, KANDATEL CILACAP, kinerja karyawan yang ada saat ini telah memenuhi kriteria dalam pengukuran standar penilaian kinerja yang dilakukan oleh pimpinan, yaitu kualitas, kuantitas, dan standar waktu yang ditentukan . Tapi masih ada beberapa kendala dalam upaya peningkatan kinerja karyawan, misalnya masalah disiplin karyawan. Ada beberapa karyawan yang masih belum dapat menyelesaikan tugas-tugas sesuai dengan kualitas, kuantitas, dan masih mengulur-ulur pekerjaan/tugas , kehadiran karyawan, dan kemampuan untuk bekerja sama dengan rekan-rekan atau pemimpin. Guna mengatasi kendala  tersebut pimpinan tetap akan melakukan pengarahan dengan memotivasi dan melakukan komunikasi sistem 247 (24 jam dalam seminggu) terhadap karyawan. Kata kunci: Gaya kepemimpinan, Kinerja