cover
Filter by Year
Pro Bisnis
Probisnis adalah jurnal ilmiah terbitan berkala yang memuat artikel bisnis dan manajamen.
Articles by issue : Vol 2, No 2: Agustus (2009)
6
Articles
ASPEK EKSPERIENTAL KONSUMEN DAN PENERAPANNYA BAGI PEMASAR

Johan S, Andhi ( Fakultas Ekonomi, Universitas Jenderal Soedriman )

Pro Bisnis Vol 2, No 2: Agustus (2009)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.839 KB)

Abstract

The tight competition structure (there are so many products that have the same benefit), the channel of communication change (to be a channel of entertain-ment), the improvement ability of information technology (IT), and the existence of brand personality (formely brand image) make the costumer needs unable be fulfilled with standart strategy. Its motivate marketer create a new strategy through understanding of emotional customer side. Marketer try to satisfy customer from the side of feeling, emotional, and all sense through experiences that make them happy, surprise, fantasites, and fun. It’s called experiental marketing.

PENGUKURAN KEPUASAN NASABAH PENGGUNA SMS BANKING BANK BRI JAKARTA PUSAT DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA)

Kusumastuti, Galuh ( STMIK AMIKOM Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 2, No 2: Agustus (2009)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6531.05 KB)

Abstract

Sejalan dengan perkembangan ekonomi, pengetahuan menjadi dasar perkembangan ekonomi masyarakat (knowledge based) dan terfokus pada informasi (infornation focused). Industri perbankan adalah salah satu industri yang terimbas dampak perkembangan teknologi informasi (IT). Metode Importance Performance Analysis (IPA) mempunyai fungsi utama untuk menampilkan informasi berkaitan dengan faktor-faktor pelayanan yang menurut konsumen sangat mempengaruhi kepuasan dan loyalitas mereka, dan faktor-faktor pelayanan yang menurut konsumen perlu ditingkatkan karena kondisi saat ini belum memuaskan. Subyek penelitian adalah nasabah-nasabah pengguna SMS banking Bank BRI sebanyak 67 nasabah. Alat analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis dan regresi linear. Hasil analisis menyatakan bahwa: faktor-faktor yang perlu dipertahankan pelaksanaannya, (l) Kemudahan dalam proses registrasi, Kemudahan dalam menggunakan layanan sms banking, kecepatan respon dari pihak bank terhadap informasi yang dibutuhkan. (2) faktor-faktor yang pelaksanaannya dilakukan dengan sangat baik oleh pihak bank, namun dinilai kurang penting oleh nasabah, sehingga terkesan berlebihan, yaitu faktor pemahaman pengkodean sms banking. (3) Faktor-faktor yang dinilai kurang penting oleh nasabah, akan tetapi telah dilakukan dengan cukup oleh pihak bank, yaitu sosialisasi pihak bank terhadap layanan sms banking, pelatihan awal terhadap nasabah baru, keragaman fitur-fitur pada sms banking. (4) Faktor-faktor yang menjadi prioritas utama, yaitu keterjangkauan harga, kecepatan tanggapan pihak bank ketika terjadi masalah dalam transkasi, kerahasiaan data. Kata kunci : kepuasan nasabah, sms banking, importance performance analysis

ANALISIS TINGKAT KESEHATAN PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK (Studi Kasus : Pergantian Kepemimpinan E.C.W. Neloe)

Nurfaizal, Yusmedi ( STMIK AMIKOM Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 2, No 2: Agustus (2009)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.668 KB)

Abstract

The title of this research is “Health Level of Analysis at PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (Case study : Commutation of Leadership of E.C.W. Neloe)”. The purpose of this research is to find out and analyze the work system of financial at PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk after commutation of leadership of E.C.W. Neloe. The research hypothesis is that the work system of financial at PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk after commutation of leadership of E.C.W. Neloe is good. Analysis tool that is used in this research is Camel analysis. The result of this research shows that the work system of financial at PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk tends to be in good condition. It is known that the end of total value that is obtained in the 2005 is 77.36, in the 2006 are 81.26 and in the 2007 are 85.50. It means that the work system of financial at PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk tend to getting better in the 2005 until 2007. Therefore, the hypothesis states that the work system of financial at PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk after commutation of leadership of E.C.W. Neloe is good.

MODEL REGRESI PARTIAL LEAST SQUARES (PLS) (Studi Kasus : Kinerja Satuan Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal)

Tahyudin, Imam ( STMIK AMIKOM Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 2, No 2: Agustus (2009)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.172 KB)

Abstract

Metode regresi kuadrat terkecil parsial atau Partial Least Squares (PLS) adalah pemodelan ‘lunak’ yang bebas asumsi sebaran. PLS dilakukan secara iteratif menggunakan algoritma NIPALS dan proses pendugaannya melibatkan variansi variabel Y dan variansi variabel X pada setiap iterasinya. Berdasarkan hasil analisis menggunakan bantuan Matlab versi 7 diperoleh model regresi PLS pada studi kasus kinerja satuan kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal yaitu ˆY=TBQdengan jumlah komponen maksimum delapan ( = 0.10). Model ini dapat memberikan informasi bahwa total variansi variabel Y yaitu volume pekerjaan, produktivitas dan kecepatan dapat dijelaskan oleh variabel X yaitu ketepatan, ketelitian, efektifitas, kemitraan, kerja tim, pendelegasian, keuletan, kehandalan dan kemandirian sebesar 60,46%

PENGARUH INFORMASI LABA DAN ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM DALAM KAITANNYA DENGAN SIKLUS HIDUP PERUSAHAAN

Purnamawati, Indah ( STMIK AMIKOM Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 2, No 2: Agustus (2009)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3984.338 KB)

Abstract

Penelitian ini bertuiuan untuk menguji apakah laba dan arus berpengaruh terhadap harga saham pada masing-masing tahap siklus hidup perusahaan. Siklus hidup perusahaan terdiri dari empat tahap yaitu startup, growth, matufe, dan decline. Karakteristik perusahaan berbeda untuk setiaP tahap siklus hidup tersebut sehingga pengu.kuran akuntansi yang relevandigunakan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan akan berbeda pula. Pengklasifikasian perusahaan sampel ke dalam setiap tahap siklus hidup menggunakan kriteria tertentu yang sudah ditentukan. Perusahaan sampel dapat diklasrfikasiknn ke dalam tahap start-up jika memeuhi kriteria: (l) Perusahaan tidak terbentuk akibat dari diverstiture, merger, atau bentuk restrukturisasi lainnya; (2) Perusahaan mulai melakukan peniualan tidak lebih dari satu tahun sebelum go public; (3) Hanya data selama tiga tahun pertama  setelah tanggal berdiri perusahaan yang dimasukkan. Sedangkan klasfikasi observasi ke dalam tahap growth, mature, dan decline dilakukan berdasarkan dua variabel klastfikasi, yaitu persentase pertumbuhan penjtnlan dan umur perusahaan. Untuk masing-masing tahun observasi, nilai masing-masing variabel klasifikasi seluruh perusahaan dihitung dengan menggunakan persamaan (1) dan (2) diurutkan dari nilai terendah sampai dengan tertinggi, dan dibagi dalam kuartil. Berdasarkankreteria tersebut, diperoleh sampel sebanyak 70 observasi dari 28 perusahaan yang berbeda, dengan perincian pado tahap growth terdapat 17 obsemasi dari 7 perusahaan yang berbeda, tahap mature 36 observasi dari 12 perusahaan yangberbeda, dan tahap decline 17 observasi dari 7 perusahaan yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa harga saham dipengaruhi oleh informasi laba dan arus kas. Informasi laba, arus kas, dan siklus hidup perusahaan secara bersama-samamemiliki pengaruh positif terhadap harga saham. Artinya, pada saat laba dan arus kas bernilai positif maka harga saham akan meningkat dan pada saat harga laba dan arus kas menunjukkan nilai negatif maka harga saham akan turun, Namun secara statistik siklus hidup perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa laba dan arus kas dapat digunakan untuk menilai kinerja serta prospek masa depan perusahaan, sedangkan siklus hidupperusahaan tidak dapat dijadikan indikator utama dalam menilai prospek masa depan perusahaan. Siklus hidup perusahaan hanya informasi tambahan yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN DI KOPERASI MEMPENG PURBALINGGA

Gustiantoro, Gustiantoro ( STMIK AMIKOM Purwokerto )

Pro Bisnis Vol 2, No 2: Agustus (2009)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.621 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem informasi penjualan di Koperasi Mempeng Purbalingga. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk membuat aplikasi ini adalah metode kepustakaan, metode observasi, dan metode wawancara. Untuk pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle), dengan teknik pengembangan sistem waterfall model dan analisis PIECES untuk menganalisis kelayakan tersebut. Hasil penelitian ini berupa aplikasi sistem penjualan di Koperasi Mempeng Purbalingga. Kata kunci :  Penjualan, Sistem Informasi Penjualan, Database, Waterfall, PIECES, Aplikasi