cover
Filter by Year
AL-FIKRA
Al-Fikra (p-ISSN: 1693-508X; e-ISSN: -; http://alfikra.pasca-uinsuska.info/index.php/alfikra/index) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah keislaman. Artikel-artikel yang dipublikasikan di jurnal Al-Fikra meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di jurnal Al-Fikra. Jurnal Al-Fikra diterbitkan oleh Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal Al-Fikra menerima manuskrip atau artikel dalam bidang ilmiah keislaman dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional.
Articles by issue : Vol 11, No 2 (2012): Al-Fikra
3
Articles
INTEGRASI KEWARISAN ADAT MELAYU-SIAK DENGAN KEWARISAN ISLAM

Darussamin, Zikri

AL-FIKRA Vol 11, No 2 (2012): Al-Fikra
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.969 KB)

Abstract

Banyak pakar, terutama dari kalangan orientalis yang memberikan komentar negatif  terhadap integrasi  antara adat dan Islam. Mereka mengatakan, bahwa  Islam di daerah Indo-Melayu  sebagai ”Islam periferal”, Islam pinggiran, Islam yang jauh dari bentuk ”asli” yang terdapat dan berkembang di Timur Tengah. Islam di daerah Indo-Melayu merupakan lapisan tipis  yang mudah mengelupas dalam timbunan budaya setempat. Islam tidak membawa pembaruan sepotongpun ke tingkat perkembangan  yang lebih tinggi, baik secara sosial, ekonomi, maupun pada tataran negara atau perdagangan. 0leh karena itu,   penelitian tentang integrasi kewarisan adat Melayu-Siak dengan Islam akan memberi informasi dan pemahaman yang lebih spesifik tentang integrasi antara dua sistem hukum tersebut, khususnya dalam kewarisan

PERAN TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYYAH SYEKH ABDUL WAHAB ROKAN (Dalam Dakwah dan Pendidikan Islam di Riau dan Sumut)

Abduh, M Arrafie

AL-FIKRA Vol 11, No 2 (2012): Al-Fikra
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.66 KB)

Abstract

Kalau menuntut ilmu shufiTuntut dahulu ilmu irfaniKarena shufisme rahasianya tinggiSyariat, thariqat, haqiqat, ma’rifat dahulu kaji.Penyebaran Islam di Nusantara tak dapat dipisahkan dari shufisme dan thariqat, bahkan Islam pertama yang dikenal di Indonesia, Malaysia, Thailand Selatan, Filifina Selatan dan Kamboja, khususnya di Rokan Hulu, sesungguhnya adalah Islam shufistik. Dalam perkembangannya, shufisme terpolarisasi dalam tiga kutub yaitu tashawwuf sunni (ortodoks), shufisme falsafi (heterodoks) dan shufisme kompromistik (mempertemukan tashawwuf sunni dan falsafi). Dalam lingkaran tashawwuf sunni tokoh piawainya a.l., Nuruddin Arraniry, Abd al-Shamad al-Palimbani dan Muhammad Hasyim Asy’ari. Sedangkan shufisme falsafi adalah Hamzah Fanshuri, Syamsuddin Sumaterani dan Muhammad Nafis al-Banjari. Tokoh shufisme kompromistik salah satunya adalah Dawud ibnu Abdillah al-Fathani, yang mempertemukan tashawwuf sunni al-Ghazali dengan shufisme falsafi (wahdat al-wujud) Ibnu Arabi. Corak pemikiran dan praktek keagamaan Islam di Indonesia pada mulanya identik dengan keshufian (shufisme dan thariqat). Fenomena tersebut dapat dibuktikan antara lain dengan mencermati sosok pemimpin spiritual dan perlindungan  penguasa kepada guru-guru shufi atau khalifah  tarekat (Syekh Abdul Wahab Rokan, w.1926 M, tokoh pertama yang sukses mengembangkan thariqat Naqsyabandiyah di Rokan Hulu). Kerajaan Siak misalnya, peran penting Sultan  dalam pengembangan Islam  di daerah ini seperti memberikan kesempatan kepada berbagai kelompok keislaman, baik untuk berdakwah maupun dalam aktivitas tarbiyyah (edukasi).  Di antara kelompok keagamaan itu  adalah Islam yang  bercorak tarekat, suatu paham keagamaan yang  sampai sekarang hampir di mana-mana  dalam daerah eks-kekuasaan Sultan Siak   masih eksis dan terus dikembangkan melalui kegiatan suluk (khalwat) dan yang lebih menarik bahwa di salah satu kabupaten di Riau ada yang disebut dengan daerah seribu suluk yaitu kabupaten Rokan Hulu yang diduga oleh kalangan luar daerah tersebut sebagai daerah yang banyak didapati ilmu hitam (black magic dan penyebaran racun) oleh sebagian masyarakat yang kurang dalam Keislamannya.

PENYELESAIAN KASUS NUSYUZ MENURUT PERSPEKTIF ULAMA TAFSIR

Haswir, Haswir

AL-FIKRA Vol 11, No 2 (2012): Al-Fikra
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.075 KB)

Abstract

Rumah tangga idaman adalah rumah tangga yang mampu memberikan rasa tenteram, damai,  penuh rasa cinta dan kasih sayang bagi seluruh anggota keluarga, terutama bagi suami dan isteri  beserta anak-anaknya. Itulah wujud kebahagian lahir dan batin yang sangat diinginkan oleh semua orang. Namun hidup tidaklah semulus dan selancar harapan manusia. Banyak sekali problematika yang muncul dalam kehidupan berumah tangga yang dapat merusak suasana bahagia