cover
Filter by Year
Paedagogia
Articles by issue : Vol 16, No 2 (2013)
8
Articles
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL

Mahfud, Hasan, I.S. Poerwanti, Jenny

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.143 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial pada siswa SD dengan menemukan model desain instruksional yang memadai untuk mening- katkan keterampilan sosial siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Nilai rata-rata keterampilan sosial siswa pada siklus I adalah 40% dan siklus II 85.85%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan experiential learning bisa meningkatkan keterampilan sosial siswa. Desain instruksional untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa dalam pembelajaran IPS adalah model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan experiential learning. 

PENERAPAN LEARNING CYCLE 5E DENGAN AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN PROSES BELAJAR MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

Utami, Budi, Hastuti, Budi, Yamtinah, Sri

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.825 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) meningkatkan kualitas proses belajar siswa melalui authentic assessment, dan (2) meningkatkan kualitas hasil belajar siswa melalui authentic assessment. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan dua siklus. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan authentic assess- ment dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Kualitas proses belajar dapat dilihat dari keaktifan siswa. Capaian pada siklus I menggunakan portofolio, peta konsep, diagram vee, dan LKS sebesar 70,11%; 63,4%; 70,l7%; 72,%; siklus II mening- kat sebesar 80,13%; 73,2%; 76,73%; dan 73,8%. Kualitas hasil belajar dilihat dari hasil tes kognitif. Capaian pada siklus I sebesar 58,97%; 72,5%; 29,17% dan 64,29%; meningkat pada siklus II sebesar 82,05%; 85%; 79,17%; dan 83,33%.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA SISWA SD

Kamsiyati, Siti

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.847 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan langkah-langkah aplikasi model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika di SD dan (2) meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita mate- matika pada siswa SD. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah semua siswa dan guru kelas IV SDN Kleco I Surakarta. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan tiga siklus. Analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran kooperatif, dilihat dari peningkatan kelas rata-rata 64,18 setiap siklus, siklus I 69,4, siklus II 79,225, dan siklus III 85,75. Siswa yang tuntas belajar, tes awal (KKM= 68) dari 35%, siklus I (KKM= 70) dari 70%, siklus II (KKM= 75) dari 80%, dan siklus III (KKM= 80) dari 80%. Berdasarkan kesimpulan dapat direkomendasikan bahwa pembelajaran matematika melalui model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika.  

PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMA

Zulkarnain, Zulkarnain

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.221 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pengembangan media animasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Geografi di SMA. Metode penelitian yang digunakan developmental research. Subjek penelitian, yaitu kelas X3 SMA Al- Kautsar Bandar Lampung sebanyak 42 siswa. Teknik pengumpulan data melalui tes, wawancara, dan angket. Analisis data yang digunakan, yaitu kualitatif dan kuantitatif berdasarkan kriteria penilaian siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar siswa berdasarkan hasil postes, yaitu sebesar 67% pada postes perta- ma, meningkat menjadi 71% pada postes kedua, dan meningkat menjadi 80% pada postes ketiga. Keefektifan media juga meningkat dari hasil postes pada kelas yang mengguna- kan media animasi. Postes pertama menunjukkan penggunaan media animasi sebesar 64,2, postes kedua sebesar 69,9, dan postes ketiga sebesar 73,5. Tanggapan siswa tentang penggunaan media animasi sebagai media pembelajaran Geografi menyatakan 87% baik dan menarik. Kesimpulan bahwa media animasi sebagai media pembelajaran Geografi efektif digunakan dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. 

KURIKULUM REKONTRUKSIONIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP ILMU PENGETAHUAN SOSIAL: ANALISIS DOKUMEN KURIKULUM 2013

Imam Farisi, Mohammad

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.152 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mendeskripsikan karakteristik kuriku- lum sekolah 2013 dan implikasinya terhadap sejumlah aspek substantif Ilmu Pengetahu- an Sosial (IPS) sebagai mata pelajaran, mencakup aspek rekonstruksi definisi dan tujuan, kompetensi dasar, organisasi konten/isi, bahan belajar, mata pelajaran, dan pembelajaran serta implikasi kurikulum 2013 terhadap perubahan peran-peran pedagogis guru. Peneli- tian ini menggunakan metode kajian pustaka dari sumber-sumber primer. Sumber data berupa dokumen. Teknik analisis menggunakan teknik analisis isi yang difokuskan pada upaya untuk menemukan, mengidentifikasi, dan menganalisis secara kritis unsur-unsur penting dalam dokumen. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam sejarah pe- ngembangan kurikulum sekolah Indonesia, setidaknya telah terjadi delapan kali perubah- an kurikulum. Di antara perubahan kurikulum tersebut, kurikulum 2013 merupakan ikhtiar dan produk akademik yang sangat ilmiah, setelah kurikulum 1975. Aspek spesifik terpenting dan mendasar kurikulum 2013, yaitu penggunaan filsafat rekonstruksionisme sosial dan teori Gestalt sebagai landasan pengembangannya

PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA DENGAN APLIKASI MODEL RESEARCH BASED LEARNING MELALUI LESSON STUDY DI SEKOLAH DASAR

Chrysti S, Kartika

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.577 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menggambarkan langkah-langkah model research based learning dalam pembelajaran IPA melalui lesson study di SD dan (2) meningkatkan pembelajaran IPA di SD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.  Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Kejawang, siswa kelas V SDN Selang dan SDN 1 Banyuroto pada tahun pelajaran 2012/2013.  Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, angket, dan tes. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan deskriptif komparatif dan kualitatif. Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa langkah research based learning meliputi: (1) pendahuluan, mengajar pengetahuan, penelitian, laporan intern, presentasi, laporan akhir dan (2) model research based learning dapat meningkatkan pembelajaran IPA di SD

KONTRIBUSI ANTARA BUDAYA ORGANISASI, MOTIVASI KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD

H., Murtedjo

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.514 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) menjelaskan tentang kinerja guru, budaya organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja; (2) menentukan apakah ada hubungan langsung yang signifikan antara budaya organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru SD.  Melalui studi tentang model struktural, variabel disusun da- lam bentuk diagram jalur variabel untuk menemukan model hubungan antarvariabel. Selanjutnya, pengujian hipotesis menggunakan SmartPLS Tools.  Berdasarkan hasil uji hipotesis, faktor budaya organisasi dan motivasi kerja tidak langsung berhubungan de- ngan kinerja guru SD. Faktor kepuasan kerja memiliki hubungan langsung yang signifi- kan terhadap kinerja guru SD. Hasilnya dapat digunakan sebagai dasar untuk pembinaan kinerja guru. Untuk departemen pendidikan, hasil penelitian ini dapat digunakan untuk pengembangan sumber daya guru dan kualitas pembelajaran. Bagi peneliti lain, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pemicu dalam mengembangkan penelitian serupa. 

ANALISIS BIAYA INVESTASI PENDIDIKAN DAN PERSONAL SISWA DI KOTA BANDUNG

Fattah, Nanang, Abubakar, Abubakar

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.975 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan:  (1)  kondisi  sarana  dan prasarana pendidikan menurut jenis dan jenjang pendidikan di Kota Bandung; (2) besaran biaya investasi berdasarkan jenis dan jenjang pendidikan di Kota Bandung; (3) besaran biaya personal siswa dalam mengikuti pendidikan menurut jenis dan jenjang pendidikan di Kota Bandung. Penelitian survei ini melibatkan berbagai jenis dan jenjang pendidikan di Kota Bandung. Sampel penelitian meliputi 12 sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara. Analisis data menggunakan program excel untuk menemukan biaya satuan berdasarkan hasil perhitungan yang dikalikan dengan IKK Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menanggung lebih dari 50% biaya pendidikan. Biaya yang dikeluarkan orang tua sebesar 70,87 % untuk SD, 59,24% untuk SMP, 66,77% untuk SMA dan 58,22% SMK Nonteknik serta 56,30% untuk SMK Teknik. Oleh karena itu, beban orang tua dalam membiayai anaknya lebih besar dan menentukan keberhasilan penyelesaian pendidikan anaknya.