cover
Filter by Year
Articles by issue : Vol 3, No 1 (2001)
9
Articles
The management of the lain library in Jakarta: Report from consultations in July and December 2000

K. Rees, Lorna, Potter, Potter

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.312 KB)

Abstract

A library is an essential part of an academic institution. The Jakarta IAIN Library has had a difficult number of years especially due to the fact of its location at some distance from the main campus. The library now has a new building in the main campus area and should use this change in location as an opportunity to develop the library to become a model for all IAIN libraries.

Pengembangan sistem instruksional sebagai salah satu upaya pembinaan koleksi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar

Siswanto, H.M. Ardi

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.378 KB)

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di satu pihak banyak memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia, tetapi di lain pihak banyak membawa dampak dan permasalahannya. llmu dan teknologi komunikasi dengan segala produknya yang berkembang pesat, ikut mempercepat proses globalisasi. Era industrialisasi sajapun belum sepenuhnya kita masuki sekarang kita “dipaksa" memasuki era informasi. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita menghadapi era perdagangan bebas, harus bersaing dengan bangsa lain dan survive.Kata Kunci: Sistem instruksional, koleksi perpustakaan, pusat sumber belajar

Mencari falsafah kepustakawanan Indonesia

Sulaiman, Iskandar

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.956 KB)

Abstract

Kegiatan para praktisi yang dituntut untuk selalu tanggap pada kebutuhan pemakai secara tidak sadar telah melupakan kepentingan diri sendiri. Rasanya saat ini perlu segera dimulai kegiatan teoritisi untuk memikirkan konsep dasar kepustakaan Indonesia. Organisasi pustakawan, dalam hal ini lkatan Pustakawan Indonesia selayaknya dapat menjadi wadah yang pas bagi usaha ini. Kata Kunci: lkatan Pustakawan Indonesia, kepustakawanan Indonesia

Nisbah (ratio) antara teks dengan daftar kepustakaan (rujukan) pada majalah ilmiah terbitan Indonesia tahun 1990 dan 1995

Wijayanti, Luki, Basuki, Sulistyo

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.147 KB)

Abstract

(1) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah artikel dengan rujukan pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (2) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah halaman dengan rujukan pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (3) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah halaman bibliografi dengan rujukan pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (4) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah kala dengan rujukan pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (5) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah pengarang tunggal dengan pengarang ganda pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (6) Tidak ada pembatasan jumlah rujukan yang digunakan walaupun selama 5 tahun terakhir terjadi peningkatan informasi, termasuk informasi terekam, dalam semua bidang.Kata Kunci: Nisbah, ratio, teks, daftar kepustakaan (rujukan)

Tugas-tugas professional dan non professional pustakawan dl bidang administrasi

Rahman, Maman

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.177 KB)

Abstract

Berdasarkan sifatnya, pekerjaan pustakwan terbagi atas pekerjaan yang bersifat teknis dan pekerjaan yang bersifat analisis. Sedangkan berdasarkan jabatan fungsinya pustakwan dibedakan antara Asisten Pustakawan dan Pustakawan. Selain itu berdasarkan uraian atau rincian tugasnya, tugas pustakawan dibedakan atas tugas-tugas professional dan tugas-tugas non professional. Sebagai tugas professional seorang pustakawan harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan sebagai seorang yang menyandang jabatan atau pekerjaan profesional dalam hal pendidikan dan keterampilan, motivasi kerja, kode etik jabatan, asosiasi profesi dan jiwa mandiri.Kata Kunci: professional, non professional, pustakawan, administrasi

Sistem pembinaan perpustakaan perguruan tinggi dan permasalahannya

Lubis, Nilzamni

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.746 KB)

Abstract

Perpustakaan perguruan tinggi merupakan bagian dari orgnisasi induknya, sehingga pembinaannya harus disesuaikan dengan tugas dan fungsi organisasi induknya, maka perpustakaan perguruan tinggi harus memperhatikan keperluan organisasi induknya, terutama keperluan informasinya. Layanan perpustakaan dan informasi yang terbaik merupakan modal untuk mendapatkan dukungan dari organisasi induknya dan penggunanyaKata Kunci: Sistem pembinaan, perpustakaan perguruan tinggi

Advokasi perpustakaan di era informasi

Mayesti, Nina

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.033 KB)

Abstract

Ada dua hambatan utama dalam advokasi perpustakaan di era informasi ini. Yang pertama adalah kebijakan telekomunikasi, dan yang kedua adalah kurangnya perhatian atau kebutuhan untuk itu. Komunikasi elektronik masih dipandang sebagai suatu hal yang menghabiskan uang dan belum dianggap sebagai bagian yang mendasar dalam masyarakat demokrasi.Kata Kunci: Advokasi perpustakaan, era informasi

Pengembangan koleksi perpustakaan

Sumarningsih, Siti

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.837 KB)

Abstract

Pemilihan buku merupakan pekerjaan profesional pustakawan yang penuh tantangan dan imaginasi. Pengembangan koleksi merupakan suatu tugas aktif, dalam hal ini pemilihan dan pengembangan mencakup pekerjaan memilih dari resensi/timbangan buku, iklan di dalam majalah dan surat kabar serta bibliografi mutakhir; mengevaluasi serta menganalisis koleksi yang ada dan mengadakan bahan perpustakaan lainnya.Kata Kunci: koleksi perpustakaan, informasi

Peran unit penghubung sebagai penyelaras informasi

Margono, Tri

AL-MAKTABAH Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.137 KB)

Abstract

Peran unit penghubung (liaison office} sebenamya tidak berbeda jauh dengan hubungan masyarakat (public relation) yang telah dlkenal selama lnl. Tugas dan fungslnya adalah menjelaskan, mengangkat, mempromosikan, dan sekaligus memasarkan produk jasa yang telah dihasilkan. Peran tersebut lebih terarah pada pembinaan dan peningkatan sumberdaya manusia, baik dalam pengembangan ketrampilan dalam hal pengetahuan (ekonomi) maupun teknologi. Unit penghubung tidak hanya nyata bergerak di bidang informasi, tetapi bentuknya sangat bervariasi tergantung dari tujuan pengelolaannya. Unit penghubung dibentuk untuk menjembatani antara para tenaga ahli yang Ielah memiliki pengetahuan dengan para industriawan sebagai penguasa aplikasi teknologi. Oleh sebab itu kehadiran unit penghubung dalam penyelarasan lnformasi sangatlah penting, khususnya antara pusat dokumentasi dan informasi, perguruan tinggi, dan industri. Saat ini unit penghubung paling banyak dilibatkan pada perguruan tinggi asing, khususnya dalam penyebaran informasi dan perolehan siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi yang bersangkutan. Petugas yang tergabung dalam unit ini pada umumnya adalah orang asal daerah dimana perguruan tinggi tersebut berada. Suksesnya peran unit penghubung disini ditentukan oleh keahlian mereka dalam melakukan promosi. Sedangkan jalinan kerjasama bilateral antara industri dengan perguruan tinggi yang melibatkan unit penghubung, berbeda dengan tujuan perguruan tinggi secara murni. Kerjasama yang dibina lebih mengarah pada penimbaan ilmu atas apa yang pernah diperoleh. Ketrampilan yang diperoleh selama berada di lingkungan industri sangat bermanfaat bagi perkembangan staf pengajar dan mahasiswa. Sementara di tingkat perguruan tinggi sendiri, peranan dosen lebih terarah sebagai tenaga konsultan. Kata Kunci: Unit penghubung; Penyebaran informasi; Penyelarasan informasi