cover
Filter by Year
Articles by issue : Vol 13, No 1 (2014)
10
Articles
Teknologi informasi dan fungsi kepustakawanan

Rodin, Rhoni

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.252 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan deskripsi secara konseptual dan teoritis terhadap dampak yang ditimbulkan oleh teknologi informasi bagi fungsi kepustakawanan. Kehadiran teknologi informasi ini hendaknya membawa nilai-nilai positif bagi perkembangan dunia kepustakawanan. Oleh karena itu, seharusnya teknologi informasi ini dimanfaatkan secara maksimal oleh perpustakaan untuk menunjang dan memperlancar kegiatan-kegiatan perpustakaan. Memang pada awalnya perlu adaptasi karena perubahan sistem dari manual ke terotomasi atau digital mengakibatkan terjadinya keterkejutan terhadap perubahan pola dan sistem yang ada. Secara umum, dapat digambarkan bahwa arah gejala perkembangan perpustakaan masa depan bila dikaitkan dengan perkembangan teknologi informasi, yaitu Perpustakaan menjadi digital, Perpustakaan akan masuk ke berbagai jaringan, Jenis koleksi perpustakaan akan berubah komposisinya, Perpustakaan akan memiliki akses ke informasi global, dan Perpustakaan bersifat atau menjadi maya atau virtual.  

Manajemen sumber-sumber informasi elektronik (e-resources) di perpustakaan akademik

Andayani, Ulpah

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.984 KB)

Abstract

The advancement of technology, the changes of user information behavior and scientific communication patterns among scholars, and the demand of the variety of collections have encouraged academic libraries to re-orientate and re-envision the provision of information resources. Besides printed materials, academic libraries are required to accomodate the information needs by acquiring non printed materials or electronic information resources. The provision of electronic resource, in addition, is aimed to provide a wider access to information. However, the processes and procedures of electronic information resources (e-resources) acquisition are different from printed materials. This paper is to delineate and expound the management of electronic information resources in academic libraries, particulary in terms of the acquisition  and the provision of access to electronic resources.  

Pustakawan akademik dan feasilibitas Pengembangan Insitutional Repository (studi kasus di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Rifai, Agus

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.924 KB)

Abstract

Dalam dua tahun terakhir ini, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sedang mengembangkan sistem pengelolaan institutional repository. Tujuan utama dari pengembangan ini dimaksudkan untuk mendukung cita-cita universitas menjadi salah satu universitas berkelas dunia (world class university). Untuk mensukseskan program pengembangan institutional repository ini memerlukan dukungan dan keterlibatan dari berbagai pihak seperti dosen, pustakawan, pimpinan, dan tenaga teknis lainnya. Pustakawan sebagai salah satu elemen dalam program tersebut memiliki peran yang strategis dalam pengelolaan institutional repository karena merupakan bagian dari peran dan tanggung jawabnya sebagai pekerja atau profesional informasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui gambaran mengenai respon para pustakawan berkenaan dengan penerimaan terhadap pengembangan institutional repository. Berdasarkan hasil penelitian, para pustakawan  memiliki respon yang positif dan memiliki tingkat penerimaan yang cukup tinggi terhadap program pengembangan institutional repository. Meskipun demikian, para pustakawan masih memerlukan peningkatan pengetahuan dan kemampuan teknis yang diperlukan dalam pengelolaan institutional repository.  

E-book dan pengguna perpustakaan perguruan tinggi di Jakarta

Yusnimar, Yusnimar

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.283 KB)

Abstract

Electronic book is one of the product development of information and communication technology, which is now easily accessible over the internet. This situation means that the access to books is not limited and can be done by all people. Anyone can access books and publish a book on the internet. It means that people now have the ability of an informed (information leterate). University’s library is an institution which is much influenced by the ability of an informed, because it acts as a development capacity center of its informed. This is where librarians are expected to manage the availability knowledge in a variety of resources. In other words, e -books are available in a variety of multi- media internet. Interaction between Internet users grow from how to publish theirself, their minds and their works using multi-media. The presence of e -book role in this research is understood as a paradigm of thinking to revitalize the way librarians interact and serve the users. E-book is a change centered to the users. Therefore, the model library services must undergo a change that oriented to service desired physical and virtual users (users oriented).  

Perpustakaan sebagai lembaga komunikasi organisasi kampus (sebuah paradigma baru)

Hasbana, Amrullah

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.129 KB)

Abstract

Perpustakaan tengah berbenah, itulah yang terjadi saat ini. Perpustakaan bukan perpustakaan yang kita kenal di era 70-80an yang lusuh, kumuh, dan tidak menarik. Perpustakaan sekarang tampak seperti mall buku, mall informasi dengan kapabilitas pelayanan yang tertata dan menarik. Perubahan yang terjadi di perpustakaan muncul akibat tuntutan zaman dan perubahan kebutuhan pengguna terhadap perpustakaan. Perpustakaan kini menjadi pusat informasi, dalam arti pusat pencarian ilmu yang sebenar-benarnya. Internet dan segala informasi dan akses di dalamnya kini ada di bawah kewenangan perpustakaan. E-Journal, E-Book, Website dan informasi-informasi internet lainnya yang tidak mungkin diakses secara terbuka, hanya bisa diketahui melalui akses perpustakaan. Perpustakaan sudah selayaknya mendefinisikan dirinya sendiri, ini perlu dilakukan agar perpustakaan tidak kembali kehilangan eksistensinya. Definisi baru dari perpustakaan ini harus dan perlu disosialisasi terutama pada organisasi/ institusi tempat perpustakaan bernaung. Di tingkat pendidikan tinggi, perpustakaan harus difahami bukan hanya sekedar pusat informasi, tetapi juga lembaga komunikasi organisasi. Sebab, tridharma perguruan tinggi, yang berkaitan dengan penelitian dan pengabdian masyarakat dapat diakses kembali oleh masyarakat hanya melalui perpustakaan. Jika perpustakaan tidak melakukan redefinisi, maka perpustakaan hanya berubah secara fisik akibat tuntutan zaman, dan tidak berubah secara kewenangan dan cara pandang, karena paradigma yang ada di dalam pola pikir masyarakat akan tetap sama, dan tuntutan perubahan terhadap perpustakaan hanya dipandang hal yang lumrah, wajar dan tak berefek pada kebijakan serta kewenangan.  

Pengaruh struktur organisasi lembaga induk terhadap manajemen perpustakaan: Tinjauan dalam perspektif budaya organisasi

Hamdani, Fadhilatul

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.632 KB)

Abstract

The organization structure of the main institutions greatly affect the management of the institutions own library. The research found that library y not fit into the organization structure of x explicitly, the library is only a complementary part to make the library be underestimated and was not an important part from the main organization. Another reason is not appointed someone to be head librarian who takes full responsibility and will have the authority to lead the library. That problem caused the library staff work without direction from a single command, so that the library management is not going well  

Kompetensi pustakawan dalam perspektif Islam

Hidayat, Parhan

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.04 KB)

Abstract

Islam is a religion which has comprehensive teachings, including how a Moslem works in libraries. The final goal of works is the same, which is to give the best service to their costumers. To give the best service, librarian should master some competencies. US Special Library Associations has formulated ten individual competencies for librarian. Having analyzed the holy quran, hadits, sahabat and Islamic scholar, it is found that Islam has appropriate teachings to fulfill or to compare with those individual competencies. So that, a good and smart Moslem should be a professional and skillful librarian.  

Perhatian pemerintah dan peran pustakawan dalam pemeliharaan naskah kuno

Zulfitri, Zulfitri

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.76 KB)

Abstract

Pemerintah RI saat ini telah mempunyai perhatian besar terhadap koleksi naskah kuno, terbukti dengan adanya beberapa undang-undang yang berkaitan dengan pemeliharaan naskah kuno. Sementara dari kalangan masyarakat Indonesia, ada yang sudah punya perhatian terhadap naskah kuno ini dan masih ada yang belum. Masyarakat yang sudah punya perhatian telah menyibukkan diri dalam hal pengumpulannya, penelitian dan pemeliharaan terhadap koleksi kuno, sebagaimana yang telah dilakukan oleh beberapa organisasi dan perguruan tinggi. Masyarakat yang belum punya perhatian masih membiarkan naskah kuno tersimpan rapi di rumahnya sampai turun temurun, dan bahkan ada yang menjual keluar negeri. Berkaitan dengan hal pemeliharaan koleksi naskah kuno ini, pustakawan diharapkan berperan aktif mulai dari pengumpulannya, pemeliharaan dalam bentuk preservasi fisik dengan cara konservasi dan restorasi, menerjemah, menelitinya, mengalih mediakan agar informasinya tetap terpelihara dan lain-lain.  

Faktor-faktor yang berhubungan dengan prestasi kerja pustakawan

Sumiati, Opong

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.896 KB)

Abstract

Setiap profesi memiliki prestasi kerja yang ingin dicapainya. Banyak hal yang mempengaruhi pencapaian prestasi tersebut. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi prestasi pustakawan, yaitu: jabatan, pendidikan, masa kerja dan sikap Pustakawan. Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan, ternyata hubungan antar faktor jabatan, masa kerja dan sikap Pustakawan tidak signifikan kecuali faktor pendidikan. Dan diantara hasil penelitian tersebut ternyata terdapat beberapa perbedaan, persamaan atau bahkan ada yang saling mendukung dan saling melengkapi. Perbedaan-perbedaan hasil ini terjadi dikarenakan kondisi Pustakawan dan lingkungan kerja responden yang berbeda. Jabatan Fungsional Pustakawan merupakan bidang yang strategis dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, oleh karena itu perlu pembinaan dan pengembangan yang intensif serta serius dari pemerintah guna optimalisasi prestasi kerja Pustakawan yang akan berdampak positif terhadap keberhasilan tujuan pemerintah.  

Bahan pustaka menjadi tema sentral skripsi mahasiswa prodi ilmu perpustakaan UIN Jakarta

Maryam, Siti

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.162 KB)

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian deskriptif kuantitatif mengenai perkembangan ilmu perpustakaan pada Prodi Ilmu Perpustakaan FAH-UIN Jakarta, yang dilakukan dengan cara pemetaan tema skripsi mahasiswa tahun 2003-2012. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa dari 244 judul skripsi diperoleh 30 tema pokok, dan terdapat lima tema pokok yang dominan, yaitu. 1). bahan pustaka sebanyak 60 judul (24,59%), terkategori menjadi: bahan pustaka format tertentu, bahan pustaka bidang tertentu, bahan pustaka koleksi perpustakaan tertentu, dan bahan pustaka secara umum, dengan fokus pembahasan pada aspek pengadaan, ketersediaan, kepuasan pemakai, pemanfaatan, evaluasi, penyiangan, pengembangan, perkembangan, persepsi pengguna, pengelolaan, dsb. 2)layanan perpustakaan yaitu 36 judul (14,75%), tema ketiga ‘perpustakaan sekolah’ sebanyak 31 judul (12,70%), dan tema keempat ‘pengembangan koleksi’ dengan frekuensi 26 judul (10,66 %), dan tema kelima ‘teknologi informasi’ sebanyak 16 judul (6,56 %). Tema yang paling jarang dibahas (hanya satu kali dalam periode 2003-2012):‘analisis sitasi, story teling, gedung perpustakaan, kerjasama antar perpustakaan, komunikasi ilmiah, perpustakaan daerah, perpustakaan digital, perpustakaan masjid, dan sistem jaringan informasi’. Disimpulkan, kecenderungan skripsi mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan FAH-UIN Jakarta adalah pada tema ‘pengembangan koleksi’ terutama tentang bahan pustaka, karena tema ini muncul secara signifikan hampir pada setiap tahun, disamping tema ‘pengembangan koleksi’ itu sendiri juga menjadi tema dominan yang keempat. Itulah arah atau kecenderungan umum dari perkembangan keilmuan yang ada pada prodi tersebut selama kurun waktu 2003-2012.