cover
Filter by Year
CAKRAWALA
Cakrawala is published twice a year in June and December. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: 1. Government Issue 2. Ecomonic and Financial 3. Natural Resource and Technology, 4. Social Science
Articles by issue : Vol 9, No 1: Desember 2014
12
Articles
Front Cover

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.736 KB)

Abstract

Keanekaragaman Biota di kali Wonorejo Surabaya

Kusyairi, Achmad

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10167.591 KB)

Abstract

Tujuan penelitian mengidentifikasi jenis biota, indek keragaman dan dominasi biota serta factor-faktor kualitas air yang mendukung kehidupan biota di Kali Wonorejo. Metode dilakukan dengan observasi langsung dilapangan,pengamatan di laboratorium, wawancara langsung dan data dari instansi terkait. Sedangkan penentuan stasiun dengan cara sampling purposive berdasarkan pertimbanagn perbedaan karakteristik rona lingkungan dan beban bahan pencemar yang dibuang ke badan air sungai. Berdasarkan hasil penelitian, ikan yang hidup terdapat lima (5) spesies yaitu Sepat (Trichogaster pectoralis), Betok(Anabas testudineus),Gabus (Ophiocephalus striatus), Mujair (Oreochromis mossambicus) dan Wader (Rasbora sp.) tumbuh kurang baik. Indek keanekaragaman ikan < 1 (Tercemar Berat), sedangkan indek dominasinya > 0.53 (termasuk dominasi sedang). Ikan yang dominan adalah Sepat (Trichogaster pectoralis). Makrobenthos terdapat 11 spesies : Udang kecil (Mycidaceae), Amphidromus, Kijing (Pseudodon sp.), Kepiting Yuyu (parathelpusa), Tutut (vivipara),Yuyu(Parathelphusa convexa), Keong sungai (Clypeomorus), Scylla, Kepiting uca/Kepiting Fiddler (Uca), Cacing Merah (Tubifex sp.), Siput trompet (Melanoides sp.).indek Keragaman makrobenthos < 1 (tercemar berat),sedang Nilai Indek Dominansinya antara 0,68 (dominasi tinggi). Spesies yang mendominasi adalah Udang kecil (Mycidaceae). Plankton terdiri 23 jenis plankton, Indek keragman plankton 1,31 (tercemar sedang), Indek dominasi plankton 0,35 (dominasi rendah). Kandungan oksigen terlarut 0 -4.88 mg/lt (Tercemar berat); BODberkisar 0 – 1.63 mg/lt; CO2 bebas antara 1,63 -40 mg/lt (bersifat racun); pH antara 5.28 – 8; Suhu antara 28 – 33 0C (baik untuk kehidupan ikan); kecerahan air anatar 20- 50 cm (layak untuk ikan); Zat padat tersuspensi antara 11.5 – 82 mg/lt (masih sesuai Nilai Ambang Batas); dan kecepatan arus antara 0,0083 – 8,17 cm/dtk (berarus sangat lambat).

Front Page

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11640.685 KB)

Abstract

Opini Publik Terhadap Kredibilitas Calon Presiden RI Tahun 2014 Dalam Perspektif Mahasiswa

Nurlita, Ita, Putra, Widiawan Ardiansyah

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10504.48 KB)

Abstract

Suatu negara yang menganut sistem politik demokrasi akan menitik beratkan pada apa yang menjadi keinginan dan kepentingan rakyat yang diaspirasikan,ditampung atau dihimpun melalui sebuah opini yang disebut dengan pendapat umum atau opini public. Dalam tat6anan Negara demokrasi opini public dilihat sebagai suatu instrument yang sangat penting baik dalam proses artikulasi pendapat dan keinginan rakyat maupun dalam pengambilan keputusan kebijakan public. Menjelang Pemilihan Presiden tahun 2014 ini, partai politik banyak melakukan propaganda politik di media massa yang dimaksudkan untuk memberikan image positif terhadap seorang tokoh atau partai politik tertentu. Dengan image positif tersebut maka partai atau tokoh politik dianggap memiliki kredibilitas tinggi yang artinya masyarakat memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap sebuah partai atau tokoh politik. Disini peneliti bertujuan untuk menganalisa opini public terhadap kredibilitas calon Presiden RI pada Pemilihan Presiden tahun 2014 ini dalam perspektif mahasiswa. Oleh karena mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, dianggap mampu dan lebih kritis untuk menilai tentang kredibilitas calon pemimpin bangsa ini.jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yakni penelitian yang menganalisis fakta-fakta melalui survey atau kuisioner dengan menggunakan data statistic deskriptif. Dan dalam penelitian ini didapat hasil bahwa menurut pandangan mahasiswa dalam menilai kredibilitas calon Presiden RI pada Pilpres tahun 2014 adalah 1) Indikator mempunyai pikiran yang baik (good sense) didapat nilai untuk Bapak Prabowo 3,63 poin dan Bapak Jokowi 3,86 poin, 2) Indikator mempunyai akhlak yang baik (good moral character) didapat nilai untuk Bapak Prabowo 3,43 poin dan Bapak Jokowi 4,06 poin, 3) Indikator mempunyai maksud yang baik (good will) untuk Bapak Prabowo 3,48 poin dan Bapak Jokowi 3,82 poin.dilihat menurut standar nilai dari Pace & Faules yaitu untuk batas atas skala 3,80 dan skala 2,80 untuk batas bawah, rata-rata nilai keseluruhan untuk Bapak Prabowo 3,51 poin dan Bapak Jokowi 3,91 poin, Sehingga dapat disimpulkan bahwa Bapak Jokowi dikatakan mempunyai lebih kredibilitas dibandingkan Bapak Prabowo.

Back Page

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1439.99 KB)

Abstract

Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terhadap Respon Wisatawan Untuk Berkunjung Ke Destinasi Pariwisata Kabupaten Kediri

Raharjo, Tri Weda

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7843.494 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) kondisi kinerja kepariwisataan Kabupaten Kediri; (2) kondisi daya tarik wisata di Kabupaten Kediri menurut penilaian wisatawan; dan (3) pengaruh instrument komunikasi pemasaran terhadap respon wisatawan untuk berkunjung ke DTW Kabupaten Kediri. Tipe penelitian yang digunakan studi ini adalah penelitian survey deskriptif yang bersifat korelasi kausal yang berusaha mencari akibat yang terjadi pada suatu variabel oleh karena adanya sebab dari variabel lain.penelitian ini non eksperimental karena variasi pada setiap variabel tidak disebabkan oleh adanya perlakuan peneliti. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bersifat expost facto. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut: pertama, program kerja Dinas di Kabupaten Kediri cukup beragam dan optimal; kedua, menurut penilaian wisatawan, DTW di Kabupaten Kediri cukup bagus dan memenuhi keinginan wisatawan; meskipun demikian, ketiga,ramainya kunjungan bukan merupakan keberhasilan promosi Dinas Kabupaten Kediri, melainkan lebih diakibatkan oleh komunikasi dari mulut ke mulut antar wisatawan.

Dampak Implementasi Kebijakan Penutupan Lokalisasi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Provinsi Jawa Timur

Hakim, Lukman

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19104.745 KB)

Abstract

Keberadaan tempat atau lokasi PSK di masing-masing Kabupaten dan/atau Kota yang ada di wilayah Provinsi Jawa Timur, relative mudah untuk diketahui karena keberadaan tempat-tempat tersebut sudah bertahun-tahun dan sudah banyak dikenal warga masyarakat. Ada kesan bahwa “lokalisasi PSK di masa lampau” merupakan kebijakan tidak tertulis yang melegalkan bisnis PSK. Kebijakan tidak tertulis tersebut mungkin dilandasi oleh berbagai pertimbangan. Pada akhir tahun 2011 terbit Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 460/16474/031/2011. Melalui Surat Edaran tersebut, seluruh Bupatidan Walikota di Provinsi Jawa Timur diminta mendukung upaya penutupan lokasi PSK di daerahnya masing-masing.konsekuensi logis dari komitmen tersebut,diperlukan adanya “kebijakan ikutan” atau kebijakan yang berkaitan dengan upaya untuk mengantisipasi dampak negative yang bisa muncul akibat dari komitmen dan/atau tindakan tegas itu. Penelitian ini merekomendasikan, 1) Melakukan program pelatihan keterampilan yang nyata dan berjenjang yang sesuai dengan bakat yang dimiliki mantan PSK dan mantan mucikari. 2) Melakukan antisipasi supaya mantan PSK yang dipulangkan tidak pindah ke tempat lokalisasi lain yang belum ditutup, 3) Harus sering dilakukan razia/operasi di tempat-tempat yang dimungkinkan mantan PSK beroperasi, supaya mantan PSK menjadi jera dan penularan HIV/AIDS bisadiminimalisir, 4) secara berkala memantau perkembangan mantan PSK dan mantan mucikari, apakah usaha yang sudah dijalankannya bisa berkembang atau tidak. Jika tidak berkembang segera diberikan arahan agar mampu menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.

Back Cover

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Kepesertaan Jamsostek Terhadap Program Jaminan Hari Tua (JHT) Beralih Ke BPJS

HT, M. Amir

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11291.388 KB)

Abstract

Melatar belakangi kajian ini berfokus pada penyelenggaraan program jamiann hari tua (JHT) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, perkembangan jaminan kepesertaan jamsostek yang akan beralih pengelolaannya ke BPJS, diharapkan lebih baik disbanding program JHT yang sudah dilaksanakan Jamsostek ke dalam BPJS.tujuan kajian, untuk mengetahui dua aspek,meliputi: umum, identifikasi pengembanagn jaringan kepesertaan program jamsostek terhadap perlindungan pekerja, kemudian khusus,ide penekanan terhadap perlindungan bagi pekerja bila terjadi kecelakaan kerja,melalui program hubungan industrial. Kemudian metode kajian ini merupakan eksploratif yang dirancang dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yang ingin mengkaji secara mendalam suatu fenomena yang ada di masyarakat dengan tidak memanipulasi variabel-variabel (expost facto), menyangkut peristiwa yang sudah terjadi, berhubungan dengan kondisi sekarang. Simpulan kajian ini,jumlah kepesertaan, sebanyak 1.327.495 tenaga kerjadari 24.924 perusahaan masuk kategori peserta aktif, sedangkan 2.180.727 tenaga kerja dari 13.615 perusahaan sebagai peserta non-aktif. Selain menambah kepesertaan baru dari sektor formal maupun informal, juga terus melakukan upaya persuasife kepada perusahaan yang non-aktif agar bisa kembali menjadi peserta aktif, berharap jumlah peserta non-aktif terus menurun.

EFISIENSI STRUKTUR ORGANISASI SETWAN, INSPEKTORAT,BAPPEDA, DAN BAPEMAS PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO

Rinawati, Herrukmi Septa

CAKRAWALA Vol 9, No 1: Desember 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10401.964 KB)

Abstract

Penelitian tentang efisiensi struktur organisasi Setwan, Inspektorat,Bappeda, dan Bapemas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dilakukan untuk menjadikannya sebagai dasar, barometer,sekaligus arahan dalam menyusun materiperaturan perundang-undangan, salah satunya adalah peraturan daerah. Adapun tujuannya adalah mengkaji ulang urusan,tugas pokok, serta fungsi SKPD, sehingga memudahkan membentuk struktur organisasi perangkat daerah yang sesuai untuk Kabupaten Probolinggo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang dibantu dengan data-data kuantitatif,hasil penelitian menunjukkan bahwa SekretariatDPRD, Inspektorat, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Probolinggo sudah efisien, sementara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah cukupefisien. Secara umum, ada kelemahan pada indicator nomenklatur,yaitu memiliki indikasi tumpang tindih atau duplikasi tugas dan fungsi antara unit satu dengan unit organisasi lain, serta jabatan-jabatan fungsional belum memenuhi kebutuhan dan penempatannya belum mendukung efisiensi dan efektivitas tugas operasional unit. Pengisian dan pembentukan pembidangan atau bagian dan sub bidang/bagian pada tiap-tiap struktur organisasi perlu dievaluasi dan direvisi untuk menampung aspek-aspek yang belum tertampung, misalnya aspek kelitbangan.