cover
Filter by Year
CAKRAWALA
Cakrawala is published twice a year in June and December. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: 1. Government Issue 2. Ecomonic and Financial 3. Natural Resource and Technology, 4. Social Science
Articles by issue : Vol 11, No 2: Desember 2017
12
Articles
PROSPEK EKONOMI KEBIJAKAN PEMANFAATAN PRODUKTIVITAS LAHAN TIDUR UNTUK PENGEMBANGAN PORANG DAN JAMUR TIRAM DI JAWA TIMUR

Wahyono, Agung, Arifianto, Aji Seto, Wahyono, Nanang Dwi, Riskiawan, Hendra Yufit

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2567.686 KB)

Abstract

Upaya peningkatan produksi pertanian melalui ekstensifikasi pertanian bisa dilakukan melalui pemanfaatan lahan tidur. Meskipun secara umum potensi lahan tidur cukup besar, sampai saat ini belum ada informasi akurat mengenai potensi lahan tidur yang ada di kabupaten Ngawi, Madiun dan Nganjuk. Tujuan penelitian adalah untuk: 1) Mengidentifikasi potensi lahan tidur di Kabupaten Ngawi, Madiun, dan Nganjuk untuk budidaya Porang dan Jamur Tiram, 2) Menganalisis usaha tani dan nilai tambah budidaya Porang dan Jamur Tiram, dan 3) Menentukan model pengusahaan dan strategi pengembangan budidaya Porang dan Jamur Tiram pada lahan tidur di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Area lahan tidur di Kabupaten Madiun dan Nganjuk sangat sesuai untuk budidaya Porang dan Jamur Tiram. Sedangkan di Kabupaten Ngawi perlu pemilihan lokasi yang cermat khususnya untuk budidaya porang, 2) Usaha tani Porang dan Jamur tiram sangat menguntungkan secara ekonomi. Nilai tambah akan semakin tinggi dengan melakukan pengolahan Porang dan Jamur Tiram menjadi berbagai jenis produk olahan, 3) Strategi untuk pengembangan budidaya Porang dan Jamur Tiram dapat dilakukan dengan mempertimbangkan aspek budidaya, pascapanen, permodalan, dan pemasaran.

FRONT COVER

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.804 KB)

Abstract

PEMANFAATAN SOCIAL MEDIA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI KELUARGA DALAM UPAYA MEMINIMALISIR PERILAKU MENYIMPANG PADA MASYARAKAT DI SURABAYA

Fitriawardhani, Tira

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.743 KB)

Abstract

Munculnya perilaku menyimpang yang terjadi akhir-akhir ini, sangan memprihatinkan sekali. Jenis perilaku menyimpang adalah luas, misalnya berkelahi, perjudian, pencurian, mencium dan memeluk pasangannya, membaca buku-buku yang berbau porno, menonton VCD porno, gratis seks, mengisap dan membeli dan menjual obat-obatan, minum, pemerkosaan dan tindakan tercela yang membunuh. Perilaku menyimpang ini tidak hanya dapat terjadi pada orang tua dan remaja, tetapi juga sudah mulai merangkak pada anak-anak di bawah umur. Keluarga adalah pertama dan terutama sebagai media pendidikan dan perlindungan anggota keluarga di dalamnya. Suami, istri dan anak-anak harus dapat membangun komunikasi diantara mereka dan juga untuk melakukan dengan interaksi di luar keluarga untuk menciptakan kondisi yang transparan dan lebih mudah untuk melakukan pengawasan dengan satu sama lain. Tujuan umum dari studi ini adalah untuk menentukan apakah media sosial dapat digunakan sebagai sarana komunikasi keluarga dalam meminimalkan perilaku menyimpang dalam masyarakat di Surabaya. Subyek studi terdiri dari 50 Nara sumber adalah 25 orang dan 25 orang tua. Laki-laki dan gadis remaja diambil ke dalam sampel remaja berusia antara 11-25 tahun. Sampel diambil melalui stratified random sampling teknik Sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yang deskriptif dengan data Analisis kualitatif. Instrumen penyaringan data yang digunakan adalah pengamatan dan wawancara mendalam. Hasil yang diharapkan dari studi ini adalah dalam bentuk penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi keluarga dalam upaya untuk mengurangi atau menghilangkan perilaku menyimpang dalam masyarakat di kota Surabaya.

KAMPUNG KB SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT/KELUARGA DI JAWA TIMUR. (Studi Di Kota Malang Dan Kabupaten Bondowoso)

Mardiyono, Mardiyono

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.956 KB)

Abstract

Kampung KB didesain sebagai upaya pemberdayaan masyarakat/keluarga di wilayah pinggiran terhadap pengelolaan program KB atau program lainyanya yang sesuai dengan permasalahan di wilayah tersebut. Kegiatannya dikelola berdasarkan prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat itu sendiri, sebagai tujuan akhirnya tentu pembangunan masyarakat itu sendiri. Pemerintah hanya menstimulasi dan melakukan pendampingan, selebihnya menjadi tanggung jawab masyarakat itu sendiri agar bisa lebih mandiri dalam pengelolaan program. Dengan metode pendekatan penelitian kualitatif dilakukan studi dengan menerapkan tahapan penelitian operasional dalam rangka untuk mengevaluasi intervensi keberhasilan program Kampung KB di Kota Malang dan Kabupaten Bondowoso Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pencapaian program KKBPK dan program terkait lainnya guna mewujudkaan keluarga kecil berkualitas. Adapun hasil penelitian adalah keberhasilan kampung KB sangat ditentukan oleh peran aktif masyarakat diberbagai tingkatan, perlu intervensi program, dana, sarana, prasarana, KIE, advokasi dan penggerakan dari SKPDKB dan lintas sektor dengan target akhir gerakan budaya secara kolektif dan berkesinambungan, maka kampung KB bisa dianggap sebagai prakarsa masyarakat itu sendiri bukan semata program pemerintah. Peran Bupati/Walikota sangat penting bersama Tim Pokja Kampung KB Kabupaten/Kota dengan melibatkan anggota DPRD duduk bersama mengagendakan program intervensi di kampung KB sekaligus untuk menjaga kesinambungan program. Diperlukan pendampingan pelaksanaan program KKBPK di lini lapangan dan pelatihan “Skill” pada kelompok UPPKS dan Poktan lainnya serta penyediaan dana APBD dalam mendukung advokasi, KIE dan penggerakan di wilayah kampung KB.

BACK COVER

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.893 KB)

Abstract

PROSPEK EKONOMI PENGEMBANGAN POTENSI LOKAL DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN WISATA DI WILAYAH SEKITAR GUNUNG BROMO

Wahono, Puji, Karyadi, Hari, Suhartono, Suhartono, Prakoso, Aryo, Prananta, Rebecha, Lokaprasida, Prameshi

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.867 KB)

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi potensi lokal dan menyusun model pengembangan wisata di wilayah sekitar Taman Nasional Gunung Bromo yang meliputi Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang. Teridentifikasi bahwa potensi keempat kabupaten di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Bromo tersebut memiliki potensi alam yang besar untuk dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata untuk mendukung destinasi wisata Gunung Bromo. Potensi tersebut antara lain berupa desa wisata, air terjun, pemandangan alam berupa gunung, dan danau. Terhadap potensi destinasi wisata yang ada, secara ekonomi keempat kabupaten tersebut akan lebih mendapatkan manfaat apabila sumber daya yang dimiliki digunakan untuk memperbaiki kualitas manajemen, harga, ketersediaan informasi, dan kesediaan masyarakat untuk membayar. Adapun strategi yang berbasis masyarakat akan lebih tepat untuk pengembangan destinasi wisata di sekitar kawasan Bromo tersebut. Penelitian ini dilakukan di empat kabupaten sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Bromo yakni Kabupaten Malang, Pasurauan, Probolinggo, dan Lumajang. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran kualitatif dan kuantitatif.

PENGUATAN ASPEK SISTEM : PENGEMBANGAN LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SEBAGAI UPAYA PENGENTASAN PENDUDUK RENTAN MISKIN

Setijaningrum, Erna

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1507.01 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dan pengembangan LPMD dari aspek sistem sebagai upaya penguatan fungsi LPMD dalam rangka pengentasan kemiskinan. Latar belakang penelitian ini karena kurangnya peran LPMD dalam kegiatan pembangunan di desa. Peran LPMD dalam pembangunan pedesaan diperlukan mengingat masih tingginya jumlah penduduk rentan miskin di Jawa Timur sebagai akibat dari kenaikan harga BBM, inflasi yang tinggi, dan merosotnya nilai tukar rupiah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori pengembangan kapasitas kelembagaan dari Riyadi Soeprapto (2010) yang salah satunya adalah aspek sistem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LPMD tidak optimal menjalankan fungsinya sebagai penggerak pembangunan desa dalam upaya pengentasan penduduk rentan miskin karena masih memiliki hambatan dari sistem berupa kurangnya komitmen kepala desa untuk melaksanakan aturan secara tegas sebagai landasan hukum organisasi LPMD dan tidak ada regulasi khusus mengenai kedudukan, fungsi, tugas, kewenangan, dan honor LPMD. Oleh karena itu diperlukan pengembangan dari aspek sistem melalui komitmen kepala desa dan dibuatnya regulasi khusus secara tegas dan jelas mengenai LPMD.

EVALUASI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PEMULIHAN (PMT-P) PADA BALITA KURANG GIZI DI KABUPATEN TUBAN

Sugianti, Elya

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.612 KB)

Abstract

Program PMT-P adalah salah satu program yang dilaksanakan pemerintah dalam penanganan masalah gizi pada balita kurang gizi khususnya pada keluarga miskin. Namuan, selama ini masih banyak kendala dalam pelaksanaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program PMT-P berdasarkan segi input, proses dan output di Kabupaten Tuban. Informan dalam penelitian ini adalah kasie gizi dinas kesehatan, kepala puskesmas, tenaga pelaksana gizi, bidan desa, dan kader. Analisis data dilakukan secara deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dai segi input, SDM dan bahan PMT-P sudah memadai, namun petunjuk pelaksanaan, sarana prasarana, dan pendanaan masih kurang, dari segi proses, penyimpanan, pengangkutan dan pemantauan masih kurang, dari segi output, ketepatan umur sudah sesuai dan ada keefektifan program dalam kenaikan berat badan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah program PMT-P sudah efektif dalam meningkatkan berat badan balita sasaran walaupun masih terdapat kendala dalam pelaksanaan program.

PEMERINTAH DESA PASCA UU NO. 6 TAHUN 2014 (Studi Tentang Implementasi Otonomi Desa di Desa Paciran Kabupaten Lamongan)

Sholahudin, Umar, Wahyudi, M. Hari, Hariri, Achmad

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1157.924 KB)

Abstract

Untuk mendapatkan informasi tentang pelaksanaan UU No 6 tahun 2014 terhadap aparatur desa Desa sebagaimana yang termuat dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan diormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Undang-Undang No 6 tahun 2014 ini memberikan wewenang yang cukup luas kepada desa dalam mengatur rumah tangga pemerintahan di desa, sebagaiman yang ditegaskan dalam pasal 18. Bagaimana desa menjalankan kewenangan dan otonominya untuk mewjudkan kesejahteraan masyarakatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif yaitu menggambarkan dan menganalisis data yang diperoleh dari fakta dan data di lapangan. Pengumpulan data-data dilakukan melalui studi lapangan terhadap tata kelola pemerintahan desa di Desa Paciran Lamongan. Selain itu data pula dilakukan melalui wawancara mendalam yang dilakukan dan masyarakat desa. Adapun Hasil dari Penelitian ini adalah pengelolaan pemerintahan Desa Paciran Kabupaten Lamongan dalam rangka pengelolaan pemerintahan berbasis otonomi desa dapat berjalan relatif baik. Hhal ini ditunjukkan dengan kebijakan pengelolaan keuangan desa yang sudah lebih berfokus pada pembangunan desa yaitu pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan. Selain itu pembangunan desa juga melibatkan peran serta masyarakat desa, sehingga pembangunan mulai perencanaan dan pelaksanaan, masyarakat memiliki peran aktif untuk mengawasi dan mengevaluasi pembangunan desa.

FRONT PAGE

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract