cover
Filter by Year
CAKRAWALA
Cakrawala is published twice a year in June and December. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: 1. Government Issue 2. Ecomonic and Financial 3. Natural Resource and Technology, 4. Social Science
Articles by issue : Vol 10, No 2: Desember 2016
12
Articles
‚Äč
FRONT COVER

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.153 KB)

Abstract

MERANTAU SEBAGAI BUDAYA (EKSPLORASI SISTEM SOSIAL MASYARAKAT PULAU BAWEAN)

Sholik, Muhammad Ihwanus, Rosyid, Fahrur, Mufa'idah, Khusnul, Agustina, Tri, Ashari, Ulfiona Rizki

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2428.182 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis faktor yang mendorong dan menarik masyarakat Bawean untuk merantau; dampak positif dan negatif merantau; serta sistem sosial budaya merantau yang ada pada masyarakat Bawean. Penelitian ini menggunakan beberapa teori, yaitu teori struktural fungsional, konsep kebudayaan dan konsep migrasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi dan situs penelitian berada di Kecamantan Sangkapura dan Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif Cresswell. Hasil penelitian ini adalah terdapat dua faktor pendorong yaitu faktor lingkungan dan kondisi ekonomi masyarakat. Selain itu terdapat faktor penarik yang terdiri dari tersedianya pekerjaan yang lebih memadai dan terdapatnya perkampungan Suku Bawean di tempat tujuan. Dampak positif dari kegiatan merantau ini adalah peningkatan ekonomi keluarga dan perpaduan budaya baru, sedangkan dampak negatifnya adalah masih belum terdatanya jumlah perantau, tumbuh kembang anak tidak terkontrol, keharmonisan keluarga yang menurun, dan perubahan gaya hidup. Sistem sosial yang dimiliki sehingga membuat budaya merantau tetap bertahan hingga saat ini adalah karena kemampuan beradaptasi dengan perubahan, kemudian ditunjang dengan tujuan yang kuat yakni membangun ekonomi keluarga. Selain itu, budaya merantau ini tetap bertahan karena sudah terintegrasinya sistem dan terbentuknya perkampungan Boyan di tempat perantauan. Rekomendasi yang dapat peneliti tawarkan yaitu pembuatan sistem yang terintegrasi terkait pencatatan dan pendataan masyarakat Bawean yang merantau serta pengembangan pembangunan pariwisata di Pulau Bawean dengan memperhatikan aspek lokal dan melibatkan peran serta masyarakat lokal.

BACK COVER

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.109 KB)

Abstract

POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PEMBERDAYAAN PERILAKU ANAK TERHADAP TAYANGAN SINETRON DI TELEVISI

Nurlita, Ita, Noviandari, Indah

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7122.615 KB)

Abstract

Saat ini hampir semua siaran televisi menggambarkan tayangan yang seharusnya tidak layak ditonton oleh anak yang belum cukup umur, terutama tayangan sinetron. Dimana kebanyakan sinetron televisi di Indonesia berisi tentang kekerasan dalam rumah tangga, kebebasan seks remaja, perkelahian dan hanya sedikit pesan moral. Bagi anak, televisi acapkali di persepsikan sebagai laporan tentang dunia sesungguhnya. Fenomena tayangan sinetron yang hadir dalam program acara di televisi bisa memicu perilaku negatif anak. Hal ini bisa dilihat banyaknya berita pelecehan seksual yang dilakukan oleh anak-anak di bawah umur, yang baru-baru ini terjadi di Kecamatan Gubeng. Berkaitan dengan hal itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa suatu pola komunikasi interpersonal dalam keluarga untuk pemberdayaan perilaku anak sebagai perlindungan anak dalam menonton tayangan sinetron di televisi. Pendekatan deskriptif kualitatif dan analisa data kuantitatif digunakan untuk mendukung pemecahan permasalahan penelitian dalam memahami subyek yang diteliti. Hasil penelitian ini adalah pada ranah kognitif : banyak anak-anak di SDN Kecamatan Gubeng menjawab sering melihat sinetron dan yang sering dilihat adalah sinetron Anak Jalanan; pada ranah afektif : anak-anak banyak yang suka terhadap sinetron yang dilihatnya, dimana adegan yang disukai adalah adegan berpacaran, sedangkan pada ranah kognitif : anak-anak kadang-kadang mempraktekkan adegan sinetron. Hal ini dapat dipahami bahwa dalam menonton tayangan sinetron tidak adanya pengawasan orang tua dan tidak efektifnya pola komunikasi interpersonal dalam keluarga sehingga anak bebas menonton dan bahkan mempraktekkan apa yang ditayangkan pada sinetron tersebut sehingga diperlukan pola komunikasi interpersonal untuk pemberdayaan perilaku anak sebagai perlindungan anak dalam menonton tayangan sinetron di televisi.

BACK PAGE

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.882 KB)

Abstract

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP RADIKAL-TERORISME MELALUI WEBSITE DAN SOCIAL MEDIA

Rosmaya, Ina, Ganefwati, Rini

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.228 KB)

Abstract

Terjadinya tindak pidana terorisme tidak dapat dikatakan dapat muncul dengan sendirinya, melainkan ada faktor lain yang dapat mendorong munculnya tindak pidana terorisme seperti perkembangan situasi dunia global mempunyai pengaruh yang sangat besar. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi seperti media sosial rentan dimanfaatkan untuk aksi terorisme, sehingga masyarakat terutama generasi muda agar mewaspadai penggunaan media sosial tersebut. Para tokoh masyarakat dan ahli komunikasi mewaspadai kaum muda termasuk kalangan mahasiswa sebagai orang muda yang rentan terhadap pengaruh tindak pidana terorisme. Hal ini disebabkan karena tugas mahasiswa sebagaimana kalangan kampus yang tak mungkin tidak akrab dengan dunia teknologi komunikasi yang seringkali dipergunakan sebagai sarana pembelajaran di Perguruan Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam sesuai pedoman wawancara yang bersifat terbuka (in depth interview guide). Peneliti hendak menggambarkan persepsi mahasiswa terhadap radikal-terorisme melalui penggunaan website dan media sosial, baik ditinjau dari faktor-faktor atensi, ekpektasi, serta memori yang mempengaruhi persepsi mereka. Dari penelitian ini dapat disampaikan bahwa faktor-faktor yang membentuk presepsi mahasiswa terhadap radikal terorisme melalui website dan sosial media adalah (1) Melihat dan mengamati secara terus menerus dan berulang-ulang maka tidak menutup kemungkinan akan terpengaruh, apalagi jika mahasiswa tersebut sudah memiliki dasar-dasar/pengetahuan tentang radikalisme maka ia bisa mengembangkannya, (2) Lingkungan keluarga yang tidak dapat memberi kenyamanan, sehinggga perasaaannya secara mental tidak terkontrol dengan baik. (3) Apalagi didorong dengan pemahaman agama yang salah, orang tersebut tidak dapat mencerna dengan baik apa yang dibaca, didengar dan dilihat di website/ media sosial sehingga bisa saja terpengaruh.

DIGITAL MARKETING BERBASIS APLIKASI SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN

Rapitasari, Diana

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.605 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi menghasilkan sarana yang semakin canggih, yang dapat digunakan sebagai media dalam pengembangan usaha bisnis berorientasi kepuasan pelanggan. Salah satu bentuk integrasi teknologi tersebut adalah dalam praktik pemasaran menggunakan strategi digital marketing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara konseptual mengenai strategi digital marketing berbasis aplikasi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian merupakan data sekunder berupa teori dan temuan empiris penelitian terdahulu yang didapatkan menggunakan studi literatur. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil diskusi menyatakan bahwa integrasi strategi digital marketing berbasis aplikasi dalam sebuah bisnis memerlukan analisa faktor internal dan eksternal untuk menentukan strategi digital marketing yang paling tepat. Strategi tersebut pada intinya merupakan bentuk pemasaran yang menekankan komunikasi merek untuk dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Secara teoretis, strategi digital marketing berbasis aplikasi tidak hanya dapat mempengaruhi kepuasan merek, namun dapat juga menyebabkan meningkatnya kepercayaan merek dan loyalitas merek.

BACK COVER

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.15 KB)

Abstract

OPTIMALISASI STRATEGI PEMERINTAH DAERAH KOTA BATU MENUJU KOTA LAYAK ANAK MELALUI PERLINDUNGAN HAK-HAK ANAK

Ashari, Ulfiona Rizki, Yohana, Hanang Ilham, Devi, Astari Lutviana, Rosyid, Fahrur

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4277.1 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perlindungan hak-hak anak yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batu sebagai upaya menuju Kota Layak Anak serta merumuskan strategi untuk mengoptimalkan perlindungan hak-hak anak di Kota Batu. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis data dapat dijelaskan bahwa upaya perlindungan hak-hak anak di Kota Batu dilakukan secara bersinergi antar SKPD di Kota Batu. Strategi perlindungan anak secara langsung dilakukan melalui paralegal dan vocal point, kampanye dan sosialisasi perlindungan anak, pengadaan jejaring antar SKPD terkait, pengasuhan, serta pengadaan ruang publik bagi partisipasi anak. Sementara strategi perlindungan secara tidak langsung meliputi pengadaan regulasi menyangkut upaya perlindungan anak serta penyediaan fasilitas bermain yang memadai bagi anak. Sementara itu berdasarkan analisis deskriptif SWOT dapat dirumuskan tujuh optimalisasi strategi perlindungan hak-hak anak di Kota Batu.

PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI ALOON-ALOON KABUPATEN JOMBANG

Budi T., Kristian

CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6873.136 KB)

Abstract

Setiap orang berhak untuk mengusahakan penghidupan yang layak demi kelangsungan hidupnya, termasuk juga pedagang kaki lima sebagai sebuah profesi mata pencaharian informal yang saat ini keberadaannya bagai dua sisi mata uang. Disatu sisi memberikan keuntungan dengan menyediakan barang-barang dengan harga yang relatif terjangkau, namun disisi lain, jika tidak dikendalikan keberadaannya, dapat menimbulkan problematika perkotaan. Permasalahan yang sering dikaitkan dengan keberadaan pedagang kaki lima adalah kebersihan/ sampah, isu lingkungan kumuh, dan masalah sanitasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan bentuk strategi penataan pedagang kaki lima. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan alat analisis matrik SWOT untuk merumuskan strategi penataan pedagang kaki lima. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penataan pedagang kaki lima dapat dilakukan dengan cara membenahi kelemahan/ kekurangan yang ada sehingga lingkungan binaan PKL tersebut memberikan kenyamanan kepada semua pihak.