cover
Filter by Year
CAKRAWALA
Cakrawala is published twice a year in June and December. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: 1. Government Issue 2. Ecomonic and Financial 3. Natural Resource and Technology, 4. Social Science
Articles by issue : Vol 1, No 1: Desember 2006
11
Articles
STRATEGI PENGUATAN PELABUHAN TANJUNGWANGI *)

Priyambodo, Priyambodo

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2670.617 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintentarisir dan mengetahui posisi strategis pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi. Posisi strategis dimaksud adalah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dikuantitatifkan dengan menggunakan analisis SWOT. Data yang digunakan adalah data primer berupa persepsi kualitatif yang dikuantitatifkan. Hasil perhitungan dan analisa menunjukkan bahwa posisi pelabuhan Tanjungwangi berada pada kuadran IV, yaitu kompetitif. Berdasarkan kenyataan ini untuk bergerak dan menembus ke kuadran sempurna, yaitu kuadran I agesif maka pihak koordinator dan operator pelabuhan sebaiknya segera membenahi kinerjanya dengan cara mengupayakan peningkatan fasilitas peralatan bongkar muat dan teknologinya, meningkatkan kualitas SDMnya, menjalin kerjasama dengan pelanggan, mengantisipasi perubahan perundang-undangan kepelabuhan, memaksimalkan jam kerja efektifnya dari tujuh jam ke delapan jam per gangnya per hari, serta segera menyusun standardisasi kinerja pelayanan kapal dan barang.

PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA

Soedjarwo, M.

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4992.849 KB)

Abstract

Hasil penelitian dengan mengambil sampel 6 (enam) desa yang berbeda karakternya, penyebab utama berubahnya peruntukan lahan desa yang semula agraris menjadi desa industri, bukan karena sumberdaya alamnya yang makin menurun. Perubahan lebih banyak dipengaruhi oleh motivasi ekonomi. Terjadinya urbanisasi juga banyak dipengaruhi oleh motivasi ekonomi, khususnya lapangan kerja. Di enam desa itu, ± 62,5% penduduknya beralih profesi dari petani menjadi pekerja industri. Perpindahan penduduk secara musiman tidak mengkhawatirkan. Pada saat pabrik-pabrik besar aktif kembali di desa mereka, maka mereka akan kembali lagi. Pemberdayaan masyarakat desa untuk meningkatkan sumberdaya alam relatif mudah karena masyarakatnya tanggap untuk menuju perubahan yang bersifat positif dan menyejahterakan

MENINGKATKAN MUTU CABE JAMU LAMONGAN MELALUI PERBAIKAN TEKNOLOGI PENGERINGAN

Dinarwi, Dinarwi

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2925.645 KB)

Abstract

Hasil panen cabe jamu di Kbupaten Lamongan melimpah. Selama ini, petani mengeringkan hasil panen cabe jamu menjadi produk kering dengan menggunakan sinar matahari langsung. Hasil produksinya dijual ke eksportir dengan harga rendah dan belum memenuhi persyaratan ekspor (kadar air yang dipersyaratkan maksimum 11%). Untuk memperbaiki mutu cabe jamu tersebut telah dirancang alat pengering mekanis. Spesifikasi alat pengering sebagai berikut : kapasitas pengering 50 kg, jumlah rak 7 buah, waktu pengeringan 11-12 jam. Hasil produksi berupa cabe jamu kering dengan kadar air < 11%, sehingga memenuhi persyaratan untuk ekspor, dengan rendemen 35%.

STRATEGI PENAYANGAN ACARA TELEVISI TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DAN REMAJA

Raharjo, Tri Weda

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3202.449 KB)

Abstract

Tujuan kajian ini adalah mengetahui (a) pengaruh media massa khususnya televisi terhadap perkembangan remaja dan anak, dan (b) efektifitas pemanfaatan media massa sebagai media pendidikan. Kesimpulan yang menggunakan SWOT Analysis ini adalah (a) pengaruh media massa khususnya televisi sangat besar terhadap perkembangan remaja dan anak, baik secara fisik maupun psikis, dan (b) media massa efektif digunakan sebagai media pendidikan. Adapun Saran adalah : (a) orang tua agar memberikan pengertian anak-anaknya ketika menonton televisi, serta mencarikan alternatif kegiatan, sehingga anak-anak melupakan tontonan televisi yang mencandukan, dan (b) pemerintah, masyarakat, dan sekolah seharusnya berperan aktif dalam memberikan sumbangan pada media massa tentang pendidikan.

MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI VIRGIN COCONUT OIL (VCO) MELALUI PROSES PENGOLAHAN

Su’i, Moh., Sumaryati, Enny, Maghfiroh, Nailil

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2579.577 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kemungkinan metode pengeringan dalam pengolahan virgin coconut oil (VCO) karena metode ini lebih mudah dari metode pemanasan dan fermentasi. Penelitian ini mempelajari perlakuan blanching (tanpa blanching dan diblanching) dan mengatur suhu pengeringan ( 500C,600C dan 700C) selama proses. Pengamatan dilakukan terhadap asam lemak bebas, peroksida, angka TBA, aroma dan warna. Kemudian dilanjutkan dengan analisis peluang produksi VCO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VCO yang diperoleh dengan metode ini masih memenuhi standar internasional. Jawa Timur berpotensi sebagai produsen VCO.

KONFLIK ELIT POLITIK LOKAL DALAM PROSES PILKADA KABUPATEN BANYUWANGI

Irtanto, Irtanto

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6808.422 KB)

Abstract

Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode pengumpulan data “indepth interview”. Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui faktor-faktor menonjol yang menyebabkan terjadinya konflik dan implikasinya terhadap kinerja pemerintah. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa konflik disebabkan oleh faktor maturitas elit politik rendah dan hanya cenderung mementingkan kepentingan ekonomi politik. Konflik elit politik lokal menyebabkan terganggunya birokrasi, APBD berlarut-larut, terjadi politisasi birokrasi, dan pelayanan terhadap publik terganggu.

FRONT COVER

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.924 KB)

Abstract

PENYIAPAN TENAGA KERJA TERAMPIL KE BURSA KERJA

HT, M. Amir

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3935.379 KB)

Abstract

Program pelatihan kerja bagi calon tenaga kerja potensial menjadi tenaga kerja produktif riil dan program kegiatan bursa kerja yang dilakukan Balai Latihan Kerja Instruktur dan Pengembangan Surabaya, dipengaruhi beberapa faktor yang meliputi SDM instruktur, saran dan prasarana serta anggaran. Kontribusi ketika faktor tersebut yaitu terhadap calon tenaga kerja adalah sebesar 29,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Faktor yang paling dominan pengaruhnya adalah peralatan/sarana dan prasarana yang mencapai angka 52,9%.

FRONT PAGE

Editor, Editor

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1390.869 KB)

Abstract

PENANGGULANGAN KEKERINGAN DAN KEKURANGAN AIR BERSIH DI JAWA TIMUR *)

Husein, Achmad

CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5676.384 KB)

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui kondisi air, sebaran batuan sebagai pengontrol keterdapatan air tersebut dan cara mengatasi krisis air bersih di wilayah Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara garis besar batuan penyusun wilayah Kabupaten Tulungagung dapat dibagi dua. Yang pertama menempati daerah di sebelah utara yang merupakan jalur gunung api kwarter, terdiri dari batuan vulkanik hasil erupsi dari Gunung api Wilis, Gunung api Lawu dan sebagian lagi berasal dari erupsi Gunung api Kelud. Daerah yang tersusun oleh batuan vulkanik kwarter ternyata banyak mengandung air, sehingga daerah tersebut merupakan daerah yang sangat subur. Yang kedua menempati daerah di bagian selatan yang merupakan jalur Pegunungan Selatan, terdiri dari dominan batu gamping/batu kapur, breksi gunung api bawah laut dan sebagian kecil berupa lava. Di daerah yang tersusun oleh dominan batu gamping ternyata sulit didapatkan air, karena sifat fisik batu gamping di wilayah studi banyak dijumpai rekahan (diaklas). Air hujan yang jatuh ke permukaan bumi langsung meresap kedalam lapisan tanah dan hanya sebagian kecil saja yang mengalir diatas permukaan tanah. Kecamatan Pucanglaban dalam hal ini termasuk daerah yang berada di jalur Pegunungan Selatan, sehingga di daerah ini sulit didapatkan air bersih. Kekeringan dan kekurangan air bersih dapat diatasi dengan penanggulangan kekeringan dan kekurangan air bersih, yaitu dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber-sumber air atau dengan bantuan sumur bor bila debit pada bagian sumber-sumber air terlalu kecil.