JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi
Paper topics that can be published in JAST are as follows: 1. Small and Medium Enterprises (UKM) or community economic empowerment 2. Application of Bioenergy Technology 3. Environmental Management; 4. Natural Resource Processing 5. Workshop and Training for the community JAST is published twice a year every June and December, published by the Faculty of Engineering, University of Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Articles by issue : Vol 1, No 1 (2017): JAST
6
Articles
USAHA KECIL DAN MENENGAH KERIPIK TEMPE DI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG UNTUK PENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA

Suryanti, Fenny, Mediaswati, Kun Aussieanita

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ipteks bagi masyarakat (IbM) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang memiliki keunggulan tersendiri. Tim pengusul kali ini mengambil lokasi pengabdian di daerah Malang pada UKM Kripik Tempe Elang Jawa dan UKM Kripik Tempe Selera Pemberani tepatnya di wilayah jalan Sanan Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang. Adapun tujuan tim pengusul IbM ini adalah ingin mengembangkan produksi kripik tempe sebagai ciri khas kota Malang yang bekerja sama dengan mitra untuk memperbaiki kualitas proses pembuatan dan pengemasan kripik tempe tersebut dengan harapan daya jangkau pemasaran mitra semakin luas, sehingga pendapatan mitra akan bertambah dan dapat meningkatkan taraf hidup keluarga. Rencana kegiatan yang akan dilakukan pada mitra adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam membuat desain kemasan agar lebih menarik dalam pemasaran dan cara menganalisa untung rugi UKM dalam bentuk analisa BEP usaha serta pemberian alat pengiris tempe dan pengemas kripik tempe yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra untuk mengembangkan usahanya sehingga produk yang dihasilkan akan lebih higienis saat pengirisan dan tahan lebih lama dalam penyimpanan dengan menggunakan kemasan plastik yang sesuai standar serta dapat dikemas lebih rapat dan rapi. Selain itu, tim pengusul juga memberikan trik-trik dalam teknik komunikasi pemasaran agar kegiatan pemasaran yang selama ini kurang efektif, akan semakin berkembang dengan adanya model pemasaran baru yang ditawarkan oleh tim pengusul yakni pemasaran melalui media internet (website) dan personal selling serta cara mendesain kemasan yang lebih menarik bagi konsumen. Kata kunci : Kripik tempe, Pemasaran, Alat pengiris, Alat pengemas. ABSTRACT Science and technology for society is one form of community service that has its own advantages. Proposer team this time taking the location service in the area of Malang on Elang Jawa of tempe chips UKM and UKM chips Tempe of Selera Pemberani in the way Courageous Village Purwantoro Sanan Blimbing district of Malang. The purpose of the team proposer IbM of this is to develop the production of chips tempe as typical city of Malang are working with partners to improve the quality of the manufacturing process and packaging chips tempe with the hope of a range of partner marketing increasingly widespread, so that the partner revenue will grow and be able to improve family life. Plan activities to be carried out on a partner is to provide training and assistance in making the packaging design to make it more attractive in marketing and how to analyze the cost-benefit of UKM in the form of analysis BEP business as well as the provision of slicer tempeh and packaging chips tempe tailored to the needs of partners to expand its business so that the resulting product will be more hygienic when slicing and last longer in storage by using plastic packaging standards-compliant and can be packed more tightly and neatly. In addition, the team proposer also provide the tricks in the techniques of marketing communication that marketing activities which have been less effective, will grow with the new marketing model offered by the team proposing that marketing via the Internet (website) and personal selling as well as how to design packaging more appealing to consumers. Keywords : Tempe crisps, Marketing, Tools slicer, packaging equipment.

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KAMPUNG WISATA WATU GONG KELURAHAN TLOGOMAS RW 03 KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Primasworo, Rifky Aldila

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang memiliki segudang aset dan potensi untuk bisa mewujudkan perancangan kota secara ideal, memberi nilai tambah fisik dan non-fisik. Salah satunya Kelurahan yang berada Di Kota Malang yaitru Kelurahan Tlogomas. Kelurahan ini yang memiliki peninggalan sejarah pada jaman Kerajaan Kanjuruhan. Beberapa situs dan peninggalan kerajaan pada masa itu yang tersebar berada Di Kelurahan Tlogomas Di RW 03 Kota Malang. Beberapa potensi fisik dan non-fisik di Kampung Watu Gong Tlogomas terutama Di RW 03 antara lain potensi jalan yang mudah, sumber air dan daerah aliran sungai, terdapat Situs Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan, produksi Kerajinan masyarakat lokal seperti kompor dan pengolahan limbah plastik, tersedianya gapura yang memiliki unsur sejarah dan terselenggaranya beberapa even-even kesenian tradisional. Gambaran objek atau ide rancangan dari perencanaan yang berada Di Kelurahan Tlogomas RW 03 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang terdiri dari 6 (enam) bagian meliputi 1.Pintu gerbang utama ; 2.Sepanjang jalan Kanjuruhan (utara); 3.Sepanjang jalan Kanjuruhan (Timur-barat) ; 4.Pintu gerbang selatan; 5.Gang IV (kawasan menuju situs); 6.Pendopo Agung. Strategi yang dilakukan dalam mengenbangkan kampug wisata Watu Gong adalah pengaplikasian 5 unsur (unsur edukatif, ekologis, budaya, estetika dan unsur ekonomi) ke dalam masing-masing zonasi perencanaan ruang (Zona inti, zona pengembangan/buffer area dan zona konservasi). Kata-kata kunci : Tlogomas, Watu Gong, Perencanaan Abstract Malang city has a myriad of assets thats potential to be realized in urban design ideally, given the added value of physical and non-physical. One of the district area in Malang is Tlogomas district. These district have historical relics on Kanjuruhan Kingdom era. Some of sites dan relics are spread in RW 03 malang Tlogomas District at that time. Some of the potential physical and non-physical in Watu Gong Tlogomas in RW 03, such as potential easy road, water resources and watersheds, there is a World Heritage kingdom Kanjuruhan, production Craft local communities such as stoves and processing of plastic waste, available arch has elements of history and implementation some of the traditional art events. Description of design planning idea in Tlogomas district RW 03 Malang consist of 6 (six) section (1) main gate; (2) along of Kanjuruhan road/north (3) along of Kanjuruhan road (north-west) (4) South gate; (5) fourth street; (6) Pendopo court. The strategies in developing the tourist district of Watu Gong is the application of the five elements (elements of educational, ecological, cultural, aesthetic and economic elements) into each zone of space planning (Core Zone, the development zone / buffer areas and conservation zones). Keywords : Tlogomas, Watugong, Planning

PEMANFAATAN SEKAM PADI MENJADI ASAP CAIR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PYROLISIS DI DESA SEMPU DAN JETIS LOR KECAMATAN NAWANGAN KABUPATEN PACITAN

Iskandar, Taufik, Suhudi, Suhudi, Mokhtar, Ali

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Nawangan adalah salah satu wilayah di Kabupaten Pacitan yang sebagian besar merupakan wilayah pertanian dan bukan daerah pantai, mempunyai luas wilayah 124,06 km2 terdiri dari 9 desa, 130 RW dan 428 RT. Jumlah Penduduk 52.144 orang. Dua dari sembilan desa yang ada yaitu Desa Sempu dan Desa Jetis Lor merupakan wilayah pertanian padi yang pada tahun 2010 produksi padi di Desa Sempu mencapai 1.441,89 ton (GKG) dengan rata-rata produksi 55,03 Kw/Ha, sedang Desa Jetis Lor 1443,4 ton (GKG), rata-rata produksi 57,05 Kw/Ha. Namun, kondisi ini belum bisa memberikan dampak positif pada petani khususnya pendapatan yang diperoleh dari hasil bertani dan buruh tani. Oleh karena itu, Ipteks bagi Wilayah (IbW) Kecamatan Nawangan telah melakukan inovasi teknologi berbasis limbah perpadian yaitu sekam padi menjadi produk - produk yang mempunyai nilai ekonomis dengan menggunakan teknologi tanpa limbah yaitu Teknologi Pyrolisis Berdasarkan kondisi eksisting wilayah, ada dua Aspek yang dikembangkan dalam kegiatan ini yaitu Aspek Ketahanan Pangan dan Aspek Kemandirian Energi. Dua aspek ini dapat dikerjakan dan dapat bersinergi dengan kegiatan lainnya melalui pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini telah dapat menumbuh-kembangkan usaha ekonomi produktif, munculnya kepedulian memperbaiki sarana prasarana fisik lingkungan desa dan meningkatkan partisipasi dalam mengorganisasi diri dan menemu-kenali kebutuhan dalam perencanaan dan pembangunan Kata kunci : Pertanian padi, Ipteks bagi Wilayah, pyrolisis.

USAHA PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MISKIN YANG MEMILIKI TANGGUNGAN ANAK PENYANDANG CACAT MELALUI KEGIATAN IbM

Arvianti, Eri Yusnita, Lestari, Sri Umi, Laiyan, Macaria Theresia

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kemiskinan di kalangan masyarakat  yang memiliki tanggungan anak cacat merupakan masalah yang perlu segera diatasi. Banyak sekali anak penyandang cacat yang tidak bisa mengenyam bangku pendidikan karena kondisi ekonomi orang tua mereka yang tidak mampu. Kondisi seperti ini timbul karena masyarakat miskin tidak memiliki akses, kemampuan finansial dan ketrampilan yang cukup dalam mengatasi masalah tersebut.Keluarga penyandang cacat  Ridho Eko Atmojo maupun Leni Nurhayati merupakan dua contoh keluarga yang memerlukan bimbingan dan bantuan modal. Rido Eko memiliki kelainan bisu dan tuli, sedangkan Leni memiliki kelainan epilepsy dan retardasi mental ringan. Melalui kegiatan Ipteks bagi masyarakat (IbM) berupa usaha jualan sayur keliling dan beternak ayam kampung ini diharapkan terjadi peningkatan produktivitas dan kemandirian keluarga mitra baik secara ekonomi mapun sosial, juga pemberian rehabilitasi medis si penyandang cacat agar mampu berperan dalam lingkungan sosialnya .Hasilnya  setelah mendapatkan bantuan dari program IbM Keluarga Agus Susanto (Ridho Eko Atmojo) dan Keluarga Setiono (Leni Nurhayati) semakin meningkat produktifitasnya sehingga  mampu memperbaiki taraf kehidupan ekonomi dan sosialnya menuju kemandirian ekonomi keluarga. Hasil analisis kelayakan usaha untuk jualan sayur keliling adalah sebesar 1.47 dan usaha beternak ayam sebesar 1.16 sehingga dua kegiatan usaha tersebut layak untuk diusahakan. Pemberian rehab medis memberikan efek positip terhadap tingkat kesehatan kedua anak mitra.Keyword : Miskin, Anak Cacat, Pemberdayaan.

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI LINGKUNGAN RT.1 - RT.14/RW IV KELURAHAN RUNGKUT MENANGGAL KECAMATAN GUNUNGANYAR KOTA SURABAYA

Siswati, Nana Dyah, Edahwati, Luluk

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai saat ini sampah masih menjadi permasalahan yang belum terpecahkan di Surabaya, LPA Benowo menerima total 1.283 ton sampah per hari dari seluruh wilayah Surabaya. Kondisi demikian jika tidak mengubah teknologi pengelolaan sampahnya, dipastikan dalam 4-5 tahun mendatang, TPA Benowo tidak lagi mampu menampung sampah warga Surabaya. Wilayah Rukun Warga (RW) IV Kelurahan Rungkut Menanggal Kecamatan Gununganyar Surabaya merupakan salah satu lokasi pemukiman teratur yang berada di wilayah Surabaya Timur dan dikenal sebagai Perumahan Rungkut Menanggal Harapan, terbagi menjadi 14 RT (RukunTetangga). Jumlah penduduk sekitar 3500 orang terdiri dari 845 KK (Kepala Keluarga) (Data RW IV, 2012). Setiap KK menghasilkan sampah ± 1kg/hari, sehingga seluruh RW menghasilkan sampah 845 kg/hari. Untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk di TPA Benowo, maka Tim IbM melakukan kegiatan daur ulang sampah organik dengan penekanan pada proses pengomposan. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan nilai tambah sampah dengan menjadikannya pupuk organik yang bernilai ekonomis selain itu dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke LPA Benowo dengan demikian secara otomatis ikut ambil bagian dalam menyelesaikan masalah sampah kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya kualitas lingkungan yang lebih baik dan bebas dari bahan pencemar (polusi). Kata kunci : sampah, kompos dan EM4 .

KELOMPOK USAHA KACANG BAWANG DAN KACANG OVEN UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA

Anggraini, Sinar Perbawani Abrina

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ipteks bagi Masyarakat (IbM) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang memiliki keunggulan tersendiri. Kali ini, tim pengusul mengambil lokasi pengabdian di daerah Kabupaten Malang pada UKM Kacang Bawang “GR‟ yang berlokasi di Kota Batu dan Kacang Oven “Tuin‟ yang berlokasi di Desa Ngijo Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Adapun tujuan tim pengusul IbM ini adalah ingin mengembangkan produksi kacang bawang dan kacang oven di Kabupaten Malang yang bekerja sama dengan mitra untuk memperbaiki kualitas proses produksi dan pengemasan kacang bawang dan kacang oven tersebut dengan harapan daya jangkau pemasaran mitra semakin luas, sehingga pendapatan mitra akan bertambah dan dapat meningkatan ekonomi keluarga. Rencana kegiatan yang akan dilakukan pada mitra adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam membuat desain kemasan agar lebih menarik dalam pemasaran dan cara menganalisa untung rugi UKM dalam bentuk analisa BEP usaha serta pemberian alat pengupas kulit ari kacang tanah, alat oven dan alat pengemas kacang bawang yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra untuk mengembangkan usahanya sehingga produk yang dihasilkan akan lebih higienis saat proses pengupasan kulit ari dan tahan lebih lama dalam penyimpanan dengan menggunakan kemasan yang sesuai standar serta dapat dikemas lebih rapat dan rapi. Selain itu, tim pengusul juga memberikan trik-trik dalam teknik komunikasi pemasaran agar kegiatan pemasaran yang selama ini kurang efektif, akan semakin berkembang dengan adanya model pemasaran baru yang ditawarkan oleh tim pengusul yaitu pemasaran melalui media sosial (website) dan personal selling serta cara mendesain kemasan yang lebih menarik bagi konsumen. Sehingga kedua mitra ini dapat berkembang usahanya, dan perekonomian keluarga mereka menjadi baik, karena usaha kacang bawang dan kacang oven ini merupakan produksi rumahan yang berdaya jual tinggi Kata kunci : Kacang Bawang, Kacang Oven, Pemasaran, alat pengupas kulit ari kacang ABSTRACT Science and technology for society (IbM) is one form of community service that has its own advantages. This time, the team proposer takes place in the area of Malang devotion to UKM Beans Onions "Raihan" is located in Kota Batu and Nuts Oven "Tuin" located in the village Ngijo Turen District of Malang. The purpose of the team proposer IbM of this is to develop the production of beans onions and beans oven in Malang are working with partners to improve the quality of the production process and packing peanuts onions and beans oven with the hope of a range of partner marketing increasingly widespread, so that the partner revenue will increase and may increase the family income. Plan activities to be carried out on a partner is to provide training and assistance in making the packaging design to make it more attractive in marketing and how to analyze the cost-benefit of UKM in the form of analysis BEP business as well as the provision of peeler epidermis of peanuts, tools oven and appliance packaging peanuts onion tailored to the needs of partners to develop its business so that the resulting product will be more hygienic when the process of stripping the epidermis and last longer in storage by using appropriate packaging standards and can packed more tightly and neatly. In addition, the team proposer also provide the tricks in the techniques of marketing communication that marketing activities which have been less effective, will grow with the new marketing model offered by the team proposing that marketing through social media (website) and personal selling as well as how to design packaging more appealing to consumers. So that both partners can grow their business, and the economy of their families to be good, because the business onions and pea beans oven is a home production of highly selling Keywords : Onions beans and peanuts oven, marketing, improve family economic