cover
Filter by Year
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic Communication meliputi Kehumasan, Periklanan, IMC, maupun Branding; Analisis Teks, Semiotika; dan juga Media Studies.
Articles by issue : Vol 3, No 12 (2005)
4
Articles
PERKEMBANGAN TEORI-TEORI KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA

Sukardi, Sukardi

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 12 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teori Komunikasi Antar Budaya mengalami kemajuan yang menakjubkan selama 20 tahun terakhir ini. Ketika Gudykunst menye/esaikan Doktornya be/um terdapat teori Komunikasi Antar Budaya. Pada waktu itu tema-temanya masih berkisar komunikasi internasional  dan komunikasi  antar budaya  (Gudykunst,   1983), sehingga hanya membahas tentang komunikasi internasional. Dan pada  tahun  1988  teori-teori  komunikasi antar  budaya   mulai berkembang yang dipublikasikan secara annual, bahkan sekarang ini telah terdapatpaling tidak 15 teori-teori Komunikasi Antar Budaya yangmembahas aspek yang berbeda.

KONSTRUKSI SOSIAL DI MEDIA MASSA

Wiryanto, Wiryanto

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 12 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media selalu ditempatkan sebagai "panggung pertunjukkan " yang merupakan sebuah  konstruksi sosial  dimana keberadaanya dibangun melalui interaksi antar berbagai agen dan struktur di dalam suatu perjalanan sejarah. Di dalamnya terdapat pola distribusi  kekuasaan  yang  tidak selamanya terjadi pertimbangan­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­

PEMBENTUKAN DAN PENGEMBANGAN HUBUNGAN PERTEMANAN ANTAR ETNIS DI JAKARTA ( Suatu Studi Komunikasi Antarpribadi di Kalangan Etnis Betawi dan Non-Betawi di Jakarta )

nurkholisoh, nurkholisoh

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 12 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi  tentang  masyarakat   Betawi  yang  telah dilakukan  oleh  para ahli selama ini lebih menitik beratkan pada unsur budaya, demografi dan adat  istiadat  yang  terdapat  di dalam  komunitas  tersebut,  seperti Lance Castle  yang melihatn.ya dari sudut demografi  dalam bukunya" The Ethnic  Profile of  Djakarta" (1967). Masyarakat  Betawi  yang memiliki  garis sejarah dengan kerajaan Jayakarta dikenal memiliki  keyakinan agama yang kuat dan memegang teguh adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyangnya secara turun temurun. Hal inilah  yang meyebabkan masyarakat Betawi menjadi suatu komunitas yang memiliki ciri khas tersendiri dilihat dari kultur dan adat istiadatnya. Seiring dengan perkembangan sosiokultural yang  ada  saat  ini, masyarakat etnis Betawi  yang selama ini dikenal dengan fanatisme   kultur  dan religi yang kuat turut mengalami  perubahan. Namun  demikian, pada tempat-tempat tertentu di Jakarta yang memiliki mayoritas komunitas Betawi seperti Condet, Cawang, Kampung Pulo dan Kebon Kacang masih memiliki fanatisme kultur  dan  religi yang   masih  dipegang teguh. Nilai-nilai budaya yang masih dipegang  teguh  ini tentunya  turut mempengaruhi perilaku masyarakat Betawi, baik yang bersifat internal maupun eksternal termasuk cara-cara dalam bergaul dan menjalin hubungan dengan etnis lain yang ada di dalam komunitas tersebut. Dalam hal ini tentunya menarik untuk mengetahui proses pembentukan dan pengembangan hubungan antar etnis betawi dan non-Betawi yang ada di Jakarta serta faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan tersebut sehingga hubungan pertemanan dapat berlanjut dari satu tahap ke tahap berikutnya.

Komodifikasi Gaya Hidup Sehat Dalam Iklan Multivitamin dan Suplemen Makanan di Tabloid Senior

Murwani, Endah

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 12 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sa/ah satu perubahan gaya hidup yang terjadi di Amerika (dan juga sedang terjadi pada masyarakat kelas menengah atas di .Indonesia) diantaranya adalah kesadaran dan kepedulian akan kesehatan dan gizi (Teddy Prawita, 2002:   146-147).  Gaya hidup sehat ini misalnya diekspresikan dengan melakukan exercise  dan diet dengan lebih banyak  mengkomsumsi   buah-buahan,   sayuran  dan  biji-bijian. Fenomena ini kemudian dimanfaatkan produsen dengan meluncurkan produk minuman berserat dan dikomunikasikan sebagai produk untuk kesehatan, mulai dari melancarkan buang  air, mengecilkan  perut hingga menurunkan berat badan (Tabloid Marketing no 26111/13   :  1 ). Demikian pula, munculnya klub-klub kebugaran yang menawarkan program untuk menjaga dan meningkatkan stamina tubuh, preautc sereal yang menawarkan sarapan  yang mudah disiapkan dengan kandungan gizi tinggi, produk-produk multivitamin, produk susu yang menawarkan  kandungan kalsium untuk  menjaga tulang keropos,produk minuman mineral, hexagonal,  dsb