cover
Filter by Year
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic Communication meliputi Kehumasan, Periklanan, IMC, maupun Branding; Analisis Teks, Semiotika; dan juga Media Studies.
Articles by issue : Vol 17, No 1 (2018)
12
Articles
PUBLIC FIGURE SEBAGAI VIRTUAL OPINION LEADER DAN KEPERCAYAAN INFORMASI MASYARAKAT

Surahman, Sigit

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.133 KB)

Abstract

Kehadiran instagram menjadi fenomena yang digandrungi masyarakat Indonesia, khususnya remaja. Instagram yang sifatnya virtual sering menjadi ajang pamer diri mulai unggahan aktivitas, foto, hingga video. Peneliti tertarik membahas fenomena virtual opinion leader di Instagram. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan studi masyarakat informatif. Subjek penelitian ini adalah Instagram Salman_al_jugjawy yang dimiliki oleh Sakti ex personil SheilaOn7. Akun ini mem-posting kata-kata nasihat, pengumuman kajian, dan juga kesehariannya. Hasil penelitian menunjukkan public figur mudah menjadi virtual  opinion leader dan informasinya dipercaya masyarakat. Peneliti menemukan yang menarik pada posting-an akun ini yang disukai dan ditonton rerata diatas 1500 pengikut, tidak menimbulkan kontroversi, provokasi, dan tidak ada komentar miring. Hasil penelitian menunjukkan “salman_al_jugjawy” layak dikatakan sebagai virtual opinion leader. Model Two Step Flow Communications berlangsung sesuai proses Adaptive Structuration Theory.

ANALISIS SEMIOTIKA CITRA POLISI DALAM FILM PENDEK “JONI SOK JAGOAN” DI YOUTUBE

Diniati, Anisa, Pratiwi, Soraya Ratna

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.703 KB)

Abstract

Citra Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di tengah masyarakat seringkali dianggap belum maksimal dan tidak profesional. Polisi yang biasanya digambarkan sebagai sosok profesi tidak profesional dan kerjaannya hanya menilang, film pendek Joni Sok Jagoan menggambarkan citra polisi dari sudut pandang berbeda. Pemaknaan pesan tentang citra polisi yang digambarkan dalam film pendek itulah yang menjadi fokus pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana citra polisi yang ditampilkan oleh film pendek Joni Sok Jagoan  melalui tanda-tanda atau pesan nonverbal tertentu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan semiotika dari Charles Sanders Peirce sebagai teknik analisisnya. Data diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Hasilnya menunjukkan bahwa citra polisi dalam film pendek ini cukup tersampaikan dengan baik di mana masyarakat khususnya anak muda selama ini menganggap bahwa tugas polisi hanya bisa menilang dan meminta uang. Apa yang masyarakat pikirkan selama ini tentu sangat mempengaruhi citra kepolisian dalam ranah negatif. Namun, film pendek tersebut berhasil membangun citra positif polisi kembali, di mana polisi ditampilkan sebagai sosok pahlawan dengan beragam macam tugas yang harus tetap rendah hati dalam menghadapi beragam sikap para pelanggar maupun msyarakat sipil yang membutuhkan bantuan. Citra positif juga terlihat dari sikap tanggap untuk menolong orang lain meskipun orang tersebut sudah merendahkan profesinya.

PENGARUH KONTEN DAN GAYA KOMUNIKASI DI PLATFORM KONSULTASI BERBASIS ONLINE@IBUNDA_ID TERHADAP BRAND AWARENESS

Aisah, Deska Dera, Prasetyawati, Yuliana Riana

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.74 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konten dan gaya komunikasi dalam social media terhadap brand awareness Ibunda.id. Perkembangan teknologi dan internet memicu berbagai perusahaan menggunakan social media dalam menyapaikan informasi dan meningkatkan brand awareness melalui social media. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Social Information Processing. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pengguna layanan Ibunda yang mengikuti akun Instagram @Ibunda_id. Berdasarkan penelitian, konten yang disebarkan dan gaya komunikasi yang digunakan berpengaruh secara simultan terhadap brand awareness.

REPRESENTASI SIKAP OPTIMISME DALAM TAMPILAN IKLAN NIVEA MEN

Nugroho, Yosia Kurnia, Hamzah, Radja Erland

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.406 KB)

Abstract

Iklan tak hanya bersifat komersial, kini iklan pun juga berorientasi membangun realitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi optimisme pada iklandan mengidentifikasi makna-makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terdapat dalam Iklan Nivea Men: The Untold Story of Bepe #preparetoinspire di youtube dengan menggunakan model Roland Barthes, yang mencakup juga unsur-unsur visual yang terlihat dan juga suara narasi dari iklan tersebut. Peneliti mencoba mengupas satu demi satu tanda dan petanda yang ada pada iklan Youtube Nivea Men dengan menggunakan model semiotika Roland Barthes dan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat tanda dan makna optimisme pada iklan Nivea Men: The Untold Story of Bepe #preparetoinspire berupa makna denotasi yang meliputi gerakan dan kegiatan seperti memberi arahan, menendang bola, ekspresi mencetak gol. Sedangkan untuk makna konotasi dan mitos, iklan ini selalu menampilkan karakter-karakter optimisme, kerja keras, dan memberikan inspirasi.Temuan penlitian ini menyimpulkan bahwa iklan Nivea Men ini memang dibuat oleh produsen dengan menggunakan tanda dan makna optimisme

ELEMEN “TAWURAN VIRTUAL” ANTAR FANS SEPAKBOLA DI INDONESIA

Anshari, Faridhian

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.324 KB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari perkembangan media digital yang juga berimbas kepada dukungan fans klub sepakbola. Media sosial Instagram juga berperan sebagai jembatan interaksi antara fans dengan klub sepakbola idolanya. Dengan melimpahnya atensi fans lewat Instagram, maka lahirlah beberapa akun Instagram yang bertemakan sepakbola. Hingga per 1 juli 2017, terdapat 45 akun intagram di Indonesia yang secara variatif menampilkan informasi mengenai klub sepakbola di Indonesia maupun luar negeri. Namun, dalam perjalannya masih terlihat adanya perselisihan antar fans dalam kolom komentar Instagram yang tertuang lewat perang kata-kata. Saat ini, tercipta pergeseran tren tawuran supporter yang biasanya terjadi dalam dunia nyata menjadi tawuran fans sepakbola dalam dunia maya. Menurut observasi peneliti, tren “tawuran virtual” fans ini selalu terjadi dalam setiap postingan yang mengandung informasi dua klub besar Eropa, yaitu Barcelona dan Real Madrid. Bibit perselisihan juga dapat dipacu oleh caption Instagram yang terkesan memihak maupun berbentuk sindiran. Melalui tinjauan metode Conversation Analysis dari kolom komentar dua akun Instagram terpopuler (@bola_gila) dan teraktif (@berita_sepakbola) yang bertemakan sepakbola, maka penelitian ini berhasil merumuskan elemen tawuran yang terdiri dari lima (5) tipe karakter fans sepakbola yang kerap muncul dalam proses tawuran virtual. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan temuan berupa delapan (8) jenis indikator pemicu terciptanya tawuran virtual, serta tiga (3) bentuk kekerasan yang sering terjadi selama tawuran. 

PERAN ETIKA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PUBLIC RELATIONS

Natawilaga, Susilawati

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.331 KB)

Abstract

Tujuan utama public relation adalah membina hubungan internal dan eksternal sebagai pelaksanaan salah satu fungsi manajemen, untuk membentuk kesamaan sudut pandang dan sikap dalam menghadapi kondisi, khususnya kondisi krisis.  Opini publik positif merupakan tujuan utama agar terbangun corporate image positif dengan dukungan publik yang positif pula bagi kelancaran program perusahaan. Kondisi krisis perlu disikapi dengan kesamaan sudut pandang dan sikap positif dengan mengacu kepada Kode Etik Public Relation maupun sikap-sikap positif yang sejalan.  Selain itu, untuk menghadapi potensi kondisi krisis selanjutnya, perlu diakselerasi kemampuan untuk melaksanakan tindakan reaktif berupa manajemen krisis yang holistic dan terintegratif, dan tindakan proaktif berupa pendekatan stress management, sensitivity analysis maupun predictive analysis.  Namun keberhasilan perbaikan dari sisi teknis perlu disertai pula dengan perbaikan paradigma, kompetensi maupun kesiapan seluruh jajaran perusahaan atas potensi kondisi krisis yang mengancam perusahaan

PERSEPSI WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP BRAND PARIWISATA WONDERFUL INDONESIA

Febrina, Diah

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.738 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan mancanegara tentang brand Wonderful Indonesia. Persepsi diukur melalui elemen-elemen dalam brand Wonderful Indonesia yang terdiri dari keindahan alam, budaya Indonesia, keramahan masyarakat, makanan dan nilai keuangan. Sejumlah 110 wisatawan telah diwawancara sebagai responden dengan menggunakan satu set kuesioner. Hasil kajian mendapati bahwa sejumlah 61% wisatawan tidak mengetahui brand Wonderful Indonesia karena sedikit mendapat terpaan akan brand ini. Secara umum, mayoritas responden mempersepsi bahwa alam Indonesia indah, kebudayaan menarik, masyarakat yang ramah, makanan yang baik dan nilai keuangan yang murah bagi para wisatawan. 

SOSIALISASI ZIKIR MELALUI KOMUNIKASI DARI MULUT KE MULUT DALAM MEMBANGUN KARAKTER MASYARAKAT OLEH MAJELIS DZIKIR DAN SHALAWATAN AL MUTATHAHHIRIEN

Asry, M. Yusuf

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.516 KB)

Abstract

Sosialisasi merupakan salah satu bentuk komunikasi yang dalam pelaksanaannya dapat menggunakan berbagai teknik. Di antaranya melalui teknik komunikasi dari mulut ke mulut disingkat KMM (word of mouth communication). KMM sebagai teknik komnikai tradisional dikenal kehandalannya dalam menyosialisasikan suatu pesan dari zaman dahulu hingga zaman now atau era sosial media sekarang yang dapat dibuktikan dari sejarah penyiaran agama dan berbagai hasil penelitian.Dari sejarah penyiaran agama, pada awalnya Islam, 15 abad silam Nabi Muhammad saw Islam seorang diri, tetapi tak lama kemudian mendapat beberapa pengikut dari lingkungan keluarga dan sahabat (yang disebut dalam Al Quran dengan As sabiquunal awalun), serta terus semakin banyak dengan menerapkan komunikasi dakwah lisan (dakwatu billisan), individual (fardl) dan secara sembuyi-sembunyi yang disebut “da’watul fardl” yang pada hakikatnya sebangun dengan komunikasi dari mulut ke mulut

KONSTRUKSI MAKNA NASIONALISME PADA DESAIN UANG RUPIAH KERTAS

Yonita, Lingga, Hafiar, Hanny, Sani, Anwar

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.218 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kontroversi pengeluaran uang Rupiah kertas tahun emisi 2016. Dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui simbol yang terdapat dalam uang Rupiah kertas TE 2016, makna yang terkandung di dalam simbol tersebut, dan bagaimana simbol-simbol tersebut dapat mengkonstruksi makna nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan simbol yang hadir dalam uang Rupiah kertas TE 2016 ialah simbol garuda pancasila, simbol teks Negara Kesatuan Republik Indonesia dan gambar peta Indonesia, simbol teks “Bank Indonesia”, simbol teks “Seribu, Dua Ribu...Seratus Ribu Rupiah”,  simbol tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia, simbol teks “Dengan Rahmat Tuhan…”, simbol pahlawan nasional, simbol tarian daerah, simbol tempat wisata alam, simbol bunga, dan simbol motif batik. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat sebelas simbol utama dalam desain uang Rupiah kertas TE 2016. Kesebelas simbol tersebut memiliki makna yang mampu mengkonstruksi makna Autonomous, Unity, dan Identity yang menjadi unsur dalam nasionalisme. Makna Autonomous digambarkan melalui simbol teks “Bank Indonesia”, simbol tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia, serta teks “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa…”. Sementara itu konstruksi makna Unity digambarkan melalui simbol teks Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Peta Indonesia, simbol teks “Seribu, Dua Ribu…Seratus Ribu Rupiah”, dan simbol pahlawan nasional. Kemudian makna Identity terkonstruksi melalui simbol garuda pancasila, simbol tarian daerah, simbol tempat wisata alam, simbol bunga, dan simbol motif batik

PENGARUH IKLAN UNTUNG BELIUNG BRI BRITAMA DI TELEVISI TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MENABUNG

Putra, Ichsan Riandy, Gozali, Husein

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.566 KB)

Abstract

Penelitian ini yang berkaitan dengan pengruh iklan untung beliung BRI BritAma di televisi terhadap keputusan konsumen menabung: Studi regresi di masyarakat penghuni komplek anggrek loka sektor 2.1 BSD City, Tangerang Selatan. Dan memakai teori iklan televisi dan keputusan pembelian dan menggunakan teknik penenlitian nonprobability sampling yaitu purposive sampling yang mana tidak setiap responden di berikan kesempatan untuk mengisi kuisioner, hanya responden yang mempunyai kriteria penelitian saja. Responden yang terdapat dalam responden ini sejumlah 100 orang. Teknis analisa data yang di pakai adalah, uji validitas, reabilitas, uji korelasi, uji regresi linier sederhana. 17.5%.kontribusi yang di berikan dari iklan televisi terhadap  keputusan pembelian, Dapat disimpulkan bahwa responden yang merupakan masyarakat penghuni komplek anggrek loka sektor 2.1.BSD city, Tangerang Selatan, tersebut menganggap iklan Untung Beliung Britama dapat membuat keputusan konsumen untuk menabung di Bank tersebut.