cover
Filter by Year
Articles by issue : Vol 7, No 2 (2015)
8
Articles
DAMPAK PENGELOLAAN MODAL KERJA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MENGGUNAKAN RETURN ON ASSET (STUDI KASUS PADA PDAM TIRTA PENATARAN KABUPATEN BLITAR)

Valentina, Dea Clara, Sambharakreshna, Yudhanta

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.574 KB)

Abstract

Modal kerja merupakan peranan terpenting bagi perusahaan, karena digunakan untuk kegiatan operasional sehari-hari perusahaan. Pengelolaan modal kerja juga berperan untuk memperoleh laba. Karena laba dapat mempengaruhi kelangsungan hidup suatu perusahaan. Semakin besar laba yang di capai maka semakin baik pula kinerja keuangan perusahaan. Penulis melakukan penelitian pada PDAM Tirta Penataran Kabupaten Blitar dengan menggunakan data tahun 2009-2013 untuk mengetahui pengelolaan modal kerja yang terdiri dari current ratio, quick ratio dan receivables turnover dan untuk mengetahui tingkat kinerja keuangan perusahaan  dengan menggunakan rasio return on asset. Cara yang digunakan adalah membandingkan antar masing-masing variabel modal kerja dan kinerja keuangan perusahaan dari tahun ke tahun dan melihat perkembangannya dengan menggunakan gambar grafik.Dari hasil penelitian pengelolaan modal kerja selama tahun 2009-2013 mengalami peningkatan dan penurunan. Current ratio dan quick ratio cenderung mengalami penurunan yang sama yakni terjadi pada tahun 2011 dan tahun 2013,hal ini disebabkan adanya jumlah utang lancar yang meningkat pada tahun tersebut, sedangkan receivables turnover cenderung mengalami penigkatan di setiap tahunnya. Dari hasil analisa pengelolaan modal kerja belum likuid karena sebagian modal kerja di danai oleh hutang lancar. Adanya pengelolaan modal kerja yang kurang efektif sehingga kinerja keuangan PDAM Tirta Panataran Kabupaten Blitar selama tahun pengamatan rata-rata hasilnya negatif 5,71%, yang berarti kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba masih lemah. Kata Kunci : Modal kerja, Current Ratio, Quick Ratio, Receivables Turnover, Return On Asset

PENGARUH NET PROFIT MARGIN, RETURN ON ASSETS, RETURN ON EQUITY, EARNING PERSHARE, DEBT TO EQUITY RATIO, PRICE EARNING RATIO TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2009-2013

Wulandari, Anis, Kusumawati, Fariyana, Kamalia, Siti Latifatul

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1505.354 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel NPM, ROA, ROE, EPS, DER, dan PER terhadap harga saham sektor Property, dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2009-2013. Penelitian ini menggunakan jenis data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan  (neraca dan laporan laba rugi) perusahaan sektor Property dan Real Estate yang diambil dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian ini berjumlah 47 perusahaan, dengan menggunakan metode purposive sampling, diperoleh sample sejumlah 26 perusahaan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM, ROA, ROE, dan DER tidak berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan variabel EPS dan PER berpengaruh berpengaruh terhadap harga saham. Kata kunci: Harga saham, NPM, ROA, ROE, EPS, DER, PER, Sektor Property dan Real Estate

PERSEPSI TENAGA KERJA LOKAL PADA INVASI TENAGA KERJA ASING DI INDONESIA: TANTANGAN MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) TAHUN 2015

Setiawan, Rony Ika

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1457.011 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apakah pelaku MEA dalam hal ini tenaga kerja memahami implikasi pemberlakuan MEA. Dan meneliti bagaimana persepsi tenaga kerja lokal terhadap invasi/kedatangan tenaga kerja asing ke Indonesia secara masif. Hal ini dikarenakan bagi tenaga kerja Indonesia, pemberlakuan MEA menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana kesadaran tenaga kerja menghadapi MEA tentu menarik juga untuk dikaji sehingga nantinya dapat diketahui bagaimana persepsi tenaga kerja lokal terhadap tenaga kerja asing dalam koridor implementasi MEA. Penelitian ini menggunakan model kuantitatif dengan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak tenaga kerja lokal yang tidak mengetahui pemberlakuan MEA. Tenaga kerja mengetahui implementasi MEA secara tidak merata, diduga akibat sosialisasi pemerintah yang kurang masif. Tenaga kerja memiliki persepsi bahwa mereka tidak lebih buruk dari tenaga kerja asing. Akan tetapi tenaga kerja lokal belum memiliki gambaran komprehensif dalam menilai kompetensi mereka dibanding dengan tenaga kerja asing. Hasil penelitian ini berimplikasi bahwa pengetahuan masyarakat akan implementasi MEA menunjukkan bahwa mereka sendirilah yang nantinya menghadapi peluang dan tantangan dari sektor lapangan pekerjaan/ketenagakerjaan.  Kata Kunci: Tenaga Kerja Lokal, Invasi Tenaga Kerja Asing, MEA

AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDes) DI DESA BENDOSARI KECAMATAN NGANTRU KABUPATEN TULUNGAGUNG

Sari, Retno Murni

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.839 KB)

Abstract

Salah satu upaya untuk mewujudkan good governance adalah akuntabilitas khususnya pada instansi pemerintah. Akuntanbilitas  dapat dilakukan dengan implentyasi semua prinsip-prinsipnya. Implementasi prinsip-prinsip tersebut dimaksudkan  agar pemerintah dapat meningkatkan kinerja secara efektif dan transparan didukung dengan komitmen yang kuat untuk melaksanakannya. Pemerintah Desa Bendosari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung merupakan instansi pemerintahan tingkat desa yang mendukung terwujudnya good governance khususnya akuntabilitas. Akuntabilitas ini tercermin dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang digunakan menjadi anggaran tahunan untuk melaksanakan program- program yang ada di pemerintahan desa.Dalam penelitian ini mendeskripsikan serta menganalisis akuntabilitas dalam pengelolaan APBDes di pemerintahan Desa Bendosari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung pada penggunaan Dana Desa (DD). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan yang menjadi narasumber penelitian ini terdiri dari Kepala Desa Bendosari beserta perangkat, Tim Pengelola Kegiatan Desa Bendosari, Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa), Tokoh Masyarakat dan PKK. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Bendosari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagungtelah menerapkan prinsip- prinsip akuntabilitas pada pengelolaan APBDes tahun anggaran 2015. Akuntabilitas ini secara umumdi pemerintahan Desa Bendosari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung sudah berjalan dengan baik, walaupun masih ada beberapa kelemahan yang harus dibenahi. Menurut hasil analisis berdasarkan tahapan pengelolaan DD, yaitu pada tahapan pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastuktur pedesaanyaitu pembangunan jalan paving belum berjalan sesuai dengan harapan karena pelaksana dari kegiatan pembangunan ini tidak dikelola langsung oleh Tim Pelaksanan Kegiatan yang dibentuk oleh Pemerintah Desa, namun kenyataannya seluruh pengadaan barang dan jasa masih dilaksanakan oleh bendahara desa. Sesuai dengan  Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 47 Tahun 2014. Harapannya pelaksanaan tahun berikutnya, pemerintah Desa Bendosari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung bisa melaksanakan pengelolaan DD berdasarkan peraturan yang ada secara keseluruhan. Kata Kunci: Akuntabilitas, Pemerintahan Desa, APBDes, DD

PENGARUH LINGKUNGAN, GAYA KEPEMIMPINAN DAN ROLE DEMANDS TERHADAP JOB STRESS PADA KARYAWAN PT GRIYA ASRI MANDIRI KOTA BLITAR

Palupi, Shara Merry, Suprajang, Sandi Eka

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1214.722 KB)

Abstract

Sumber daya manusia memegang peran penting dalam sebuah perusahaan. Dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya job stress pada karyawan di antaranya adalah lingkungan, gaya kepemimpinan dan role demands (beban kerja). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja, gaya kepemimpinan dan role demands terhadap job stress pada karyawan PT. Griya Asri Mandiri kota Blitar. Jumlah keseluruhan karyawan 101 orang dan sebanyak 58 orang mengalami penurunan prestasi kerja. Prestasi kerja tersebut adalah hasil akumulasi dari absensi dan progress kerja karyawan. Jenis penelitian gabungan dari penelitian kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisa data menggunakan program SPSS versi 17, dan untuk analisa kualitatif berupa perkerutan karyawan, analisis jabatan, seleksi karyawan, promosi jabatan, penyusunan job description. Hasil analisa data kuantitatif menunjukkan adanya pengaruh signifikan secara partial (individu) seluruh variabel independent terhadap variabel dependent. Hal ini dapat dibuktikan dengan uji t X1 0,000<0,05 X2 0,018<0,05 dan X3 0,033<0,05. Terdapat pengaruh yang signifikan pula antara variabel independent terhadap variabel dependent secara simultan (bersama-sama) dan dibuktikan dengan uji F 0,000<0,05. Kata kunci: Lingkungan, Gaya Kepemimpinan, Role Demands, Job Stress

PERAN RASIO KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN RETURN ON ASSET PERUSAHAAN MANUFAKTUR PADA BURSA EFEK INDONESIA

Kurniawan, Andy, -, Suyanto

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1264.869 KB)

Abstract

Return on asset (ROA) berguna untuk mengukur kinerja keuangan dan menilai kinerja operasional dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh current ratio, receivable turnover, inventory turnover, dan debt to equity ratio terhadap return on asset perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2013-2015 Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode studi dokumentasi berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh melalui website www.idx.co.id.Pendekatan penelitian yang digunakan merupakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 12 perusahaan dari 16 perusahaan sub sektor food and beverages yang terdaftar di BEI.Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinieritasdan uji autokorelasi. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t (parsial) dengan alat bantu SPSS v.19 for windows.Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial current ratio, inventory turnover dan debt to equity ratio memiliki peran terhadap meningkatnya return on asset, sedangkan receivable turnover tidak memiliki peran dalam meningkatkan return on asset. Kata kunci: current ratio, receivable turnover, inventory turnover, debt to equity ratio, dan return on asset

ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA PADA PR ALAINA TULUNGAGUNG

Anjarsari, Noviana, Sunrowiyati, Siti

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1257.19 KB)

Abstract

Penulis melakukan penelitian dengan objek penelitian pada PR Alaina Tulungagung. Dengan menggunakan variable penelitian yaitu : perlakuan akuntansi persediaan bahan baku, mempengaruhi laporan laba rugi dan neraca perusahaan. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan besarnya nilai retur yang terjadi pada tahu 2012 sampai 2014 dan pengaruhnya terhadap laba perusahaan. Dengan adanya pencatatan retur menyebabkan beban pokok produksi dan biaya pokok produksi menjadi lebih rendah jika dibandingkan sebelum pencatatan retur. Pencatatan retur ini akan menjelaskan persediaan bahan baku yang sesuai dengan yang sebenarnya.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara laba bersih sebelum pencatatan retur dan sesudah pencatatan retur. Laba bersih sebelum pencatatan retur lebih sedikit dibandingkan dengan laba bersih setelah retur dicatat. Perbedaan ini dikarenakan beban pokok produksi setelah pencatatan retur lebih rendah dari pada sebelum pencatatan retur. Sehingga laba yang diperoleh setelah pencatatan retur akan lebih besar jika dibandingkan dengan sebelum pencatatan retur. Laba tahun 2012 sebelum pencatatan retur sebesar Rp Rp 288.947.975, setelah pencatatan retur sebesar Rp Rp 290.540.658. Selisih sebesar Rp 1.592.683. Laba tahun 2013 sebelum pencatatan retur sebesar Rp 414.202.961, setelah pencatatan retur sebesar Rp 418.720.317. Terdapat selisish sebesar Rp 4.517.356. Laba tahun 2014 laba bersih sebesar Rp 1.014.001.249, sedangkan untuk laba bersih setelah pencatatan retur sebesar Rp 1.018.232.644. Terdapat selisih sebesar Rp 4.231.395. Dari perhitungan jumlah neraca sebelum retur dicatat lebih rendah dari pada setelah retur dicatat. Hal ini dikarenakan perbedaan jumlah persediaan antara sebelum pencatatan retur dan sesudah pencatatan retur.  Kata kunci: Persediaan, Laporan Laba Rugi, Laporan Neraca

ANALISIS RISIKO PEMBIAYAAN SYARIAH PADA SEKTOR EKONOMI

Nasution, Zubaidah, Ulum, Acmad Saiful

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1375.382 KB)

Abstract

Pembiayaan syariah merupakan salah tugas bank selian mengumpulkan dana masyarakat. Peningkatan pembiayaan tidak hanya dari peningkatan pembiayaan yang diberikan tetapi kesesuaian pembiayaan yang diberikan terhadap sektor ekonomi menjadi hal penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sektor perdagangan merupakan salah satu sektor potensial yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu bank syariah yang memiliki akad pembiayaan yang sesuai berontribusi besar pada sektor perdagangan. Sektor perdagangan yang memiliki sumber potensial adalah perdagangan ecer, sedang dan kecil  dengan pembiayaan jangka pendek sedangkan perdagangan besar dengan pembiayaan jangka panjang pada akad mudharabah dan musyarakah.Pada penelitian ini sektor perdagangan merupakan variabel dependen dan vaiabel independen terdiri dari rasio perbankan yakni return on asset, biaya operasional pendapatan operasional, non performing loan, financing deposit ratio, bagi hasil dan makro ekonomi yakni inflasi, indeks produksi industry dan  indeks harga saham gabungan. Untuk mengetahui besaran koefisien masing-masing factor dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda untuk melakukan uji F sebagai penguji simultan dna uji t untuk pengujian secara parsila. Data yang digunakan berupa data sekunder dari statsitik bulanan perbankan syariah mulai Januari 2012 sampai Juni 2015. Hasil penelitian ini ROA, BOPO, NPF, FDR, Bagi hasil, IPI, Inflasi dan IHSG berpengaruh secara simultan. Secara parsial ROA,BOPO,NPF, bagi hasil dan inflasi tidak berpengaruh signifikan dan FDR, IPI dan IHSG memiliki pengaruh signifikan.  Kata kunci: pembiayaan sektor perdagangan, rasio perbankan, bagi hasil dan makro ekonomi