cover
Filter by Year
Articles by issue : Vol 6, No 1 (2014)
4
Articles
‚Äč
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP LEARNING OUTCOME

Bukhori, Imam

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.617 KB)

Abstract

In learning theory known variable learning system that is composed of 3 elements. Variable meant that (1) the conditions of learning, (2) learning methods, and (3) learning outcomes. Learning conditions are factors that influence the effect of the method in improving learning outcomes. Achievement motivation is a drive that is inside the student to achieve the goal of achievement of the desired objectives. Achievement motivation Achievement motivation is the driving force of the student to achieve the highest level of academic achievement possible for an award to himself. This study consists of three variables: independent variable, moderator, and bound. The independent variables namely achievement motivation (X1), and locus of control (X2). Dependent variable is the learning outcome (Y). The population of this study were all students of the Department of Administration, State University of Malang office 2007-2008. The research sample was taken by 40 students drawn from a random population member group (cluster random sampling). Based on the results of multiple linear regression analysis have shown no effect of independent variables on the dependent variable, it can be seen in the value of R Square (R2) is equal to 0.034. This means that the influence of the type of motivation and locus of control on student results by 3.4%, while for 96.6% influenced by other variables not included in the study. In addition, the significant value of F of 0.523, meaning that the effect is not significant, or in other words there is no effect. The coefficient of correlation (Correlation) illustrates the relationship between the independent variable is motivation and locus of control on the type of dependent variable is the result of learning is equal to 0.186. This means that the relationship between the independent variable and the dependent variable is very weak.Keywords: achievement motivation, locus of control, learning outcome

REALISASI BELANJA DAERAH MELALUI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM (DAU) TERHADAP REALISASI BELANJA DAERAH (Studi pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2011-2012)

Murnisari, Retno, Romadlon, Imam

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.469 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sejauh mana keterkaitan variabel pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap realisasi belanja daerah. Pendapatan Asli daerah baru-baru ini dijadikan sebagai indicator pengukuran kinerja daerah dari sisi menggali pendapatan asli daerahnya dan mengurangi ketergantungan pada dana pusat. Namun juga tidak kalah penting nya dikaitkan dengan realisasi belanja daerah yang optimal. Penelitian ini menggunakan modem kuantitatif dengan meregresi variabel pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap realisasi belanja daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif variabel pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap realisasi belanja daerah. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya dan teori terkait yang tetap konsisten. Hasil penelitian ini berimplikasi pada peningkatan realisasi pendapatan daerah terutama yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah maka Pemerintah Daerah diharapkan bisa terus menggali sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah baik secara intensifikasi maupun extensifikasi untuk meningkatkan pendapatan daerah.Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Realisasi Belanja Daerah

IMPLEMENTASI CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) DALAM ANALISIS PORTOFOLIO SEBAGAI DASAR KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA

Putri, Rumanintya Lisaria

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.097 KB)

Abstract

Dalam setiap keputusan investasi diperlukan pertimbangan-pertimbangan seperti informasi keuangan, perhitungan-perhitungan, analisis-analisis yang memadai. Hal ini diperlukan untuk memilih investasi saham yang menjanjikan tingkat keuntungan dengan resiko tertentu. Apabila investor mengharapkan untuk memperoleh tingkat keuntungan yang tinggi, maka ia harus bersedia menanggung resiko yang tinggi pula. Untuk itu dalam investasi hendaknya investor memilih saham yang efisien, yaitu saham yang memberikan tingkat keuntungan tertentu dengan tingkat resiko yang minimum atau yang memberikan tingkat resiko tertentu dengan tingkat kuntungan maksimum. Portofolio merupakan suatu model normatif yang memberitahukan kepada para investor, bagaimana seharusnya untuk melakukan diversifikasi secara optimal untuk membentuk portofolio yang efisien perlu dibuat beberapa asumsi mengenai perilaku investor dalam membuat keputusan investasi. Jika seorang investor memiliki beberapa pilihan portofolio yang efisien, maka portofolio yang paling optimallah yang akan dipilihnya. Sedangkan CAPM merupakan suatu model yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara resiko yang sisematis dengan tingkat keuntungan. Keuntungan yang diharapkan ditentukan oleh besarnya resiko sistematis (beta), yaitu kepekaan suatu saham terhadap pasar. Saham dengan beta lebih dari satu merupakan saham yang sangat peka terhadap pertumbuhan pasar sehingga disebut saham defensif yaitu saham yang kurang peka terhadap pasar. Sehingga analisis portofolio dengan menggunakan pendekatan CAPM ini dapat membantu investor dalam mengambil keputusan investasi.Kata Kunci: Portofolio, CAPM, Investasi

FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN MAHASISWA DALAM MEMILIH LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BISNIS DI KOTA MALANG

Indrawati, Aniek

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.724 KB)

Abstract

The study is aimed to determine the factors considered by consumers in selecting The Educational and Trainning Institution of Businesss in Malang, and which factors of the main consumers consideration in selecting The Educational and Trainning Institution of Businesss in Malang. This study was conducted on 175 students of The Educational and Trainning Institution of Businesss in Malang. There are sixinstitution as sample. Thirty five variables were used comprising 7 variables of the consumer individual factor, 7 variables of the environment factor, 21 variables of the marketing mix factors. The factor analysis was used in this study. The result of the study indicated that 27 variables were grouped into 7 factors having eigen value equal or higher than 1 with a variance total percentage of 63.276%. The seven factors considered by the consumers in selecting The Educational and trainning Institution of Businesss in Malang can be ranked according to the variance size as follow : 1) The Factor of Business Skill Urgency (29,672%), 2) The factor of Promotion (8,154%), 3) The Factor of Motivation and Learning (6,039%), 4) The Factor of others influencer (5,672%), 5)The factor of Price (5,081%), 6)The Factor of Social Class (4,338%), and 7) The Factor of Phisical Evidence (4,321%). The factor of the main consumer consideration in selecting The Educational and trainning Institution of Businesss in Malangwere the factor of Businness Skill Urgency.Keywords: individual factor, environment factor, marketing mix factor.