cover
Filter by Year
Articles by issue : Vol 4, No 1 (2012)
7
Articles
‚Äč
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI KABUPATEN BLITAR (STUDI KASUS DESA WATES KECAMATAN WATES KABUPATEN BLITAR)

Setiawan, Dedis Eko

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.259 KB)

Abstract

Keberhasilan usaha tani, dipengaruhi oleh berbagai macam faktor yang merupakan, faktor pendapatan petani yang diperoleh dari usaha bertani. Faktor yang terlihat dari usaha tani jagung, mempunyai sumbangan yang paling terbesar adalah modal, luas tanah, tingkat pendidikan dan tenaga kerja yang digunakan. Dari keempat hal tersebut sangatlah berpengaruh besar terhadap pendapatan petani jagung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Faktor faktor apa yang mempengaruhi pendapatan petani jagung (2) Pengaruh variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap pendapatan petani. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif korelasional. Analisis data penelitian yang dipakai adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji t dan uji F dalam menguji hipotesisnya. Data penelitian diperoleh dengan memberikan kuesioner kepada 75 responden yang merupakan Petani Jagung di Desa Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan, terdapat pengaruh positif yang signifikan modal, luas tanah, pendidikan dan jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan petani jagung di Desa Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Dari keempat variabel yang digunakan, yang dominan pengaruhnya adalah luas tanah dengan nilai ?2 = 0,544 dengan taraf kepercayaan 5% signifikan t = 0,000, modal dengan nilai ?1 = 0,440 dengan taraf kepercayaan 5% signifikan t = 0,000, pendidikan dengan nilai ?3 = 0,154 dengan taraf kepercayaan 5% signifikan t = 0,000 dan tenaga kerja nilai ?4 = 0.179 hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 78.374 dengan taraf kepercayaan 5% signifikan F = 0,000, ini menunjukkan secara simultan modal, luas tanah, pendidikan, dan jumlah tenaga kerja berpengaruh terhadap pendapatan petani jagung di Desa Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Dalam model summary pada R Square sebesar 80% pendapatan petani pada Desa Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar dapat di jelaskan secara simultan oleh variabel modal,luas tanah, pendidikan dan jumlah tenaga kerja sedangkan sisanya sebesar 20% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci: Faktor Produksi, Pendapatan Petani

KEPUTUSAN INVESTASI DI BEI DENGAN PENILAIAN HARGA SAHAM (Studi Kasus Perusahaan Food And Beverages)

Sunandes, Aris, Indrawati, Septika Sari

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.083 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keputusan investasi di BEI dengan penilaian harga saham (studi kasus pada perusahaan food and beveragedi bursa efek indonesia). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik fundamental yaitu analisis yang digunakan untuk menghitung nilai intrinsik saham dengan menggunakan data keuangan perusahaan dan teknikal yaitu analisis yang menggunakan data pasar dari saham untuk menentukan nilai dari saham. Indikator-indikator penilaian harga saham yang penulis gunakan dalam penelitian ini, yang nantinya dipakai dalam menganalisis tren sebelum investor menginvestasikan modalnya adalah Earning Per Share, Price Earning Ratio,dan Return On Equiy. Hasil penelitian diketahui bahwa sesuai dengan perkembangan dari tahun ketahun mulai tahun 2007-2011, maka PT. Indofood Sukses Makmur merupakan perusahaan yang tepat untuk tempat penanaman modal. Walaupun perusahaan ini tidak memiliki peringkat tertinggi di tiap tahunnya, tetapi pekembangannya begitu signifikan dan tidak naik turun seperti pada perusahaan-perusahaan yang lain. Perkembangan perusahaan seperti inilah yang setidaknya sesuai dan aman untuk berinvestasi. Untuk mengambil keputusan berinvestasi di PT. Bursa Efek Indonesia, ada beberapa saran yang harus diperhatikan yaitu Earning Per Share, Price Earning Ratio,dan Return On Equiy. Untuk mengambil keputusan berinvestasi di PT. Bursa Efek Indonesia, maka yang perlu diperhatikan adalah perkembangan emiten masa lampau dan proyeksinya untuk masa yang akan datang. Di dalam melihat perkembangan emiten, idealnya dilihat lima tahun kebelakang melalui laporan-laporan keuangan yang telah dibukukan secara lengkap. Emiten yang mempunyai prestasi yang baik dalam jangka panjang, maka biasanya akan cenderung menghasilkan prestasi yang baik pula di masa yang akan datang.Kata Kunci: Harga saham, Keputusan Berinvestasi

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA LABA AKUNTANSI DAN LABA TUNAI DENGAN DEVIDEN KAS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI

Putro, Kukuh Suwandi

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.908 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh laba akuntansi dan laba tunai terhadap deviden kas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk hubungan kausal (sebab akibat), terdiri dari tiga variabel yaitu laba akuntansi dan laba tunai sebagai variabel bebas serta deviden kas sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan 21 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2007-2011 dan diperoleh 13 sampel. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive non random sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang diperoleh dari pojok BEI Universitas Negeri Malang. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan korelasi dengan spearman rank dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba akuntansi terhadap deviden kas memiliki hubungan yang kuat dan positif terhadap deviden kas. Terbukti dari hasil uji signifikansi dengan r-hitung > r-tabel (0,928 > 0,553), atau nilai p-value pada kolom sig.(2 tailed) > level of significant. Sedangkan laba tunai terhadap deviden kas memiliki hubungan yang kuat terhadap deviden kas. Terbukti dari hasil uji signifikansi dengan r-hitung > r-tabel (0,890 > 0,553), atau nilai p-value pada kolom sig.(2 tailed) > level of significant.Kata Kunci: Laba Akuntansi, Laba Tunai dengan Deviden Kas

PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI, INDEKS DOW JONES INDUSTRIAL AVERAGE, INDEKS HANG SENG TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN BURSA EFEK INDONESIA

Seputro, Hanif Yusuf

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.907 KB)

Abstract

Fenomena krisis global yang melanda dunia memiliki dampak yang signifikan terhadap sektor keuangan di dunia. Tidak terkecuali di Indonesia, juga terkena dampak dari krisis global tersebut. Pasar Modal Indonesia terhambat pergerakan nya dikarenakan kondisi ini. Pergerakan pasar modal atau sektor keuangan menjadi menarik untuk dijadikan fokus untuk diteliti. Indeks harga saham gabungan (IHSG) merupakan indeks gabungan dari seluruh jenis saham yang tercatat di bursa efek. IHSG berubah setiap hari karena 1) perubahan harga pasar yang terjadi setiap hari dan 2) adanya saham tambahan. Pertambahan jumlah saham beredar berasal dari emisi baru, yaitu masuknya emiten baru yang tercatat di bursa efek, atau terjadi tindakan corporate action berupa split, right, waran, deviden saham, saham bonus dan saham konversi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat suku bunga SBI, Indeks Hang Seng, Indeks Dow Jones Indusstrial Average terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif yang berusaha untuk meneliti sebab akibat dari pengaruh dari variable yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan sampel yang diambil adalah Indeks Saham Harga Gabungan (IHSG) pada tahun 2007-2009. Teknik analisis menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ada pengaruh yang sangat signifikan antara Tingkat Suku Bunga SBI, Indeks Dow Jones dan Indeks Hang Seng terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta periode 2007-2009. Hal ini ditunjukkan dari besarnya signifikansi sebesar 0,000. Secara parsial tingkat suku bunga SBI dan Indeks Hang Seng berpengaruh secara signifikan. Sedangkan, Indeks Dow Jones tidak berpengaruh signifikan dengan koefisien 0,919. Saran yang dapat direkomendasikan terkait dengan hasil penelitian ini adalah: 1) Investor hendaknya juga memperhatikan faktor - faktor non ekonomis (politik, hukum, keamanan) sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi IHSG. Selain itu, Investor sebaiknya juga memperhatikan informasi-informasi mengenai Tingkat Suku Bunga SBI, dan mencermati pergerakan perdagangan awal Indeks bursa regional sebelum perdagangan di BEI dimulai. 2) Bagi perusahaan sebaiknya sebelum melakukan kebijakan seperti ekspor atau impor, harus mengkaji terlebih dahulu faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya beban perusahaan sehingga, dalam pelaksanaannya nanti manajemen perusahaan dapat mengambil kebijakan dalam rangka menarik investor di pasar modalKata Kunci : Suku bunga SBI, Indeks Hang seng, Indeks Dow Jones, Industrial Average, Indeks Harga Saham Gabungan.

PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI TOLOK UKUR PENGUKURAN KINERJA PADA BADAN USAHA BERBENTUK RUMAH SAKIT (Studi Kasus Pada RSD. Mardi Waluyo)

-, Heru

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.668 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Balanced Scorecard sebagai tolok ukur pengukuran kinerja pada RSD Mardi Waluyo. Dengan menggunakan Balanced Scorecard diharapkan rumah sakit dapat mengembangkan aspek keuangan dan non keuangan dalam melakukan penilaian kinerja, sehingga nantinya diharapkan bahwa rumah sakit mampu menjadi institusi yang dapat memberikan kepuasan kepada para pasien dan mempunyai karyawan yang berkomitmen tinggi. Metode Balanced Scorecard mempunyai empat persepektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Balanced scorecard telah dipakai secara luas oleh organisasi kesehatan terutama rumah sakit. Dengan menetakapkan metode Balanced Scorecard para manajer perusahaan akan mengukur bagaimana unit bisnis mereka melakukan penciptaan nilai saat ini dengan tetap mempertimbangkan kepentingan-kepentingan di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja perspektif keuangan sudah cukup baik. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan pendapatan operasional rumah sakit yang terus meningkat meskipun belum berhasil menekan biaya operasional rumah sakit. Untuk kinerja perspektif pelanggan dengan adanya kebijakan-kebijakan yang diberikan RSD Mardi Waluyo mampu mempertahankan dan menarik minat pasien untuk berobat di rumah sakit, serta berusaha selalu memuaskan pasien dengan jasa pelayanan yang dihasilkan. Kinerja perspktif proses bisnis internal, RSD Mardi Waluyo mampu memberikan fasilitas pelayanan yang baik walaupun pelayanan dalam menangani pasien yang masuk ke rumah sakit dengan kondisi pasien dalam keadaan parah belum dapat diminimalisir, tetapi secara keseluruhannya menunjukan pelayanan yang sudah baik. Kinerja perspektif pembelajaran dan pertumbuhan sudah dilakukan dengan baik. RSD Mardi Waluyo mampu mempertahankan karyawan dengan fasilitas yang dimilki rumah sakit dan tugas yang diberikan. Selain itu, kemampuan SDM yang dimilki RSD Mardi Waluyo juga sudah baik dengan adanya pengiriman para pegawai medis untuk melakukan pelatihan-pelatihan medis. Pengukuran keempat perspektif tersebut secara umum akan memberikan kemajuan bagi RSD Mardi Waluyo.Kata Kunci: Balanced Scorecard, Kinerja

EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN (STUDI KASUS PADA HOTEL PATRIA PALACE BLITAR)

Aneswari, Yuyung Rizka

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.779 KB)

Abstract

The aim of implementation of good Accounting Information System (AIS) is to received good financial information for management necessary. AIS have a very close relationship with the organizational structure and companys operational. This reserach have a goal to evaluate the implementation of AIS revenue cycle of the Hotel Patria Palace Blitar. This research is a descriptive studi. So this study focuses on the recent condition of the Hotel Patria Palace that obtained from interviewing, collecting the document and observing process. Then, this condition will be evaluated and analyzed give an alternative as solution for problem that exist. Based on the result of the research, the problem of revenue cycle at the hotel Patria Palace is the weakness of internal control. That weakness need to be fixed by new organization structure, management regulation, accounting regulation and procedure operational standart. The solution from the researcher can be implemented by front office of Hotel Patria Palace.Key word : Accounting Information System, Revenue Cycle, Organization Structure, Management Regulation, Accounting Regulation

HUBUNGAN MODEL KEPEMIMPINAN MANAJER DAN MOTIVASI KARYAWAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PT. KITA PRATAMA BLITAR

Putri, Rumanintya Lisaria

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.571 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh model kepemimpinan manajer dan motivasi karyawan terhadap prestasi kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk Pengaruh kausal (sebab akibat), terdiri dari tiga variabel yaitu model manajer dan motivasi karyawan sebagai variabel bebas serta prestasi kerja karyawan sebagai variabel terikat. Populasi Dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Kita Pratama dan diperoleh 96 sampel karyawan. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode quota random sampling. Data yang digunakan adalah data primer, yang diperoleh secara langsung dari responden yang merupakan jawaban dari kuisioner yang diberikan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan korelasi dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian hasil penelitian ini menemukan bahwa ada PENGARUH anata model manajer manajerdan prestasi kerja karyawan dengan kooefisien korelasi r = 0,991. Hasil analisis statistik juga juga membuktikan adanya Pengaruh motivasi karyawan dengan prestasi kerja karyawan dengan kooefisien korelasi r = 0,991. Dan pengujian korelasi berganda ada pengaruh anatara model manajer dan motivasi karyawan terhadap prestasi kerja karyawan dengan koefisien korelasi r = 0,995 dengan persamaan regresi Y = 35,807 + (0,332)X1 + (0,328)X2 + e dan signifikansi pada 0,00.Kata Kunci: Model Manajer, Motivasi Karyawan dengan Prestasi Kerja Karyawan